Sebelumnya Amokrane Sabet

Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Penembakan Amokrane Sabet

BeritaBintang –Mabes Polri akan menyelidiki penembakan oleh aparat kepolisian terhadap warga negara Prancis, Amokrane Sabet, di Bali.

Akibat tembakan tersebut, mantan atlet Mixed Martial Arts (MMA) itu tewas. Sebelumnya Amokrane Sabet sendiri juga menusuk polisi bernama Putu Sudiarta dengan delapan luka tusukan hingga tewas.

“Nanti akan dilihat dan dievaluasi sejauh mana kelayakan tindakan-tindakan yang dilakukan petugas di lapangan. Itu akan dievaluasi oleh Propam. Propam akan mengevaluasi apakah tindakan ini sudah sesuai aturan prosedur atau tidak,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Mantan Kapolda Banten ini mengatakan, anggota kepolisian yang menembak Amokrane Sabet bisa dijatuhkan sanksi. Namun, harus dilihat kembali bagaimana kronologi sehingga peluru tersebut dilepaskan. Lalu, apakah korban sendiri membahayakan jika tetap dibiarkan.

“Tindakan sanksi bisa saja dilakukan, tetapi yang jelas semua nanti. Memang di satu sisi yang bersangkutan (Amokrane) telah menghilangkan nyawa seorang anggota polisi di sana. Sehingga ketika dilakukan penangkapan ada perlawanan, petugas akhirnya melepaskan tembakan untuk menghentikan tindakan pelaku. Pelaku sudah dilumpuhkan, dia tetap saja melawan,” katanya.