Racing Engineering

Sean Mendapat Pelajaran Berharga di Balapan Perdana GP2

BeritaBintang –Pembalap muda Indonesia, Sean Gelael mendapatkan pelajaran berharga kala mengaspal di Sirkuit Katalunya, Spanyol pada ajang GP2. Ia menuntaskan Race 1 di urutan ke-18 dalam musim balapan penuh pertamanya.

Seperti diketahui, pembalap Tim Pertamina Campos Racing tersebut mengawali balapan dari posisi paling belakang. Bahkan ia mampu berada di posisi 13, sayangnya karena dinilai melanggar batas kecepatan saat melintas di pitlane, Sean mendapat penalti lima detik.

Alhasil posisi akhir Sean pun melorot ke peringkat 18. Kendati demikian, ayah Sean, Ricardo Gelael mengaku puas dengan penampilan anaknya.

“Terlepas dari hukuman penalti, secara umum kami cukup puas dengan penampilan Sean. Ya, ini menjadi pembelajaran dan pengalaman yang bagus buat dia,” ucap Ricardo Gelael, dalam laporan pers yang diterima oleh Indowins, Minggu (15/5/2016).

Menjalani musim balapan penuh yang pertama, Sean diharapkan bisa konsisten finis di posisi 15 besar pada setiap balapan. Jika tidak terkena penalti, sebenarnya target tersebut dapat dikatakan sudah bisa dipenuhi pemuda 19 tahun tersebut.

Pada balapan tersebut dimenangi oleh Norman Nato. Pembalap Prancis dari tim Racing Engineering tersebut meraih kemenangan pertamanya pada ajang GP2.

Rio Haryanto Masih Bergelut di GP2 Pesaingnya Sudah Naik ke Formula 1

BeritaBintang – Pebalap GP2 Series dari tim Racing Engineering, Alexander Rossi, dipercaya mengemudikan mobil balap Formula 1 milik tim Manor pada GP Singapura yang berlangsung pada 18-20 September 2015.

Rossi dikontrak Manor untuk tampil pada lima dari tujuh seri tersisa Formula 1 2015. Selain di Singapura, Rossi dijadwalkan tampil pada GP Jepang, AS, Meksiko, dan Brasil, bersama pebalap Manor lainnya, Will Stevens.

GP Singapura akan menjadi debut kompetitif Rossi di pentas Formula 1. Sejak 2012, ia sudah berhubungan dengan sejumlah tim Formula 1, di antaranya Caterham dan Marussia. Namun, ia hanya dipercaya menjadi pebalap tes.

“Saya sangat senang bisa balapan untuk tim Manor Marussia F1. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya sudah mempersiapkan kesempatan ini,” tutur Rossi di situs BBC.

Sebelum tampil untuk Manor, Rossi menjalani tahun 2015 di pentas GP2 Series. Meski telah dikontrak Manor, pebalap Amerika itu tetap akan tampil pada tiga seri tersisa GP2 Series, di Sochi (Rusia), Sakhir (Bahrain), dan Yas Marina (Abu Dhabi).

Pada GP2 Series 2015, Rossi merupakan salah satu rival utama pebalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto. Hingga seri kedelapan di Italia, Rossi duduk di posisi kedua klasemen dengan 153 poin, sedangkan Rio berada di posisi keempat (109 poin).

Posisi pertama dan ketiga masing-masing ditempati oleh Stoffel Vandoorne dari tim ART dengan 261 poin dan Sergey Sirotkin (Rapax/115 poin).