Sirkuit Mugello

Valentino Rossi Siap Tampil Optimal dengan Mesin Baru di GP Catalunya

BeritaBintang –Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, siap tampil optimal dengan mesin baru saat mentas di GP Catalunya yang berlangsung Minggu 5 Juni 2016 malam WIB. The Doctor –julukan Rossi – mengaku tak ada kendala berarti yang ditemukan setelah menggeber motor YZR-M1 versi mesin baru.

Rossi mendapat nasib nahas saat tampil di seri keenam MotoGP 2016 yang berlangsung di Sirkuit Mugello dua pekan lalu. Saat itu, Rossi yang tengah menduduki posisi dua gagal menyelesaikan balapan karena mesin motornya jebol.

Karena itulah, Rossi bakal memakai mesin baru saat mentas di Katalunya. Meski memakai mesin anyar, pembalap berpaspor Italia optimistis meraih hasil maksimal di Catalunya.

Sebab, Rossi memiliki kenangan indah saat tampil di Sirkuit yang berada di pinggiran Kota Barcelona tersebut. Semenjak turun di ajang Grand Prix pada 1996, sudah sembilan kali Rossi merebut podium utama di Sirkuit Catalunya.

“Saya pikir performa kami akan sama meski menggunakan mesin baru. Sebab, mesin tersebut telah gunakan dalam jarak yang jauh dan sejauh ini hasilnya positif,” jelas Rossi mengutip dari Taruhan Bola Online, Jumat (3/6/2016)

Movistar Yamaha Beralih dari Rumah Valentino Rossi ke Markas Lorenzo

BeritaBintang – Direktur Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, menyebut dirinya tak sabar menyaksikan seri ketujuh MotoGP 2016 yang dilangsungkan di Sirkuit Katalunya pada Minggu 5 Juni 2016. Meregalli menilai, Movistar Yamaha tengah melakukan peralihan dari rumah Valentino Rossi ke markas Lorenzo.

Pada dua pekan lalu, seri keenam MotoGP 2016 dilangsungkan di Sirkuit Mugello, Italia, yang merupakan markas Rossi. Sementara pada akhir pekan ini, giliran Lorenzo yang berasal dari Spanyol bakal bermain di kandangnya, mengingat balapan dilangsungkan di Sirkuit Katalunya.

Ketimbang The Doctor –julukan Rossi, Lorenzo lebih dijagokan untuk meraih kemenangan di sirkuit yang berada di pinggiran Kota Barcelona tersebut. Bagaimana tidak, dalam empat tahun terakhir, Lorenzo sanggup tiga kali menjadi yang terbaik di Sirkuit Katalunya.

Selain itu Lorenzo juga didukung performa terkini. Pada dua race terakhir, pembalap berpaspor Spanyol selalu sukses menjadi yang terbaik. Di saat yang bersamaan, Rossi hanya sanggup finis di posisi dua di Le Mans dan gagal menyelesaikan balapan di Mugello.

“Kami sedang beralih dari rumah Valentino (Rossi) ke tempat spesial yang lain. Hal itu adalah rumah Jorge Lorenzo (Sirkuit Katalunya) akhir pekan ini,” jelas Meregalli mengutip dari Bintangbola.co, Kamis (2/6/2016).

Alasan di Balik Desain Unik Helm Rossi di Balapan Mugello Musim Ini

BeritaBintang – Pada seri Mugello di Italia musim ini, Rossi mengenakan helm yang cukup unik. Pembalap Tim Movistar Yamaha itu memang memiliki kebiasaan mendesain khusus helm yang akan dikenakannya di Mugello.

Pada GP Italia 2016, Rossi mengenakan helm berdasar warna kuning. Selain itu ada tulisan ‘Mugello’ di bagian depan helm.

Desainer helm tersebut, Aldo Drudi mengaku Rossi selalu memiliki alasan tersendiri dalam setiap desain khusus helmnya. Pada musim ini, Rossi sengaja memilih dominansi warna kuning karena ia berharap Sirkuit Mugello dipenuhi para pendukungnya.

“Setiap tahunnya bekerja sama dengan Rossi adalah momen menakjubkan. Seperti yang Anda lihat, warna kuning memperlihatkan kemeriahan di Mugello. Ia ingin Sirkuit Mugello dipenuhi warna kuning,” pungkas Drundi, seperti dikutip dari video serial ‘Valentino Rossi: The Doctor Series’ yang disiarkan oleh laman Bintangbola.co, Jumat (27/5/2016).

Harapan Rossi tersebut memang terkabul. Namun sayang, The Doctor-julukan Rossi- gagal memetik kemenangan karena dilanda masalah teknis di tengah balapan.

Casey Stoner Sayangkan Kegagalan Andrea Iannone Menang di GP Italia

BeritaBintang  –  Juara dunia dua kali MotoGP, Casey Stoner, menyayangkan kegagalan juniornya di Tim Ducati, Andrea Iannone, dalam memenangkan GP Italia akhir pekan lalu. Stoner menilai, seharusnya Iannone bisa menjadi pemenang andai tidak sial di awal-awal balapan.

Stoner memuji performa yang ditunjukkan Iannone ketika balapan di Sirkuit Mugello. Menurut pria yang kini berstatus sebagai test rider Ducati tersebut, The Maniac Joe -julukan Iannone- tampil dengan kecepatan yang luar biasa.

“Tanpa perlu diragukan lagi, Andrea Iannone dan Desmosedici GP memiliki kecepatan yang sama dengan pembalap yang ada di depan dan berpeluang menang di Mugello,” kata Stoner, sebagaimana diberitakan BeritaBintang.com, Kamis (26/5/2016).

“Sayangnya, dia kehilangan momen di awal-awal balapan dan kehilangan banyak waktu yang menyebabkan tertinggal jauh dari banyak pembalap,” sambung pembalap berkebangsaan Australia itu.

Stoner mengaku senang melihat Iannone bisa memperbaiki performanya hingga akhirnya bisa mencatat waktu tercepat di lap terakhir. Menurutnya, pada momen itu pembalap berusia 26 tahun tersebut telah menunjukkan seberapa besar potensinya.

Jorge Lorenzo Sebut Valentino Rossi Sial di Mugello

BeritaBintang  – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, harus finis prematur di GP Italia akhir pekan lalu, akibat mengalami kerusakan motor saat lomba berlangsung. Rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo, menyebut Rossi sial pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello tersebut.

Rossi memulai balapan dari pole position. Sayangnya, posisi terdepan tersebut tidak memberikan hasil yang memuaskan karena masalah mesin kuda besi yang ditungganginya. Melihat hal itu, Lorenzo menilai The Doctor -julukan Rossi- sangat tidak beruntung.

“Rossi sangat tidak beruntung karena dia sebenarnya memiliki kecepatan yang bagus. Wilco (Zeelenberg, trek analis Lorenzo) berkata kepada saya bahwa dia (Rossi) terlihat nyaman mengikuti saya. Jadi, mungkin seharusnya dia bisa bertahan di lintasan dan bertarung untuk kemenangan,” kata Lorenzo, seperti dimuat Panduan Judi Online , Rabu (25/5/2016).

Akibat kegagalan finis di Mugello, VR46 saat ini tertinggal jauh dari perolehan poin Lorenzo. X-Fuera -julukan Lorenzo- makin nyaman di posisi pertama klasemen sementara dengan 115 poin, sedangkan Rossi di posisi tiga dengan 78 poin.

“Dia sangat tidak beruntung, karena sekarang jarak poin di antara kami sangat besar. Dia sekarang tertinggal cukup jauh untuk gelar juara,” papar pembalap berusia 29 tahun tersebut.

Bos Yamaha Akan Mencari Tahu Penyebab Mesin Motor Rossi Keluarkan Asap

BeritaBintang –Bos Yamaha, Lin Jarvis, menyesalkan insiden yang dialami pembalapnya, Valentino Rossi kala mengaspal di Sirkuit Mugello. Kendati demikian, ia berjanji mencari penyebab mengapa mesin motor YZR M1 milik The Doctor mengeluarkan asap.

Motor yang dikendarai Rossi mengalami masalah mesin saat balapan tersisa 15 lap. Akibatnya ia gagal menyelesaikan balapan di depan pendukung setianya. Lantas Yamaha kemudian mengirimkan motor yang rusak tersebut ke Jepang untuk dilakukan identifikasi.

Tak pelak, Jarvis menilai apa yang terjadi di Sirkuit Mugello tak seperti balapan sebelumnya. Sebab, baru kali ini kuda besi milik Rossi dan Lorenzo bermasalah. Jarvis merasa kecewa karena tim berlogo garpu tala tersebut kehilangan poin, meskipun Lorenzo sukses keluar sebagai pemenang.

“Kami memiliki masalah yang sama pada kedua pembalap. Jelas itu sesuatu yang perlu kita selidiki penyebabnya. Karenanya bahan (penelitian) akan dikirim ke Jepang untuk mengidentifikasi masalah tersebut, dan sebelum ke Barcelona kita akan mengetahui penyebabnya, sekaligus dapat mengambil tindakan pencegahan,” kata Jarvis menukil Taruhan Bola Online, Rabu (25/5/2016).

“Kami kehilangan kesempatan emas untuk tetap menjaga posisi satu-dua di Mugello. Tapi nasib buruk dan baik pergi bersamaan. Kami memiliki dua mesin selama balapan ini dan untungnya Lorenzo tidak mengalami masalah selama sesi pemanasan,” tuntasnya.

Hasil Kualifikasi MotoGP Mugello 2016

BeritaBintang – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, akan start dari posisi terdepan setelah menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada Sabtu (21/5/2016) malam WIB. The Doctor –julukan Rossi– berhasil meraih catatan waktu terbaik 1 menit 46.504 detik.

Tanda-tanda Rossi akan meraih waktu tercepat memang sudah terlihat saat mentas di Free Practice (FP) empat. Saat itu, pembalap berpaspor Italia tersebut sanggup menempati posisi kedua.

Kembali ke hasil kualifikasi, posisi kedua ditempati pembalap Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, dengan catatan waktu terbaik 1 menit 46.607 detik. Sementara rider Tim Ducati yakni Andrea Iannone melengkapi grid terdepan dengan menduduki posisi tiga.

Sementara penghuni posisi satu dan dua klasemen MotoGP 2016 yakni Jorge Lorenzo dan Marc Marquez gagal tampil optimal. Marquez akan memulai balapan dari posisi empat, sementara Lorenzo satu posisi lebih rendah. Race bakal dilangsungkan pada Minggu 22 Mei 2016 malam pukul 19.00 WIB.

Berikut ini hasil kualifikasi MotoGP Italia:

1. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 46.504s [Lap 7/8] 340km/h (Top Speed)

2. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 46.598s +0.094s [7/7] 340km/h

3. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 46.607s +0.103s [5/8] 347km/h

4. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 46.759s +0.255s [2/7] 341km/h

5. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 46.882s +0.378s [8/8] 340km/h

6. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 47.186s +0.682s [6/6] 340km/h

7. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 47.218s +0.714s [7/8] 342km/h

8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 47.247s +0.743s [9/9] 339km/h

9. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 47.261s +0.757s [6/7] 349km/h

10. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 47.359s +0.855s [5/6] 345km/h

11. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 47.361s +0.857s [6/6] 346km/h

12. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 47.436s +0.932s [7/7] 346km/h

13. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 47.089s 348km/h

14. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 47.159s 339km/h

15. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 47.555s 343km/h

16. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 47.659s 335km/h

17. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 47.830s 335km/h

18. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 48.111s 345km/h

19. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 48.372s 331km/h

20. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 48.646s 336km/h

21. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 48.991s 339km/h

Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* No Time

Iannone Asapi Lorenzo pada Free Practice Dua di Sirkuit Mugello

BeritaBintang – Tidak seperti free practice (FP1) pertama yang berlangsung basah, FP2 kali ini berlangsung kering. Sehingga 22 pembalap memutuskan untuk keluar menjajal motornya kali ini. Pembalap Tim Ducati, Andrea Iannone berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 46,796 detik.

Di tempat kedua menjadi miliki sang juara dunia musim lalu, Jorge Lorenzo. Melahap 15 lap, X-Fuera hanya terpaut 0,461 detik dari The Maniac Joe – julukan Iannone.

Tempat ketiga juga menjadi milik Tim Ducati. Namun kali ini tim asal Bologna tersebut menurunkan pembalap cadangannya yakni Michele Pirro. Rider asal Italia tersebut berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menitb 48,245 detik.

Aleix Espargaro menyusul di belakang Pirro dengan selisih 0,025 detik. Sementara itu Marc Marquez dan Valentino Rossi ada di urutan lima dan enam. Marquez mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 48,290 dan Rossi 1 menit 48,340 detik.

Berikut hasil lengkap FP2, seperti dikutip dari Kamusjudi.com, Jumat (20/5/2016):

1. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 47.696s [Lap 16/17] 345km/h (Top Speed)
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 48.157s +0.461s [13/15] 335km/h
3. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 48.245s +0.549s [14/16] 343km/h
4. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 48.270s +0.574s [15/17] 337km/h
5. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 48.290s +0.594s [19/19] 340km/h
6. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 48.340s +0.644s [19/20] 336km/h
7. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 48.345s +0.649s [18/19] 337km/h
8. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 48.406s +0.710s [14/18] 339km/h
9. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 48.458s +0.762s [18/19] 334km/h
10. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 48.470s +0.774s [16/18] 333km/h
11. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 48.713s +1.017s [17/19] 335km/h
12. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 48.752s +1.056s [17/18] 339km/h
13. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 48.816s +1.120s [14/17] 342km/h
14. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 48.832s +1.136s [14/17] 337km/h
15. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 49.199s +1.503s [17/18] 336km/h
16. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 49.234s +1.538s [9/10] 339km/h
17. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 1m 49.648s +1.952s [11/19] 331km/h
18. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 49.698s +2.002s [14/15] 333km/h
19. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 49.852s +2.156s [5/15] 337km/h
20. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 49.913s +2.217s [12/18] 328km/h
21. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 50.368s +2.672s [5/17] 326km/h
22. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 51.055s +3.359s [16/16] 327km/h

Vinales Bertekad Lanjutkan Performa Positif di Mugello

BeritaBintang –Pembalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, mengaku semangatnya tengah melambung. Sebab, pada sepuluh hari yang lalu, ia sukses naik ke atas podium sebagai juara ketiga di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Jelang mengaspal di Sirkuit Mugello, Vinales ingin kembali merasakan naik ke podium. Dasarnya, ia memiliki perasaan yang baik dan motivasi yang positif untuk tetap konsisten di jalur persaingan.

Tak ayal, ia tak sabar merasakan Sirkuit Mugello yang dinilainya memiliki karakter yang tepat untuk kuda besinya. Menurutnya, sirkuit yang memiliki panjang 5.245 kilometer tersebut  begitu cepat dan teknis.

“Saya masih bisa merasakan emosi 10 hari yang lalu di Prancis. Podium pertama saya dan Suzuki, hingga memberikan motivasi lebih. Hal tersebut tak mudah karena kami berjuang untuk menemukan keseimbangan pada motor termasuk kru yang sangat membantu,” ucap Vinales mengutip Agen Judi Online, Kamis (19/5/2016).

“Ini merupakan perasaan yang baik, kami terus mengalami kemajuan dan itu merupakan modal. Mugello adalah trek yang sangat bagus, begitu cepat dan teknis, sangat sesuai dengan karakter kami. Dengan kerja keras kami akan mampu bersaing di depan,” pungkas pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Valentino Rossi Bertekad Dulang Kemenangan di Mugello

BeritaBintang –Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tidak sabar menjajal Sirkuit Mugello, Italia, pada Minggu 22 Mei 2016 malam WIB. Rossi bertekad meraih hasil manis di kampung halamannya tersebut.

Kendati sempat mengalami beberapa kendala ban, The Doctor optimis dapat tampil apik di dua pekan mendatang. Pada GP Prancis, Minggu 8 Mei 2016 malam WIB, Rossi berhasil menutup seri dengan meraih podium kedua.

Sementara rekan setimnya Jorge Lorenzo berhasil finis di posisi pertama. Posisi ketiga ditempati pembalap muda Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales.

Hasil positif tersebut sukses membawa Rossi mempertahankan posisi di peringkat tiga klasemen sementara dengan raihan 78 poin atau selisih 12 poin dari pemuncak klasemen, Lorenzo. VR46 pun bertekad kembali mengantongi kemenangan di Mugello.

“Tahun ini dengan menggunakan ban baru, semuanya menjadi berbeda. Setiap pembalap harus lebih berhati-hati atau kamu akan berakhir di tanah. Namun dengan Michelin, saya merasa dapat tampil lebih cepat dan saya tidak sabar balapan di rumah saya,” ujar Rossi, sebagaimana dimuat Indowins, Selasa (10/5/2016).