Sementara Evans

Pembalap Tim Pertamina Campos Racing Sapa Fans di Sentul

BeritaBintang

Pembalap Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael dan Mitch Evans memutuskan untuk mengunjungi Indonesia di tengah jeda musim panas kompetisi GP2. Pada kesempatan tersebut, kedua pembalap tersebut menyempatkan diri untuk menyapa fans yang ada di Indonesia.

Pembalap GP2 Antonio Giovinazzi, yang juga didukung Pertamina dan Jagonya Ayam KFC Indonesia, turut hadir di acara ini. Mereka tak hanya menyapa semua undangan, tetapi juga memberi pengalaman balap. Bahkan pada acara taxi drive, Sean, Evans, dan Giovinazzi akan memberikan pengalaman tak terlupakan kepada sejumlah fans yang terpilih untuk merasakan kecepatan mobil Lamborghini dengan duduk di samping kemudi mereka.

“Senang rasanya bisa bertemu dan menyapa hangat fans kami setelah menjalani musim balapan GP2 yang padat. Apalagi kami juga bisa berbagi cerita dan pengalaman serta mengajak mereka duduk satu kokpit mencicipi kecepatan mobil Lamborghini. Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada para sponsor yang telah memberi dukungan sehingga kami bisa membalap,” kata Sean seperti dalam pernyataan pers yang diterima Bintangbola.co, Selasa (2/8/2016).

Hal senada juga diungkapkan Evans dan Giovinazzi. Bagi mereka acara ini juga menjadi pengalaman baru dan selingan yang menyenangkan pada masa istirahat balapan selama tiga pekan. “Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan sponsor. Tentu kami akan selalu berupaya keras untuk mendapatkan hasil yang bagus di setiap balapan,” kata Giovinazzi.

Dari separuh musim balapan GP2 pada 2016, ketiga pembalap sudah meraih hasil yang fantastis. Giovinazzi dua kali tampil sebagai juara di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, dan dua kali menjadi runner-up di Silverstone dan Hungaroring. Sementara Evans, sekali juara di Red Bull Ring dan lima kali menduduki posisi lima besar. Adapun Sean yang tampil untuk pertama kali secara penuh pada musim balapan GP2 sudah mendapatkan poin di Baku City dan podium kedua di Sirkuit Red Bull Ring.

Pihak Jagonya Ayam KFC Indonesia sangat senang dengan penampilan Sean dan kawan-kawan. Apalagi, nama Jagonya Ayam kini sudah semakin dikenal sebagai tim balap asal Indonesia.

“Setelah berlaga di Formula 3 Eropa dan World Series by Renault 3.5, kami terus mencoba ke tahapan yang lebih tinggi. Sekarang, kami sudah berada di GP2, satu langkah lagi menuju Formula 1,” kata pemilik Jagonya Ayam KFC Indonesia, Ricardo Gelael.

Sean Gelael Mengaku Tak Beruntung di Balapan Sprint Race

BeritaBintang – Pembalap Inggris, Jordan King, berhasil menjadi pembalap tercepat di balapan bertajuk sprint race pada kompetisi GP2 seri Red Bull Ring, Austria. Namun sayang, pada balapan tersebut pembalap Indonesia yang membela Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael, harus keluar dari lintasan karena mengalami kecelakaan.

Balapan yang diselenggarakan Minggu, (3/7/2016), harus dimulai dengan panduan safety car. Para pembalap baru bisa menggeber mobilnya di putaran kedua. Awalnya, Sean bisa menguasai mobil dengan baik.

Akan tetapi, memasuki tikungan ketiga, Sean yang bergerak dari lintasan luar untuk belok ke kanan tak bisa menghindarkan senggolan dengan mobil pic yang bergerak ke lintasan dalam. Mobil Sean pun melintir dan masuk ke area pasir (gravel) dan tidak bisa melanjutkan balapan. Sementara Evans masih bisa membalap secara konsisten untuk mempertahankan posisinya.

“Ya, kali ini saya tidak beruntung. Memang balapan yang tidak mudah karena kondisi lintasan basah dan lomba dimulai dengan panduan mobil pengaman. Sebenarnya saya sudah berupaya membalap aman, namun tetap saja tak bisa menghindarkan insiden,” kata Sean seperti dalam pernyataan resmi yang diterima Panduan Judi Online, Minggu (3/7/2016).

Sean yang pada balapan feature race berhasil meraih podium dua dan mengibarkan bendera Merah Putih terpaksa tanpa poin di sprint race. Meski begitu, pembalap 19 tahun tersebut sudah mendapatkan 24 poin dari total empat seri yang dijalani. Hasil tersebut membuat dirinya kini berada di posisi 12 dalam klasemen sementara.