Red Bull Ring

Dovizioso: Ducati Jalani Tes yang Positif di Red Bull Ring

BeritaBintang – Motor-motor Ducati seperti dilahirkan untuk Red Bull Ring. Dalam dua hari tes di venue GP Austria tersebut, Andrea Dovizioso sudah bisa menyimpulkan bahwa timnya menjalani uji coba yang positif.

Tes di Red Bull Ring sudah berjalan dua hari, Ducati boleh semringah. Pasalnya, Dovizioso mencatatkan best lap kedua terbaik dengan 1 menit 23.680 detik. Bahkan, pembalap berjuluk The Little Dragon ini berada di urutan teratas selama hari pertama dan kedua.

Meski begitu, Dovizioso menyatakan menjadi yang tercepat dalam tes kali ini bukanlah tujuan utama. Dia hanya ingin mengumpulkan data dan menemukan set-up motor paling tepat untuk race GP Austria pada Agustus.

“Ini adalah dua hari tes yang sangat positif untuk kami. Kami telah bekerja keras di aspek-aspek berbeda pada motor, juga menyiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk race nanti. Di sini kami sangat kompetitif,” kata Dovizioso, seperti dimuat laman Bintangbola.co, Jumat (22/7/2016).

“Bagus dengan melakukan tes dua hari sebelum race karena bisa membuat Anda mencari set-up paling tepat, dan saya tahu kami masih bisa berkembang di sini. Kami sangat senang dengan Desmosedici GP, sebab kami bisa mengeksploitasi potensi secara maksimal,” jelasnya.

Kunci Sean Gelael Dapatkan Poin di Hungaroring

BeritaBintang – Pembalap Indonesia yang bertarung di kompetisi GP2, Muhammad Sean Gelael akan merasakan balapan seri Hungaria di Sirkuit Hungaroring. Jelang balapan tersebut, pembalap Pertamina Campos Racing itu kembali mengincar poin untuk meningkatkan posisi dirinya di klasemen pembalap.

Seperti diketahui Sean Gelael saat ini telah mengoleksi 24 poin. Hasil tersebut ia raih setelah finis di posisi tujuh pada balapan di Sirkuti Baku dan finis posisi dua pada balapan feature race di Red Bull Ring, Austria. Hasil tersebut membuatnya kini berada di posisi 13 klasemen sementara.

Namun Sean Gelael menilai bahwa balapan di Hungaroring tak semudah yang diperkirakan banyak orang. Menurutnya, balapan di Hungaroring selalu memberikan kejutan. Ia berpendapat bahwa meminimalisir kesalahan adalah kunci untuk mendapatkan poin.

“Kami hanya perlu bekerja keras mengenal sirkuit dengan baik dan tidak membuat banyak kesalahan. Sirkuit ini dikenal dengan hal yang tak terduga, sehingga kita perlu meminimalkan kesalahan. Jika semua ini bisa kita lakukan, saya cukup yakin untuk mendapatkan poin lagi di sini,” kata Sean dalam pernyatan pers yang diterima Panduan Judi Online , Jumat (22/7/2016).

Sejauh ini, Pertamina Campos Racing memiliki catatan yang bagus di sirkuit ini. Pada tahun 2014, pebalap mereka Arthur Pic meraih kemenangan pada balapan Feature. Sementara rekan setim Sean saat ini, Mitch Evans juga meraih posisi podium kedua pada debutnya di GP2 pada musim 2013 lalu.

Stoner Khawatir dengan Faktor Keamanan Venue GP Austria

BeritaBintang – Casey Stoner menjadi salah satu figur pembalap MotoGP yang mengkhawatirkan isu keamanan venue GP Austria, Red Bull Ring. Sirkuit yang memiliki panjang 4.362 kilometer tersebut akan menggelar tes jelang race yang digelar pada 14 Agustus 2016.

Sirkuit tersebut untuk pertama kali masuk ke kalender MotoGP setelah dibeli dan direnovasi oleh pemilik baru, Red Bull. Adapun Stoner akan menjajal motor RC213V dalam tes yang diselenggarakan oleh Ducati tersebut. Pabrikan asal Italia itu mengundang banyak tim untuk mengikuti tes bersama mereka.

Sayangnya, kesan pertama Stoner ketika berada di Red Bull Ring tidak menyenangkan. Dia menyoroti banyaknya genangan yang ada di trek tersebut.

“Saya khawatir soal genangan di Austria. Beberapa dari permukaan aspal bahkan tidak dicat. Bayangkan apa yang bakal terjadi jika hujan, seorang pembalap yang kecelakaan tak akan melambat, justru sebaliknya,” kata Stoner, seperti dimuat Panduan Judi Online , Selasa (19/7/2016).

“Mereka harus fokus pada keamanan karena nyawa manusia itu rapuh. Anda tidak boleh selalu menomorsatukan performa, sebab area-area genangan tidak akan membuat para pembalap melambat. Genangan di aspal berbahaya, kecelakaan Luis Salom menjadi buktinya,” jelasnya.

Bos Manor Tak Peduli soal Tenggat Waktu Kekurangan Dana Rio Haryanto

BeritaBintang – Hasil cukup baik diraih pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, saat mengaspal di Formula One (F1) seri Austria, Minggu 3 Juli 2016. Pada balapan yang berlangsung di Red Bull Ring tersebut, Rio finis di posisi ke-16.

Namun ada hal kurang menyenangkan dibalik keberhasilan Rio tersebut. Sebab, hingga saat ini, pembalap berusia 23 tahun itu masih memiliki tunggakan dana kepada timnya, Manor Racing.

Kendati demikian, bos Tim Manor Racing, Dave Ryan, mengaku tidak mempermasalahkan mengenai hal itu. Baginya, yang terpenting saat ini adalah Rio dan Tim Manor Racing terus berupaya maksimal untuk memetik hasil lebih baik.

“Mungkin ada tenggat waktunya, sejujurnya saya tidak peduli akan hal itu. Namun kami tetap akan bekerja keras. Saya peduli dengan kerja keras tim dan saya harap itu akan berbuah manis,” tutur Ryan, seperti dikutip dari Panduan Judi Online, Rabu (6/7/2016).

Seperti yang diketahui, Rio wajib membayar sebesar 15 juta euro atau sekira Rp218 miliar. Namun hingga saat ini, pembalap kelahiran Surakarta itu baru membayar setengahnya.

Manor Serius Kerja Keras untuk Para Pembalapnya

BeritaBintangSPIELBERG – Manor Racing Team akhirnya mampu meraih poin perdana di Formula One (F1) 2016 usai balapan di GP Austria pada Minggu 3 Juli. Direktur Balap Manor, Dave Ryan, menyatakan hasil tersebut adalah bukti betapa besarnya keinginan Manor unjuk gigi di balapan musim ini.

Satu poin didapat Manor melalui pembalapnya Pascal Wehrlein. Ia memang tampil apik di Red Bull Ring sejak sesi kualifikasi. Lolos ke kualifikasi kedua (Q2) dan meraih posisi 12, pembalap berpaspor Jerman itu mampu meraih posisi 10 saat balapan.

Menurut Ryan, hasil yang diraih Wehrlein adalah bukti perkembangan pesat yang dimiliki Manor. Ryan mengatakan, selama ini Manor memang sangat serius bekerja keras untuk memberikan yang terbaik kepada para pembalapnya.

“Setelah kinerja Q2 kemarin di kualifikasi, finis dan mendapat poin hari ini adalah cara yang fantastis untuk mengakhiri akhir pekan yang sangat positif,” tutur Ryan, sebagaimana keterangan pers yang diterima TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Selasa (5/7/2016).

“Yang paling penting hal itu menunjukkan kami merupakan tim yang serius dan kami bekerja sangat keras untuk perbaikan,” sambungnya.

Sean Gelael Mengaku Tak Beruntung di Balapan Sprint Race

BeritaBintang – Pembalap Inggris, Jordan King, berhasil menjadi pembalap tercepat di balapan bertajuk sprint race pada kompetisi GP2 seri Red Bull Ring, Austria. Namun sayang, pada balapan tersebut pembalap Indonesia yang membela Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael, harus keluar dari lintasan karena mengalami kecelakaan.

Balapan yang diselenggarakan Minggu, (3/7/2016), harus dimulai dengan panduan safety car. Para pembalap baru bisa menggeber mobilnya di putaran kedua. Awalnya, Sean bisa menguasai mobil dengan baik.

Akan tetapi, memasuki tikungan ketiga, Sean yang bergerak dari lintasan luar untuk belok ke kanan tak bisa menghindarkan senggolan dengan mobil pic yang bergerak ke lintasan dalam. Mobil Sean pun melintir dan masuk ke area pasir (gravel) dan tidak bisa melanjutkan balapan. Sementara Evans masih bisa membalap secara konsisten untuk mempertahankan posisinya.

“Ya, kali ini saya tidak beruntung. Memang balapan yang tidak mudah karena kondisi lintasan basah dan lomba dimulai dengan panduan mobil pengaman. Sebenarnya saya sudah berupaya membalap aman, namun tetap saja tak bisa menghindarkan insiden,” kata Sean seperti dalam pernyataan resmi yang diterima Panduan Judi Online, Minggu (3/7/2016).

Sean yang pada balapan feature race berhasil meraih podium dua dan mengibarkan bendera Merah Putih terpaksa tanpa poin di sprint race. Meski begitu, pembalap 19 tahun tersebut sudah mendapatkan 24 poin dari total empat seri yang dijalani. Hasil tersebut membuat dirinya kini berada di posisi 12 dalam klasemen sementara.

Persahabatan Tiga Pembalap GP2

BeritaBintang –  Balapan GP2 akan kembali berduet dengan balapan Formula One. Pekan ini, balapan yang berada satu kelas di bawah F1 tersebut akan mengambil tempat di salah satu sirkuit legendaris yakni Red Bull Ring.

Pada balapan terakhir di Baku, terdapat pemandangan unik ketika Antonio Giovinazzi keluar menjadi juara. Ketika itu, Giovonizzi dihampiri oleh dua pembalap Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael dan Mitch Evans.

Jelang balapan di Red Bull Ring, Gelael mengatakan bahwa mereka memang kompak satu sama lain. Tak hanya dengan sesama pembalap, dirinya juga selalu bersikap kompak dengan timnya di Pertamina Campos Racing.

“Sebagai tim kita memang harus kompak dan bekerja sama. Ini penting karena dalam balapan kita tidak pernah berdiri sendiri. Seorang pebalap membutuhkan mobil yang andal. Untuk mendapatkan mobil yang bagus, maka butuh tim mekanik yang bekerja. Tim mekanik juga tidak bisa bekerja sendirian karena untuk pengembangan mobil juga butuh masukan dari pebalap,” kata Sean seperti dalam pernyataan pers yang diterima Bintangbola.co, Jumat (1/7/2016).

“Saya dan Mitch juga selalu berdiskusi baik soal setelan mobil ataupun kondisi lintasan balap. Bahkan Antonio pun ikut memberi masukan dan berbagi pengalaman saat dia memenangkan balapan di Baku City dua pekan lalu,” kata Sean.

Valentino Rossi: Para Rider Minta Perubahan di Tiga Sirkuit

BeritaBintangLESMO –  Rider veteran Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengungkapkan bahwa para rider di MotoGP telah mengajukan permintaan modifikasi pada tiga sirkuit, yakni Catalunya di Spanyol, Assen (Belanda), dan Red Bull Ring (Austria). Menurut The Doctor, hal ini disampaikan dalam rapat Safety Commission di Assen pekan lalu.

Pasca-tewasnya pembalap Moto2, Luis Salom di Catalunya awal Juni lalu, beberapa sirkuit memang jadi sorotan. Beberapa titik layout di Catalanya bahkan langsung “disulap” seperti di ajang F1 pada race di Catalunya kala itu.

“Belum ada keputusan, karena ada beberapa permintaan. Menurut saya sangat sulit Catalunya kembali ke layout lama, yakni layout MotoGP. Saya rasa lebih baik menggunakan layout F1 dengan sedikit modifikasi. Kami akan dapat jawaban bulan depan. Lagi pula, sirkuit tersebut akan diaspal ulang, jadi ini waktu yang tepat untuk melakukan modifikasi,” ujar Rossi, seperti dilansir TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Jumat (1/7/2016).

The Doctor juga menyatakan, beberapa rider juga meminta adanya perubahan di chicane terakhir Sirkuit Assen, yang kerap menyajikan drama senggolan di lap pamungkas. Joki kebanggaan Italia itu juga menyatakan akan ada perubahan di Red Bull Ring, yang sudah sempat dijajal duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

“Beberapa rider juga komplain soal Assen, ada dua sampai tiga titik yang kami rasa harus diubah, seperti titik pengereman dan titik keluar chicane terakhir. Memang tak mudah, tapi pasti ada solusi. Tapi, secara keseluruhan, Assen memang sudah aman. Kami juga membicarakan Austria, karena beberapa pebalap menjajalnya dan berkata mungkin ada tiga titik yang harus diberi ruang lebih,” pungkas Rossi.

Fernando Alonso Optimistis Tatap GP Austria

BeritaBintang – Pada akhir pekan ini, para pembalap Formula One (F1) akan kembali bertarung pada seri lanjutan musim 2016 di Austria. Pembalap McLaren-Honda, Fernando Alonso, optimistis menatap balapan yang akan berlangsung di Red Bull Ring tersebut.

Alonso bertekad memberikan kemampuan terbaiknya di GP Austria. Pembalap berusia 34 tahun itu memiliki keyakinan dirinya bisa tampil dan meraih poin sesuai dengan yang ditargetkan.

“Setelah balapan di tempat yang unik di Sirkuit Kota Baku, kami kembali ke lintasan balap yang umum di Austria. Ini masih akan menantang, jadi Anda tidak boleh membuat satu kesalahan pun,” kata Alonso, sebagaimana dimuat Panduan Judi Online, Rabu (29/6/2016).

“Saya harap kami bisa lebih kompetitif daripada yang kami tunjukkan di Baku dan saya harap saya bisa memiliki balapan yang lebih lama di sini ketimbang musim lalu. Di musim lalu, sesi balapan saya sudah berakhir di lap awal!” sambungnya.

Di Baku, Alonso gagal menyelesaikan balapan hingga akhir. Saat ini, juara dunia dua kali F1 itu bertengger di posisi 13 klasemen sementara pembalap dengan raihan 18 poin, unggul 13 poin dari rekan setimnya Jenson Button di posisi 16.

Lupakan Insiden Kecelakaan, Sean Gelael Mencoba Move On

BeritaBintangBAKU – Insiden kecelakaan yang terjadi di Sirkuit Baku tak membuat semangat pembalap GP2 Campos Racing, Muhammad Sean Gelael menjadi patah arang. Mengingat Sirkuit Baku merupakan lintasan baru yang hadir dalam kalender Formula One (F1) dan GP2 musim 2016

Sean mengakui siap membalap di seri selanjutnya yakni Red Bull Ring, Austria. Pada balapan yang digelar 1-3 Juli 2016, ia mengaku ada persaingan yang berbeda dengan balapan di Baku.

Sean yang pernah melintas di Red Bull Ring mengaku hapal dengan lintasan tetapi ia juga mewaspadai pembalap lain yang sudah memahami trek. Hal Itu membuat persaingan di Red Bull Ring akan sangat ketat.

“Ya saya sudah hapal dengan sirkuit ini. Hanya saja, tantangan tetap sulit karena pembalap dan tim lain juga sama pahamnya dengan sirkuit ini,” ungkap pembalap berusia 19 tahun tersebut, sebagaimana dirangkum TaruhanBolaOnline, Rabu (22/6/2016).

Jadi mereka juga sudah tahu strategi dan setelan mobil yang akan dipakai. Situasinya berbeda dengan balapan di Baku City saat semua pembalap dan tim sama-sama baru pertama kali tampil,” imbuhnya.