Terduga Teroris Ditangkap

Menteri Agama Berikan Mushaf Istiqlal untuk Raja Salman

BeritaBintangMenteri Agama Berikan Mushaf Istiqlal untuk Raja Salman

Meteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin akan memberikan cenderamata berupa Mushaf Istiqlal kepada Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Alsaud. Cenderamata itu akan diberikan kepada Raja Salman, Minggu 12 Maret 2017, sebelum bertolak ke Jepang.

“Sebagai Menteri Agama saya memberikan semacam kenang-kenangan, cenderamata kepada Raja berupa Mushaf Istiqlal,” kata Lukman di Kuta.

Lukman menjelaskan, Mushaf adalah Alquran dalam tiga jilid yang ukurannya cukup besar. Menurut politikus PPP, Alquran tersebut beda dengan yang lainnya lantaran dihiasi ornamen yang berbeda di setiap 20 halaman.

[Baca Juga -“Wah.. Rencanakan Serang Polisi, 9 Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng“]

“Mushaf itu kami beri nama Mushaf Istiqlal. Itu khas Indonesia karena pada pinggiran Aquran di setiap lembarnya itu ada ornamen yang berbeda-beda setiap 20 halaman. Jadi itu tentu sesuatu yang khas yang tidak ditemukan pada mushaf-mushaf lain karena ini khas Indonesia,” jelasnya.

“Itu hadiah dari saya sebagai Menteri Agama untuk Raja Salman. Biasa, kami saling bertukar cenderamata karena Raja Salman juga memberikan mushaf kepada saya selaku menteri agama,” imbuhnya.

Lukman mengaku akan mengantar kepulangan Raja Salman dari Indonesia menuju Jepang, bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Minggu 12 Maret 2017 sekira pukul 10.30 Wita di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Wah.. Rencanakan Serang Polisi, 9 Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

BeritaBintangWah.. Rencanakan Serang Polisi, 9 Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Aparat kepolisian menangkap sembilan orang terduga teroris di wilayah Sulawesi Tengah. Penangkapan dilakukan di dua tempat yakni Kabupaten Toli-Toli dan Kabupaten Parigi.

“Memang ada penangkapan sembilan orang, enam di Kabupaten Toli-Toli dan tiga di Parigi,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, Sabtu (11/3/2017).

Para terduga teroris ini diduga akan menyerang polisi dan objek vital lainnya di Sulawesi Tengah.

[Baca Juga -“Disebut Terima Uang Haram E-KTP, Yasonna Siap Beri Kesaksian di Persidangan“]

“Rencananya akan melakukan upaya pengrusakan atau sasaran satuan-satuan kepolisian setempat dan objek vital lainnya,” sambungnya.

Saat ini, aparat masih mengembangkan proses penyelidikan terhadap sembilan orang yang ditangkap ini. Termasuk tergabung ke jaringan maupun sel-sel teror mana mereka berafiliasi. “Kita masih telusuri pelaku-pelaku yang diduga mejadi kelompoknya,” tukasnya.

Indonesia Pastikan Keluar dari Enam Organisasi Internasional

BeritaBintangIndonesia Pastikan Keluar dari Enam Organisasi Internasional

Presiden Indonesia Joko Widodo memerintahkan pemangkasan keanggotaan di organisasi internasional. Sebanyak 75 keanggotaan internasional harus dievaluasi.

Saat ini, Indonesia tercatat menjadi anggota pada 223 organisasi internasional. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan, Indonesia sudah pasti keluar dari enam organisasi internasional.

“Kita sifatnya mengkaji ulang keanggotaan di 75 organisasi internasional. Kita melihat biaya yang tinggi dari segi anggaran dan segi kontribusi terutama manfaatnya apa. Banyak yang kita ikuti perannya tertutupi organisasi internasional lain,” ujar pria yang akrab disapa Pak Tata itu dalam press briefing mingguan di Kementerian Luar Negeri, Jumat (23/12/2016).

[Baca Juga -“Terduga Teroris Ditangkap di Sumut Jarang Pulang ke Rumah Orangtuanya“]

“Keikutsertaan dalam organisasi internasional sifatnya tidak ada paksaan. Ada enam organisasi yang sudah pasti kita keluar karena tidak banyak manfaatnya buat kita. Daripada dilanjutkan tetapi tidak sehat, lebih baik diakhiri saja,” sambung Tata.

Sayangnya, pria berkacamata itu enggan menyebut keenam organisasi internasional tersebut. Tata beralasan, penyebutan hal itu tidak etis.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan ada 112 keanggotan yang bersifat strategis dan permanen sehingga patut dipertahankan. Ada pula 45 keanggotaan yang bersifat teknis yang juga diputuskan untuk tetap dilanjutkan.

Las Vegas Rencanakan Pesta Tahun Baru Besar-Besaran

BeritaBintang“Las Vegas Rencanakan Pesta Tahun Baru Besar-Besaran “

DI malam tahun baru mendatang, bersiaplah untuk menyaksikan kemeriahan malam tahun baru di seluruh dunia, termasuk di Las Vegas, Amerika Serikat. Tempat mewah ini dilaporkan akan mengadakan pesta dan pertunjukan kembang api besar-besaran.

Kembang api akan diluncurkan dari puncak tujuh resor Las Vegas Strip selama delapan menit. Pertunjukan berbiaya setengah juta dolar tersebut disponsori oleh Fireworks berbasis di New York, Grucci, yang berencana menyalakan sekitar 150 kembang api per detik.

Baca Juga, “Terduga Teroris Ditangkap di Sumut Jarang Pulang ke Rumah Orangtuanya”

Selain itu, wisatawan atau pengunjung Las Vegas dapat mendengar lagu-lagu resmi, termasuk lagu tradisional Auld Lang Syne serta All Night Long oleh Lionel Richie, dan Let’s Go Crazy oleh Prince. Jika tak sempat datang, pemirsa dapat mendengar musik tersebut yang disinkronkan ke aplikasi perusahaan Fireworks.

Las Vegas Strip kasino juga akan menyambut sejumlah bintang terkenal dunia, termasuk Maroon 5, Sting, Wu-Tang Clan, dan Elton John. Sejumlah 300.000 sampai 340.000 pengunjung diharapkan hadir di Las Vegas untuk perayaan malam pergantian baru tersebut. Demikian seperti dilansir dari Judi Bola, Jumat (22/12/2016).

Terduga Teroris Ditangkap di Sumut Jarang Pulang ke Rumah Orangtuanya

BeritaBintangTerduga Teroris Ditangkap di Sumut Jarang Pulang ke Rumah Orangtuanya

MEDAN – Terduga teroris berinisial Sy (27) yang ditangkap di rumah orangtuanya di Desa Ajibaho, Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, kemarin. Sy selama ini ternyata jarang pulang ke rumah orangtuanya itu.

Seorang tetangganya, Acai Sembiring mengaku, baru melihat Sy kembali saat rumah itu digerebek Densus 88 Antiteror. “Rumah itu milik orangtuanya. Sebelumnya dia jarang ke rumah itu karena Sy dan keluarganya tinggal di rumah lainnya di STM Hilir,” ujarnya, Kamis (22/12/2016).

[Baca Juga -“Warga Diminta Waspada Ancaman Teroris saat Natal & Tahun Baru 2017“]

Menurut Acai, saat Sy ditangkap Densus 88, orangtua dia tidak terlihat. “Sy juga sempat membeli pancing ikan di toko saya. Kalau orangtuanya sampai sekarang enggak ada kelihatan,” pungkas Acai.

Sebagaimana diketahui, Sy ditangkap Densus 88 pada Rabu 21 Desember 2016. Ia diduga bagian dari kelompok teroris Katibah Gonggong Rebus yang berafilisasi ke ISIS.