Site Intelligence Group

Bandara Inggris Mendapat Teror Jelang Hari Kemerdekaan AS

BeritaBintang –  Menteri Perhubungan Inggris Tareq Ahmad mengatakan pemerintah akan melakukan segala cara untuk memastikan keamanan publik usai adanya ancaman teror terhadap Bandara Internasional Heathrow, London.

Site Intelligence Group memberi tahu adanya ancaman yang dikeluarkan oleh sebuah akun Twitter terhadap Bandara Heathrow pada Jumat 1 Juli 2016 sore waktu setempat. Akun tersebut mengeluarkan ancaman serangan terhadap pesawat dengan tujuan Amerika Serikat (AS).

Serangan akan dilakukan sepanjang pekan libur panjang memperingati Hari Kemerdekaan AS pada Senin 4 Juli 2016. Mereka mengingatkan akan ada sebuah alat yang ditaruh di salah satu tempat antara Bandara Heathrow; Los Angeles, AS; dan John F Kennedy (New York), AS.

“Kami harus waspada terhadap ancaman terorisme global. Di Inggris, kami akan menggunakan seluruh aspek keamanan penerbangan dengan peninjauan ulang secara berkala dan bekerja sama dengan mitra internasional kami untuk mengurangi risiko,” tutur Ahmad, seperti dimuat BintangBola.Online, Sabtu (2/7/2016).

“Kami akan terus melakukan langkah yang dibutuhkan untuk membuat masyarakat merasa aman. Namun, demi alasan keamanan, kami tidak akan memberi detail langkah atau operasi apa yang akan dilakukan,” sambungnya.

Pihak Bandara Internasional Heathrow menolak berkomentar mengenai ancaman tersebut. Mereka meminta untuk menanyakan hal tersebut kepada pihak Kementerian Perhubungan.

Ancaman tersebut terjadi hanya beberapa hari usai Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, Turki dihantam serangan bom. Sedikitnya 43 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka setelah tiga orang militan ISIS melakukan penembakan dan pengeboman di terminal Internasional bandara tersebut.