Stoke City

Diisukan Menjadi Pengganti Mohamed Salah, Xerdan Shaqiri: Saya Masih Ingin Bertahan di Stoke City

BERITABINTANG –  Diisukan Menjadi Pengganti Mohamed Salah, Xerdan Shaqiri: Saya Masih Ingin Bertahan di Stoke City

Pemain sayap Stoke City, Xerdan Shaqiri, mengaku tidak memiliki rencana untuk segera meninggalkan klub selama bursa transfer musim panas pemain 2017. Hal tersebut ia ungkapkan di tengah ketertarikan AS Roma untuk mendatangkannya menuju Stadio Olimpico.

Meski demikian, pemain berkebangsaan Swiss ini membantah untuk kembali menuju klub Serie A sebagai pengganti Mohamed Salah yang resmi hijrah menuju Liverpool beberapa waktu lalu.

{ Baca Juga : ” Bertekad Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2017, Dovizioso Sesalkan Kegagalan di Argentina}

“Anda tahu lebih banyak daripada saya. Saya belum pernah mendengar kabar dari AS Roma dan masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Stoke City. Saya merasa sangat nyaman di Inggris dan tidak ada lagi yang bisa saya katakan,” ucap Shaqiri, menyadur dari AGEN BOLA TERBAIK, Rabu (28/6/2017).

“Setiap pemain sepakbola tentunya ingin bermain di Liga Champions, dan saya tentunya juga ingin melakukan hal tersebut di masa depan untuk memperjuangkan gelar saya. Jadi menurut saya, saya telah berada di tangan yang baik di kompetisi Liga Inggris. Saya puas berkarier di sini dan memiliki kontrak dengan Stoke hingga 2020,” imbuhnya.

Van Persie Tak Akan Kembali ke Premier League

BeritaBintangISTANBUL – Mantan bintang Arsenal dan Manchester United, Robin van Persie, belakangan ini diisukan bakal hengkang menuju Premier League lagi. Akan tetapi pihak Fenerbahce yang mendengar hal itu langsung memberikan sanggahan.

Pemain berusia 33 tahun pada bulan depan tersebut santer dikabarkan bakal melakukan come back ke Premier League. Beberapa klub pun mengincar tanda tangan sang pemain. Yang paling sering disebut adalah Middlesbrough dan Stoke City.

Penampilan yang biasa-biasa saja bersama Fenerbahce membuat Van Persie dikabarkan bakal ditendang oleh klub raksasa Turki tersebut. Ditambah lagi kondisi negara yang tak kondusif membuat Van Persie disebut ingin pindah.

“Dalam beberapa hari banyak sekali rumor yang beredar di media sosial soal Robin van Persie meninggalkan Fenerbahce,” tukas pernyataan tim, seperti dikutip dari TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Jumat (22/7/2016).

“Spekulasi soal hal itu tidak benar. Setelah melakukan pertemuan dengan agen sang pemain, transfer Van Persie ke klub lain merupakan hal yang tak mungkin terjadi,” tuntas pernyataan Fenerbahce.

Bomber Stoke Buka Kans Bereuni dengan Mourinho di Man United

BeritaBintang – Siapa pemain yang bakal diboyong Jose Mourinho ke skuad Manchester United pada musim panas 2016 memang masih tanda tanya besar saat ini. Terlebih hingga saat ini kubu Setan Merah belum memperlihatkan geliatnya di bursa transfer musim panas 2016.

Meski begitu sejumlah nama seperti Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Raphael Varane, dan Willian Borges, kerap diisukan bakal menyusul Mourinho ke Old Trafford. Bahkan daftar itu bertambah satu nama lagi, yakni pemain Stoke City, Marko Arnautovic.

Bahkan penyerang Timnas Austria tersebut mengakui dirinya memang tertarik menjalin kerja sama lagi dengan Mourinho di skuad Man United pada musim 2016-2017, seperti yang ia lakukan bersama Inter Milan beberapa musim lalu.

“Tentu saja itu (menyusul Mourinho ke Man United) merupakan pilihan yang realistis. Akan tetapi Anda tidak pernah tahu apa yang ada dalam pikiran dan apa rencana-rencananya,” jelas Arnautovic, seperti dikutip dari Panduan Judi Online, Minggu (5/6/2016).

“Maka dari itu saya tidak khawatir dalam menyikapi rumor ini, dan saya hanya mencoba seperti biasanya, kemudian kita lihat apa yang akan terjadi di masa depan,” tutup penyerang berusia 27 tahun tersebut.

Liga Inggris: Hajar Stoke, Spurs Tempel Leicester

BeritaBintang  – Tottenham Hotspur membawa pulang tiga poin usai bertandang ke Britannia Stadium, Selasa dinihari WIB (19/4/2016). Spurs menang 4-0 atas tuan rumah Stoke City dalam lanjutan Liga Inggris.

Hasil ini membuat Spurs memangkas selisih poin dengan pimpinan klasemen sementara Leicester City. Spurs kini mengantongi 58 dari 34 laga, lima angka di belakang Leicester.

Menjamu Spurs, Manajer Stoke Mark Hughes memainkan skema 4-2-3-1. Bojan Krkic dimainkan sebagai striker tunggal yang didukung tiga gelandang pekerja keras, yakni Xherdan Shaqiri, Marko Arnautovic, dan Ibrahim Afellay.

Di kubu Spurs, Manajer Mauricio Pochettino juga memainkan formasi yang sama. Erik Lamela, Christian Eriksen, serta Dele Alli dimainkan bersama sebaga gelandang untuk menopang Harry Kane sebagai striker tunggal.

Spurs langsung tampil menyerang begitu laga dimulai. Kane nyaris membawa tim tamu unggul pada awal laga jika bola sepakannya tidak mengenai kaki kiper Shay Given.

Kane akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-10. Menerima umpan dari Moussa Dembele, diakemudian melepaskan tendangan melengkung dari dalam kotak penalti ke tiang jauh dan tidak dapat dijangkau Given. Skor 1-0 untuk Spurs.

Empat menit jelang turun minum, Eriksen nyaris menggandakan keunggulan Spurs. Sayang, upayanya masih digagalkan tiang gawang. Hingga turun minum, skor tak berubah.

Spurs Tambah 3 Gol di Babak Kedua

Di babak kedua, Stoke langsung tampil menggebrak. Namun, upaya Arnautovic dan Ibrahim Afellay belum membuahkan hasil. Spurs balik mengancam. Peluang didapat Lamela saat menerima umpan Alli di kotak penalti. Tapi, bola sepakan Lamela dari jarak dekat dengan gemilan diblok Given dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Stoke terus melancarkan serangan. Tapi, upaya skuat besutan Mark Hughes ini selalu dapat dimentahkan barisan pertahanan Spurs. Keasyikan menyerang membuat lini pertahanan Stoke lemah. Lewat serangan balik cepat, Eriksen dari tengah lapangan melepaskan umpan terobosan yang diterima Alli.

Alli lantas merangsek hingga kotak penalti. Dengan tenang, ia mencungkil bola untuk menaklukan kiper Given. Skor 2-0 untuk Spurs di menit 67.

Dua menit berselang, Alli berpeluang mencetak gol kedua. Umpan terobosan Kane yang gagal dihalau bek Stoke dengan mudah diterima Alli. Melewati Given, Alli tinggal menceploskan bola ke gawang yang kosong. Sayangnya bola tendangan Alli membentur tiang gawang. Alli pun terlihat kecewa. Begitu juga dengan Manajer Spurs Mauricio Pochettino di pinggir lapangan.

Alli membayar kegagalannya itu melalui umpan terobosan kepada Lamela di menit ke-71. Lamela yang lolos dari jebakan offside tinggal berhadapan dengan Given. Tetapi, Lamela lebih memilih mengoper bola kepada Kane yang menuntaskannya menjadi gol. Ini merupakan gol ke-24 Kane di Liga Inggris.

Unggul 3-0 tidak membuat para pemain Spurs puas. Di menit ke-82, tim tamu menambah keunggulannya. Umpan Eriksen dari sisi kanan pertahanan Stoke disambut tendangan voli Alli. Gol! Spurs unggul 4-0.

Di sisa waktu, Stoke masih mencoba untuk mencetak gol. Tapi, upaya mereka tidak membuahkan hasil hingga laga usai. Spurs pun menang 4-0 atas Stoke pada laga ke-34 Liga Inggris.

Susunan pemain

Stoke City: 24 S. Given, 17 R. Shawcross, 20 G. Cameron, 5 Muniesa, 26 P. Wollscheid, 14 I. Afellay, 6 G. Whelan (16 C. Adam, 76), 21 G. Imbula, 27 Bojan, 10 M. Arnautovic, 22 X. Shaqiri (11 Joselu, 46)

Tottenham Hotspur: 1 H. Lloris, 5 J. Vertonghen, 3 D. Rose, 2 K. Walker, 4 T. Alderweireld, 15 E. Dier, 19 M. Dembele (8 R. Mason, 87), 11 E. Lamela (7 Heung-Min Son, 90), 23 C. Eriksen, 20 D. Alli (22 N. Chadli, 84), 10 H. Kane

Chelsea vs Liverpool: Hari Penghakiman Bagi Mourinho

BeritaBintang – Hari penghakiman bagi Jose Mourinho akhirnya datang juga.

Kalah adu penalti dari Stoke City di pentas Piala Liga, Rabu (28/10) dinihari, membuat posisi manajer asal Portugal itu makin terjepit.

Dan laga melawan Liverpool di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2015) pukul 19.45 WIB malam ini, diprediksi menjadi kesempatan terakhir manajer Chelsea tersebut.

Di Premier League, Chelsea kini berada di papan bawah.

Tim juara bertahan itu terpuruk di peringkat ke-15 klasemen, dengan mengumpulkan 11 poin.

Dari 10 laga dilalui Cesc Fabregas cs, mereka sudah kalah 5 kali, dan kebobolan 19 gol.

Hanya Bournemouth (22), Newcastle United (22) dan Norwich (21) yang memiliki jumlah kemasukan lebih banyak dibanding mereka.

Manajemen Chelsea memang tak pernah mengatakan akan memecat Mourinho.

Namun sejumlah media di Negeri Ratu Elizabeth itu sudah santer mengabarkan manajer asal Portugal itu akan ‘ditendang’ andai Chelsea kembali kalah saat melawan Liverpool.

Spekulasi itu makin dikuatkan dengan kebiasaan Roman Abramovich yang hobi memecat manajer-manajer terdahulu, termasuk Mourinho di periode pertamanya melatih klub itu.

Maka, laga pekan ke-11 ini akan jadi pertaruhan besar bagi Mourinho. Karena jika Chelsea kembali kalah, bukan tak mungkin manajer 52 tahun itu akan kembali menerima surat PHK seperti delapan tahun lalu.

mengaku tak memikirkan tekanan yang tengah dihadapinya. Sebaliknya, Mou mengaku masih menjalani hari-harinya dengan santai.

“Situasi saya secara umum sangat fantastis. Saya punya libur di hari Rabu, saya punya keluarga yang fantastis, dan tidur nyenyak setiap malam. Dan hari besok sama saja seperti yang saya lalui selama 15 tahun terakhir,” sambungnya.

Terlepas dari apapun kilah yang diungkapkannya, namun menyambut kedatangan The Reds yang kini dibesut oleh Jurgen Klopp, Mou sepertinya harus menyiapkan timnya sebaik mungkin. Jika tidak, Mou harus bersiap menyaksikan timnya merasakan kekalahan keenam di Liga Inggris musim ini.