Sementara Lorenzo

Tergabung dalam Satu Tim, Lorenzo Sebut Dovizioso sebagai Pembalap Cerdas

BeritaBintangTergabung dalam Satu Tim, Lorenzo Sebut Dovizioso sebagai Pembalap Cerdas

Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, menyebut rekan setimnya, Andrea Dovizioso, sebagai pembalap yang cerdas di lintasan. Ia menilai, pembalap berpaspor Italia itu mampu memaksimalkan segala potensi motor Desmosedici GP17.

Lorenzo mengakui jika kompetisi MotoGP 2017 sebagai salah satu musim tersengit untuk bisa saling bersaing meraih gelar juara dunia. Ia juga menyampaikan, apa pun bisa terjadi sepanjang satu musim bergulir.

[ Baca Juga : ” Petualangan Olaf Cari Tradisi Keluarga di Trailer Olaf’s Frozen Adventure ” ]

“Saya katakan MotoGP 2017 sedang menjalani tahun yang gila dan apa pun bisa terjadi. Begitu banyak kesalahan, banyak kecelakaan, dan saya pikir Dovi adalah pembalap yang cerdas,” kata Lorenzo, mengutip dari AGEN BOLA, Kamis (15/6/2017).

“Dovi tidak terlalu sering jatuh dan berusaha meraih poin di setiap seri. Dia memanfaatkan seluruh pengalamannya demi mengeluarkan seluruh potensi motor,” jelasnya.

Saat ini, Dovizioso menempati posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2017 dengan mengoleksi 104 poin dan tertinggal tujuh angka dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha) di tempat pertama. Sementara Lorenzo berada di urutan tujuh dengan raihan 59 poin.

Jelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

BeritaBintangJelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

Pembalap anyar Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengatakan ingin fokus menjalani seri perdana MotoGP 2017. Ia pun tidak ingin memprediksi bagaimana jalannya balapan seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar pada Senin, 27 Maret 2017 dini hari WIB.

“Saat ini, bukan saatnya membuat prediksi. Saya tahu Vinales dan Marquez memiliki kecepatan yang cepat dan mereka siap di balapan seri perdana ini,” ujar Lorenzo, mengutip dari AGEN BOLA, Minggu (26/3/2017).

[ Baca Juga : ” Remake Film ‘Death Note’ Luncurkan Trailer Keren, Tayang 25 Agustus!  ” ]

Lebih lanjut, Lorenzo tidak ingin memikirkan lebih jauh tentang persaingan dirinya dengan pembalap Yamaha, Maverick Vinales dan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Ia menanggapi dengan santai atas pole position yang diraih Vinales dan Marquez yang start dari posisi tiga.

“Saya katakan saya merasa santai dengan hasil yang mereka dapatkan. Saya tidak ingin terganggu dengan hal ini,” tambahnya.

Sementara Lorenzo akan memulai balapan dari urutan 12 atau berada di grip empat. Hasil tersebut didapat pembalap berpaspor Spanyol itu karena Komisi Keselamatan tidak mengizinkan kualifikasi di Sirkuit Losail, Qatar karena terjadi hujan. Akibatnya pihak penyelenggara menentukan posisi start pembalap berdasarkan hasil akumulasi tiga latihan bebas.

Marquez Tak Paham soal Keterpurukan Rossi dan Lorenzo

BeritaBintang – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, tak paham soal keterpurukan yang dialami duo Movistar Yamaha yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di MotoGP 2016. Baby Alien –julukan Marquez– menilai, hal yang aneh pembalap selevel keduanya dapat melakukan banyak kesalahan sepanjang MotoGP 2016 menggelar sembilan seri.

Pada MotoGP 2016, performa Rossi dan Lorenzo memang jauh dari harapan. Dari sembilan race yang sudah berlangsung, The Doctor –julukan Rossi– tiga kali gagal finis dan dua kali tidak naik podium. Sementara Lorenzo, masing-masing dua kali gagal finis dan tak mampu menaiki podium.

Alhasil, perolehan poin Lorenzo dan Rossi terpaut jauh dari Marquez yang memuncaki klasemen. Saat ini Marquez meraih 170 poin dan unggul 48 angka dari Lorenzo di posisi dua. Sementara dibanding Rossi yang duduk di posisi tiga, Marquez unggul 59 angka.

Terkhusus Rossi, raihan tersebut sangat jauh dibandingkan musim lalu. Pada sembilan race awal MotoGP 2015, Rossi selalu mampu menaiki podium. Berkat raihan itu, Rossi duduk di puncak klasemen sementara MotoGP 2015 dengan koleksi 179 poin.

“Saya tidak tahu alasan pasti mengapa keduanya tampil buruk. Jika karena pergantian ban (Bridgestone ke Michelin) juga tak masuk akal, karena keduanya sama-sama kurang maksimal,” jelas Marquez mengutip dari Bintangbola.co, Rabu (27/7/2016).

Kalahkan Marquez Adalah Hal Penting

BeritaBintang –Dari tiga seri yang sudah dilangsungkan di MotoGP musim ini, Marc Marquez tampil gemilang dengan menyabet tiga kali finis di zona podium secara beruntun. Kebangkitan Marquez di musim ini jadi hal yang diwaspadai oleh sang juara bertahan, Jorge Lorenzo.

Tidak heran jika Lorenzo ingin mengalahkan Marquez. Menurutnya, mengalahkan rider berjuluk The Baby Alien tersebut adalah hal yang sangat penting. Demi mewujdukan hal itu, Lorenzo akan coba terus mencoba mengembangkan dirinya.

Sejauh ini Marquez masih menguasai klasemen sementara dengan raihan 66 poin. Sementara Lorenzo menguntit di belakangnya dengan total 45 poin. Keduanya akan melanjutkan persaingan di atas aspal panas Jerez pada 24 April 2016.

“Ketika Anda melihat pembalap memenangkan gelar juara di musim debutnya dan mengulanginya di tahun kedua, maka yang hadir dalam benak adalah dia bisa memenangkannya sebanyak lima hingga atau enam kali lagi. Oleh karena itu sangat penting untuk bisa mengalahkannya,” ujar Lorenzo seperti dikutip dari Indowins, Rabu (20/4/2016).

“Anda tidak bisa berada selalu di atas, namun di saat bersamaan Anda juga bisa bangkit dari dasar. Segalanya bisa berubah jadi Anda tidak bisa berhenti bekerja, dan mencoba untuk membuktikan diri,” jelas Por Fuera – julukan Lorenzo.