RBR

Kvyat Takkan Kembali ke Red Bull dalam Waktu Dekat

BeritaBintang –Principal Team Red Bull Racing (RBR), Christian Horner, mengaku bila pembalap Toro Rosso, Daniil Kvyat tidak akan kembali ke Tim Red Bull dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Dr. Helmut Marko membuat keputusan kontroversial untuk mengirim Pembalap asal Rusia tersebut kembali menuju Toro Rosso yang notabene sebagai tim kasta kedua atau Tim satelit Red Bull tepat sebelum Grand Prix Spanyol.

Dengan perpindahan Kvyat, otomatis membuat Max Verstappen yang sebelumnya merupakan pembalap Toro Rosso langsung dipromosikan ke Tim Red Bull. Hasil mengagumkan terbukti dengan laga perdananya di Sirkuit Catalunya pada Minggu 15 Mei 2016. Ia menjadi pembalap termuda yang sukses naik ke podium sebagai juara dalam penampilan debutnya bareng Red Bull.

“Sangat tidak mudah untuk meyakinkan setiap orang untuk menempatkan dirinya dalam tim RBR. Kami tidak memiliki Sebastian Vettel, namun kami saat ini memiliki Max Verstappen yang sama berbakatnya dengan Vettel,” tegas Marko, melasnir dari Indowins.co, Selasa (17/5/2016).

Serupa dengan pemikiran Marko, Horner juga menyatakan Kvyat membutuhkan waktu untuk mengembangkan bakat dan talentanya bersama Toro Rosso.

“Saya pikir Kvyat tidak akan kembali menuju Red Bull dalam waktu dekat, namun anda tetap tidak dapat memprediksi apa pun yang terjadi. Kvyat memiliki kontrak jangka panjang dan ia akan terus mendapatkan pengalaman di Toro Rosso tanpa harus mendapatkan begitu banyak tekanan,” terang Horner.

Red Bull Berencana Pasang Kaca Anti Peluru di Kokpit Halo

BeritaBintang – Tim Red Bull Racing (RBR) tampaknya sangat senang dengan teknologi pengamanan alternative yang dibuat Federasi Automotive Internasional (FIA), Halo teknologi untuk melindungi kokpit pada Formula One (F1) musim 2017.

Selain itu tim berlogo banteng merah tersebut memberikan gagasan untuk meletakan kaca anti peluru di depan pelindung Halo. Keputusan tim asal Austria tersebut nampaknya mendapat sambutan hangat dan lamu hijau dari FIA.

Kepala tim Red Bull, Christian Horner, mengatakan konsep tersebut akan diuji pada minggu depan. Untuk mengukur ketahanan statis mengenai perlindungan baru tersebut. Kabarnya setelah tes dilakukan, RBR akan mencoba penemuan tersebut di Sirkuit Sochi pada 1 Mei mendatang.

“Jika hasil dari tes tersebut positif, maka kita akan meletakan pada salah satu mobil dan akan melakukan uji coba singkat di Sochi,” tegas Horner, sebagaimana diberitakan BeritaBintang.com, Selasa (19/4/2016).