Sky Sport

Kontrak Rossi dan Yamaha Mungkin Jadi yang Terakhir

BeritaBintang – Bos Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan bahwa kontraknya dengan rider kawakan, Valentino Rossi mungkin menjadi yang terakhir. Mengingat usia The Doctor yang memang sudah tidak muda lagi.

Meski begitu, Jarvis tidak bisa memastikan itu benar atau tidak. Mengingat, pengalamannya bekerja sama dengan Rossi beberapa kali menghadirkan kejutan termasuk isu VR46 akan segera pensiun.

“Saya pikir harapannya dan harapan kami kemungkinan besar akan menjadi kontrak yang terakhir di MotoGP. Tapi jangan bilang tidak mungkin, seperti yang telah kami pelajari sepanjang kariernya hingga saat ini,” kata Jarvis, seperti dikutip dari Sky Sport, Sabtu (26/3/2016).

Rossi kini tengah berjuang untuk meraih gelar juara dunia ke-10 sepanjang karier balapnya. Sebab, musim lalu, pria asal Italia itu harus rela melepaskan mahkota yang tinggal di depan mata.

Pada seri terakhir di Sirkuit Valencia, Spanyol, Rossi harus mengakui keunggulan rekan setimnya, Jorge Lorenzo yang finis terdepan, sementara The Doctor ada di tempat keempat. Dengan hasil itu praktis menempatkan Rossi pada posisi dua klasemen akhir pembalap dengan selisih lima angka dari X-Fuera.

Rossi Tak Ingin Melupakan Marquez

BeritaBintang –   Valentino Rossi baru saja merayakan ulang tahun ke-37 pada Selasa 16 Februari 2016. Pada hari yang bersejarah tersebut dirinya mendapatkan ucapan selamat dari beberapa pembalap kecuali, Marc Marquez. Tahun lalu saat Rossi merayakan ulang tahun ke-36, The Doctor mendapatkan ucapan selamat dari semua pembalap tidak terkecuali Marquez dan Jorge Lorenzo.

Namun tampaknya memori kelam yang terjadi pada musim lalu belum bisa hilang dari pikiran Rossi. Saat balapan di Sepang, Rossi terlibat perselisihan dengan Marquez yang berujung sanksi diberikan kepada Valentino Rossi dan membuat dirinya gagal menjadi juara pada akhir musim.

Memasuki tahun yang baru ini, Rossi tampaknya tidak ingin melupakan tragedi yang pernah merugikan dirinya tersebut. itu diungkapkan oleh Rossi secara langsung dalam sebuah wawancara bersama Sky Sport.

“Saya tidak ingin melupakannya. Itu adalah sesuatu yang tidak ingin Anda lupakan dalam dua bulan,” ujar Rosssi seperti diberitakan Marca, Rabu (17/2/2016).

“Sulit rasanya untuk membangun hubungan persnel dengan Marquez. Hampir tidak mungkin. Penting bagi kami untuk tetap menjadi rival di lintasan dan memulai balapan musim baru yang akan kembali menguji kita,” tandas Rossi.

Kapten Muenchen Tak Jamin Muller Tidak Ikuti Schweinsteiger

BeritaBintang –  Kapten Bayern Muenchen, Phillip Lahm mengaku tidak bisa menjamin bahwa Thomas Muller tidak akan mengikuti langkah Bastian Schweinsteiger yang kini telah berseragam Manchester United.

Sejumlah laporan di Jerman mengklaim bahwa United sedang mempersiapkan dana dalam jumlah besar untuk mengajukan tawaran.

“Itu bukan keputusan saya. Hal tersebut dapat terjadi sangat cepat dalam sepak bola. Saya tentu tidak bisa memberikan jaminan untuk Thomas Muller (agar tetap tinggal),” kata Lahm seperti dilansir laman Sky Sport, Selasa.

Lahm bersikeras bahwa tidak mungkin bagi dirinya untuk mengikuti Muller keluar dari Bayern yang telah menjadi rumah selama 13 tahun terakhir.

“Itu tak akan terjadi pada saya. Saya senang telah menghabiskan hampir sebagain besar karir saya di sini,” ucapnya.