Riyad Mahrez

Arsenal Segera Dapatkan Riyad Mahrez dalam 48 Jam

BeritaBintang – Kesabaran Arsenal menanti kepindahan pemain Leicester City ke Emirates Stadium mulai memberikan hasil. Meski tidak berhasil mendatangkan bintang Jamie Vardy, The Gunners saat ini dirumorkan segera mendapat Riyad Mahrez.

Sebagaimana diberitakan Bintangbola.co, Jumat (29/7/2016), Arsenal akan mendapatkan Mahrez dalam kurun waktu 48 jam. Jika benar, itu artinya kabar kepindahan Mahrez ke London akan diumumkan paling lama dalam dua hari ke depan.

Rumornya, Arsenal perlu mengeluarkan mahar sebesar 37,1 juta pounds atau sekira Rp641 miliar. Belum diketahui berapa kontrak yang diberikan manajemen The Gunners kepada pesepakbola berkebangsaan Aljazair itu.

Arsenal diketahui menjadikan Mahrez sebagai salah satu incaran utama di bursa transfer musim panas ini. Mahrez merupakan pemain Leicester ketiga yang diincar Tim Meriam London, setelah Jamie Vardy dan N’Golo Kante.

Tak heran mengapa Arsenal sangat ingin menggunakan jasa Mahrez. Musim lalu, pesepakbola berusia 25 tahun tersebut mampu tampil luar biasa dengan mencetak 18 gol dalam 39 pertandingan di semua kompetisi.

Mahrez Dirumorkan ke Arsenal, Ranieri: Dia Bertahan di Leicester!

BeritaBintang  –  Nama salah satu gelandang Leicester City, Riyad Mahrez, memang menjadi komoditi panas di bursa transfer kali ini. Terlebih ia memang melalui musim 2015-2016 dengan penampilan yang luar biasa.

Mahrez mampu membawa Leicester meraih titel perdana di Premier League sepanjang sejarah. Tidak hanya itu, gelandang berpaspor Aljazair tersebut juga mampu mencetak 18 gol dari 39 pertandingan bersama Leicester sepanjang musim lalu.

Dengan kesuksesan Mahrez tersebut, wajar jika dirinya diincar banyak klub, salah satunya adalah Arsenal. Bahkan The Gunners diklaim sudah bersedia membayarkan klausul pelepasan Mahrez yang mencapai 50 juta euro atau sekira Rp720 miliar.

Akan tetapi rumor tersebut langsung dibantah sang juru taktik Leicester, yakni Claudio Ranieri. Pria berjuluk The Tinkerman tersebut menegaskan bahwa Mahrez bakal tetap menjadi bagian dari skuad Leicester di musim 2016-2017.

“Saya rasa negosiasi mengenai Mahrez sudah berakhir saat ini. Dia akan bertahan bersama kami di musim depan. Jadi saya harap kalian (seluruh media) mengakhiri pertunjukan sirkus ini,” ucap Ranieri, seperti disadur dari Bintangbola.co , Minggu (24/7/2016).

Usai Dapatkan Kante, Chelsea Pede Kejar Riyad Mahrez

BeritaBintang – Chelsea baru saja resmi mendapatkan mantan gelandang Leicester City, N’Golo Kante. Usai mendapatkan Kante, The Blues kini makin percaya diri (pede) dalam mengejar mantan rekan setimnya di Leicester, Riyad Mahrez.

Diberitakan Panduan Judi Online , Senin (18/7/2016), pelatih baru Chelsea, Antonio Conte, yang masih berminat membajak pemain Leicester, menjatuhkan pilihan kepada Mahrez. Conte berharap keputusan Kante pindah, membuat Mahrez juga tertarik untuk datang ke timnya.

Mahrez sebelumnya diberitakan memang berniat hengkang dari Leicester karena ingin mencari klub lain yang lebih menjanjikan untuk selalu bermain di Liga Champions. Bahkan, ia kabarnya akan menolak tawaran kontrak baru dari The Foxes -julukan Leicester- dengan gaji sebesar 100 ribu pounds (sekira Rp1,7 miliar) per pekan.

Jika serius ingin mendatangkan Mahrez, Conte serta manajemen Chelsea harus siap bersaing dengan Barcelona dan Arsenal. Blaugrana dan The Gunners diketahui saat ini juga masih gencar mengawasi situasi pemain berusia 25 tahun tersebut.

Chelsea sendiri resmi mendatangkan mantan rekan setim Mahrez, Kante, pada Sabtu 16 Juli 2016 waktu setempat. Gelandang jangkar berkebangsaan Prancis tersebut dibeli dengan mahar sebesar 32 juta pounds (sekira Rp553 miliar).

Leicester Tak Perlu Jadi Juara Premier League

BeritaBintang  – Leicester City saat ini berada di posisi pertama klasemen sementara Premier League. Mereka berjarak tujuh poin dari Tottenham Hotspur yang berada di posisi dua. Dengan tiga laga tersisa, mereka hanya perlu satu kemenangan untuk mengunci gelar musim ini.

Meski begitu, Riyad Mahrez mengaku timnya tidak sedang mendapat tekanan. Sang pemain malah menyebut menjadi juara Premier League adalah bonus belaka. Mereka bahkan menerima jika gagal menjadi juara musim ini.

“Kami tak perlu panik. Ini hanya bonus bagi kami. Tak ada yang memprediksi kami akan di sini. Jika kami melakukannya bagus. Tetapi jika tidak, itulah hidup,” ujar Mahrez seperti diberitakan BeritaBintang dikutip kamusjudi.com, Kamis (28/4/2016).

“Kami bukanlah tim besar dan tidak perlu menjadi juara Premier League,” tambah pemain asal Algeria tersebut.

“Ini belum berakhir. Kami harus tetap melanjutkan dan fokus pada setiap pertandingan. Ini adalah fase yang berat,” tandasnya.

Leicester Butuh Tiga Poin Tambahan untuk Juarai Premier League

BeritaBintang – Hasil imbang yang diterima Tottenham Hotspur saat bertemu West Bromwich Albion (WBA), Selasa (26/4/2016) dini hari WIB memperbesar peluang Leicester menjuarai Premier League 2015-2016. Dengan saat ini mengoleksi 76 poin, The Foxes –julukan Leicester– hanya membutuhkan tiga angka tambahan (79 poin) untuk menjadi kampiun.

Sebab, sang pesaing terdekat yakni Tottenham saat ini hanya mengemas 69 poin. Jika mampu memenangi tiga laga tersisa, The Liliwhites –julukan Spurs– akan menutup musim dengan koleksi 78 poin.

Tambahan tiga poin bukan perkara sulit untuk diraih Riyad Mahrez dan kawan-kawan. Jika gagal mendulang angka penuh saat bertandang ke markas Manchester United di pekan 36, Minggu 1 Mei 2016 malam WIB, Leicester bisa meraih kemenangan saat menjamu Everton di laga selanjutnya pada Minggu 7 Mei 2016 malam WIB.

Jika pada akhirnya Leicester mampu meraih trofi Premier League, hal itu merupakan yang pertama diraihnya sepanjang sejarah klub. Pencapaian musim ini juga di luar dugaan banyak pihak.

Sebab pada pekan yang sama musim lalu, Jamie Vardy serta kolega masih berkutat di zona degradasi. Namun pada musim ini, di bawah asuhan Ranieri, Leicester dapat melesat melewati klub-klub ternama macam Manchester City, Arsenal, Liverpool dan Chelsea.

Leicester Ukir Sejarah Baru

BeritaBintang – Leicester City menjadi kejutan paling besar dalam persepakbolaan Eropa musim ini. Usai mengalahkan Sunderland dengan skor 0-2 pada Minggu 10 April 2016, pasukan Claudio Ranieri tersebut bahkan mengukir rekor baru.

Bermain di hadapan publik lawan yakni Stadium of Light sama sekali tidak membuat Leicester gentar. Akan tetapi, The Foxes baru bisa mencetak gol pada menit 66 melalui Jamie Vardy. Pemain yang sama kembali mencetak gol pada menit krusial babak kedua.

Kemenangan ini sekaligus memperkokoh posisi puncak Leicester di klasemen sementara Premier League dengan 72 angka. Banyak yang meramal bahwa Riyad Mahrez dan kawan-kawan akan menjadi juara lantaran kompetisi tinggal menyisakan lima partai.

Adapun usai membekuk Sunderland, Leicester mencatatkan rekor. Sebagaimana catatan Opta, Leicester memiliki lima clean sheet secara beruntun di Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Clean sheet Leicester tersebut dicatatkan saat melawan Watford, Newcastle United, Crystal Palace, Southampton, dan Sunderland. Adapun lima pertandingan sisa Leicester adalah kontra West Ham United, Swansea City, Manchester United, Everton, dan Chelsea.

Neymar Kalahkan Messi dan Ronaldo

BeritaBintang –  Nama Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar da Silva Santos Junior tercantum dalam tiga kandidat peraih empat trofi Ballon d’Or 2015. Alasan Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) memilih ketiganya karena memiliki catatan memukau sepanjang 2015.

Messi dan Neymar berhasil mengemas empat trofi sepanjang 2015. Meski gagal menyumbangkan gelar bagi Madrid pada 2015, CR7 –sapaan akrab Ronaldo– mampu mencetak 45 gol, atau lebih banyak ketimbang Messi (44) dan Neymar (41).

Perhitungan itu diambil sejak Januari hingga November 2015. Lain ceritanya jika statistik gol dan assist dihitung sejak musim 2015–2016 menggelar laga pada akhir Agustus 2015. Ternyata Neymar memiliki catatan gol, assist, dan rating yang lebih baik ketimbang Messi dan Ronaldo.

Menurut situs statistik Whoscored, Neymar memiliki rating 8,83 atau yang tertinggi dibandingkan pemain-pemain yang berkiprah di lima liga top Eropa, yakni La Liga, Bundesliga, Premier League, Serie A, dan Ligue 1.

Wajar Neymar menduduki posisi pertama dan rating tertinggi. Kapten Timnas Brasil itu sejauh ini telah mengemas 14 gol dan lima assists dari 12 penampilan La Liga. Menyusul di posisi dua rekan setim Neymar, Messi.

Meski hanya bermain di delapan pertandingan La Liga, La Pulga –julukan Messi– mampu mencetak empat gol dan dua assists dengan rating 8,30. Berbeda dengan Neymar dan Messi yang menduduki posisi satu dan dua, Ronaldo hanya berada di posisi ke-34!

Dari 13 pertandingan membela Madrid di ajang La Liga, Ronaldo sebenarnya mampu mengemas sembilan gol dan dua assists. Namun, CR7 hanya mendapat rating 7,54.

Kejutan datang di posisi tiga. Winger Leicester City, Riyad Mahrez, berhasil menduduki posisi tersebut. Dari 13 penampilan bersama The Foxes, Mahrez mengemas tujuh gol dan enam assists dan mendapat rating 8,20.