Scuderia Ferrari

Hot Sport: Hamilton Terbantu Kualitas Fantastis W07 Hybrid

BeritaBintang   –  MERCEDES mengeluarkan mobil W07 Hybrid untuk pembalapnya berlaga di Formula One (F1) 2016. Salah satu pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengaku bangga dan sangat terbantu dengan kualitas fantastis mobilnya.

Hamilton menyorot kinerja W07 Hybrid ketika bertarung di GP Rusia, Minggu 1 Mei 2016 malam WIB. Menurut pembalap berusia 31 tahun itu, mobilnya telah bekerja dengan luar biasa hingga membawanya finis di posisi yang baik.

Saat berlaga di Sirkuit Sochi Autodrom tersebut, Hamilton memang tampil impresif. Pembalap berkebangsaan Inggris itu memulai balapan dari posisi yang tidak memuaskan yakni posisi 10.

Namun posisi tersebut tidak memberikan akhir yang buruk untuknya. Berkat beberapa insiden yang melibatkan pembalap di depannya, disertai dengan kemampuan mobil dan kualitas yang dimilikinya, Hamilton mampu finis di posisi dua.

Hasil tersebut pun menjaga asa juara dunia tiga kali F1 itu untuk menjadi kembali menjuarai kompetisi musim ini. Sebab jika tidak bisa mendapat bagus di GP Rusia, maka ia akan tertinggal lebih jauh dari rekan setimnya Nico Rosberg yang saat ini masih nyaman bertengger di puncak klasemen pembalap sementara.

Hamilton sekarang duduk di posisi dua klasemen dengan raihan 57 poin. Ia tertinggal 43 poin dari Rosberg dan unggul 14 poin dari driver Scuderia Ferrari, Kimi Raikkonen, yang bertengger di peringkat ketiga.

Vettel: F1 Sebaiknya Menggunakan Mesin Naturally Aspirated

BeritaBintang –Pembalap tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, mengatakan sebaiknya power unit Formula One diganti menggunakan mesin dengan daya hisap piston, yang dinamakan Naturally Aspirated. Sebab, penggunaan daya tersebut dapat mengurangi biaya pasokan di ajang balap Formula One (F1).

Pembalap F1 mendapatkan jatah lima mesin turbo selama satu musim. Lantas untuk biaya operasional mesin tersebut bisa menelan biaya sebesar USD320 juta per tahun atau setara Rp 4,3 triliun.

Para kontestan jet darat saat ini menggunakan mesin V6 hybrid yang kabarnya akan digunakan hingga tahun 2020. Menggunakan mesin turbo tersebut dinilai sebuah langkah pemborosan.

“Saya pikir peraturan mesin saat ini terlalu mahal, dan akan sangat bermanfaat jika ada suatu alternatif lain untuk memangkas biaya yang tinggi,” ucap Vettel mengutip Indowins, Senin (11/4/2016).

“Saya tetap berpegang pada apa yang saya katakan bahwa power unit ini terlalu mahal. Mereka telah menghabiskan banyak uang. Kami telah berusaha untuk mengikuti perubahan aturan, saya pikir banyak masalah yang kita hadapi sekarang, lantas membuat kita terjebak di dalamnya,” pungkas pembalap berusia 28 tahun tersebut.

Pembalap Termuda F1 Belum Mau Memikirkan Masa Depan

BeritaBintang –Pembalap Tim Toro Rosso, Max Verstappen, belum mau membicarakan mengenai masa depannya di ajang balap Formula One (F1). Pilot asal Belanda itu memilih untuk fokus bersama timnya dalam mengarungi F1 musim 2016.

Sosok Verstappen memang sangat fenomenal musim lalu. Ia berhasil memecahkan rekor sebagai pembalap termuda yang berlaga di ajang sekelas F1. Saat pertama kali tampil, Verstappen masih berusia 17 tahun 166 hari.

Tidak hanya sampai situ. Pembalap yang kini berusia 18 tahun tersebut menjadi pembalap termuda yang mampu meraih poin. Verstappen berhasil mengumpulkan 49 angka di akhir musim 2015. Tak hayal banyak yang membicarakan Verstappen setelahnya, termasuk mengenai masa depannya.

Setidaknya, ada tiga tim yang diperkirakan akan menjadi pelabuhan selanjutnya putra pasangan Sophie Kumpen dan Jos Verstappen tersebut. Tim yang dimaksud yakni Scuderia Ferrari, Mercedes, serta Red Bull.

“Saya sangat senang di Toro Rosso untuk saat ini dan ingin belajar lebih banyak. Baru setelahnya kita lihat di mana saya akan berada,” jelas Verstappen, seperti dikutip dari The News, Minggu (13/3/2016).

Top Sport: Tiga Pembalap yang Berpeluang Besar Juara F1 2016

BeritaBintang –Formula One (F1) 2016 akan berlangsung sekira sepekan lagi. Para pencinta ajang balap mobil kelas mobil kelas utama ini pun mulai bertanya-tanya dan memprediksi siapa yang akan berpesta di akhir musim nanti.

Jika melihat jalannya pertarungan musim lalu, pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, tentu masih menjadi unggulan. Pembalap berusia 31 tahun itu dinilai mempunyai peluang besar untuk mempertahankan gelar juara dunia di F1 2015.

Meski demikian, Hamilton tidak sendirian. Setidaknya ada dua pembalap lain yang diyakini akan mampu menyaingi penampilannya di atas lintasan balap musim ini. Mereka adalah rekan setim Hamilton yakni Nico Rosberg dan pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel.

Lantas, seberapa besar peluang yang dimiliki Vettel, Rosberg, dan Hamilton di musim ini? Berikut gambaran peluang ketiganya dalam memperebutkan gelar juara dunia F1 2016, seperti dirangkum Okezone, Jumat (11/3/2016):

1. Sebastian Vettel (Ferrari)

Vettel menyelesaikan kompetisi F1 2015 di posisi tiga dengan raihan 278 poin. Bisa dikatakan, hanya pembalap berkebangsaan Jerman itu yang bisa mengacaukan dominasi Rosberg dan Hamilton musim lalu. Sebanyak 13 dari 19 seri berakhir podium baginya, dengan tiga di antaranya adalah podium pertama.

Dengan bekal musim lalu, Vettel diyakini akan kembali merusak dominasi duo Mercedes musim ini. Apalagi selama dua edisi tes pramusim di Sirkuit Katalunya, Barcelona, beberapa waktu lalu, pembalap berusia 28 tahun itu mampu mengalahkan catatan waktu terbaik milik Rosberg dan Hamilton.

Vettel diprediksi memiliki peluang yang sama besar dengan Rosberg untuk menjadi juara. Meski demikian, peluang mantan driver Red Bull tersebut diyakini tidak lebih besar ketimbang Hamilton. Kualitas mobil Ferrari yang dinilai masih sedikit tertinggal dari mobil Mercedes, menjadi alasannya.

2. Nico Rosberg (Mercedes)

Kualitas mobil Mercedes sangat mendukung peluang Rosberg menjadi juara F1 2016. Meski secara skill bisa dikatakan masih kalah dari Vettel, berkat perkembangan mobil Mercedes, pembalap berusia 30 tahun itu memiliki peluang yang sama.

Musim lalu Rosberg finis di posisi dua dengan raihan 322 poin. Total 15 seri berhasil diakhirinya di atas podium, dengan enam di antaranya berada di podium pertama. Tidak hanya raihan musim lalu, hasil di tes pramusim juga bisa menjadi bekal untuk menjalani musim ini.

Rosberg mengakhiri tes pramusim dengan bertengger di posisi tiga. Pembalap berkebangsaan Jerman itu mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 23,022 detik dari 656 lap. Ia unggul 0,6 detik dari rekan setimnya Hamilton. Apabila bisa konsisten mempertahankan penampilannya, bukan tidak mungkin mantan pembalap Williams tersebut merebut gelar juara dunia F1 pertamanya.

3. Lewis Hamilton (Mercedes)

Banyak yang berpendapat, sulit bagi pembalap mana pun untuk menyamai apa yang dimiliki Hamilton saat ini. Pembalap berusia 31 tahun itu dinilai memiliki paket lengkap, paket yang menjadi impian semua pembalap di dunia yakni skill dan kualitas mobil yang luar biasa.

Gelar juara dalam dua musim beruntun sudah cukup menjadi buktinya. Lalu jika menyoroti kembali penampilannya musim lalu, Hamilton pun dinilai memiliki bekal yang sangat baik untuk mencetak hattrick juara pada musim ini.

Pembalap berpaspor Inggris itu memang tampil inkonsisten selama tes pramusim, hingga pada akhirnya hanya menduduki posisi 10 dengan catatan waktu terbaiknya adalah 1 menit 23,622 detik. Tapi, hasil di tes pramusim bisa dikatakan bukan jaminannya tampil buruk.

Selama ini, Hamilton dinilai ibarat Valentino Rossi di MotoGP, yang tampil kurang meyakinkan di tes, namun begitu menggila saat lomba dimulai. Karena itu, pantas apabila menyebut Hamilton memiliki peluang terbesar untuk menjadi juara F1 2016.

Manor Hanya Ingin Jadi Tim Kecil yang Solid

BeritaBintang –   Indonesia boleh saja gembar-gembor melihat pembalap kebanggaan Tanah Air, Rio Haryanto gabung Manor Racing untuk tampil di Formula One (F1) musim ini bersama Pascal Wehrlein. Meski begitu fakta tetap membuktikan, bahwa Manor hanya tim kecil F1.

Sebelumnya Rio sempat berucap bahwa targetnya musim ini tidak muluk-muluk dan hanya ingin meraih poin. Pembalap berusia 23 tahun realistis dan mengakui bahwa Manor bukan tim besar di F1, ia hanya ingin berprestasi dan meraih poin di musim perdananya pada ajang Jet Darat bergengsi dunia.

Sepaham dengan Rio. Direktur Balap Manor, Dave Ryan, juga tidak memberi target tinggi untuk Manor di F1 2016. Tim asal Inggris itu tidak ambisius menyaingi Mercedes atau Scuderia Ferrari.

“Saya punya target jelas untuk melakukan yang saya ingin lakukan. Kami ingin jadi tim yang jujur dan solid, itu yang tengah kami bangun. Kami lebih suka berpikir bisa jadi tim papan tengah yang baik, dan di atasnya menjadi tim papan tengah yang kuat, tim independen yang benar kuat,” papar Ryan di BintangBoLa, Rabu (24/2/2016).

“Kami akan selalu menjadi independen, jadi berpikir kami bisa berkompetisi dengan Mercedes itu tidak realistis, tapi kami jelas bisa membidik sebagai tim independen terbaik. Kami tim terkecil dengan jarak yang besar. Kami banyak melakukan berbagai hal sendiri, dan membuat segalanya mungkin bagi kami sendiri,” terangnya.

“Kami tak akan pernah jadi tim besar, kami tak ingin menjadi tim besar – kami akan mengatakannya sekarang. Kami tetap tim kecil, tapi ingin efisien dan mendapat nilai baik dari apa yang kami miliki. Itu tujuan kami,” pungkas Ryan.

Rio Haryanto Lengkapi Line-Up Driver F1 2016

BeritaBintang –    Rio Haryanto sudah dipastikan bakal ikut balapan di Formula One (F1) 2016. Kesepakatan dengan Tim Manor Racing sudah terjalin, driver Tanah Air berusia 23 tahun itu akan ikut membalap semusim penuh. Dengan ini, lengkap sudah line-up driver seluruh konstruktor yang akan berlaga.

Rio sendiri nantinya akan bertandem dengan pembalap muda asal Jerman, Pascal Wehrlein. Rio dan Wehrlein nantinya akan bersaing dengan pembalap-pembalap top dunia.

Musim ini, Mercedes AMG masih mengandalkan duet Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Sementara itu, Scuderia Ferrari hadir dengan duet Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen. Tak ketinggalan Williams Racing juga diprediksi akan mengejutkan dengan duo Valtteri Bottas-Felipe Massa.

Berikut ini susunan lengkap para driver F1 untuk musim 2016:

Mercedes AMG

Lewis Hamilton
Nico Rosberg

Scuderia Ferrari
Sebastian Vettel
Kimi Raikkonen

Red Bull Racing
Daniel Ricciardo
Daniil Kvyat

Williams Racing
Valtteri Bottas
Felipe Massa

Force India
Sergio Perez
Nico Hulkenberg

Toro Rosso
Max Verstappen
Carlos Sainz

Sauber
Marcus Ericsson
Felipe Nasr

McLaren
Fernando Alonso
Jenson Button

Renault Racing
Kevin Magnussen
Jolyon Palmer

Manor Racing
Pascal Wehrlein
Rio Haryanto

Haas F1
Romain Grosjean
Esteban Gutierrez

Cara Sederhana Vettel Rayakan Natal dan Tahun Baru

BeritaBintang –   Juara empat kali Formula One (F1) yang membalap untuk Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel gagal menghentikan dominasi duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg musim ini. Ia namun tak putus asa dan siap bertarung kembali tahun depan.

Di momen Natal dan jelang Tahun Baru ini pria asal Jerman tak merayakannya secara berlebihan. Vettel punya cara sederhana dengan menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga dan teman-temannya. Hal yang tak bisa ia lakukan saat terlibat musim balap F1 karena Vettel lebih sering menginap di hotel dalam melakoni kalender tahunan.

“Jeda musim dingin sangat singkat dan saya lebih sering tinggal di hotel sebelumnya. Jadi saya akan menikmati waktu di rumah, di mana saya bisa santai dan menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-teman,” ucap Vettel diberitakan Bioskop168 , Sabtu (26/12/2015).

Resolusi pun telah diungkapkan Vettel untuk F1 2016. Yakni meruntuhkan dominasi Mercedes yang terjadi dua musim beruntun dan meningkatkan kemampuan mobil Ferrari di berbagai aspeknya.

“Kami ingin kompetitif tahun depan melawan Mercedes jadi saya tak bisa bicara detil dan mengungkap rahasia kami. faktanya adalah kami harus meningkatkan kemampuan mobil di banyak area seperti aero, mesin dan lainnya. Hasil musim ini saya rasa ada di jalan yang benar, jadi kami sekarang hanya harus fokus,” terang Vettel.

F1 Diminta Tiru Sepakbola

BeritaBintang –  Formula One (F1) kembali mendapat kritik mengenai kebijakan dan aturan yang diterapkan dalam beberapa musim terakhir ini. Kali ini kritik tersebut datang dari pembalap Tim McLaren-Honda, Fernando Alonso.

Ia mengungkapkan kebijakan F1 yang ada sekarang terlalu melindungi tim-tim kecil dan seakan melupakan tim-tim besar. Padahal, kata Alonso, hal seperti itu tidak terjadi di olahraga lain, seperti sepakbola.

Sang pembalap 34 tahun pun meminta F1 meniru apa yang dilakukan di dunia sepakbola. Menurutnya, tidak seharusnya kompetisi balap mobil kelas primer tersebut membagi fokus khusus ke tim-tim kecil.

“Real Madrid bisa membeli beberapa pemain dan tim-tim lain tidak. Tapi, mereka tidak perlu meminta maaf untuk hal itu,” kata Alonso, sebagaimana diberitakan Bioskop168 , Juma’t (18/12/2015).

“Di F1 selalu ada keharusan untuk melindungi tim-tim yang lebih kecil. Seharusnya jika mereka (tim kecil) tidak bisa uji coba, maka mereka tidak perlu melakukan itu. Itu hal yang natural di olahraga,” sambung mantan pembalap Scuderia Ferrari tersebut.

Mercedes Kuasai Grid Depan GP Abu Dhabi, Vettel Hancur Lebur

BeritaBintang –   Driver Mercedes AMG, Nico Rosberg, sukses merebut pole position setelah menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi GP Abu Dhabi, Sabtu (28/11/2015) malam WIB. Driver berkebangsaan Jerman itu pun tercatat sukses meraih pole di Sirkuit Yas Marina dalam enam tahun terakhir.

Mendominasi sejak awal, Rosberg sukses mengungguli sang rekan setim yang sudah dipastikan jadi juara dunia musim ini, Lewis Hamilton.

Rosberg dan Hamilton sendiri sempat bersaing ketat. Keduanya bergantian menempati posisi pertama hingga menit akhir sesi. Hamilton mencetak catatan waktu terbaik 1 menit 40.614 detik. Namun, di detik-detik akhir sesi, Rosberg mampu mengungguli catatan waktu The Boss dan merebut posisi pertama. Rosberg unggul 0.377 detik atas tiga kali juara dunia F1 itu.

Sementara itu, kejutan datang dari andalan Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel. Semua akibat mobil SF15-T-nya kehilangan tenaga, dan harus puas start dari posisi ke-16! Hasil kontradiktif justru diraih sang tandem, Kimi Raikkonen. The Iceman tampil cukup impresif dan sukses merebut posisi start ketiga.

Tak ketinggalan, Force India terus melanjutkan performa apik dengan keberhasilan Sergio Perez menempati posisi start keempat. Sementara sang rekan setim, Nico Hulkenberg, dipastikan akan start dari posisi ketujuh.

Berikut Hasil Lengkap Sesi Kualifikasi GP Abu Dhabi, seperti dimuat Crash, Sabtu (28/11/2015):

1. Nico Rosberg GER Mercedes-Mercedes 1:40.237
2. Lewis Hamilton GBR Mercedes-Mercedes 1:40.614
3. Kimi Raikkonen FIN Ferrari-Ferrari 1:41.051
4. Sergio Perez MEX Force India-Mercedes 1:41.184
5. Daniel Ricciardo AUS Red Bull-Renault 1:41.444
6. Valtteri Bottas FIN Williams-Mercedes 1:41.656
7. Nico Hulkenberg GER Force India-Mercedes 1:41.686
8. Felipe Massa BRZ Williams-Mercedes 1:41.759
9. Daniil Kvyat RUS Red Bull-Renault 1:41.933
10. Carlos Sainz Jr ESP Toro Rosso-Renault 1:42.708
11. Max Verstappen NED Toro Rosso-Renault 1:42.521
12. Jenson Button GBR McLaren-Honda 1:42.668
13. Pastor Maldonado VEN Lotus-Mercedes 1:42.807
14. Felipe Nasr BRZ Sauber-Ferrari 1:43.614
15. Romain Grosjean FRA Lotus-Mercedes No Q2 time
16. Sebastian Vettel GER Ferrari-Ferrari 1:42.941
17. Fernando Alonso ESP McLaren-Honda 1:43.187
18. Marcus Ericsson SWE Sauber-Ferrari 1:43.838s
19. Will Stevens GBR Manor Marussia-Ferrari 1:46.297
20. Roberto Merhi ESP Manor Marussia-Ferrari 1:47.434

Kemenangan Vettel Bikin Ngeri Rosberg

BeritaBintangBARCELONA – Nico Rosberg mengaku takut dengan kemenangan perdana yang diraih Sebastian Vettel di Malaysia, Minggu 29 Maret 2015. Bagi pembalap Mercedes, hasil tersebut mengejutkan banyak kalangan.

Kemenangan yang diraih Vettel itu juga menandakan pertama kalinya Scuderia Ferrari meraih podium utama dalam kurun waktu 34 balapan. Tercatat terakhir kali tim Kuda Jingkrak meraih juara serie pada Mei 2013.

Dalam rekor pribadi, Vettel yang merupakan juara dunia empat kali beruntun itu berarti telah memenangkan 40 balapan sepanjang kariernya. Sekaligus kemenangan pertamanya saat membela Ferrari.

“Setelah kemenangan kami di Australia, saya katakan bahwa saya ingin melihat pertunjukkan yang lebih baik dan berharap Ferrari bisa menantang kami, tapi tentunya kami tidak ingin dikalahkan mereka,” ucap Rosberg.

“Saya sangat berharap banyak dari Sebastian Vettel dan Ferrari. Tapi tidak seperti ini juga karena hasil tersebut mengejutkan saya. Vettel membalap dengan sangat baik,” terang pembalap yang tahun lalu menduduki runner up di klasemen akhir F1.