Raja Salman

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Haji Lulung: KJP dan KJS Akan Lebih Baik!

BeritaBintangAnies-Sandi Jadi Gubernur, Haji Lulung: KJP dan KJS Akan Lebih Baik!

Jelang Pilgub DKI Jakarta putaran kedua, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan untuk duet Anies-Sandi.

Ketua DPW PPP, Abraham Lunggana atau Haji Lulung itu menilai jika duet yang diusung koalisi PKS dan Gerindra itu terpilih maka program-program prorakyak akan dilanjutkan.

Beberapa program yang akan dilanjutkan jika Anies-Sandi memimpin DKI adalah Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan program Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU).

“Kata siapa akan berhenti? Meskipun ganti gubernur, KJP, KJS dan program lainnya akan tetap lanjut, bahkan lebih baik,” ujar Lulung, Senin (13/3/2017).

[Baca Juga -‘Menteri Agama Berikan Mushaf Istiqlal untuk Raja Salman“]

Legislator di DPRD DKI itu menambahkan, penentu kebijakan di pemerintah daerah bukan hanya gubernur. Sebab, ada juga DPRD yang ikut menentukan kebijakan.

Oleh karena itu, Lulung menegaskan, harus ada hubungan yang baik antara gubernur dengan DPRD. Dengan demikian program-program yang baik bisa dijalankan.

“Uangnya (untuk melaksanakan program KJP, KJS dan PPSU,red) juga bukan uang gubernur. Melainkan uang pajak dari semua masyarakat,” tutur Lulung.

Setelah Lulung memberi sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak politik antara tokoh masyarakat, ulama dan duet Anies-Sandi. Salah satu poin dalam kontrak politik itu mengikat Anies-Sandi agar melanjutkan program-program prorakyat di DKI yang sudah berjalan.

Menteri Agama Berikan Mushaf Istiqlal untuk Raja Salman

BeritaBintangMenteri Agama Berikan Mushaf Istiqlal untuk Raja Salman

Meteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin akan memberikan cenderamata berupa Mushaf Istiqlal kepada Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Alsaud. Cenderamata itu akan diberikan kepada Raja Salman, Minggu 12 Maret 2017, sebelum bertolak ke Jepang.

“Sebagai Menteri Agama saya memberikan semacam kenang-kenangan, cenderamata kepada Raja berupa Mushaf Istiqlal,” kata Lukman di Kuta.

Lukman menjelaskan, Mushaf adalah Alquran dalam tiga jilid yang ukurannya cukup besar. Menurut politikus PPP, Alquran tersebut beda dengan yang lainnya lantaran dihiasi ornamen yang berbeda di setiap 20 halaman.

[Baca Juga -“Wah.. Rencanakan Serang Polisi, 9 Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng“]

“Mushaf itu kami beri nama Mushaf Istiqlal. Itu khas Indonesia karena pada pinggiran Aquran di setiap lembarnya itu ada ornamen yang berbeda-beda setiap 20 halaman. Jadi itu tentu sesuatu yang khas yang tidak ditemukan pada mushaf-mushaf lain karena ini khas Indonesia,” jelasnya.

“Itu hadiah dari saya sebagai Menteri Agama untuk Raja Salman. Biasa, kami saling bertukar cenderamata karena Raja Salman juga memberikan mushaf kepada saya selaku menteri agama,” imbuhnya.

Lukman mengaku akan mengantar kepulangan Raja Salman dari Indonesia menuju Jepang, bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Minggu 12 Maret 2017 sekira pukul 10.30 Wita di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Tepuk Tangan! Raja Arab Saudi Perpanjang Liburannya di Bali

BeritaBintangTepuk Tangan! Raja Arab Saudi Perpanjang Liburannya di Bali

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud sepertinya kerasan (betah) liburan di Bali. Pasalnya orang nomor satu di Arab Saudi ini telah memperpanjang liburannya 3 hari lagi.

Pertama Raja Salman di Jadwalkan liburan di Bali sampai tanggal 9, namun diperpanjang hingga 12 Maret 2017. Perpanjangan liburan tersebut berdasarkan surat Kedutaan Besar Arab Saudi kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia tertanggal 6 Maret 2017.

Dalam surat tersebut sifatnya sangat segera. Kedutaan Besar Saudi Arabia di Jakarta menyampaikan salam hormatnya kepada Kanenterian Luar Negeri Republik Indonesia.

Merujuk Nota Kedubes Na. 211/645, tertanggal 11 Januari 2017, perihal Kunjungan Kenegaraan Yang Mulia Sri Baginda Raja Salman Bin Abdulaziz Al-Saud, Pelayan Dun Kota Sad, ke Indonesia pada tanggal 1-9 Mater 2017.

[Baca Juga -“Kim Jong-un Pimpin Langsung Peluncuran Rudal Korut“]

“Dengan ini Kedubes memberitahukan bahwa Yang Mulia Sri Baginda Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud berkeinginan untuk memperpanjang masa liburannya di Bali sampai tanggal 12 Maret 2017. Demikian diberitahukan untuk dapat ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” demikian surat tertulis Kedubes Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia, Selasa (7/3/2017).

Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia di Jakarta mempergunakan kesempatan ini untuk sekali lagi menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak dari Hotel ST Regis yang menjadi tempat menginap Raja Salman selama di Bali terkait liburannya yang diperpanjang.

PBNU Minta Pemerintah Tagih Janji Arab Saudi soal Santunan untuk Korban Crane

BeritaBintangPBNU Minta Pemerintah Tagih Janji Arab Saudi soal Santunan untuk Korban Crane

Pemerintah Indonesia diminta terus menagih janji pemerintah Arab Saudi yang akan memberikan santunan kepada para korban musibah jatunya crane di Masjidil Haram, Makkah pada musim haji 2015 lalu.

Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud‎ sempat menjanjikan santunan kepada korban yang tertimpa crane. Namun, hampir dua tahun berselang dana itu belum diterima korban, khususnya jamaah asal Indonesia.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faisal Zaini mengatakan, pada dasarnya lawatan Raja Salman ke Indonesia sangat baik dan memberikan dampak yang positif.

Namun, Helmy juga tak lupa mengingatkan pemerintah untuk mengawal janji pemerintah Arab Saudi terkait kompensasi kepada korban atau keluarga korban yang tewas tertimpa crane.

“Ya sangat baik (kunjungan Raja Salman ke Indonesia). Seberapa jauh pemerintah mengawal, misalnya dalam insiden jatuhnya crane, kami cek keluarga korban belum dapat bantuan yang dijanjikan Arab Saudi,” kata Helmy, Sabtu (4/3/2017).

[Baca Juga -“RAJA SALMAN: Wisata ke Bali, Baginda Raja Borong Kamar di Hotel Ini“]

Menurutnya, NU sudah sempat melakukan konfirmasi terkait hal ini kepada Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Agus, kata Helmy, menyatakan bahwa alasan belum cairnya santunan kepada para korban ini dikarenakan banyaknya jemaah haji yang ikut mengajukan klaim santunan padahal bukan korban tewas karena tertimpa crane.

“Kami lakukan confirm ke Dubes Agus Maftuh. Jadi alasannya (santunan belum cair) karena banyak jemaah yang meninggal tidak karena crane‎ juga (ikut) mengklaimkan (santunan),” tuturnya.

Meski demikian, Helmy mengaku pihaknya telah menganjurkan untuk memberikan santunan kepada korban atau keluarga korban yang telah terdata dan tervalidasi, sehingga tak ada korban yang belum mendapatkan haknya.

“Jadi sekarang belum ada bantuan apa-apa. Kita jadikan momentum (kedatangan Raja Salman) ini bagian dari menyelesaikan janji-janji yang belum terselesaikan,” pungkasnya.

Atas insiden jatuhnya crane, pemerintah Arab Saudi menyatakan akan memberi uang santunan bagi keluarga korban senilai satu juta riyal atau Rp3,8 miliar bagi korban yang meninggal. Kemudian, untuk korban yang cacat fisik pemerintah Saudi berkomitmen memberi santunan sebesar 500.‎000 riyal atau Rp1,9 miliar.

RAJA SALMAN: Wisata ke Bali, Baginda Raja Borong Kamar di Hotel Ini

BeritaBintangRAJA SALMAN: Wisata ke Bali, Baginda Raja Borong Kamar di Hotel Ini

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud akan menginap di hotel ST Regis tepatnya dilantai enam, Bali. Hal tersebut diungkapkan Director of Security St Regis Made Dila di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar.

“Beliau akan menginap dikamar lantai paling atas. Untuk nomernya kami tidak bisa mengatakannya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di hotel ST Regis ada 123 kamar dan semuanya akan dipakai oleh rombongan Raja Salman.

Made memastikan, pihaknya merenovasi kamar untuk Raja Arab Saudi. “Ya sesuai dengan standar VVIP. Kami mengganti  karpet,” katanya.

[Baca Juga -“Hari Ini, Polri Gelar Operasi Simpatik 2017 Serentak di Seluruh Indonesia“]

Dia menjelaskan, sejauh ini tidak ada permintaan khusus dari Raja Arab Saudi. Meski demikian, untuk koki, raja Arab Saudi itu membawa sendiri.

“Belum ada permintaan dari beliau. Kalau koki masih dari kami. Beliau tidak membawa sendiri,” paparnya.

Pihaknya menegaskan bahwa dengan liburannya Raja Salman di Bali ini membuat bangga. “Kita pastinya merasa bangga, pasalnya beliau telah memilih Bali sebagai destinasi Raja,” pungkasnya.

Koleksi Mobil Raja & Pangeran Kaya di Timur Tengah

BeritaBintang“Koleksi Mobil Raja & Pangeran Kaya di Timur Tengah”

Rencana kehadiran Raja Salman ke Indonesia setelah lawatannya ke beberapa negara Asia, langsung menjadi daya tarik mengingat kehadirannya tak hanya membawa rombongan 1.500 orang tapi juga kendaraan yang didatangkan langsung dari Arab. Kendaraan tersebut akan digunakan di Jakarta dan Bali yang menjadi tempat tujuannya di Indonesia.

Raja Salman sendiri merupakan salah satu orang terkaya di Timur Tengah yang hingga kini tidak diketahui koleksi mobil mewahnya. Meski, Raja Salman dikabarkan memiliki beberapa kendaraan mewah dan mahal yang disimpannya. Sayang, informasi tersebut tertutup rapat.

Baca Juga, “Golden State Warriors Hancurkan Chicago Bulls di Oracle Arena”

Namun, beberapa saudagar kaya raya Timur Tengah lainnya diketahui memiliki beberapa koleksi kendaraan supermahal. Tak hanya belasan, puluhan mobil mahal menjadi jajaran koleksi para saudagar kaya terkenal dari Timur Tengah versi Forbes.

Al-Waleed bin Talal

Pangeran Al-Waleed bin Talal dari kerajaan Arab Saudi dikenal memiliki Mercedes Benz SL 600 yang seluruh bagian bodinya memiliki lapisan berlian asli. Mobil tersebut ditaksir mencapai harga USD4,8 juta atau setara Rp54 miliar. Koleksi lainnya seperti Ferrari, Rolls-Royce, dan Lamborghini merupakan beberapa kendaraan dari total 300 unit mobil koleksi pangeran kaya raya ini.

Sheikh Sultan Zayed Al-Nahyan

Pangeran kaya lainnya yakni Sheikh Sultan Zayed Al-Nahyan. Penguasa Dubai ini tercatat memiliki beberapa koleksi mobil mewah seperti Mercedes Benz G55 AMG dan juga sebuah mobil Audi A8 yang bodinya berlapis perak. Koleksi lainnya yakni Rolls-Royce, Lamborghini, Ferrari, Porsche, dan BMW.

Sheikh Hamad bin Hamdan Al Nahyan

Adapula Sheikh Hamad bin Hamdan Al Nahyan, salah satu pangeran Uni Emirat Arab ini diketahui memiliki koleksi tak kurang dari 200 mobil mewah dari berbagai jenis mulai dari sedan hingga truk. Bahkan untuk menyimpan seluruh koleksi mobilnya, Sheikh Hamad mendirikan museum berbentuk piramida.

Salah satu koleksi uniknya yakni Mercedes Benz 500 SEL yang memiliki warna pelangi. Ada juga truk terbesar di dunia Dodge Power Wagon dan kendaraan raksasa Willys WW2 Jeep, yang menjadi model Jeep Willys terbesar yang tercatat dalam Guinness Book of World Records pada 2012.

Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum

Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang dikenal sebagai Wakil Presiden Umi Emirat Arab, juga memiliki hobi mengoleksi kendaraan mewah. Hingga kini, terdapat 100 unit jajaran mobil mewah yang telah dimilikinya. Di antaranya Maybach, Ferrari, Rolls-Royce, Mercedes-Benz, dan juga Lamborghini. Salah satu mobilnya yang unik adalah Mercedes yang berbentuk seperti Hummer dengan lapisan metal.

Sultan Hassanal Bolkiah

Kolektor mobil terbanyak sampai saat ini masih dipegang oleh Sultan Hassanal Bolkiah. Raja Brunei Darusalam ini tercatat memiliki koleksi sebanyak 7.000 mobil yang tersimpan di lima garasi berukuran besar yang berada di dekat kerajaannya.

Uniknya, semua mobil milik Sultan Brunei ini merupakan model paling mahal, paling jarang, serta memiliki tenaga mesin besar. Seperti Bugatti Veyron, enam Roll-Royce Phantom antipeluru, Porsche 959, Porsche Carrera GT, Lamborghini Diablo Jota, Lamborghini Murcielago LP640, Bugatti EB110, Maybach 62, 962s Jaguar XJR-15, dan enam Dauer.

Dia juga memiliki enam Ferrari model FX, Bentley Continental R, Porsche Carma, Koenigsegg Agera CC GT, dua mobil konsep Ferrari Mythos, dan Mercedes-Benz CLK-GTR yang diproduksi khusus untuk Sultan, serta masih banyak lagi koleksinya.