Stefan Bradl

WorldSBK Yakin Stefan Bradl Akan Belajar dengan Cepat

BeritaBintang – Berstatus sebagai pembalap MotoGP jelas bukan hal mudah bagi Stefan Bradl untuk dapat beradaptasi dengan persaingan di ajang Superbike musim depan. Mengingat, karakteristik motor serta lintasan yang jauh berbeda dengan MotoGP.

Kendati demikian, Manajer Tim Honda WorldSBK, Ten Kate, yakin Bradl akan belajar dengan cepat dan bisa beradaptasi. Mengingat usiannya yang saat ini masih 27 tahun.

“Seperti pembalap lainnya yang datang dari MototGP, ia akan membutuhkan gaya membalap yang berbeda untuk karakter motor dan ban yang berbeda dan belajar trek baru, tapi menurut saya ia masih muda, saya yakin ia akan belajar dengan cepat,” ujar Kate, seperti dilansir dari Panduan Judi Online , Kamis (4/8/2016).

Stefan Bradl resmi bergabung dengan Tim Honda WorldSBK untuk musim depan. Pembalap asal  Jerman itu akan bertandem dengan mantan rider MotoGP lainnya yakni Nicky Hayden yang gabung Superbike musim lalu.

Meski Superbike adalah dunia baru bagi Bradl, ia tidak ingin menyerah begitu saja sebelum tampil. Bradl mengaku siap dengan tantangan baru yang akan dihadapi bersama Honda musim depan.

Bradl Tanpa Target di MotoGP Prancis

BeritaBintang –Pembalap Tim Aprilia, Stefan Bradl, coba membeberkan target yang ingin dicapai pada seri kelima MotoGP 2016. Pembalap berusia 26 tahun itu menyatakan hanya ingin meraih poin di balapan yang bakal berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, tersebut.

Seperti diketahui, Bradl memang memulai gelaran MotoGP 2016 dengan hasil yang jauh dari kata memuaskan. Bahkan hingga balapan sudah melakoni empat seri, ia masih berkutat di posisi ke-13 dengan hanya meraih 17 poin.

Dengan sejumlah penampilan buruk di empat seri awal MotoGP 2016, membuat Bradl sedikit pesimis mengenai peluangnya di seri Prancis. Ia pun menegaskan tidak akan memasang target besar ketika melakoni balapan akhir pekan nanti.

“Saya hanya ingin tampil lepas (Sirkuit Le Mans), karena kami memang tidak memasang target tinggi di balapan besok. Kami hanya ingin beraksi di sini (Sirkuit Le Mans),” ucap Bradl, seperti dikutip dari Indowins, Jumat (6/5/2016).

“Kami hanya berharap bisa meraih poin di sini agar membuat mental kami sedikit terangkat ketika melakoni balapan di rumah (MotoGP seri Italia),” tuntas pembalap berkebangsaan Jerman tersebut.

Bradl Ingin Samai Prestasi Aleix Espargaro

BeritaBintangMILAN – Beban lebih berat disematkan di pundak Stefan Bradl setelah bergabung dengan Tim Forward Yamaha. Bayang-bayang kesuksesan Aleix Espargaro pada MotoGP 2014 menjadi tantangan yang harus ia taklukkan musim ini bersama tim anyarnya.

Bersama Alex de Angelis dan Colin Edwards, Aleix Espargaro berhasil mengharumkan nama Forward Racing dengan menempati urutan tujuh klasemen akhir MotoGP 2014. Rider asal Spanyol itu menyabet trofi Open Class MotoGP.

Namun, musim ini Aleix memutuskan bergabung dengan Suzuki yang kembali meramaikan MotoGP. Sedangkan Angelis bergabung dengan Aprilia dan Edwards memutuskan menjadi test rider Michelin serta Yamaha hingga dua tahun ke depan.

Kini tanggung jawab diberikan kepada Bradl dan rookie MotoGP musim ini, Loris Baz. Sebagai orang yang telah memiliki pengalaman di MotoGP, Bradl diberi porsi tanggung jawab lebih besar untuk mempertahankan mahkota musim lalu. Ia pun menyanggupinya.

“Saya sangat senang bergabung dengan Forward Yamaha dan tak sabar dengan petualangan baru ini. Target saya adalah menjadi juara Open Class MotoGP. Semuanya terasa baru bagi saya di sini, tetapi saya rasa dapat beradaptasi dengan baik,” kata Bradl.

“Tes terakhir di Malaysia telah menunjukkan bahwa kami memiliki kecepatan yang mumpuni. Sekarang kami harus bekerja meningkatkan lap time. Saya sudah tak sabar untuk segera mengebut di seri pertama nanti,” tambahnya.