Quicken Loans Arena

Irving Tidak Cemas Reaksi Fans Cavs pada Laga Pembuka NBA

BeritaBintangIrving Tidak Cemas Reaksi Fans Cavs pada Laga Pembuka NBA

Kyrie Irving siap dengan resepsi pendukung Cleveland Cavaliers pada laga pembuka NBA 2017/2018. Dia mengaku tidak gugup dan fokus membantu Boston Celtics meraih kemenangan.

Meninggalkan Cavaliers musim panas lalu untuk memperkuat Celtics, Irving kembali ke Quicken Loans Arena, waktu setempat, untuk kampanye baru.

“Tidak ada alasan gugup. Ini hanya pertandingan basket,” kata Irving, dilansir Poker Online. “Saya mengerti besarnya laga nanti, terlebih karena kehadiran saya. Akan ada pihak yang membesar-besarkannya. Saya mengerti dan itu bagian kompetisi.”

Irving mengaku tidak mempermasalahkan reaksi penonton karena sudah pernah mendapat semua perlakuan selama enam musim membela Cavaliers, mulai sanjungan hingga ejekan. Maka, ketimbang memikirkan itu, dia mengalihkan konsentrasi sepenuhnya ke lapangan sehingga Celtics berjaya.

[ Baca Juga – CLS Wajibkan Pemain Kuliah ]

“Akan menyenangkan kembali ke Quicken Loans Arena dan bermain menghadapi tim sehebat Cavs,” ungkap Irving.

Irving tiba di Cleveland pada 2011 untuk mengawali karier di NBA. Menjadi pilihan pertama draft, dia mempersembahkan gelar edisi 2016. Di level personal, sosok berusia 25 tahun tersebut masuk tim all-star empat kali dan menjadi debutan terbaik.

Setelah enam kampanye membela Cavaliers, Irving meminta dilepas musim panas lalu. Dia mengaku ingin bebas dari bayang-bayang LeBron James. Cavaliers pun menukarnya dengan Isaiah Thomas, Jae Crowder, Ante Zizic, dan draft NBA 2018 putaran pertama milik Brooklyn Nets.

RESMI! Orlando Magic Sukses Gaet Center Berpengalaman NBA

BeritaBintangRESMI! Orlando Magic Sukses Gaet Center Berpengalaman NBA

Orlando Magic sukses mendatangkan center berpengalaman NBA, Marreese Speights ke Amway Center. Perekrutan sang center yang berstatus bebas transfer tersebut dikonfirmasi president of basketball operations Magic, Jeff Weltman.

Baru berusia 29 tahun, Speights memang tercatat pernah membela tim-tim top NBA macam Cleveland Cavaliers, Golden State Warriors, hinnga LA Clippers. Bersama Warriors, Speights bahkan sukses menyabet cincin juara NBA pada 2015 lalu.

[ Baca Juga – Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017 ]

“Speights merupakan big man dengan kemampuan menembak yang sangat baik di sepanjang kariernya. Dia merupakan pemain veteran yang bisa membawa pengalaman lebih ke dalam tim kami,” kata Weltman seperti dimuat laman resmi Judi Bola Online.

Di NBA musim lalu, Speights tercatat bermain sebanyak 82 laga pada musim reguler bersama Clippers dengan catatan 8,7 poin per game dan 4,5 rebound.

Pebasket bertinggi 2,8 meter itu juga sukses membukukan 25 double-double di musim 2016-2017, termasuk mencetak 23 poin ketika menghadapi Oklahoma City Thunder.

Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017

BeritaBintangKalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017

Boston Celtics berhasil menjaga asa mereka lolos ke NBA Finals 2017 berkat kemenangan di kandang Cleveland Cavaliers pada game ketiga final Wilayah Timur, Senin 22 Mei 2017 WIB. Celtics pun memperkecil ketinggalan agregat mereka jadi 1-2.

Celtics menjalani game ketiga di markas Cavaliers, Quicken Loans Arena, dalam situasi ketinggalan 0-2 setelah sebelumnya kalah beruntun di kandang sendiri, TD Garden.

[ Baca Juga – Jelang Lakoni Game Ketiga di NBA Finals 2017, LeBron James Ingin Rileks Dulu ]

Akan tetapi, Celtics berhasil tampil mengejutkan dengan merebut game pertama yang dimainkan di markas Cavaliers dalam pertemuan mereka di final wilayah ini. Three point Avery Bradley di detik terakhir memastikan kemenangan 111-108 Celtics atas juara bertahan NBA itu di game ketiga.

Game selanjutnya sendiri masih akan dimainkan di Quicken Loans Arena. Laga ini akan digelar pada Judi Bola Online.

Kalahkan Celtics, Game Pertama Final Wilayah Timur Jadi Milik Cavaliers

BeritaBintangKalahkan Celtics, Game Pertama Final Wilayah Timur Jadi Milik Cavaliers

Dua megabintang Cleveland Cavaliers, LeBron James dan Kevin Love, tampil luar biasa untuk membawa juara bertahan NBA itu mengalahkan Boston Celtics pada game pertama final Wilayah Timur NBA 2016-2017, Kamis (18/5/2017) WIB.

Bermain di TD Garden yang merupakan markas Celtics, Cavaliers menang 117-104. Kombinasi James dan Love memang luar biasa dan menghasilkan 70 poin untuk tim tamu di laga ini.

[ Baca Juga – Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017 ]

James hadir sebagai top performer untuk Cavaliers dengan sumbangan 38 poin, 9 rebound, dan 7 assist. Sedangkan Love total membukukan 32 poin dan 12 rebound. Sementara itu, di kubu Celtics, Jae Crowder muncul sebagai penampil terbaik dengan torehan 21 poin, 8 rebound, dan 5 assist.

Sebagai informasi, Celtics masih akan menjadi tuan rumah di TD Garden pada game kedua nanti. Laga ini akan dihelat Sabtu 20 Mei 2017 pagi WIB.

Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League

BeritaBintang Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League

Selesai sudah tugas Zack Snyder sebagai sutradara Justice League. Awal minggu ini, Snyder mengumumkan mundur dan menunjuk Joss Whedon sebagai penggantinya.

Keputusan berat untuk mundur itu diambil Snyder setelah peristiwa tak mengenakkan terjadi di keluarganya Maret lalu. Kala itu, putri Snyder ditemukan mati bunuh diri di usianya yang masih 20 tahun. Hal yang sama juga dilakukan oleh Deborah Snyder, sang istri yang juga merupakan produser Justice League.

“Aku telah memutuskan untuk mundur dari film ini untuk bisa bersama dengan keluargaku, dengan anak-anakku, yang sangat membutuhkanku. Mereka menjalani masa berat. Aku mengalami masa berat,” kata Snyder seperti dikutip dari AGEN BOLA, Selasa (23/5/2017).

[ Baca Juga : ” Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017 ” ]

Snyder mengatakan mundur dari Justice League merupakan keputusan yang sangat berat. Awalnya, dia sempat berpikir untuk melanjutkan pekerjaannya dengan keyakinan pekerjaan akan menyibukkan pikirannya.

“Dalam pikiranku, kupikir ini adalah penawar yang tepat dengan kembali bekerja, dengan mengubur diriku dalam kesibukan dan melihat jika inilah cara yang tepat melewati ini. Tuntutan pekerjaan ini sangat berat. Ini menyita semuanya,” lanjut Snyder.

Sebagian besar syuting dan editing Justice League sendiri sejatinya sudah selesai. Namun Snyder punya ide dan keinginan untuk menambahkan adegan tambahan. Adegan inilah yang menjadi tugas Joss Whedon. Rencananya, syuting adegan tambahan akan dilakukan di Inggris.

Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017

BeritaBintangKalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017

Boston Celtics berhasil menjaga asa mereka lolos ke NBA Finals 2017 berkat kemenangan di kandang Cleveland Cavaliers pada game ketiga final Wilayah Timur, Senin 22 Mei 2017 WIB. Celtics pun memperkecil ketinggalan agregat mereka jadi 1-2.

Celtics menjalani game ketiga di markas Cavaliers, Quicken Loans Arena, dalam situasi ketinggalan 0-2 setelah sebelumnya kalah beruntun di kandang sendiri, TD Garden.

[ Baca Juga – Jadi Runner-Up SEABA 2017, Indonesia Akui Keperkasaan Filipina di Kawasan Asia Tenggara ]

Akan tetapi, Celtics berhasil tampil mengejutkan dengan merebut game pertama yang dimainkan di markas Cavaliers dalam pertemuan mereka di final wilayah ini. Three point Avery Bradley di detik terakhir memastikan kemenangan 111-108 Celtics atas juara bertahan NBA itu di game ketiga.

Game selanjutnya sendiri masih akan dimainkan di Quicken Loans Arena. Laga ini akan digelar Rabu 24 Mei 2017 pagi WIB.

Tangisan MVP Final NBA 2016

BeritaBintangOAKLAND – Keberhasilan Cleveland Cavalier menjadi juara NBA 2016 merupakan hal yang begitu emosional untuk sang bintang LeBron James. Dirinya sampai tak kuasa menahan tangis usai pertandingan beakhir.

Pada game ketujuh atau game terakhir melawan Golde State Warriors, LeBron James dan kawan-kawan sukses menyudahi pertandingan yang berjalan ketat dengan kemenangan 93-89. LeBron menjadi bintang dengan mencetak triple-double 27 poin, 11 assist, dan 10 rebound.

Oleh karena itu, tak heran jika pebasket berusia 31 tahun tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik di final tahun ini. Gelar tahun ini merupakan yang pertama kali untuk tim yang bermarkas di Quicken Loans Arena tersebut.

“Setelah saya hengkang, dan saya kembali lalu mempersembahkan gelar untuk Cleveland. Saya berjuang memberikan segala yang saya miliki,” ujar LeBron sambil terisak seperti dikutip dari TaruhanBolaOnline, Rabu (22/6/2016).

“Saya memberikan hati, darah, keringat, dan air mata saya untuk pertandingan ini. Cleveland ini untukmu!” sambungnya singkat.

Love Dan LeBron James Atasi Lakers

BeritaBintangCLEVELAND – Cleveland Cavaliers berhasil menjinakkan sang tamu, Los Angeles (LA) Lakers dalam lanjutan NBA 2014-2015 dengan 120-105. Dua bintang Cavs, LeBron James dan Kevin Love menjadi ujung tombak tim.

Bahkan Love menjalin pemain paling produktif dalam pertandingan tersebut. Pebasket yang biasa bermain sebagai power forward itu menyumbangkan 32 poin untuk Cavs di Quicken Loans Arena, Cleveland. Sedangkan James menyumbang 22 poin.

Sementara itu Lakers hanya bertumpu kepada Jordan Clarkson yang berhasil menyumbangkan 20 poin. Tim arahan Byron Scott terlihat tidak dapat mengembangkan permainan sepanjang laga, praktis mereka hanya menang di kuarter terakhir dengan 26-24.

Meski Love manjadi pemain terproduktif, namun sang pelatih, David Blatt memberikan pujian kepada Kyrie Irving yang memberikan 10 assist dalam pertandingan tersebut.

“Irving bermain sangat bagus. Saat pemain Anda melakukan sesuatu luar biasa, Anda selalu ingin memberikan pujian atas apa yang ia lakukan. Tapi terkadang mereka hanya melakukannya dengan baik saja,” kata Blatt.

LeBron Moncer, Cavaliers Songsong Rekor Kemenangan

BeritaBintangCLEVELAND – Tanpa mengurangi pengakuan kontribusi Kevin Love atau pemain Cleveland Cavaliers lainnya, LeBron James tengah disanjung oleh publik Quicken Loans Arena, markas Cavs.

Untuk ke-12 kali secara beruntun, Cavs terus “menggendutkan” rekening rekornya musim ini, di mana tak satu pun tim NBA lainnya bisa mencapai angka tersebut.

Angka 12 kemenangan ini juga tinggal terpaut satu kemenangan lagi untuk menyongsong pengulangan rekor atau dua lagi, guna melewati milestone 13 kemenangan mereka sebelumnya pada 2010 silam.

LeBron tampil ‘moncer’ dengan menyumbangkan 23 angka, plus tiga rebounds dan sembilan assist, saat membantu timnya menang, 105-94 atas Los Angeles Clippers. Kemenangan ini juga membawa Cavs memuncaki klasemen Central Division di Eastern Conference.

“(Rekor) jangka panjang. Seperti inilah seharusnya kami bermain. Sebuah kemenangan yang amat, sangat bagus buat kami,” seru LeBron kepada ESPN, Jumat (6/2/2015).

Sementara Clippers terpaksa menelan kekalahan tandang ke-10 musim ini dan pelatih Doc Rivers, membebankan pil pahit kekalahan timnya ke pundaknya sendiri.

“Kami sudah dipecundangi. Ini semua salah kami. Semestinya kami bermain lebih baik. Jelas, saya sendiri tak melakukan pekerjaan yang bagus. Kami tak menyiapkan diri sedini mungkin. Saya sudah merasa ketika mereka unggul sejak awal, kami takkan menang,” timpal Rivers.