Sirkuit Albert Park

Menilik Sirkuit Albert Park, Lintasan Unik Spesialis Seri Pembuka

BeritaBintang –  Menilik Sirkuit Albert Park, Lintasan Unik Spesialis Seri Pembuka

BILA membahas Sirkuit Albert Park yang terletak di Melbourne, Australia, maka terdapat beberapa keunikan yang hadir dari lintasan balap yang satu ini. Pasalnya, pada awalnya, Albert Park merupakan salah satu taman kota yang terdapat di Melbourne.

Kendati demikian seperti dilansir AGEN BOLA, karena luasanya lahan yang dimiliki oleh taman tersebut, pengelola Albert Park akhirnya memanfaatkannya untuk membangun sebuah lintasan balap. Mereka menggunakan bagian jalanan yang mengelilingi Danau Albert Park untuk dijadikan sirkuit.

Hal unik lainnya dari Sirkuit Albert Park adalah pit stop yang digunakan oleh masing-masing tim, terbuka untuk umum. Ya, karena lokasi awalnya yang memang berupa taman, jadi Sirkuit Albert Park dapat dikatakan lebih terbuka ketimbang sirkuit-sirkuit lainnya.

{ Baca Juga : ” Tampil Impresif Bersama Borussia Dortmund, Samuel Umtiti Sebut Barcelona Incar Ousmane Dembele}

Pertama kali Sirkuit Albert Park masuk dalam kalender Formula One (F1) adalah pada 1996. Sejak saat itu, Sirkuit Albert Park pun mendapat keistimewaan, di mana selalu digunakan sebagai seri pembuka untuk gelaran F1.

Sirkuit Albert Park memiliki panjang lintasan 5,303 kilometer dan para pembalap diwajibkan menyelesaikan balapan di sirkuit tersebut dalam 58 putaran, yang berarti memiliki 307,574 kilometer jarak yang harus ditempuh oleh masing-masing pembalap.

Albert Park bukanlah sirkuit yang menuntut pembalap harus melaju dengan kecepatan tinggi. Pasalnya, sirkuit ini memiliki jumlah tikungan yang cukup banyak, yakni 16 tikungan, dengan zona DRS sebanyak dua sektor.

Hingga saat ini rekor lap tercepat masih dipegang oleh pembalap legendaris, Michael Schumacher. Juara dunia F1 sebanyak tujuh kali itu mencatatkan waktu 1 menit 24,125 detik saat mentas pada 2004 ketika masih bergabung bersama Ferrari. Tidak hanya itu, hingga sekarang, Schumacher juga menjadi pembalap yang paling sering menjadi juara di Sirkuit Albert Park, yakni empat kali.

Renault Puas dengan Pengembangan Sayap Mobil

BeritaBintang –Direktur Teknik Renault, Bob Bell, mengkonfirmasi timnya tetap menggunakan sayap baru kala melintas di GP Bahrain pada 3 April 2016. Hal tersebut dilakukan untuk membuat mobil yang dikendarai Kevin Magnussen dan Jolyon Palmer itu bisa menjadi lebih baik.

Tim yang musim lalu bernama Lotus tersebut mengawali musim balap 2016 dengan catatan yang tak terlalu buruk. Palmer dan Magnussen menempati urutan 11 dan 12 di akhir balapan.

Bell menilai kedua drivernya sukses lantaran menggunakan sayap depan baru yang digunakan pertama kali di Sirkuit Albert Park. Lantas ia akan kembali menggunakan prototype yang sama, sebagai langkah awal tujuan mereka dalam hal pengembangan.

“Kami membawa beberapa prototype sayap depan yang sama seperti di  Melbourne, hal itu membuat ekspektasi Kevin meningkat. Kami akan menggunakannya kembali saat di Bahrain nanti,” ungkap Bell,mengutip dari NBCSport, Minggu (27/3/2016).

“Kami jelas akan melakukan dua tahap pengembangan, yakni mesin dan sasis,”

Renault Puas dengan Pengembangan Sayap Mobil

BeritaBintang – Direktur Teknik Renault, Bob Bell, mengkonfirmasi timnya tetap menggunakan sayap baru kala melintas di GP Bahrain pada 3 April 2016. Hal tersebut dilakukan untuk membuat mobil yang dikendarai Kevin Magnussen dan Jolyon Palmer itu bisa menjadi lebih baik.

Tim yang musim lalu bernama Lotus tersebut mengawali musim balap 2016 dengan catatan yang tak terlalu buruk. Palmer dan Magnussen menempati urutan 11 dan 12 di akhir balapan.

Bell menilai kedua drivernya sukses lantaran menggunakan sayap depan baru yang digunakan pertama kali di Sirkuit Albert Park. Lantas ia akan kembali menggunakan prototype yang sama, sebagai langkah awal tujuan mereka dalam hal pengembangan.

“Kami membawa beberapa prototype sayap depan yang sama seperti di  Melbourne, hal itu membuat ekspektasi Kevin meningkat. Kami akan menggunakannya kembali saat di Bahrain nanti,” ungkap Bell,mengutip dari NBCSport, Minggu (27/3/2016).

“Kami jelas akan melakukan dua tahap pengembangan, yakni mesin dan sasis,” pungkasnya.

Seri perdana ajang balap Formula One (F1) di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, baru saja usai. Pembalap Tim Mercedes, Nico Rosberg keluar sebagai yang tercepat dengan waktu 1 jam 48 menit 15,565 detik. Meski menjadi pemenang, bukan berarti Rosberg dinobatkan sebagai driver of the day. Mengutip dari Motorsport, Selasa (22/3/2016), pada survei dilakukan situs resmi Formula One, pembalap Tim Haas, Romain Grosjean yang memiliki poin tertinggi untuk menjadi driver of the day. Cukup beralasan memang jika menobatkan Grosjean sebagai driver of the day. Sebab, memulai balapan dari tempat ke-19, pilot 29 tahun itu mempu menyentuh garis finis di posisi enam dengan terpaut 72,081 detik dari Rosberg. Bahkan sehari sebelum balapan, Grosjean sempat terlibat insiden dengan pembalap Indonesia, Rio Haryanto sesaat keluar dari garasi. Rio yang tidak melihat kehadiran Grosjean dari belakang, tidak sengaja menyerempet mobil pembalap berkebangsaan Prancis itu.

BeritaBintang – Rider muda nan potensial Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, secara mengejutkan mengakui kalau dirinya mendapatkan tawaran dari nyaris seluruh tim pabrikan peserta MotoGP. Ya, meskipun Top Gun –julukan Vinales–  tak menyebutkan tim mana saja yang berusaha meminangnya.

Seperti diketahui, kontrak Vinales dengan Suzuki akan habis akhir musim nanti, meski memiliki opsi lanjutan untuk tahun depan. Meski begitu, Yamaha Motor Racing sudah sangat frontal kepada publik dalam menyatakan keinginan menggaet rider asal Spanyol tersebut.

“Jujur saya mendapatkan tawaran, dari hampir semua tim pabrikan yang ada di MotoGP. Fokus saya sekarang hanya untuk Suzuki, Namun, untuk menjadi juara dunia, saya tahu ada dua motor yang bisa mengantar saya mewujudkannya,” ujar Vinales kepada Motorsport, Selasa (22/3/2016), merujuk pada Yamaha dan Honda.

Sementara itu, seperti kita tahu Valentino Rossi sudah dipastikan bertahan di Movistar Yamaha hingga akhir 2018 nanti. Vinales pun digadang-gadang akan menggantikan Jorge Lorenzo yang belakangan sangat santer dikabarkan tengah mempertimbangkan kemungkinan membelot ke Ducati Corse.

“Jorge juara dunia bertahan dan ia yang tercepat. Jika ia bertahan di Yamaha, maka itu bagus. Tapi jika ia pindah, kontrak yang ditawarkan pabrikan lain harus lebih baik. Jika saya jadi dia, saya akan bertahan di Yamaha, karena mereka punya motor juara. Dengan begitu hidup saya tenang dan tampil penuh percaya diri,” celoteh Top Gun.

Rekan Rio Haryanto Puas dengan Hasil Seri Pertama F1

BeritaBintang –Pembalap Manor Racing Team, Pascal Wehrlein, menyatakan puas dengan hasil akhir yang berhasil diraihnya di seri pembuka Formula One (F1) di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada Minggu 20 Maret 2016. Dalam seri perdana tersebut, rekan setim Rio Haryanto ini berhasil finis di posisi 16.

“Pertama-tama itu adalah hasil yang luar biasa pada balapan pertama saya. Terima kasih kepada tim. Saya berhasil memulai awal yang baik, dan saya senang dengan hasil akhir yang saya capai,” ujar Wehrlein, seperti dikutip dari akun resmi Facebook Manor Racing, Senin (21/3/2016).

Mantan pembalap cadangan Mercedes itu mengatakan dirinya sempat mengalami masalah ban, tepat sebelum kecelakaan yang melibatkan Fernando Alonso dan Esteban Gutierrez. Akibat insiden tersebut, seri yang digelar di Sirkuit Albert Park ini sempat dihentikan beberapa menit.

“Setelah itu, setiap orang mulai memerhatikan saya karena kami sempat bermasalah dengan ban. Saya tidak dapat melakukan apa pun. Saat sudah dekat dengan akhir pertandingan, saya hanya fokus mencapai garis finis. Kami belajar banyak pada balapan tersebut. Setiap orang bekerja sama dengan baik. Kami berhasil memulai laga dengan baik. Kini kami akan fokus tampil lebih baik,” jelas Wehrlein.

Pada seri perdana F1 2016 tersebut, posisi tercepat diduduki pembalap Tim Mercedes, Nico Rosberg, yang disusul pembalap Mercedes lainnya Lewis Hamilton, dan di posisi ketiga diisi oleh pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.

Rio Haryanto Tergelincir di FP1

BeritaBintang – Rio Haryanto resmi menjajal Sirkuit Albert Park, Melbourne pada Jumat (18/3/2016). Pada sesi latihan pertama itu, cuaca di Sirkuit Albert Park terlihat diselimuti hujan saat sesi latihan bebas perdana ini.

Pembalap F1 pertama Indonesia itu terlihat cukup kesulitan dengan kondisi lintasan yang licin. Berselang beberapa menit usai memulai sesi latihan, Rio mengalami sedikit masalah.

Pria asal Surakarta itu tergelincir ke luar lintasan. Beruntung, Rio tak mengalami kecelakaan. Sejauh ini, catatan terbaik Rio pada sesi latihan perdananya ini adalah satu menit 43.372 detik.

Sejauh ini, catatan terbaik ditempati oleh pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dengan catatan waktu satu menit 29.725 detik. Sementara di posisi kedua, Daniil Kvyat dengan catatan waktu satu menit 30.146 detik.

Pembalap Red Bull Realistis di Australia

BeritaBintang – Pembalap Tim Red Bull, Daniel Ricciardo, tidak muluk-muluk mengenai targetnya di seri perdana ajang balap Formula One (F1) musim 2016. Ia hanya ingin realistis di seri perdana mengingat kemampuan mobil yang masih sulit untuk bersaing.

“Jujur untuk gelar juara, tidak realistis. Saya tidak ingin membuat dunia berharap di saat kami tidak memiliki kemampuan untuk meraih gelar juara,” ujar Ricciardo, seperti dikutip dari ESPN, Kamis (17/3/2016).

Ricciardo menambahkan, Mercedes masih menjadi tim yang akan mendominasi ajang balap F1 musim ini. Bahkan pilot ajang jet darat berusia 26 tahun itu yakin, tim yang bermarkas di Brackley tersebut akan memenangkan sebagian besar balapan.

“Mercedes tampaknya masih menjadi tim yang mendominasi dan faktanya, mereka berpeluang memenangkan sebagian besar race musim ini,” lanjutnya.

Seri pertama ajang balap F1 tinggal menghitung hari. Sirkuit Albert Park di Melbourne akan menjadi tempat berlangsungnya seri pembuka pada 20 Maret 2016 siang WIB.

Red Bull Janji Lebih Baik di Sepang

BeritaBintangMILTON KEYNES – Setelah melempen pada seri pembuka Formula One (F1) Grand Prix (GP) Australia, Tim Red Bull berjanji segera berbenah. Bahkan mereka yakin akan tampil lebih baik pada seri selanjutnya di Malaysia.

Seperti diketahui, dalam perlombaan yang berlangsung di Sirkuit Albert Park, Australia, prestasi terbaik pembalap Red Bull hanya berada di urutan enam. Daniel Ricciardo yang tahun lalu berada di podium pada seri pembuka, harus puas dengan terlempar dari lima besar. Sedangkan Daniil Kvyat, berkutat dengan gearbox mobil RB11 yang kepanasan.

Meski kepala tim, Christian Horner, menyatakan ada kerusakan pada reliable mobil. Tim yang bermarkasi di Milton Keynes, Inggris itu yakin akan tampil lebih baik di Sirkuit Sepang, akhir pekan ini.

“Setelah melakukan pemeriksaan usai balapan kami menemukan alasa mengapa gearbox Daniil kepanasan. Hal itu terjadi karena kurangnya tekanan dari oli. Kami sedang bekerja keras itu memastikan hal ini tak terjadi lagi,” ucap Kepala Teknisi Red Bull, Paul Monaghan, seperti dikutip Crash, Minggu (22/3/2015).

“Kami sedang dalam perjalanan untuk mengulangi kesuksesan dan berusaha keras sebisa mungkin untuk tampil jauh lebih baik di Malaysia, tandasnya.

Duo Ferrari Incar Podium Di Seri Pembuka

BeritaBintangMELBOURNE – Dua pembalap tim Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen mengaku optimis dapat menantang untuk menduduki podium di seri perdana yang digelar di Sirkuit Albert Park, Minggu (15/3/2015). Meskipun, masih tidak puas dengan hasil yang dikemas pada sesi kualifiasi.

Seperti diketahui, dua driver Mercedes yakni Lewis Hamilton dan Nico Rosberg berhasil menjadi yang tercepat di tiga sesi latihan bebas serta kualifikasi Gran Prix (GP) Australia. Keduanya tampil begitu mengesankan, dengan menyabet semua waktu terbaik.

Sementara itu, Vettel dan Raikkonen hanya mampu finis di peringkat keempat serta kelima pada kualifikasi tersebut. Pasalnya, Felippe Massa sukses membawa tim Williams menduduki posisi ketiga dalam daftar catatan waktu tercepat.

Pembalap asal Jerman dan Finlandia itu pun mengaku kecewa, dengan hasil yang diciptakannya. Kendati demikian, mereka masih cukup yakin dalam menatap GP perdana musim ini.

“Kami akan terus menjejakan kaki kami di tanah. Akhir pekan ini berjalan dengan baik, dan kami tidak punya masalah dengan mobil. Namun, ini cukup memalukan bahwa kami kehilangan tempat ketiga (di kualifiasi). Tapi itu jarak yang dekat dengan kami, untuk tampil dibalapan sesungguhnya,” kata Vettel.

“Posisi pertama dan kedua cukup jauh di depan kami, tapi apapun bisa terjadi selama Grand Prix. Sebuah podium? Tak banyak dari kesenjangan antara posisi ketiga dan keempat di grid, jadi saya pikir podium adalah hal yang realistis. Itulah tujuan kami,” sambung Raikkonen.

Antusiasme Vettel Jelang GP Australia

BeritaBintangMELBOURNE – Sebastian Vettel mengaku sudah tak sabar untuk memulai balapan di seri pembuka Formula One (F1) 2015 di Australia. Pembalap 27 tahun itu juga berjanji akan memberikan kemenangan untuk timnya, yakni Ferrari di seri tersebut.

Seri pembuka F1 2015 sejatinya bakal terlaksana pada akhir pekan ini atau tepatnya, Minggu 15 Maret 2015, di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Seri itu juga akan menjadi balapan resmi perdana Vettel usai memutuskan bergabung dengan tim Ferrari pada akhir musim lalu.

Melihat kondisi tersebut, lantas membuat Vettel memberikan komentarnya jelang gelaran Grand Prix (GP) Australia tersebut. Ia mengaku yakin mampu memulai musim debutnya di tim berlambang Kuda Jingkrak tersebut dengan raihan positif.

“Sepanjang musim dingin kami sukses menyelesaikan hampir seluruh target yang sudah kami tetapkan. Sekarang saatnya kembali ke lintasan di (seri pembuka F1 2015) Australia dan melihat seberapa kemampuan bersaing tim kami,” ujar Vettel, seperti dikutip Planet F1, Kamis (12/3/2015).

“Saya selalu merasa trak di Melbourne sangat baik. Namun, juga akan berlangsung sulit, karena di sana terdiri dari jalanan-jalanan biasa sehingga permukaan lintasan terdapat gelombang dan tidak mudah untuk ditaklukan,” lanjut juara dunia F1 empat kali beruntun itu.

“Akan tetapi, saya menilai hal tersebut sebagai salah satu dari tantangan untuk kami. Itulah alasan mengapa kami melakukan tes selama musim dingin, dan mempersiapkan segalanya dengan sangat baik,” tuturnya.