Qatar

Jelang Race MotoGP Belanda 2017, Alex Rins: Saya Akan Enjoy dan Kembalikan Kepercayaan Diri

BeritaBintangJelang Race MotoGP Belanda 2017, Alex Rins: Saya Akan Enjoy dan Kembalikan Kepercayaan Diri

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins, mengaku senang bisa kembali tampil di balapan MotoGP 2017 setelah absen beberapa race karena cedera. Sirkuit Assen, Belanda akan menjadi race-nya yang ketiga pada tahun ini setelah menjalani balapan di Qatar dan Argentina.

Menunggu waktu yang lama untuk bisa kembali tampil di MotoGP, menjadi hal sulit yang dihadapi Rins. Namun, setelah menjalani tes pasca-balapan di Sirkuit Barcelona, pembalap rookie itu tak menyangka.

[ Baca Juga : ” Resmi, Ron Howard Ditunjuk Sutradarai Film Han Solo ” ]

“Saya senang berada di sini. Sangat sulit menunggu. Patah tulang ini merupakan pemulihan yang sangat sulit. Saya mencoba motor pada hari Senin dan Selasa di Montmelo (Sirkuit Barcelona) dan saya terkesan karena saya merasa tidak sakit,” ungkap Rins, mengutip dari laman resmi AGEN BOLA, Sabtu (24/6/2017).

Sirkuit Assen akan menjadi saksinya comeback di MotoGP 2017. Meski begitu, ia enggan terbebani dan mencoba untuk menikmati dan mengembalikan kepercayaan dirinya.

“Akhir pekan ini saya hanya akan fokus dan mencoba menikmatinya dan mengembalikan kepercayaan diri saya,” tuntasnya.

Zarco Berharap Gantikan Posisi Rossi di Tim Pabrikan Yamaha

BeritaBintangZarco Berharap Gantikan Posisi Rossi di Tim Pabrikan Yamaha

Pembalap Monster Yamaha Tech3, Johann Zarco, bertekad untuk bisa tembus ke tim pabrikan Yamaha suatu hari nanti. Oleh karena itu, rider asal Prancis tersebut mengaku harus bekerja keras untuk menggantikan posisi Valentino Rossi di tim pabrikan.

Penampilan Zarco sebagai rookie MotoGP 2017 terbilang mengesankan. Meski sempat gagal meraih poin di Qatar, juara dunia dua kali Moto2 itu selalu berhasil finis di 10 besar. Bahkan pada balapan yang berlangsung di Prancis, ia berhasil menempati podium dua.

Oleh karena itu, Zarco kini menjadi salah satu kandidat kuat mengisi kursi pembalap di tim pabrikan Yamaha. Mengingat Rossi kini sudah berusia 38 tahun dan akan segera pensiun.

[ Baca Juga : ” Trailer Annabelle: Creation Jelaskan Sejarah Terbentuknya Boneka Terkutuk ” ]

“Targetnya adalah untuk bisa menjadi pembalap pabrikan. Karena saya pikir jika Anda ingin bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia Anda harus memakai motor pabrikan. Dan jika saya bisa jadi pembalap pabrikan dan tetap bekerja dengan Yamaha itu akan sangat fantastis,” kata Zarco, seperti disadur dari laman resmi AGEN BOLA, Rabu (21/6/2017).

“Dan, kenapa tidak? Saya harus menjadi salah satu yang terbaik untuk bisa menggantikan posisi Valentino (Rossi) dan saya pikir itu semua adalah harapan saya. Ini adalah target yang menakjubkan dan mimpi bagi seorang pembalap,” tuntasnya.

Pearl Island, Pulau Buatan di Qatar yang Menakjubkan

BeritaBintangPearl Island, Pulau Buatan di Qatar yang Menakjubkan

TIDAK berlebihan jika mengatakan kompleks perumahan mewah di Qatar ini terlihat begitu menakjubkan. Bukan karena kemewahannya, tapi karena kompleks perumahan ini dibuat di atas pulau tidak alami alias buatan manusia.

Pulau seluas 4 kilometer persegi tersebut dibuat di tanah reklamasi. Pulau Pearl sudah diisi oleh vila pribadi, puluhan menara apartemen, ratusan rumah, hotel mewah, toko dan restoran mewah.

Pearl Island, Pulau Buatan di Qatar yang Menakjubkan

Dikutip dari JUDI ONLINE, Jumat (9/6/2017), sebanayak 5.000 orang penduduk telah pindah ke Pulau Pearl pada 2012. Nama Pearl yang artinya mutiara, menjadi alasan dari dipilihnya nama untuk pulau tersebut karena dulu dasar laut dangkal di tempat pulau ini dibangun menjadu industri mutiara utama dan Qatar terkenal dengan salah satu produsen mutiara di Asia.

{ Baca Juga, ” Album Baru Super Junior Siap Rilis Oktober 2017 ” }

Ketika proyek pembangunan Pulau Pearl pertama kali dilakukan pada 2004, biaya awal pembangunan pulau mencapai USD2,5 miliar dan telah menghabiskan dana sebanyak USD15 miliar untuk menyelesaikannya. Pulau Pearl dikelilingi pantai yang membentang 12 mil dengan suasana yang masih asli.

Bentuk pulau ini terbilang unik. Bila dilihat dari atas Pulau Pearl memiliki bentuk lingkaran dengan sebuah perairan yang ada di dalamnya. Lautan biru mengelilingi pulau yang begitu mempesona ini.

Anda akan takjub berkali-kali dibuatnya, betapa ilmu pengetahuan, teknologi dan keindahan alam bersatu menjadi sebuah destinasi wisata berkelas internasional yang sayang jika dilewatkan.

Puncaki Klasemen MotoGP, Rossi: Saya Tidak Pernah Menduga Hal Ini

BeritaBintangPuncaki Klasemen MotoGP, Rossi: Saya Tidak Pernah Menduga Hal Ini

Pembalap kawakan milik Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku terkejut dengan hasil yang diraihnya saat ini sebagai pemuncak klasemen sementara MotoGP 2017. Meski belum pernah menjadi yang tercepat sepanjang balapan yang dihelat sejauh ini, tetapi perolehan poin Rossi mengalahkan para pembalap lainnya.

Sejauh ini kompetisi MotoGP 2017 telah menggelar tiga balapan. Pada balapan pertama di Qatar, Rossi berhasil menempati podium ketiga. Sedangkan pada dua balapan berikutnya, yakni di Argentina dan Amerika Serikat, pembalap berjuluk The Doctor itu berhasil menempati posisi dua.

[ Baca Juga : ”  Asyik, Drama Ji Chang Wook Tayang di Indonesia ” ]

Hasil itu membuat Rossi berada di puncak klasemen sementara dengan raihan 56 poin. Sedangkan rekan satu tim Rossi, yakni Maverick Vinales, harus rela berada di posisi kedua dengan perolehan 50 poin. Meski Vinales berhasil menjadi yang tercepat pada dua balapan pertama, tetapi pembalap asal Spanyol itu harus terjatuh di Amerika dan tidak dapat melanjutkan balapan, sehingga tidak memperoleh poin sama sekali.

Jelang balapan berikutnya di Jerez, Spanyol, Rossi merasa sangat senang. Tidak hanya karena saat ini dirinya memuncaki klasemen. Namun, juga dikarenakan pelbagai masalah yang menimpanya selama ini perlahan-lahan sudah mulai dapat diatasi.

“Saya tidak pernah menduga akan datang ke Jerez sebagai pimpinan kejuaraan. Saya sangat senang karena kami berhasil menyelesaikan beberapa masalah yang kami hadapi selama tes musim dingin dan kami melakukan balapan yang sangat bagus,” ungkap Rossi, melansir dari laman resmi AGEN BOLA, Kamis (4/5/2017).

Jelang MotoGP Amerika Serikat 2017, Jonas Folger: Saya Penuh Bersemangat!

BeritaBintangJelang MotoGP Amerika Serikat 2017, Jonas Folger: Saya Penuh Bersemangat!

Rider Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, mengaku sangat tertarik menghadapi gelaran Grand Prix (GP) ketiga musim 2017 yang akan digelar di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, 21-23 April 2017. Folger mengatakan, balapan di sana akan menjadi balapan yang positif.

“Saya sudah bersemangat sebelum minggu di Austin tiba. Terutama setelah berlaga di GP Argentina ketika kami berhasil menunjukkan raihan yang hebat!” ungkap Folger mengutip dari AGEN BOLA, Rabu (19/4/2017).

[ Baca Juga : ” Jackie Chan Bikin Film Kartun ” ]

Folger merupakan pembalap rookie dengan raihan paling impresif dalam dua laga awal MotoGP 2017 di Qatar dan Argentina. Pembalap asal Jerman itu berhasil mengoleksi enam poin usai finis di urutan sepuluh GP Qatar. Melanjutkan balapan gemilangnya, Folger melaju di urutan keenam dalam GP Argentina dan berhasil mengumpulkan 10 poin.

Jelang berlaga di Sirkuit Austin, pembalap berusia 23 tahun itu mengatakan sudah memahami dengan baik kondisi motor YZR-M1 miliknya. Folger mengaku berusaha meneruskan raihan positifnya dan mencetak angka bagi Yamaha di sirkuit sepanjang 5,5 km itu.

“Saya sangat menyukai Sirkuit Amerika! Bentuk lintasannya sungguh menantang. Setelah laga terakhir (di Argentina), kini saya optimis. Kami belajar banyak, dan area yang harus saya tingkatkan adalah diri saya sendiri. Saya menunggu momen untuk bisa melaju bersama motor Yamaha di lintasan yang fantastis!” tutup sang rider penuh hasrat.

Meski Raja di Austin, Marc Marquez Wajib Waspadai Maverick Vinales

BeritaBintangMeski Raja di Austin, Marc Marquez Wajib Waspadai Maverick Vinales

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dinilai sebagai raja di Sirkuit Austin dalam empat musim terakhir. Bagaimana tidak, ia selalu sukses keluar sebagai yang tercepat sejak 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Namun, penampilan terakhir Marquez di dua seri yaitu Qatar dan Argentina, begitu meragukan. Jawara bertahan MotoGP itu masih mengalami masalah kecepatan pada RC213V miliknya.

[ Baca Juga : ” Nih, Foto Para Pemeran Kingsman: The Golden Circle ” ]

Berkaca pada musim lalu, dari dua race Marquez mengoleksi 41 poin. Rider berpaspor Spanyol itu berhasil meraih podium di Qatar (posisi ketiga) dan Argentina (posisi pertama).

Berbeda dengan musim ini, peraih tiga gelar juara MotoGP itu hanya mampu mengumpulkan 13 poin. Marquez harus puas berada di posisi keempat di Losail dan gagal finis akibat jatuh di Termas de Rio Hondo.

Karena itu, jelang seri ketiga di Austin, Marquez wajib waspada dengan kecepatan yang dimiliki oleh rivalnya yaitu Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Pasalnya, dari dua lomba, rekan Valentino Rossi itu mampu keluar sebagai juara podium.

Akankah Marquez bakal mempertahankan statusnya sebagai raja di Austin pada 23 April 2017? Tentu ia bakal bertekad untuk mencuri momentum bangkit karena saat ini posisinya di klasemen balap berada di posisi kedelapan.  AGEN BOLA

Kemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

BeritaBintangKemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku termotivasi untuk meraih hasil yang gemilang lagi berkat raihan positif balapannya di dua seri awal MotoGP 2017. Setelah tampil luar biasa di tes pramusim, ternyata capaiannya itu mampu ia lanjutkan di race yang sudah berlangsung di Qatar dan Argentina.

Di GP Qatar, Vinales sukses membuat kejutan setelah keluar menjadi yang pertama. Pada balapan tersebut, ia mampu menunjukkan kualitasnya yang maksimal di musim perdananya bersama Yamaha.

[ Baca Juga : ” Saudara Ungkap Carrie Fisher Masih Akan Hadir di Star Wars IX ” ]

Ketangguhannya itu mampu ia ulangi lagi setelah menjuarai seri kedua GP Argentina. Meski begitu, Top Gun –julukan Vinales– mengaku akan tetap bekerja keras.

“Sulit dipercaya Anda dapat mulai seperti ini. Setelah pramusim, dua race berturut-turut adalah sesuatu yang luar biasa dan memberi kami motivasi tinggi,” ungkap Vinales, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (10/3/2017).

“Kami harus menjaga dengan cara yang benar dan tetap bekerja keras,” tuntasnya.

Kepala Kru Akui Vinales Start Buruk di Qatar

BeritaBintangKepala Kru Akui Vinales Start Buruk di Qatar

Kepala Kru Vinales, Ramon Forcada, mengakui kalau Top Gun –julukan Vinales– tidak membuat start yang bagus pada balapan perdana musim ini yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, Senin 27 Maret 2017 dini hari WIB.

Vinales yang memulai balapan dari tempat pertama, nyatanya gagal membuat start yang bagus sehingga mampu dilewati Johann Zarco dan beberapa pembalap lain. Kendati demikian, mantan rider Suzuki Ecstar itu tidak menyerah untuk memenangkan balapan perdananya bersama Movistar Yamaha.

[ Baca Juga : ” Sosok Wonder Woman yang Berbeda dari Superhero Lain ” ]

Perlahan namun pasti, posisi Vinales mulai memperbaiki posisinya. Pembalap 22 tahun tersebut akhirnya mampu menempati tiga besar di belakang Andrea Dovizioso dan Marc Marquez setelah Andrea Iannone mengalami kecelakaan di lap 15.

Tidak butuh waktu lama bagi Vinales menyalip Marquez untuk menempati posisi dua. Berada di tempat kedua, membuat mental Top Gun membumbung. Ia mampu memberikan tekanan kepada Dovizioso yang tengah memimpin balapan. Aksi saling susul pun tak terelakan sampai akhirnya Vinales sukses menyetuh garis finis pertama kali.

“Oke, ia (Vinales) tidak membuat start terbaiknya dan (Johann) Zarco sedikit lebih cepat. Lalu ia menunggu, tetap tenang saat (Andrea) Iannone terjatuh di depannya,” ungkap Forcada, seperti disadur dari AGEN BOLA, Selasa (4/4/2017).

Ini Dia Penyesalan Jorge Lorenzo Pindah ke Ducati

BeritaBintang Ini Dia Penyesalan Jorge Lorenzo Pindah ke Ducati

Bergabung ke Ducati Corse merupakan pilihan dari Jorge Lorenzo. Jawara tiga kali MotoGP itu menginginkan tantangan setelah sembilan tahun menggeber Yamaha.

Namun, pilihan Lorenzo itu sedikit menuai kritik pada gelaran seri perdana MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar. Bagaimana tidak, ia menjadi pembalap paling sukses dalam menaklukkan lintasan 5.4 km itu, tercatat sudah enam kali menang.

[ Baca Juga : ” Trailer War for The Planet of The Apes Suguhkan Aksi Heroik Caesar Melawan Manusia  ” ]

Finis di urutan ke-11 tentu bukan kapasitas Lorenzo selama ini. Lantas pembalap berusia 29 tahun itu mengharapkan Casey Stoner bisa menjadi mentornya. Alasannya karena Stoner merupakan rider yang pernah membawa Ducati juara dunia pada musim 2007.

“Tentu akan lebih baik jika Stoner memberikan saya saran soal teknik balapan, karena dia satu-satunya yang mampu memenangi gelar juara dunia dengan motor ini,”kata Lorenzo seperti dinukil dari AGEN BOLA, Minggu (2/4/2017).

“Ia masih pembalap yang fenomenal. Sangat mengecewakan tak mampu menyakinkan dia untuk mengikuti saya di seluruh seri musim ini,” pungkasnya.

Tampil di Sirkuit Losail pada Ajang ATC, Pembalap Indonesia Raih Hasil Positif

BeritaBintangTampil di Sirkuit Losail pada Ajang ATC, Pembalap Indonesia Raih Hasil Positif

Asia Talent Cup (ATC) Seri Qatar memberikan banyak pengalaman dan momen berharga bagi para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT). Berbagai momen dan hasil positif menghiasi kiprah pembalap honda tersebut di ajang balap bagi pebalap muda berbakat Asia yang berlangsung di Losail International Circuit,seperti dikutip AGEN BOLA. Qatar 24-26 Maret 2017.

ATC seri kedua ini diwarnai pembatalan balap pertama. Penyelenggara membuat keputusan akhir untuk membatalkan balap pertama dikarenakan kondisi lintasan yang dinilai tidak aman untuk balap setelah diterpa cuaca buruk.

“Sayang sekali race pertama di seri Qatar dibatalkan, seharusnya ini menjadi kesempatan saya menambah poin untuk championship. Saya dan rekan yang lain sudah mempersiapkan segala hal untuk balap di lintasan basah, tapi saya menghargai keputusan penyelenggara yang sudah pasti untuk alasan keselamatan,” ujar Gerry Salim.

Meskipun kehilangan kesempatan menambah poin kejuaraan di balap pertama ATC seri Qatar, Gerry Salim, Lucky Hendriansya, Irfan Ardiansyah dan Muhamad Erfin Firmansyah tetap menunjukan penampilan impresifnya. Performa balap sensasional ditunjukan oleh Lucky pada 7 lap pertama.

[ Baca Juga : ” Superman, Kenapa Absen di Justice League? ” ]

Lucky yang start pada posisi ke 11 sudah kembali ke motor balap tunggangannya setelah sebelumnya kualifikasi menggunakan motor cadangan. Sejak start, Lucky terlihat mahir memosisikan dirinya hingga akhirnya berada di rombongan terdepan. Bahkan pada lap ke-5, Lucky berhasil menyusul rekannya di Astra Honda Racing Team Gerry Salim yang berada di posisi kedua terdepan dan sempat memimpin jalannya balap.

Pada lap-lap selanjutnya, Gerry Salim dan Lucky pun terus menunjukkan semangat juangnya di grup kedua terdepan sampai akhirnya finish di posisi ke 8 dan ke 7. “Beberapa kesempatan sudah saya dapatkan di awal balap. Tapi inilah balap dan saat ini saya berada di ajang balap yang sangat kompetitif. Saya dapat banyak pengalaman di seri ini dan optimis bisa lebih maksimal lagi di seri berikutnya. Terima kasih semua yg sudah mendukung dan mendoakan saya,” ujar Lucky.

Dengan hasil tersebut Lucky mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara menjadi posisi ke 9 dan Gerry Salim saat ini mengisi posisi 7. Irfan Ardiansyah pun pada seri ini berhasil menambah poin untuk naik ke peringkat 8 kelasemen sementara dengan finish di posisi 9. Sedangkan Erfin berhasil finish di posisi ke 12 dan naik 1 peringkat ke 12 kelasemen sementara.

“Keberuntungan belum berpihak kepada kami di seri ini, meskipun pebalap AHRT beberapa kali di posisi depan. Kami yakin pengalaman berharga yang mereka dapatkan pada seri ini akan membuat mereka semakin berkembang. Fokus selanjutnya adalah seri ketiga di Jepang, kami mohon terus dukungan dari masyarakat Indonesia hingga merah putih bisa secepatnya kembali berkibar di ajang ATC 2017,” ujar GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra.