Sam Lowes

Gagal Tunjukkan Impresif Bersama Tim Aprilia di MotoGP 2017, Lowes Salahkan Michelin

BeritaBintangGagal Tunjukkan Impresif Bersama Tim Aprilia di MotoGP 2017, Lowes Salahkan Michelin

Penampilan salah satu pembalap Tim Aprilia Gresini, Sam Lowes, pada musim perdananya berkiprah di MotoGP 2017 memang belum terlalu menjanjikan. Bahkan dari 9 balapan yang sudah berlalu, Lowes belum pernah sekalipun menyelesaikan balapan di posisi 10 besar.

Prestasi terbaik Lowes adalah menyelesaikan balapan di urutan ke- 14 ketika tampil di Sirkuit Le Mans, Prancis, beberapa waktu lalu. Bahkan dalam dua balapan jelang paruh pertama musim MotoGP 2017 berakhir, Lowes tak mampu menyelesaikan race.

Situasi tersebut membuat masa depannya di Tim Aprilia semakin kencang dispekulasikan kelanjutannya pada musim depan. Bahkan tersiar rumor bahwa manajemen Tim Aprilia bakal memutus kontrak Lowes pada akhir musim ini.

[ Baca Juga : ” Vicky Nitinegoro Terima Disebut Paling Jahil di Sinetron 3 Jolay ” ]

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Lowes sendiri belum lama ini. Lowes pun mengakui selain performa motor yang masih tak stabil, dirinya juga harus beradaptasi dengan kualitas Michelin yang jadi pemasok ban di MotoGP.

“Beberapa balapan terakhir lebih baik dibandingkan awal musim. Akan tetapi, saya merasa bahwa masih harus mengubah gaya mengerem di sejumlah balapan,” ucap Lowes, seperti dilaporkan oleh AGEN BOLA TERBAIK, Minggu (30/7/2017).

“Saya harus mampu menyesuaikan diri dengan elektronik dan ban Michelin, terutama pada awal musim saya benar-benar kerepotan untuk bisa mengenal kualitas ban ini. Meski begitu, kami jelas tengah menuju arah yang benar,” tuntas pembalap berusia 26 tahun tersebut.

Jadi yang Terbaik di Antara Para Rookie di Losail, Ini Kata Alex Rins

BeritaBintangJadi yang Terbaik di Antara Para Rookie di Losail, Ini Kata Alex Rins

Rider Suzuki Ecstar, Alex Rins mengaku puas atas pencapaiannya di GP Qatar akhir pekan lalu, di mana ia berhasil finis di posisi sembilan. Rins juga sukses menjadi yang terbaik di antara para rookie lainnya pada seri pembuka MotoGP 2017 tersebut. Ia mengungguli Jonas Folger dan Sam Lowes yang finis di posisi 10 dan 18, serta Johann Zarco yang gagal finis.

Rins, rider asal Spanyol berusia 21 tahun, mengaku sama sekali tak menyangka dirinya bisa finis di posisi top 10. Ya, Rins sebelumnya hanya menargetkan finis di posisi 13. Prestasi ini jelas membuatnya kian puas dan termotivasi, padahal sempat mengalami beberapa masalah pada fork depan motor GSX-RR tunggangannya.

[ Baca Juga : ” Alicia Vikander Tampilkan Sisi Lain Lara Croft ” ]

“Pada sesi pemanasan, kami mencoba mencari setup yang tepat, dan ternyata memang cocok. Saya cukup gugup saat menjalani start karena balapan sempat ditunda. Tapi saya melakukan start dengan baik pada balapan pertama saya, jadi saya sangat senang,” ucap Rins seperti dimuat AGEN BOLA.

Rins pun mengaku endapat banyak pelajaran saat bersaing ketat, bahkan side-by-side dengan pembalap dari pabrikan lain, terutama joki berpengalaman seperti Cal Crutchlow, Aleix Espargaro dan Jorge Lorenzo. Rins mengaku memperhatikan gaya balap mereka, dan mencari penyebab mengapa mereka melaju lebih baik darinya.

“Saya sedikit gugup ketika Cal membuat jarak, saya berkata, ‘Ayo, ikuti dia!’ Tapi ketika ia menjauh saya memilih untuk tenang dan memikirkan balapan saya sendiri. Ketika Aleix menyalip saya, saya juga ingin mengikutinya. Tapi di lintasan lurus, Jorge menyalip saya dan melaju cepat. Rasanya sangat menyenangkan!” ujarnya antusias.

Ingin Jaga Fokus, Zarco Enggan Terlena di Puncak Klasemen

BeritaBintangSACHSENRING – Puncak klasemen di paruh pertama musim Moto2 membuat Johann Zarco senang bukan kepalang. Meski demikian Zarco menyatakan dirinya enggan terlena dengan hasil tersebut dan siap menjaga fokus untuk paruh kedua musim.

Zarco menilai, timnya sudah melakukan tugas dengan sangat baik di paruh pertama musim. Akan tetapi, saat ini ia merasa belum mendapat hasil apa-apa. Karena itu, pembalap berusia 26 tahun itu menilai penting baginya untuk terus menjaga fokus hingga akhir musim nanti.

“Kami telah melakukan banyak hal, tapi kami baru setengah jalan. Kami harus sangat fokus untuk paruh kedua musim nanti,” ujar Zarco, sebagaimana dimuat laman resmi TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Kamis (28/7/2016).

“Saya pikir belum ada yang selesai. (Hasil paruh pertama musim) membuat saya senang dan termotivasi untuk menjadi lebih kuat hingga akhir,” sambung pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Zarco saat ini memimpin klasemen sementara pembalap Moto2 dengan raih 126 poin. Ia unggul jumlah kemenangan dari Alex Rins yang duduk di posisi kedua dan unggul lima poin dari Sam Lowes yang bertengger di posisi ketiga.

Stoner Jajal Motor Ducati di Misano Pekan Ini

BeritaBintang – Usai balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 26 Juni lalu, Ducati akan menguji coba motor mereka di Misano pada pekan ini. Casey Stoner akan ambil bagian dalam tes tersebut.

Seperti dilansir Bintangbola.co, Selasa (28/6/2016), juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu akan menjalani tes pada 29 dan 30 Juni 2016. Ia akan didampingi pembalap penguji coba Ducati lainnya, Michele Pirro.

Stoner bergabung dengan Ducati pada awal musim ini sebagai pembalap penguji dan ambassador pabrikan asal Italia itu. Sebelumnya, Stoner pernah memperkuat Ducati dari 2007 hingga 2011.

Dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia, 2015 lalu, Stoner menguji motor Ducati Desmosedici GP15. Lantas pada awal 2016, dia juga menjajal motor Ducati usai balapan di MotoGP Qatar.

Setelah tes di Misano, Stoner akan kembali ke sirkuit untuk menghadiri World Ducati Week dari 1 hingga 3 Juli mendatang.

Dari delapan seri balapan yang sudah dijalani, Ducati menduduki peringkat tiga klasemen pabrikan. Ducati mengantongi 108 poin, 70 angka di belakang Yamaha. Sementara peringkat kedua ditempai Honda dengan poin 160.

Selain Ducati, ada juga Aprilia yang akan menjalani tes di sirkuit MotoGP San Marino. Mereka akan mengandalkan Sam Lowes yang membuat debutnya di MotoGP.

Pembalap Tak Seharusnya Bertarung dengan Rekan Setim

BeritaBintang  –  Tim Aprilia telah memutuskan untuk mengontrak Sam Lowes sebagai pembalap mereka dalam balapan MotoGP musim 2017 dan 2018. Hal tersebut menandakan bahwa Aprilia harus mendepak salah satu pembalap mereka pada musim mendatang.

Keadaan tersebut membuat kedua pembalap mereka, Stefan Bradl dan Alvaro Bautista diberitakan akan saling menjatuhkan dalam sisa musim untuk memperebutkan satu kursi yang tersisa. Namun Race Director Aprilia, Romano Albesiano, meminta bahwa persaingan antar satu tim tidak terjadi.

Romano menekankan bahwa para pembalap saat ini harus termotivasi untuk membawa motor Aprilia ke performa yang maksimal meski kondisi motor tak sebaik yang dimiliki oleh tim lain.

“Saya rasa dua pembalap ini tidak perlu memperhatikan kompetisi di dalam tim. Itu bukanlah tujuan utama,” ujar Romano seperti diberitakan Panduan Judi Online, Selasa (17/5/2016).

“Yang terpenting saat ini adalah, Anda harus menunjukkan kepada kami bahwa mereka bisa membawa motor ke tingkat tertinggi. Para pembalap harus menunjukkan kepada kami penampilan spesial mereka,” tambahnya.