Satria Muda Pertamina

CLS dan Pelita Jaya Memburu Sejarah Baru

BeritaBintang –Kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia bakal memiliki juara baru di tahun ini. CLS Knights Surabaya dan Pelita Jaya Jakarta berhasil mematahkan dominasi M88 Aspac dan Satria Muda Pertamina. CLS dan Pelita akan bertarung di final Indonesian Basketball League (IBL) 2016.

Partai final IBL mengusung format best of three. Artinya tim yang berhasil menang dua kali akan menjadi juara. Laga pertama final dihelat Kamis (26/5/2016). Final kedua dilaksanakan Sabtu (28/5/2016). Jika diperlukan partai ketiga digelar hari Minggu (29/5/2016). Seluruh laga final digelar di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta.

Baik CLS maupun Pelita sama-sama optimistis akan menjadi juara baru. CLS tak mau jumawa meski di musim reguler selalu mampu mengalahkan Pelita dalam tiga kali pertemuan.

“Babak playoffs dan final tentunya beda dengan babak regular season. Semuanya pasti mau menang. Meski kami tiga kali mengalahkan mereka, buktinya di semifinal kemarin kami menang dengan susah payah melawan Satria Muda. Yang pasti target kita adalah juara. Terserah mereka akan meladeni kami dengan bermain cepat atau lambat, kami siap tabrak dan fight di lapangan. CLS harus “believe” musim ini menjadi juara,” komentar Wahyu Widayat Jati, pelatih CLS Knights Surabaya.

“Kekuataan mereka terletak di posisi bigman dan mereka dihuni oleh kumpulan para pemain Nasional. Ibarat supermarket mereka itu kelas Premium (semuanya lengkap dan ada). Tapi mereka juga punya kelemahan yakni rata-rata mereka berada di usia emas, sedangkan di tim saya hanya 4 pemain senior (Mario Wuysang, Febri, Sandy, Thoyib), sisanya adalah pemain muda,” imbuhnya lagi.

Sementara pelatih Pelita, Benjamin Alvarezsipin III, ingin membalas tiga kekalahan di musim reguler. Coach Benji akan memanfaatkan momentum main di Jakarta.

“Saya katakan kepada para pemain jika kita kalah di final mungkin rekor pertemuan kami menghadapi CLS menjadi lima kali kalah selama musim ini. Tapi mengapa kita tidak membalas kekalahan tersebut dengan mengalahkan mereka di babak final di dua pertemuan saja dan saya yakin hal ini bisa saja terjadi. Pelita Jaya sudah bekerja keras menjadi juara pre season kemarin dan kini melangkah ke final, kami harus ambil kesempatan itu,” kata coach Benji.

Bersamaan dengan final IBL, promotor Starting5 juga akan menggelar final Women’s Basketball League (WIBL) 2016 yang memeprtemukan Surabaya Fever dengan Tomang Sakti Merpati Bali. Final WIBL juga memakai format best of three.

 

Lawan Satria Muda, Aspac Siap Tunjukkan Mental Juara

BeritaBintang – M88 Aspac Jakarta sudah harus berhadapan dengan lawan tangguh di pertandingan perdana Indonesian Basketball League (IBL) 2016. Juara bertahan IBL musim lalu, Satria Muda (SM) Pertamina adalah lawan yang harus ditumbangkan Mario Gerungan cs.

Di ajang pre-season kemarin, tim besutan Jugianto Kuntardjo ini mampu menembus partai puncak. Sayang, dalam pertandingan tersebut Aspac harus menyerah dari Pelita Jaya Energi Mega Persada 59-62.

Jugianto yang didapuk menjadi pelatih anyar Aspac menggantikan Rastafari Horongbala, mengatakan jika timnya tak punya persiapan khusus jelang laga nanti. Namun sisi defense adalah fokus utama yang jadi perhatiannya.

“Kita tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi. Hanya lewat komitmen dengan pemain. Soal teknis kami fokus di pertahanan saja. Jadi secara kesuluruhan kami harus bekerja keras,” ujar Jugianto kepada wartawan.

“Bertanding melawan SM (Satria Muda Pertamina) bukan hanya dengan hanya kualitas teknik saja yang dibutuhkan. Tapi, setiap pemain harus bermain dengan mental juara mereka. Harus dengan strategi pelatih juga.

Sementara itu, pelatih Satria Muda Pertamina, Cokorda Raka Satrya Wibawa juga tak sedikit pun menganggap remeh calon lawannya tersebut. Pria yang akrab disapa Coach Wiwin ini sadar betul calon lawannya adalah finalis pre-season IBL 2016.

“Aspac punya modal yang bagus di pre-season. Kerjasama timnya sangat solid. Kelemahan kami yang terlihat di pre-season sudah kami perbaiki. Yang jelas dari pre-season kemarin kita banyak ambil pelajaran,” ujar Coach Wiwin.

Coach Wiwin juga tetap optimis jika SM Pertamina yang mengandalkan pilar lokal dalam mengarungi musim ini, akan tetap mampu bersaing.

“Seperti yang saya katakan kemarin waktu launching tim, kita tetap mengandalkan pemain lokal, karena saya percaya pemain lokal punya kualitas tak kalah dari pemain naturalisasi.

Laga antara M88 Aspac Jakarta kontra SM Pertamina akan digelar di Hall A Basket Senayan, Sabtu 9 Januari 2016, mulai pukul 18.00 WIB.

Duel Sengit Warnai Hari Kedua IBL Seri Malang

BeritaBintang – Indonesia Basketball League Seri Malang sudah memasuki hari kedua pada Sabtu 30 Januari 2016. Dan ada duel sengit yang bakal tersaji di GOR Bimasakti pada hari kedua ini.

Seri II bakal diawali oleh duel antara Satya Wacana Salatiga kontra Hang Tuah Sumatera Selatan. Pertandingan akan dihelat pada pukul 13.00 WIB.
Selanjutnya, tuan rumah Bimasakti Nikko Steel akan menghadapi NSH Jakarta. Laga ini juga diprediksi berlangsung sengit mengingat keduanya berhasil meraih kemenangan di partai pembuka Seri II kemarin.
Pertandingan ketiga tak kalah menarik. Pelita Jaya Energi Mega Persada akan ditantang oleh Stadium Happy 8.
Dan sebagai penutup, juara kompetisi bola basket tertinggi Tanah Air musim lalu, Satria Muda Pertamina, akan beradu kuat dengan CLS Knights.
Kemarin, CLS menampilkan permainan luar biasa. Sempat tertinggal di kuarter pertama dari Garuda Bandung, CLS bangkit dan mencatatkan kemenangan 71-60.
Berikut jadwal lengkap IBL Seri Malang, Sabtu 30 Januari 2016:
Pukul 13.00 Satya wacana Salatiga versus Hang Tuah Sumatera Selatan
Pukul 15.00 NSH Jakarta versus Bimasakti Nikko Steel Malang
Pukul 17.00 Pelita Jaya Energi Mega Persada versus Stadium Happy 8
Pukul 19.00 Satria Muda Pertamina versus CLS Knights.

Pelita Jaya dan CLS Berbagi Tahta

BeritaBintang –Kompetisi Indonesia Basketball League Seri II, sudah memasuki hari kedua pada Sabtu 30 Januari 2016 kemarin. Bagaimana peta klasemen hingga kemarin?

Ternyata, Pelita Jaya Energi Mega Persada dan CLS Knights Surabaya menjadi raja di klasemen sementara IBL. Keduanya sama-sama mengoleksi 13 poin. Rekor mereka juga mirip, 6 kali menang dan sekali kalah.
Pelita Jaya dan CLS merajai klasemen sementara IBL usai mengalahkan lawannya masing-masing di hari kedua.
Pelita Jaya sukses menumpaskan perlawanan Stadium Happy 8 Jakarta. Skor akhir di laga tersebut adalah 65-50 untuk keunggulan Pelita Jaya.
Sementara, CLS yang menghadapi juara kompetisi bola basket tertinggi tanah air musim lalu, Satria Muda, berhasil menang dengan skor cukup mencolok 66-80.
Awalnya, pertandingan ini berlangsung tak seimbang. CLS berhasil mengungguli Satria Muda dengan skor 21-12 di kuarter pertama.
Kuarter kedua, Satria Muda mencoba bangkit. Mereka memperkecil ketertinggalan hingga 31-37.
Laga berlangsung lebih menarik di kuarter ketiga. Hujan three points terjadi di masa ini. CLS unggul 63-53.
Pada kuarter pamungkas, permainan Satria Muda mulai menurun. Situasi tersebut dimanfaatkan oleh CLS dan mengakhiri pertandingan dengan skor 80-66.
Masih banyak drama yang bisa terjadi di IBL musim ini. Pada hari ketiga Seri II, Minggu 31 Januari 2016, berbagai pertandingan seru pun masih tersaji.
Berikut ini jadwal pertandingan hari ketiga IBL Seri II:
Pukul 13.00 Stadium Happy 8 versus Pacific Caesar Surabaya
Pukul 15.00 Hangtuah Sumatera Selatan versus Garuda Bandung
Pukul 17.00 JNE Bandung Utama versus Satria Muda Pertamina
Pukul 19.00 M88 Aspac versus Pelita Jaya Pertamina