Teror Paris

Rumah Dubes Maroko di Prancis Dilempar Kepala Babi

BeritaBintang –   Dua kepala babi dilempar di depan rumah Duta Besar (Dubes) Maroko untuk Prancis di Kota Paris, diklaim ini adalah tindakan provokasi akibat meningkatnya kejahatan SARA di negara tersebut.

Dilaporkan, kepala hewan yang dianggap haram oleh Muslim itu ditemukan didekat pagar rumah sang Dubes yang berlokasi di Neuilly-sur-Seine yang berlokasi di Kota Paris bagian barat.

“Kepala babi tersebut ditemukan oleh staf keamanan pada Kamis 31 Maret 2016, tapatnya pukul 09.00 (waktu setempat). Pada saat kejadian, Dubes sedang berada di rumah,” kata Kepolisian Paris, sebagaimana dilansir dari Russian Today, Minggu (3/4/2/016).

Pihak Kedutaan Maroko sudah memberikan laporan keluhan mengenai hal ini, namun meminta publik untuk tidak langsung mengambil kesimpulan sepihak.

“Kami tidak ingin memberikan asumsi terhadap insiden ini, kami menyerahkan kepada pihak otoritas untuk menyelidiki hal ini,” ujar pihak kedutaan Maroko.

Pimpinan Dewan Muslim Prancis (CFCM), Anouar Kbibech menyebut pelemparan tersebut sebagai tindakan yang bersifat provokasi dan penodaan. Kbibech menambahkan, insiden ini menciptakan situasi yang tidak sehat di Prancis yang dimana Muslim menjadi korban stigma akibat serangan terorisme.

Memang, sentimen terhadap Muslim cukup tinggi pasca serangan Charlie Hebdo dan Teror Paris. Akibat stigma yang muncul kerap menjadikan warga Muslim yang tidak bersalah menjadi korban dari kejahatan yang berdasarkan Islamophobia tersebut.

Polisi Lepaskan Salah Satu Tersangka Bom Brussels

BeritaBintang – Polisi di Belgia telah melepaskan salah satu tersangka bom Brussels yang terkenal dengan nama alias ‘pria bertopi’ yang berada di Bandara Brussels ketika terjadi serangan berdarah itu. Ia dilepaskan karena polisi kekurangan bukti untuk menahannya.

Pria tersebut bernama Faycal Cheffou ditangkap pada Sabtu 26 Maret 2016, ia diberi nama alias ‘pria bertopi’ karena pada rekaman CCTV di bandara yang menjadi lokasi serangan bom. Pada rekamana itu ia terlihat menggunakan topi berwarna hitam.

Pada saat kejadian, sang ‘pria bertopi’ terlihat mendorong troli bersama dua tersangka lain yaitu Najim Laachraoui serta Ibrahim El Bakraoui yang dimana kedua tersangka ini tewas setelah mendetonasi bom di dalam bandara.

Namun karena dianggap kurang bukti, tersangka bom Brussels ini dilepaskan. Sebagaimana dilansir dari The Independent, Selasa (29/3/2016) polisi mengatakan Cheffou tidak memiliki keterkaitan dengan Teror Paris, berbeda dengan tiga pria yang tewas setelah melancarkan serangan berdarah di Brussels.

Dilaporkan, salah satu petunjuk yang digunakan polisi di Belgia untuk menentukan tersangka bom Brussels adalah keterkaitan sang tersangka dengan Teror Paris yang terjadi tahun lalu.

Pihak Kejaksaan di Belgia sudah berusaha menghubungkan Cheffou dengan bom Brussels berdasarkan penemuan bukti DNA-nya yang ditemukan di lokasi. Namun, pihak kejaksaan mengatakan kecurigaan dan bukti yang ada dianggap tidak kuat.

Teror Paris: Inggris Bakal Nyanyikan Lagu Kebangsaan Prancis

BeritaBintang –  Tim nasional Inggris punya cara sendiri menunjukkan empatinya terhadap keluarga korban aksi teror yang melanda sejumlah titik di Paris, Prancis, Jumat malam lalu. Aksi tersebut dilakukan saat Les Bleus bertemu Three Lions di laga persahabatan, di Stadion Wembley, Rabu ini.

Seperti dilansir www.stuff.co.nz, Wayne Rooney dan kawan-kawan, bakal ikut menyanyikan lagu kebangsaan Prancis, “La Marseillaise”. Asosiasi Sepak bola Inggris (FA) juga mengkonfirmasi pihaknya juga akan menayangkan lirik lagu di layar lebar agar bisa dinyanyikan semua pihak.

Teror yang melanda Paris, Prancis, Jumat lalu memang telah menggemparkan dunia. Lebih dari 100 nyawa melayang akibat penembakan dan pemboman yang menimpa enam titik di kota mode itu.

Satu bom meledak di pintu masuk Stade de France di mana Prancis tengah bertanding melawan Jerman dalam laga persahabatan. Akibat kejadian itu, kedua tim sempat bermalam di stadion.

Teror Paris juga telah menewaskan kerabat pemain Prancis. Salah satunya adalah Asta Diakite, keponakan eks pemain Portsmouth, Arsenal, dan Chelsea, Lassana Diarra. Penembakan di teater Baraclan juga menyisakan trauma bagi adik perempuan Antoine Griezmann. Beruntung dia masih lolos dari maut saat teroris menembak membabi-buta. Sebanyak 89 orang tewas dalam kejadian ini.

Diarra dan Griezmann juga termasuk dalam skuat Prancis yang tampil melawan Jerman di Stade de France saat bom meledak. Dalam pertandingan ini, tuan rumah berhasil menang dengan skor 2-0.

FFF menyatakan 23 pemain akan terbang ke Inggris untuk mengikuti uji coba melawan Three Lions. Namun belum diketahui siapa saja pemain yang akan tampil dalam laga ini meski juru bicara FFF, memastikan semua pemain Prancis bakal datang. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, telah membatalkan sesi jumpa pers usai latihan Minggu. Agenda tersebut diundur hingga akhir sesi latihan Senin untuk memberi waktu bagi para pemain mundur bila merasa tak siap untuk tampil.