Stadium Jakarta

Garuda Tekuk Satya Wacana, Hangtuah Tundukkan NSH

BeritaBintangSurabaya – Meski sudah memastikan lolos ke championship series, Garuda Kukar Bandung tetap tampil solid dan sukses mengalahkan Satya Wacana. Di laga lainnya Hangtuah menundukkan NSH GMC.

Jumat (10/4/2015) menandai digelarnya hari ketiga Seri X Surabaya. Dalam laga yang dilangsungkan di DBL Arena, Garuda meraih kemenangan dengan 56-43.

Sukses menundukkan Satya Wancana melanjutkan tren oke Garuda yang sebelumnya menggasak Hangtuah Sumatera Selatan Indonesia Muda dengan skor 67-52. Garuda akan menyapu bersih kemenangan di seri ini jika pada laga terakhir bisa melewati hadangan NSH GMC GSBC Jakarta.

Buat Satya Wacana, kekalahan ini menyebabkan tertutupnya jalan ke playoff. Mereka kini duduk di posisi 10 dengan koleksi 41 poin.

Diftha Pratama menjadi penampil terbaik di kubu Garuda dengan 12 poin yang dia sumbangkan. Di belakangnya ada Muhammad Ulhaq yang menambahkan 10 poin lainnya.

Pada pertandingan lainnya, Hangtuah meraih kemenangan atas NSH GMC dengan kedudukan 78-65. Kemenangan ini membuat Hangtuah sementara menduduki posisi keenam klasemen dengan raihan 47 poin. Meski masih menyisakan satu pertandingan dengan menghadapi Stadium Jakarta, posisi mereka sudah aman untuk melaju ke championship series.

Kemenangan Hangtuah menjadi penanda comeback Ary Sapto. Small forward kelahiran Surakarta itu sebelumnya harus menepi hampir semusim. Dirinya absen selama enam bulan setelah menjalani operasi lutut di akhir musim lalu.

Bermain 18 menit dan 23 detik, Ary Sapto menyumbangkan 6 poin. Menjadi bintang kemenangan Hangtuah kali ini adalah Ahmad Junaedi yang mencetak 12 poin. Small forward asli Jakarta itu mencatatkan field goal 100 persen (5/5). Disusul Tri Wijoyo Wilopo (10 poin), Suhandy (10 poin), serta Toni Sugiharto (10 poin).

Satria Muda dan Aspac Petik Kemenangan di Hari Kedua Seri Surabaya

BeritaBintangSurabaya – Satria Muda BritAma Jakarta tak mengendurkan performa meski sudah memastikan gelar juara musim reguler NBL Indonesia 2014/2015 dengan mengalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang. Kemenangan juga dicatat oleh Aspac Jakarta.

Di hari kedua Seri X Surabaya, Kamis (9/4/2015), Satria Muda memetik kemenangan atas Bimasakti. Dalam pertandingan yang digelar di DBL Arena itu, Satria Muda menang 75-59 atas wakil Malang itu.

Empat pemain Satria Muda tampil bagus dengan mencetak poin dua digit. Bonanza Siregar dan Kevin Yonas masing-masing menyumbang 12 poin, sementara Christian Ronaldo Sitepu dan Arki Dikania Wisnu sama-sama mencetak 10 poin.

Dengan kemenangan ini, Satria Muda kini mengumpulkan 60 poin dari 31 pertandingan. Tim arahan Cokorda Raka Satrya Wibawa itu membukukan 29 kemenangan dan hanya dua kali kalah.

Kemenangan ini menjadi yang kedua dibukukan oleh Satria Muda di Seri X Surabaya. Sehari sebelumnya, Rony Gunawan dkk. juga menang atas Stadium Jakarta dengan skor 70-52. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan gelar juara musim reguler untuk Satria Muda.

Dari pertandingan lainnya, Aspac mengawali langkahnya di Seri X Surabaya dengan mulus. Juara musim lalu itu menang telak 87-52 atas Pacific Caesar Surabaya.

Ebrahim ‘Biboy’ Enguio Lopez menjadi motor kemenangan Aspac dengan torehan 18 poin dan lima rebound. Sementara Xaverius Prawiro menyumbang 11 poin untuk Aspac.

Dengan kemenangan ini, Aspac masih menduduki peringkat ketiga klasemen dengan 56 poin dari 31 pertandingan. Andakara Prastawa dkk. mencatat 25 kemenangan dan enam kali kalah.

Satria Muda Kunci Gelar Juara Musim Reguler

BeritaBintangSurabaya – Satria Muda BritAma Jakarta sukses mengunci gelar juara musim reguler IndiHome NBL Indonesia 2014/2015. Kepastian itu didapat usai mengalahkan Stadium Jakarta di pertandingan pertama Seri X Surabaya.

Satria Muda mengawali Seri X Surabaya dengan manis. Menghadapi Stadium di DBL Arena, Rabu (8/4/2015), Satria Muda menang 72-50 atas Stadium.

Dengan hasil ini, Satria Muda mengumpulkan 58 poin dari 30 pertandingan. Tim arahan Cokorda Raka Satrya Wibawa itu mencatat 28 kemenangan dan cuma dua kali kalah.

Dengan tiga pertandingan tersisa, jumlah poin Satria Muda memang masih bisa disamai oleh Pelita Jaya yang jadi pesaing terdekat dengan 55 poin. Namun Satria Muda punya keunggulan head-to-head 3-0 atas Pelita Jaya.

Ini adalah gelar ketiga Satria Muda di sepanjang lima musim gelaran NBL Indonesia. Sebelumnya, mereka juga merebut gelar juara musim reguler pada 2011/2012 dan 2013/2014.

Memastikan gelar juara musim reguler dengan tiga pertandingan tersisa, Satria Muda menyamai prestasi Aspac Jakarta pada 2012/2013. Kala itu, Aspac juga mengunci gelar dengan menyisakan tiga laga.

Dalam pertandingan melawan Stadium, Christian Ronaldo Sitepu tampil impresif dengan mencatat double-double. Pemain yang akrab disapa Dodo itu mencetak 11 poin dan 11 rebound. Sementara poin terbanyak disumbangkan oleh Gunawan dengan 18 angka.

Meski mampu mengunci gelar juara musim reguler, Satria Muda diminta untuk tetap membumi. Rony Gunawan dkk. diharapkan tetap siap mental untuk menghadapi championship series yang akan digelar di Jakarta, 2-10 Mei mendatang.

“Kita memang menang di regular season, tapi bukan ini yang kami cari. Gelar ini memang bagus untuk mengangkat mental pemain, namun jangan terlalu percaya diri karena di championship series, lawan pasti jauh lebih baik,” ujar Wiwin.