Sebelumnya Vettel

Pirelli Umumkan Penyebab Ban Vettel Meledak

BeritaBintang – Pirelli telah menyelesaikan hasil investigasi mereka soal insiden yang menimpa Sebastian Vettel pada balapan Grand Prix (GP) Belgia lalu. Hasil investigasi akan diumumkan pada balapan di Monza akhir pekan nanti.

Pabrikan ban asal Italia juga mengumumkan akan membawa jenis ban yang sama yaitu medium dan soft sama pada balapan yang berlangsung di Monza, seperti yang digunakan di Spa, Belgia.

Bagaimanapun juga, ban lembut dan dari medium dan keras pernah digunakan Pirelli pada tahun lalu di Monza. Balapan sebanyak 53 lap itu dimenangkan pembalap Inggris, Lewis Hamilton untuk Mercedes.

“Kami telah menyelesaikan penyelidikan ban Sebastian Vettel di Spa. Kesimpulan rinci dari analisis teknis akan disajikan di Monza,” kata direktur olahraga Pirelli, Paul Hembery

Sebelumnya Vettel sempat murka ketika ban yang digunakannya terbakar pada balapan di Spa. Kejadian tersebut juga sempat membuat hubungan Pirelli-Ferrari dikabarkan pecah. β€œHal seperti itu tidak bisa dibiarkan terjadi. Harus total dihentikan. Jika itu terjadi 200 meter sebelumnya, saya tidak berdiri di sini sekarang,” tegas juara dunia empat kali itu.

Tak hanya Vettel, letusan ban juga dialami Nico Rosberg di sesi latihan. Beruntung ia lolos dari cedera serius. Pihak Pirelli sendiri berkilah bahwa letusan terjadi karena Vettel hanya sekali masuk paddock sebelum mengarungi 28 putaran panjang dan mengakibatkan ban menjadi aus.

Ferrari-Pirelli Berdamai di Italia

BeritaBintang – Ferrari dan Pirelli dikabarkan akan bertemu di Monza, Italia, membicarakan insiden pecah ban yang dialami oleh pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, di GP Belgia, pekan lalu.

Sebelumnya Vettel mengalami insiden pecah ban di putaran terakhir GP Belgiayang digelar di Sirkuit Spa. Usai insiden itu, Vettel melancarkan serangan pada penyuplai ban di Formula 1 tersebut. Vettel menyatakan dirinya tidak melakukan kesalahan atau keluar jalur. Ia lantas menuding Pirelli-lah yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Ocehan dari pebalap Jerman tersebut tak ayal memicu adu mulut antara Ferrari dan Pirelli. Kubu Pirelli menyoroti strategi Vettel yang hanya melakukan satu kali pitstop — di putaran ke-27. Namun Ferrari membela pebalap mereka dan mengatakan bahwa mereka menerapkan strategi tersebut atas restu Pirelli.

Direktur Balapan Pirelli, Paul Hembery, menegaskan bahwa mereka pernah mengajukan rencana pembatasan penggunaan ban — sebanyak 22 putaran untuk ban tipe medium. “Kami selalu dianggap bodoh,” kata Hembery kepada media Jerman, Bild. “Para mekanik mendorong mobil hingga ke batas teratas dengan mengorbankan ban. Kini kami akan mempertimbangkan adanya jumlah maksimal putaran untuk masing-masing tipe ban.”

Hembery kemudian mengungkapkan keinginannya “berdamai” dengan bos Ferari, Maurizio Arrivabene, dan juga kepala teknik Ferrari, James Allison. “Kami selalu bertujuan memiliki kerja sama yang baik dengan Ferrari. Maka kami akan duduk bersama dan mencari solusi.”

Pada GP Monza yang akan berlangsung 7 September nanti, topik seputar ban diperkirakan akan menjadi isu hangat. Kemarahan Vettel sendiri terjadi hanya dua hari setelah Nico Rosberg mengalami hal yang sama di sesi latihan bebas. Seperti Vettel, Rosberg juga merasa tidak puas dengan penjelasan yang diberikan Pirelli.