Sirkuit Le Mans

Duo Honda Berkuasa di GP Jerez, Marquez: Kami Akan Mengulangnya di Le Mans

BeritaBintangDuo Honda Berkuasa di GP Jerez, Marquez: Kami Akan Mengulangnya di Le Mans

Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku terkejut dengan performanya saat balapan di Jerez, Spanyol. Bahkan, pembalap asal Spanyol itu terkejut dengan mesin motor Honda yang mampu membawa rekannya, Dani Pedrosa, juga naik podium.

Dengan penampilannya di Jerez, Marquez berharap akan tetap tampil memukau di Sirkuit Le Mans, Prancis. Oleh karena itu, The Baby Alien –julukan Marquez– berharap dapat tampil fokus demi mendapatkan hasil maksimal.

[ Baca Juga : ” Andy Lau Diprediksi Mulai Bekerja Juli Pasca Cedera ” ]

“Sepertinya kami telah mengurangi kelemahan yang kami punya. Di Jerez tim Honda mengalami kejutan. Karena kami berpikir di Jerez kami akan memiliki masalah besar,” ujar Marquez, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (15/5/2017).

“Tapi beruntungnya kami tampil dengan baik di Jerez. Saya senang karena kami terlihat lebih kuat sekarang. Jadi kami ingin mengulangnya di Le Mans,” tambah pembalap berusia 23 tahun tersebut.

Di Jerez, Marquez sukses menempati posisi runner-up di belakang Dani Pedrosa yang menjadi pemenang. Sementara dalam jumlah raihan poin, Marquez memiliki keunggulan enam poin dari Pedrosa yang menempati urutan empat dengan 52 angka.

Lupakan Hasil di MotoGP Prancis, Suzuki Fokus ke Mugello

BeritaBintang –Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro, memang gagal tampil apik ketika mentas di seri kelima gelaran MotoGP musim 2016. Dalam balapan tersebut, ia hanya mampu finis di peringkat keenam.

Padahal dalam MotoGP seri Amerika Serikat dan Jerez, Aleix mampu tampil luar biasa. Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Aleix jelang mentas di MotoGP seri Italia akhir pekan nanti.

Kakak kandung dari pembalap Tim Yamaha Monster Tech 3, Pol Espargaro tersebut pun mengaku sudah melupakan hasil di Sirkuit Le Mans, dan bakal lebih fokus lagi untuk tampil apik di MotoGP seri Italia.

“Ketika tampil di Perancis kami tidak mampu mendapatkan hasil yang baik, karena saya kekurangan dalam perasaan dengan ban depan, tetapi perbaikan yang kami lakukan sangat positif,” jelas Aleix, seperti dilaporkan situs resmi Agen Bola Judi Online, Jumat (20/5/2016).

“Saya rasa akan ada situasi yang berbeda di Mugello. Saya yakin bahwa kami akan meraih hasil yang luar biasa di sini, terlebih lintasan ini memang salah satu favorit saya,” tuntas pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut.

Vinales Bertekad Lanjutkan Performa Positif di Mugello

BeritaBintang –Pembalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, mengaku semangatnya tengah melambung. Sebab, pada sepuluh hari yang lalu, ia sukses naik ke atas podium sebagai juara ketiga di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Jelang mengaspal di Sirkuit Mugello, Vinales ingin kembali merasakan naik ke podium. Dasarnya, ia memiliki perasaan yang baik dan motivasi yang positif untuk tetap konsisten di jalur persaingan.

Tak ayal, ia tak sabar merasakan Sirkuit Mugello yang dinilainya memiliki karakter yang tepat untuk kuda besinya. Menurutnya, sirkuit yang memiliki panjang 5.245 kilometer tersebut  begitu cepat dan teknis.

“Saya masih bisa merasakan emosi 10 hari yang lalu di Prancis. Podium pertama saya dan Suzuki, hingga memberikan motivasi lebih. Hal tersebut tak mudah karena kami berjuang untuk menemukan keseimbangan pada motor termasuk kru yang sangat membantu,” ucap Vinales mengutip Agen Judi Online, Kamis (19/5/2016).

“Ini merupakan perasaan yang baik, kami terus mengalami kemajuan dan itu merupakan modal. Mugello adalah trek yang sangat bagus, begitu cepat dan teknis, sangat sesuai dengan karakter kami. Dengan kerja keras kami akan mampu bersaing di depan,” pungkas pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Keberhasilan di Le Mans Sangat Spesial untuk Vinales

BeritaBintang   –  Pembalap muda Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, senang bukan kepalang saat berhasil menginjakkan kaki di podium untuk pertama kalinya sejak tampil di kelas MotoGP. Menurut rider asal Spanyol tersebut, keberhasilan di Sirkuit Le Mans sangat spesial.

Le Mans memang memiliki kenangan tersendiri bagi Vinales. Sebab di sirkuit inilah pertama kali pembalap 21 tahun memenangkan balapan untuk pertama kalinya saat berlaga di kelas 125 cc pada periode 2011.

Kali ini di kelas MotoGP, Vinales kembali membuktikan kapabilitasnya sebagai rider muda yang dapat diperhitungkan. Memulai balapan dari posisi delapan, rekan setim Aleix Espargaro tersebut berhasil menyudahi balapan di tempat ketiga.

“Naik podium adalah target saya tahun ini, dan saya sudah mengejarnya sejak seri perdana. Lalu akhirnya saya mencapainya di Le Mans, sebuah sirkuit di mana saya memenangkan GP pertama di kelas 125 cc pada 2011,” ungkap Vinales, seperti dikutip dari Kamusjudi.com, Jumat (13/5/2016).

“Waktu itu kemenangan terasa sangat spesial karena saya baru tiba di GP dan tidak ada orang yang mengenal saya, tapi saya sangat senang,” tuntasnya.

Ada yang Salah dengan Motor Ducati di GP Prancis

BeritaBintang –Pembalap Tim Ducati, Andrea Iannone, memiliki masalah dengan motornya ketika bertarung di GP Prancis akhir pekan lalu. Masalah pada motor Ducati ternyata tak hanya dialami Iannone, melainkan juga dialami oleh rider Tim Aspar, Eugene Laverty.

Laverty finis di posisi 10 pada GP Prancis. Pembalap berusia 29 tahun itu mengungkapkan ada yang salah dengan motor Ducati yang ditungganginya di Sirkuit Le Mans. Alhasil, ia pun tidak bisa tampil dengan maksimal.

“Di Le Mans, saya membuat permulaan yang baik. Saya mampu menjaga jarak dengan Petrucci dan Barbera. Tapi, kemudian saya merasa ada yang salah dengan motor saya,” ungkap Laverty, seperti dimuat Indowins, Kamis (12/5/2016).

Setelah merasa ada yang salah dengan motornya, pembalap berkebangsaan Irlandia itu memutuskan untuk tidak terlalu memaksakan diri. Ia memilih untuk berhati-hati agar bisa menyelesaikan balapan hingga garis finis.

“Saat itu yang paling penting hanyalah finis. Jika melihat ketidakberuntungan yang dialami beberapa pembalap lain, saya beruntung karena bisa menyelesaikan balapan dan meraih lima poin,” papar Laverty.

Trek “Kandang” Rossi Jadi Favorit Lorenzo

BeritaBintang  –  Usai sukses menaklukkan Sirkuit Le Mans, Jorge Lorenzo langsung menargetkan podium tertinggi pada seri berikutnya di Mugello, Italia. Menurut pembalap berjuluk X-Fuera, trek Mugello adalah favoritnya.

Sebelumnya di seri Le Mans Lorenzo sukses mengamankan podium puncak, mengalahkan rivalnya Valentino Rossi yang finis di posisi kedua. Nasib apes dialami oleh rival Lorenzo lainnya, Marc Marquez, yang hanya finis di posisi 13.

“Selanjutnya kami akan ke Mugello dan itu adalah trek yang sangat saya cinta, mungkin itu adalah trek favorit saya,” ujar Lorenzo seperti dikutip dari Kamusjudi.com, Senin (9/5/2016).

Lorenzo menambahkan, tampil di trek yang merupakan “kandang” Rossi tersebut bisa membuatnya mengeluarkan penampilan terbaik. Balapan di Mugello sendiri akan berlangsung pada Minggu 22 Mei 2016.

“Saya bisa mengambil keuntungan di sana karena saya bisa menunjukkan seluruh kualitas saya dan kekuatan saya,” tutup rider yang akan membela Ducati musim depan.

The Doctor Lega Usai Dovizioso dan Marquez Terjatuh

BeritaBintang  – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku lega usai Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda) terjatuh pada lap 15. Dengan jatuhnya dua pembalap tersebut, The Doctor –julukan Rossi– dapat menjalani 13 lap sisa di Sirkuit Le Mans dengan perasaan tenang.

Pada balapan tersebut, Rossi memang start dari posisi tujuh. Namun, rider berpaspor Italia sanggup menyodok ke posisi depan untuk melewati beberapa pembalap. Puncaknya terjadi pada lap 10.

Saat itu Rossi melewati Marquez untuk merebut posisi tiga. Berselang satu lap, giliran Dovi yang dikecundangi Rossi untuk menempati tangga kedua. Berada di posisi dua tidak membuat Rossi nyaman, sebab ia mendapat ancaman dari Dovi dan Marquez yang terus memberikan tekanan.

Akan tetapi, petaka dialami Marquez dan Dovi. Ketika tengah berjuang memperebutkan posisi dua, Marquez dan Dovi justru terjatuh pada tikungan yang sama pada lap 15.

Hal itu membuat Rossi agak sedikit keluar dari tekanan. Sebab pembalap yang di belakang Rossi yakni Maverick Vinales (Suzuki Ecstar) tertinggal cukup jauh dari Rossi.

Pada akhirnya Rossi berhasil finis di posisi dua, Marquez di tangga ke-13 dan Dovi gagal menyelesaikan balapan. Sementara pemenang pada race kali ini ialah Jorge Lorenzo.

“Setelah Marquez dan Dovizioso terjatuh, saya sedikit lebih tenang,” ujar Rossi mengutip dari Bintangbola.co, Senin (9/5/2016).

Untuk sementara, Lorenzo memuncaki klasemen MotoGP 2016 dengan raihan 90 poin. Diikuti Marquez di posisi dua dan dengan raihan 85 angka dan Rossi di tempat ketiga (78).

Rossi Bangga Finis di Posisi Dua MotoGP Prancis

BeritaBintang –Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, bangga dapat finis di posisi dua MotoGP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu 8 Mei 2016 malam WIB. Hal yang membuat The Doctor bangga ialah kemampuan menyodok ke posisi depan meski start dari posisi yang tidak menguntungkan.

Rossi start dari posisi yang tidak menguntungkan yakni ketujuh. Bahkan di awal balapan, pembalap berusia 37 tahun gagal beranjak dari posisi tersebut.

Namun, pada lap ke-10, Rossi mulai beranjak ke posisi depan. Pada lap tersebut, ia berhasil melewati Marc Marquez untuk merebut posisi tiga. Selang satu lap kemudian, giliran Andrea Dovizioso yang dilewati.

Setelah itu, Rossi terus berada di posisi kedua. Ia tak memiliki kesempatan mengejar sang rekan setim, Jorge Lorenzo, yang begitu kuat berada di depan. Alhasil hingga akhir balapan, Lorenzo menjadi yang tercepat dengan keunggulan hampir 10 detik dari Rossi di posisi dua.

“Ketika Anda memulai balapan dari baris ketiga atau tepatnya posisi tujuh dan mampu finis di tangga kedua, hal itu merupkan hasil yang luar biasa. Terlebih saya berhasil meraih 20 poin penting untuk mengejar gelar juara musim ini,” jelas Rossi mengutip dari Indowins, Senin (9/5/2016).

Untuk sementara, Lorenzo memuncaki klasemen MotoGP 2016 dengan raihan 90 poin. Diikuti Marquez di posisi dua dengan raihan 85 angka dan Rossi di tempat ketiga (78).

Lorenzo Lewati Rekor Milik Rossi

BeritaBintang    –    Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, berhasil meraih pole position yang ke-63 sepanjang kariernya di dunia balap. Raihan  tersebut menjadikan dirinya memecahkan rekor milik Valentino Rossi dalam urusan mengisi posisi terdepan dalam start. Sejauh ini The Doctor mengemas 62 pole position.

Lorenzo mencatatkan waktu 1 menit 32,236 detik saat tampil di sesi kualifikasi di Sirkuit Le Mans, Sabtu 7 Mei 2016 malam WIB. Sementara rekan setimnya, Rossi berada di posisi ketujuh pada babak kualifikasi dengan selisih waktu 0,854 detik.

Atas pencapaian tersebut, Lorenzo mengaku senang dengan catatan rekor yang dibuatnya. Sebab, kerja keras timnya tak pernah berhenti untuk selalu mengembangkan hal- hal kecil.

“Saya sangat senang dengan rekor waktu dan pole position. Hal tersebut terjadi karena kami bekerja keras untuk mengembangkan segala sesuatu dari hal yang terkecil. Saya pun akhirnya berhasil mencapai dan mendapatkan konsistensi kecepatan. Pada perlombaan nanti, akan menjadi balapan yang panjang. Terpenting menjaga kecepatan dan tidak pantang menyerah sampai garis finis,” ucap Lorenzo menukil Bintangbola.co, Minggu (8/5/2016).

Pole position di Sirkuit Le Mans sangat berarti buat pembalap asal Spanyol tersebut. Tak hanya mengantarkannya mencatat rekor, pole tersebut juga menjadi yang pertama pada balapan MotoGP Prancis.

Marquez Prediksi Honda Bakal Kesulitan di Le Mans

BeritaBintang  –  Hasil sesi latihan bebas Grand Prix Prancis tak membuat Marc Marquez senang. Pembalap Repsol Honda mengaku dirinya bakal kesulitan saat balapan berlangsung, Minggu (8/5/2016).

Dalam dua kali sesi latihan bebas di Sirkuit Le Mans, Jumat (6/5/2016), Marquez gagal bersaing dengan pembalap Yamaha Jorge Lorenzo. The Baby Alien cuma bisa menempati posisi tiga dari dua kali kesempatan.

Marquez menilai, dirinya mengalami kesulitan mengatasi masalah akselerasi motor RC213V selama sesi latihan bebas. Ia pun memprediksi hal itu akan tetap menyulitkannya sebab tata letak Le Mans yang tidak menguntungkan.

“Ini (Le Mans) adalah salah satu sirkuit yang akan membuat kami kesulitan sebab kami punya banyak area akselerasi, terutama di dua area tertentu,” ucap Marquez dikutip Bintangbola.co

“Kami kehilangan banyak waktu di sektor ketiga dan pertama, sektor pertama berkaitan dengan akselerasi di trek lurus. Kami akan coba bekerja lagi. Saya tahu kami akan kesulitan selama akhir pekan ini,” ungkapnya.

Marquez menambahkan, dirinya belum menemukan pengaturan yang pas soal masalahnya. Setelah tak bisa mengubah mesin, utak-atik winglet atau bagian aerodinamis pun diakuinya tak akan banyak memberi solusi.

“Kami bekerja di bagian akselerasi, tapi sangat sulit meningkatkannya sebab mesin sudah terbungkus. Honda tetap tidak punya waktu untuk membenahi akselerasi, jadi kami akan coba mengatur aerodinamis, tapi tetap saja winglet tidak akan bekerja maksimal,”

“Di sisi lain, kami punya satu poin yang bisa digunakan, tapi masalahnya sirkuit ini tidak sesuai untuk kami melakukan apa yang kami inginkan,” tandasnya