Sacramento Kings

Thunder Dikalahkan Grizzlies

BeritaBintang – Memphis – Misi Oklahoma City Thunder untuk segera mendapatkan tiket playoff terhadang, setelah mereka takluk di kandang Memphis Grizzlies.

Pada gim yang dihelat di FedEX Forum, Sabtu (4/4), Thunder sebenarnya mengawali dengan baik saat unggul 26-24 di kuarter pertama. Tapi di kuarter kedua Grizzlies balik unggul jauh 31-23, untuk menutup paruh pertama dengan keunggulan 55-49.

Di kuarter ketiga Grizzlies masih dominan sebelum akhirnya menutup pertandingan ini dengan kemenangan 100-92. Kemenangan ini membuat Grizzlies kian kokoh di posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan 54-24, sama dengan milik Houston Rockets.

Sebagai top performer Grizzlies adalah Marc Gasol dengan 19 poin, enam rebound, dan lima assist. Di kubu Thunder tak ada nama Kevin Durant atau Russell Westbrook sebagai top performer, melainkan Enes Kanter dengan 24 poin, 17 rebound, dan satu assist.

Kekalahan membuat Thunder, di posisi kedelapan dengan 42-34, hanya unggul setengah gim di atas New Orleans Pelicans di posisi kesembilan, yang juga mengincar satu tiket Playoff tersisa dari Wilayah Barat.

Pelicans sendiri tetap membuntuti Thunder usai mengalahkan Sacramento Kings dengan 101-95.

Sementara itu San Antonio Spurs mencatatkan total 50 kemenangan di musim reguler untuk 16 tahun beruntun, rekor di NBA, setelah mengalahkan Denver Nuggets 123-93.

Pemain Cadangan Pacers Kubur Magic

BeritaBintang – Pemanis bangku cadangan Indiana Pacers, Rodney Stuckey, keluar sebagai pemain terbaik saat membantu timnya menang 118-86 ketika menjamu Orlando Magic di Bankers Life Fieldhouse, Rabu (11/3/2015). Sumbangan 34 poin dan tujuh assist yang dicetak Stuckey pada laga itu menandai poin tertingginya musim ini.

Penampilan Pacers kala menerima kedatangan Magic tidak meyakinkan di kuarter pertama, skuad tuan rumah kesulitan mengimbangi agresivitas Nikola Vucevic cs yang memburu kemenangan pertama dalam tiga penampilan terakhirnya. Alhasil, Pacers tertinggal 26-28 di kuarter pembuka.

Pada kuarter kedua, pelatih Pacers, Frank Vogel, memasukan Stuckey yang menghuni posisi point guard. Keputusan itu berbuah manis karena permainan tuan rumah menjadi lebih hidup. Tercatat, enam kali lemparan tiga angka yang dilepas pemain bernomor punggung dua ini sukses membuat Pacers berbalik mengungguli perolehan skor.

Pencapaian 34 poin, tujuh assist dan enam rebound yang dia cetak tidak hanya menempatkannya sebagai pemain protagonis, tetapi juga berhasil membalik perolehan angka menjadi 33-19, 27-23 dan 32-16 untuk merajut enam kemenangan beruntun Pacers musim ini.

β€œDia tampil sangat baik di pertandingan, dia menghidupkan aliran bola tim kemudian dia mencetak angka,” kata Vogel.

Stuckey hanya berhasil mengemas enam poin di pertandingan Pacers sebelumnya. Saat masih berseragam Detroit Pistons, Stuckey pernah mencetak 40 poin saat timnya itu melawan Chicago Bulls pada 23 Desember 2008. Untuk urusan mencetak lemparan tiga angka, rekor yang dia pegang sebelumnya adalah empat lemparan dalam satu laga, yakni ketika melawan Sacramento Kings pada musim 2011-2012.

Bagi Magic, kekalahan atas Pacers menandai kekalahan yang kedelapan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka musim ini, padahal, laga itu menandai kembalinya Vucevic yang absen di dua pertandingan terakhir tim akibat cedera.