Sedangkan Kvyat

Lewat Babak Overtime, Raptors Bungkam Miami Heat di Semifinal

BeritaBintang  – Toronto Raptors membuat kejutan dengan mengalahkan Miami Heat di pertandingan kedua babak semifinal playoff NBA, Jumat (6/5/2016). Lewat babak overtime, Raptors menundukkan Heat dengan skor 96-92.

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri di Air Canada Centre, Raptors langsung tampil mendominasi di kuarter pertama. Tuan rumah merebut kemenangan di kuarter pembuka dengan selisih sepuluh poin, 29-19.

Namun Heat berhasil bangkit di kuarter dua dan tiga dengan mengalahkan tuan rumah, 19-22 dan 15-24. Di kuarter keempat, Heat menyamakan skor menjadi 86-86 sehingga kedua tim harus melanjutkan pertandingan di babak overtime.

Di babak tambahan tersebut, Heat takluk setelah Raptors menutup overtime degan kemenanangan 10-6. Hasil akhir 96-92 sudah cukup mengantar Raptors pada kemenangan pertama mereka di semifinal playoff NBA musim ini.

Dengan hasil tersebut, Heat dan Raptors sama-sama memenangkan satu pertandingan dan kalah satu pertandingan. Pada laga sebelumnya, 3 Mei 2016, Heat menang 102-96.

Kedua tim akan kembali tampil pada lanjutan babak semifinal playoff NBA, Minggu (8/5/2016) di AmericanAirlines Arena

Daniil Kvyat Kehilangan Posisinya di Red Bull

BeritaBintang –Pembalap Tim Red Bull, Daniil Kvyat, merupakan salah satu sosok muda yang sangat menjanjikan. Namun kala mengaspal di Sirkuit Sochi Autodrom pada Minggu 1 Mei 2016, keadaan yang terjadi justru bagai sebuah bencana.

Ya, belum sampai menghabiskan putaran pertamanya, pembalap asal Rusia tersebut menabrak jet darat Ferrari yang dikendarai Sebastian Vettel. Bahkan, Vettel harus menahan geram lantaran race-nya berakhir di tembok pembatas sirkuit setelah diseruduk dua kali oleh Kvyat.

Tak ayal, atas kejadian tersebut mobil rekannya Ricciardo harus masuk pit untuk perbaikan mobil. Alhasil, kedua driver Red Bull tetap bisa finis namun gagal mendapat poin.

Penasihat Tim Red Bull, Helmut Marko, menyebut cara mengemudi Kvyat tak bisa diterima. Marko memastikan timnya akan meminta keterangan Kvyat soal insiden tersebut.

“Telat mengerem dan menabrak pembalap lain di depan pendukunganya sendiri mungkin masih bisa diterima. Namun jika melakukannya sampai dua kali, itu tak bisa diterima,” kata Marko, menukil  dari Motorsport, Kamis (5/5/2016).

Dengan kejadian insiden tersebut, posisi Kvyat digantikan pembalap muda, Max Verstappen. Sedangkan Kvyat akan mengemudikan jet darat Toro Rosso hingga akhir musim ini.