Sirkuit Baku

Tim Williams Cetak Rekor Pitstop Tercepat di GP Eropa

BeritaBintangBAKUSeri kedelapan Formula One (F1) 2016 di Sirkuit Baku telah usai. Namun, usai perlombaan ada catatan menarik yang diraih oleh Tim Williams, yaitu membubuhkan waktu tercepat di pitstop dengan 1,92 detik.

Ya, Felipe Massa yang memasuki pitstop dalam perlombaan tersebut mengukir waktu tercepatnya. Ia sukses mengalahkan waktu yang dibuat oleh pembalap Reb Bull, Mark Webber di GP Amerika Serikat pada 2013.

Kendati gagal meraih podium, Massa mengakhiri balapan di urutan ke-10. Lantas usai balapan, ia terkejut dengan pencapaiannya dan bangga dengan kerja keras timnya.

“Saya terkejut mencatat pitstop pertama yang tercepat. Kami tak tampil sesuai dengan harapan, namun saya bangga dengan tim yang sudah melakukan pekerjaannya dengan baik,” ucap Massa menukil TaruhanBolaOnline, Selasa (21/6/2016).

Sepanjang 2016 ini pembalap Williams kerap menciptakan waktu tercepat di pitstop, selain Massa, rekan setimnya, Valtteri Bottas, berada di bawahnya. Bottas mencatatkan waktu dengan 2,09 detik dengan mengalahkan driver Red Bull Daniel Ricciardo urutan ketiga.

Sebastian Vettel Jalani Hari yang Luar Biasa di Sirkuit Baku

BeritaBintang – Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, mengakui menjalani hari yang luar biasa pada seri kedelapan Formula One (F1) di Sirkuit Baku. Menurutnya, ia mendapatkan pengalaman yang luar biasa pada GP Eropa pertama di Azerbaijan.

Seperti diketahui, Sirkuit Baku merupakan lintasan baru yang ada dalam kalender F1 musim 2016. Trek sepanjang 6.006 kilometer tersebut dinilai menantang karena para pembalap harus memiliki skill tinggi dalam melahap tikungan sempit dengan kecepatan tinggi.

Vettel yang finis diurutan kedua, merasa bersyukur bisa naik ke podium untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Praktis, ia menilai kinerja Ferrari sedikit demi sedikit membuahkan hasil yang positif.

“Saya pikir pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk pertama kalinya kami berada di sini di Azerbaijan. Sebuah race yang menyenangkan dan sirkuit yang luar biasa dan Anda harus memiliki skill tinggi dalam beberapa sudut,” ucap Vettel menukil  Bintangbola.co, Senin (20/6/2016).

“Hari ini merupakan sebuah pekerjaan besar bagi kami. Sebab kami sedang berjuang pada pada hari Jumat, tapi melihat posisi kami sekarang itu adalah perkembangan yang besar setelah saya meraih posisi kedua secara berturut-turut,” tuntas pembalap berusia 28 tahun tersebut.

Lewis Hamilton Awali Akhir Pekan dengan Sempurna

BeritaBintang –Pembalap Tim Mercedes, Lewis Hamilton, mengaku telah mengawali akhir pekan dengan sempurna. The Boss –julukan Hamilton– bangga dengan hasil yang didapat di sesi latihan bebas satu dan dua yang dilangsungkan di Sirkuit Baku, Azerbaijan pada Jumat 17 Juni 2016.

Pembalap berusia 31 tahun itu memang tampil brilian. Pada sesi latihan bebas pertama, Hamilton menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 46.435 detik. Di sesi latihan bebas kedua, driver berpaspor Inggris itu berhasil mempertajam catatan waktunya yakni 1 menit 44.223 detik.

Raihan tersebut tentu positif jelang tampil di sesi kualifikasi pada Sabtu (18/6/2016) malam WIB. Jika start dari urutan paling depan, tentu memperbesar peluang Hamilton meraih kemenangan di sirkuit yang baru pertama kali mengadakan lomba balap Formula One (F1) tersebut.

Jika sukses meraih kemenangan di Baku, Hamilton praktis mencatatkan hattrick kemenangan di F1 2016. Sebab sebelumnya, mantan kekasih penyanyi Nicole Scherzinger itu sukses menjadi yang terbaik di Grand Prix Monaco dan Kanada.

“Cara terbaik (menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas satu dan dua) untuk memulai akhir pekan,” jelas Hamilton mengutip dari TaruhanBolaOnline, Sabtu (18/6/2016).

Pembalap Ferrari Akui GP Kanada Tidaklah Mudah

BeritaBintang –Pembalap Scuderia Ferrari, Kimi Raikkonen, mengakui balapan di Circuit Gilles Villeneuve, Kanada tidaklah mudah. Sebab, suhu lintasan yang dingin membuat kinerja ban tidak maksimal.

Raikkonen mengalami kesulitan dalam mengemudikan jet daratnya di lintasan sepanjang 4,3 kilometer. Alhasil ia menyelesaikan lomba di urutan keenam balapan.

Masalah kinerja ban menjadi perhatian para pembalap. Sebab suhu lintasan yang dingin berakibat respon yang tak cukup baik pada ban ultrasoft. Akibatnya, Raikkonen hanya berharap pada balapan berikutnya ia mempelajari kondisi lintasan lewat sebuah simulator.

“Balapan tersebut tidak lah mudah. Kami mencoba untuk membuat hasil maksimal, tapi kami belum puas dengan hasilnya karena mengalami masalah pada ban di trek yang dingin. Sebab ketika memperlambat laju mobil saya sangat sulit mengendalikannya,” ucap Raikkonen mengutip Taruhan Bola Online, Selasa (14/6/2016).

“Sekarang saya tidak tahu apa yang bisa diharapkan untuk akhir pekan berikutnya. Saya hanya melihat tata letak Sirkuit Baku pada saat simulasi. Namun saya yakin itu akan menjadi sirkuit yang lebih rumit lagi,” jelas pembalap berusia 36 tahun tersebut.

Balapan seri kedelapan Formula One (F1) akan berlangsung pada 17 hingga 19 Juni 2016, di Sirkuit Baku, Azerbaijan. Trek sepanjang 6,6 kilometer tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.