Rafael Benitez

Sejak Ditangani Zidane, Carvajal Optimistis Real Madrid Akan Sukses

BeritaBintangFullback Real Madrid, Dani Carvajal, sejak awal optimistis timnya bakal sukses semenjak Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pelatih per 4 Januari 2016. Keyakinan semakin menguat setelah Carvajal mengikuti latihan pertama di bawah asuhan Zizou –sapaan akrab Zidane.

Sejak hari pertama Zizou melatih Carvajal dan kawan-kawan, rasa kesatuan tim terasa di tubuh Los Blancos –julukan Madrid. Pelatih asal Prancis itu berhasil mengambil hati para pemain senior Madrid semodel Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos, sesuatu yang tak dapat dilakukan juru taktik Madrid sebelumnya yakni Rafael Benitez.

Kemampuan mengambil hati pemain itulah yang membuat Zizou sukses mengangkat prestasi Madrid. Dari 34 pertandingan, Zizou berhasil membawa Madrid meraih 27 kemenangan, empat imbang dan tiga kalah.

Hasilnya, Madrid berhasil finis di posisi dua La Liga dan menjuarai trofi Liga Champions 2015-2016. Karena itu, Zizou dapat dibilang otak di balik kesuksesan Madrid sepanjang musim 2015-2016.

“Zidane adalah kunci dari kesuksesan kami. Ia datang ketika skuad kami tak berada dalam kondisi yang baik. Namun pada akhirnya, kami menyelesaikan musim dengan baik meski harus melewati beberapa hal sulit,” jelas Carvajal mengutip dari Taruhan Bola Online, Rabu (8/6/2016).

Mantan Manajer Liverpool dan Chelsea Menuju Premier League

BeritaBintang –    Prestasi Newcastle United jauh di bawah harapan fans pada Premier League 2015-2016. Hingga memasuki pekan 19, The Magpies –julukan Newcastle– berada di posisi 19 dengan 24 poin.

Padahal di bursa transfer musim panas 2015, sang manajer yakni Steve McClaren sudah diberikan dana berlimpah untuk berbelanja pemain. Karena itu, performa buruk musim ini pun dilimpahkan kepada mantan manajer Timnas Inggris tersebut.

Kabar terbaru, posisi McClaren tidak akan aman. Seperti dilaporkan BintangBoLa, Senin (7/3/2016), posisi pria berusia 54 tahun tersebut akan digantikan Rafael Benitez. Mantan manajer Liverpool dan Chelsea itu berpengalaman di kompetisi teratas Negeri Ratu Elizabeth.

Benitez pernah membawa The Reds –julukan Liverpool– finis di posisi dua Premier League 2008-2009 dan modal itu dinilai cukup mengangkat Newcastle dari zona degradasi. Masih ada 10 pertandingan yang harus dijalani Newcastle di Premier League.

Karena itu, pergerakan cepat harus dilakukan manajemen Newcastle. Jika tidak, klub yang pada awal 2000-an merupakan penghuni tetap Liga Champions dapat tampil di Divisi Championship atau kasta kedua sepakbola Inggris musim depan.

Madrid Siap Beli Neymar Rp2,8 Triliun

BeritaBintang –    Kabar mengenai Neymar da Silva Santos Junior menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid menguap dalam beberapa hari terakhir. Terkini, Los Merengues digosipkan siap membayar klausul pelepasan kapten Tim Nasional Brasil tersebut.

Kabar mengenai transfer tersebut menyeruak setelah ada klaim bahwa ayah Neymar dan agen telah bertemu perwakilan Madrid dalam Ballon d’ Or Gala di Zurich, Swiss, pada 11 Januari 2016. Meski begitu, tak lama kemudian Neymar sendiri yang membantah isu tersebut.

Tetap saja bantahan Neymar tidak meredam isu transfer. Bahkan sebagaimana laporan Marca, Sabtu (23/1/2016), Madrid akan menebus klausul pelepasan Neymar seharga 190 juta euro atau sekira Rp2,8 triliun.

Lebih lanjut, Madrid bersedia memberikan Neymar gaji fantastis di Madrid melebihi megabintang mereka sekalipun yakni Cristiano Ronaldo. Untuk menyeimbangkan neraca keuangan, Los Merengues juga dikabarkan akan melepas salah satu dari trisula BBC (Gareth Bale, Karim Benzema, dan Ronaldo).

Madrid sendiri sedang diterpa masalah konsistensi permainan sejak awal musim. Beruntung, Zinedine Zidane datang menggantikan Rafael Benitez pada 4 Januari 2016 sehingga memberikan kepercayaan diri tinggi dalam skuad Los Galacticos.

Miris, Benitez Ternyata Tak Tahu Dirinya Dipecat

BeritaBintang –  Fakta mengejutkan terkuak pada pemecatan Rafael Benitez. Pria berpaspor Spanyol tersebut ternyata tak mengetahui bahwa dirinya dipecat oleh menajamen Los Merengues sebelum ia melihat peresmian Zinedine Zidane sebagai pelatih.

Gunjang-ganjing pemecatan pelatih berpostur tambun tersebut memang sempat terendus, akan tetapi hal itu kembali menguap seiring penampilan apik yang ditunjukkan oleh Madrid. Namun ketika bermain imbang melawan Valencia 2-2, Presiden Madrid Florentino Perez langsung menggelar rapat dadakan.

Rapat tersebut disebut membahas masa depan Benitez. Palu pemecatan pun diketuk tak lama setelah rapat tersebut dilangsungkan. Namun, faktanya Benitez tak pernah mengetahui bahwa dirinya telah dilengserkan oleh Madrid.

Bahkan pelatih yang pernah membesut Napoli dan Liverpool tersebut sempat mendatangi Santiago Bernabeu pada Senin sore waktu setempat. Pada saat itu Benitez menerima kabar belum ada keputusan apa pun mengenai masa depannya.

Namun ia melihat kabar dari media bahwa Madrid telah secara resmi menunjuk Zidane sebagai penggantinya. Menurut kerabat dekat Benitez, dirinya terkejut melihat pengenalan Zizou sebagai pelatih baru.

“Satu hal lagi yang mereka lakukan kepada saya,” ujar Benitez kepada rekannya seperti dikutip dari Bioskopsemi , Rabu (6/1/2015).

Madrid Resmi Didiskualifikasi dari Copa del Rey

BeritaBintang –   Federasi sepakbola Spanyol (RFEF) mengonfirmasi Real Madrid resmi didiskualifikasi dari ajang Copa del Rey 2015-2016. Madrid didiskualifikasi karena melanggar aturan memainkan pemain yang tengah menjalani masa hukuman.

Melansir Bioskop168 , Sabtu (5/12/2015), Madrid menurunkan Denis Cheryshev yang tengah mendapat hukuman larangan bermain satu laga saat berhadapan kontra Cadiz, Kamis 3 Desember 2015 dini hari WIB. Cheryshev dihukum setelah menerima tiga kartu kuning saat dipinjamkan ke Villarreal musim lalu.

Namun, sang pelatih Rafael Benitez tetap menurunkan pemain berpaspor Rusia pada laga tersebut. Presiden Madrid Florentino Perez dan Benitez mengatakan tidak mengetahui hukuman Cheryshev tersebut.

Cadiz pun langsung mengajukan banding kepada RFEF setelah laga tersebut. RFEF pun mengabulkan banding yang diajukan pihak Cadiz. Madrid pun harus rela keluar dari kompetisi tersebut.

Real Madrid Jadi Lebih Dahsyat Jika

BeritaBintang – Pelatih Real Madrid, Rafael Benitez, ingin meningkatkan kualitas lini belakang timnya. Jika berhasil, Rafael Benitez yakin Real Madrid akan menjadi tim yang sangat hebat.

Pada musim ini, Real Madrid mendatangkan Danilo sebagai pemain belakang anyar. Benitez hanya melepas Fabio Coentrao ke AS Monaco jelang ditutupnya bursa transfer musim panas 2015.

“Saat tiba di sini, saya ingin kami bermain menyerang dan mencoba memperbaiki lini pertahanan. Para pemain memiliki potensi dan beberapa pemain butuh kebebasan bermain. Keseimbangan tidak mudah dicapai, namun saat para pemain mengerti tugasnya masing-masing, maka kami tidak akan bisa dihentikan,” kata Benitez.

Harapan Benitez membenahi lini belakang akan diuji saat Real Madrid menghadapi Shakhtar Donetsk pada laga Grup A Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Selasa (15/9/2015) waktu setempat. Benitez menilai, Shakhtar merupakan tim yang harus diwaspadai.

“Shakhtar adalah tim bagus yang memiliki pelatih berpengalaman. Mircea Lucescu bisa menerapkan permainan bagus dengan para pemain yang dimiliki. Pertandingan nanti akan menjadi laga sulit jika kami tidak fokus dan menganggap remeh Shakhtar,” ujar Benitez.