Qatar

Akui Lakukan Kesalahan, Iannone Janji Takkan Mengulanginya

BeritaBintang – Akui Lakukan Kesalahan, Iannone Janji Takkan Mengulanginya

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, gagal menyelesaikan balapan di seri perdana MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (27/3/2017) dini hari WIB. Iannone harus terjatuh pada putaran 10 akibat bersenggolan dengan Marc Marquez (Repsol Honda).

Akibat hasil tersebut, Iannone mengaku sangat kecewa. Sebab, pembalap asal Italia itu harus membuang kesempatannya untuk mendulang poin perdana di musim 2017.

Sejatinya, The Maniac Joe –julukan Iannone– memulai balapan dari baris terdepan yakni posisi kedua di belakang Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Bahkan hingga lap 10, Iannone berhasil menjaga posisinya di tiga besar rider terdepan.

[ Baca Juga : ” Power Rangers Tak Mampu Kalahkan Beauty and the Beast Di Tangga Box Office  ” ]

Akibat hasil buruk tersebut, Iannone berharap tak akan mengulanginya lagi. Sebab dirinya bertekad agar mampu menempati posisi tiga besar di klasemen akhir pembalap. Bahkan pembalap 29 tahun itu yakin mampu keluar sebagai juara di akhir musim.

“Saya membuat kesalahan dan saya benar-benar berharap itu menjadi kejadian yang pertama dan terakhir,” jelas Iannone, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (27/3/2017).

Jelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

BeritaBintangJelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

Pembalap anyar Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengatakan ingin fokus menjalani seri perdana MotoGP 2017. Ia pun tidak ingin memprediksi bagaimana jalannya balapan seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar pada Senin, 27 Maret 2017 dini hari WIB.

“Saat ini, bukan saatnya membuat prediksi. Saya tahu Vinales dan Marquez memiliki kecepatan yang cepat dan mereka siap di balapan seri perdana ini,” ujar Lorenzo, mengutip dari AGEN BOLA, Minggu (26/3/2017).

[ Baca Juga : ” Remake Film ‘Death Note’ Luncurkan Trailer Keren, Tayang 25 Agustus!  ” ]

Lebih lanjut, Lorenzo tidak ingin memikirkan lebih jauh tentang persaingan dirinya dengan pembalap Yamaha, Maverick Vinales dan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Ia menanggapi dengan santai atas pole position yang diraih Vinales dan Marquez yang start dari posisi tiga.

“Saya katakan saya merasa santai dengan hasil yang mereka dapatkan. Saya tidak ingin terganggu dengan hal ini,” tambahnya.

Sementara Lorenzo akan memulai balapan dari urutan 12 atau berada di grip empat. Hasil tersebut didapat pembalap berpaspor Spanyol itu karena Komisi Keselamatan tidak mengizinkan kualifikasi di Sirkuit Losail, Qatar karena terjadi hujan. Akibatnya pihak penyelenggara menentukan posisi start pembalap berdasarkan hasil akumulasi tiga latihan bebas.

Jelang Seri Pembuka MotoGP 2017, Iannone Siap Berjuang untuk Podium

BeritaBintangJelang Seri Pembuka MotoGP 2017, Iannone Siap Berjuang untuk Podium

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengaku akan berjuang sekuat tenaga agar bisa berhasil meraih podium di setiap balapan yang akan dilakoninya di MotoGP 2017. Meski begitu, hasil tes pramusim lalu, membuatnya sedikit harus berwaspada.

Pasalnya di tiga tes pramusim terakhir, bisa dibilang penampilan Iannone kurang konsisten. Apalagi hasil tes di Qatar beberapa pekan lalu yang kurang memuaskan. Padahal, di Phillip Island dan Sepang,  The Maniac Joe –julukan Iannone- menunjukkan performa yang sangat baik.

[ Baca Juga : ” Giliran sang Jenderal Zod Digosipkan Perankan Cable di Deadpool 2 ” ]

“Kecepatan di tes tidak buruk tapi saya juga tahu bahwa saya sangat dekat dengan bagian depan,” ungka Iannone, mengutip dari AGEN BOLA, Jumat (24/3/2017).

Walau sempat mengalami tes pramusim yang berat, Iannone tetap optimis menatap MotoGP 2017 yang akan dibuka di GP Qatar pekan ini. Ia berharap dirinya bisa naik podium dalam seri pembuka MotoGP musim ini.

“Harapannya adalah bahwa kami dapat meningkatkan itu (tes pramusim) dan berjuang untuk podium,” tutupnya.

Pedrosa Tetap Optimis Bisa Bersinar di GP Qatar meski Kondisi Sirkuit Tak Ideal

BeritaBintangPedrosa Tetap Optimis Bisa Bersinar di GP Qatar meski Kondisi Sirkuit Tak Ideal

Kalah pamor dengan Marc Marquez sepanjang musim lalu, rider Repsol Honda, Dani Pedrosa kembali menjadi buah bibir di paddock MotoGP setelah sukses tampil kompetitif dalam rangkaian uji coba pramusim. The Little Spaniard sukses menduduki posisi tercepat ketiga pada tes di Australia dan Qatar.

Hasil inilah yang ia jadikan modal demi tampil baik di seri pembuka MotoGP 2017 yang akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada akhir pekan ini. Pedrosa yakin timnya masih harus berbenah diri demi meningkatkan performa motor RC213V, namun via laman resmi Repsol Honda, rider asal Spanyol itu mengaku yakin bisa tampil baik dan kompetitif.

[ Baca Juga : ” Setelah Danau Es, Apalagi yang Ditemukan di Planet Mars ? ” ]

“Kami bekerja dengan baik selama pramusim, termasuk uji coba terakhir di Qatar. Sedikit demi sedikit kami memperbaiki performa. Masih ada banyak yang harus kami tingkatkan di sana-sini, namun Honda tak pernah berhenti bekerja di Jepang dan kami sendiri akan bekerja sebaik mungkin demi terus melaju ke arah yang tepat,” ucap Pedrosa.

“Lintasan Losail sendiri memang sangat berdebu dan cukup berangin, jadi grip begitu buruk. Ada lintasan lurus yang sangat panjang di mana kami diterpa angin, dan kami butuh mesin yang sangat bertenaga. Sangat sulit membuat prediksi soal balapan nanti, mengingat level kompetisi sangat tinggi, namun kami akan memulai pekan balap dengan rasa percaya diri,” urainya.

Puji Jonas Folger, Mellauner: Dia Bisa Gunakan Intuisi Balapannya

BeritaBintangPuji Jonas Folger, Mellauner: Dia Bisa Gunakan Intuisi Balapannya

Kepala Kru Tim Yamaha Tech 3, Patrick Mellauner, memuji salah satu pembalapnya yakni Jonas Folger di balapan MotoGP 2017. Ia mengatakan, Folger adalah pembalap yang sangat baik untuk menunggangi YZR-M1 di musim ini.

Menurut Mellauner, Folger memiliki intuisi yang baik dengan YM1 di balapan MotoGP. Hal itu terbukti, ketika pembalap yang berstatus rookie ini tampil luar biasa di tes pramusim Qatar yang berlangsung di Sirkuit Losail.

[ Baca Juga : ” Berkat Beauty and the Beast, Emma Watson Dibayar Miliaran Rupiah ” ]

Folger mampu bersaing dengan pembalap papan atas MotoGP lainnya dengan tak pernah keluar di posisi tujuh besar selama tiga hari tes berlangsung. Bahkan pada hari kedua, pembalap berusia 23 tahun itu mampu menembus peringkat ketiga di bawah posisi Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Meski begitu, pembalap rookie itu memang masih memiliki kendala untuk memulai debutnya di MotoGP pada musim ini. Mellauner mengatakan tekanan yang dihadapi Folger di MotoGP masih belum diatasi dengan baik oleh pembalap berkebangsaan Jerman itu.

“Jonas bisa menggunakan intuisinya dengan baik. Jonas juga pembalap yang sangat baik. Tetapi ketika tekanan ada di sana, itu menjadi sulit,” ungkap Mellauner, mengutip dari Agen Bola, Senin (20/3/2017).

 

Coba Tiru Gaya Balapan Vinales, Iannone: Itu Bukan Tipe Saya!

BeritaBintang Coba Tiru Gaya Balapan Vinales, Iannone: Itu Bukan Tipe Saya!

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengaku harus meniru Maverick Vinales dalam mengendarai motor GSX-RR untuk mengarungi balapan MotoGP 2017. Hal itu ia sampaikan mengingat hasil buruk yang ia terima di tes pramusim MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada pekan lalu.

Menurutnya gaya balapan Vinales sangat cocok dalam mengendarai GSX-RR seperti yang terjadi pada MotoGP 2016. Bersama Suzuki, Top Gun –julukan Vinales- berhasil tampil baik yang mampu membawanya mampu bertengger di peringkat keempat klasemen pembalap MotoGP 2016.

Baca Juga ; ” Tanpa Wacshowski Bersaudara, Film The Matrix Siap Dibuat Ulang

Meski begitu, Iannone yang mencoba untuk mengikuti gaya balapan Vinales dengan motor Suzuki itu merasa gagal. Sebab, gaya balapan pembalap Tim Movistar Yamaha itu bukan gaya balapan The Maniac Joe –julukan Iannone.

“Saya mencoba untuk menirunya, tapi itu bukan gaya saya,” ungkap Iannone, mengutip dari Agen Bola, Jumat (17/3/2017).

“Sekarang saya mencoba untuk beradaptasi sedikit untuk mencoba mengimbangi apa yang kurang,” tuntasnya.

Merendah, Vinales Mengaku Takkan Sedih jika Gagal Menang di Qatar

BeritaBintangMerendah, Vinales Mengaku Takkan Sedih jika Gagal Menang di Qatar

Rider anyar Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku sangat bersemangat untuk segera menjalani MotoGP 2017, setelah merajai rangkaian tes pramusim di Valencia, Malaysia, Australia dan Qatar. Vinales memang sukses melibas semua lawannya dan mencatatkan waktu tercepat .

Dengan hasil gemilang ini, Top Gun pun layak optimis bisa meraih kemenangan demi kemenangan musim ini. Hasil ini juga membuktikan bahwa dirinya punya dukungan dan fasiltas yang sangat memadai dari Yamaha demi menuju tangga juara dunia.

Baca Juga : ” Intip Bocoran Jumanji dari Dwayne ‘The Rock’ Johnso

“Tentu hasil pramusim memberi saya motivasi yang tinggi. Saya terlihat sangat kuat. Saya bisa melihat diri saya berpeluang meraih kemenangan dan hal ini membuat saya sangat bersemangat dan ingin bekerja lebih keras lagi,” kata Vinales seperti dimuat RACER.

“Kompetisi tahun ini akan sangat sengit. Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta Valentino Rossi dan Marc Marquez akan tampil kompetitif di Qatar (seri pembuka MotoGP 2017). Losail adalah lintasan di mana mereka melaju sangat cepat. Dani Pedrosa juga sangat kuat di hari terakhir uji coba. Saya juga sangat terkejut dengan performa Alvaro Bautista, ia sangat cepat,” ucap rider berusia 22 tahun.

“Namun, saya sama sekali takkan kecewa bila gagal menang di Qatar nanti. Kami memang butuh waktu untuk belajar mengeluarkan seluruh potensi Yamaha, jadi tentu kekalahan takkan jadi kekecewaan,” pungkasnya.

Film ‘Bilal’ Tuai Sukses Sekaligus Kontroversi

BeritaBintang – Menjadi film animasi panjang pertama dari Uni Emirat Arab (UEA), ‘Bilal’ memulai debutnya pemutarannya di Dubai, pada Kamis (1/9).

Film produksi Barajoun Entertainment itu dialih suarakan oleh aktor asal Inggris, Adewale Akinnuoye-Agbaje, yang berperan sebagai Killer Croc di film Suicide Squad. Dalam film ini, ia berperan sebagai karakter utama yang bernama Bilal.

Sebelum diputar reguler, film ‘Bilal’ telah lebih dulu mencuri perhatian saat diputar di Festival Film Cannes, pada Mei lalu, dan mendapat penghargaan sebagai Best Inspiring Movie dalam kategori Animasi.

Dikutip dari Agen Judi Online, produser dan ko-sutradara, Ayman Jamal, mengatakan film ‘Bilal’ sudah ditunggu-tunggu oleh publik UEA.

Setelah pemutaran di negaranya, ‘Bilal’ akan diputar di seluruh dunia mulai pekan depan.

Selain mencuri perhatian di Cannes, kata Jamal, sambutan positif diperoleh saat pemutaran di Festival Film Animasi Internasional Annecy.

Dari awalnya hanya satu kali pemutaran menjadi empat kali berkat banyaknya permintaan.

“Banyak yang mengira ini film Perancis, karena cukup mengejutkan kalau ini dibuat oleh UEA,” ujarnya.

Film ‘Bilal’ mengisahkan sosok Bilal bin Rabah, budak kulit hitam di abad ke-7, yang dimerdekakan dan menjadi salah satu penganut Islam pertama yang mendampingi Nabi Muhammad.

Dalam perjalanannya, Bilal juga menjadi pengumandang azan (muadzin) pertama Islam.

Tuai kontroversi

Dikutip dari Link Alternatif SBOBET, film ‘Bilal’ menuai kontroversi, dan bahkan dituntut oleh masyarakat, agar dilarang penayangannya di Qatar.

Beberapa di antara mereka menilai film ini menghina dan keluar dari konteks Islam. Akan tetapi, ada juga yang berpendapat, kontroversi ini trik agar ‘Bilal’ mendapat sorotan publik lebih banyak.

Menariknya, film ini sebelumnya juga pernah diputar di Ajyal Film Festival di Qatar, dan tanpa insiden sama sekali.

Kontrovesi di Qatar juga dibarengi dengan hashtag dalam bahasa Arab yang dapat diartikan sebagai #CekalBIlal, yang diawali oleh Hamad Al Braidi, yang menyebut dirinya sebagai penyair Qatar.

Menurutnya, film ‘Bilal’ sama sekali tidak menyebut nama Nabi Muhammad. Mereka juga tidak menerima bahwa status Bilal yang terhormat dapat menjadi lebih turun derajatnya lewat film ini.

Komentar ini mendapat dukungan dari sejumlah akun. Beberapa di antaranya menolak ada penayangan film seputar Nabi Muhammad dan para pengkutnya setianya.

Ketakutan lainnya, mereka menilai jika ingin mendapat pemahaman tentang Islam bisa diperoleh lewat buku, bukan film yang salah kaprah.

Namun, tidak semua mengecam film ‘Bilal’. Dukungan juga datang dari sejumlah pihak yang lebih berpikiran terbuka.

Saleh Alhwill, misalnya mengatakan, bagaimana mungkin melarang sebuah film ketika belum menonton seutuhnya, hanya dengan melihat cuplikan adegan saja.

Produser film mengatakan bahwa film ‘Bilal’ dibuat berdasarkan kisah nyata, akan tetapi tidak mengacu pada sejarah utuh sosok Bilal mengingat akan adanya potensi melenceng dari sejarah agama Islam.

Rossi: Lintasan Sirkuit di MotoGP Belum Aman 100 Persen

BeritaBintang – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengatakan keselamatan pembalap MotoGP tak bisa 100 persen aman. Sebab, setiap perlombaan memiliki trek yang berbeda dan area run-off yang berbeda.

Masih ingat dalam ingatan ketika Luis Salom meninggal saat menggeber motor TAG Kalex miliknya. Ia gagal melakukan manuver di tikungan ke-12 dan area run-off tak bisa menahan laju kuda besinya yang melaju kencang.

Atas kejadian tersebut, Rossi selaku perwakilan tim safety di MotoGP menilai masih ada beberapa sirkuit yang belum bisa dikatakan memberikan keamanan pada pembalap. Sebab, masih ada 10 tikungan berbahaya yang tak melebarkan area run-off. Namun menurutnya, Sirkuit di Qatar merupakan yang terbaik karena adanya pasir dari padang gurun.

“Saya mencoba berfikir, sekira ada 10 tikungan berbahaya. Seperti di Motegi di tikungan keempat. Anda sebaiknya memeriksa sebaiknya ada run-off , sayangnya area run-off tak bisa diperluas ,” kata Rossi mengutip Bintangbola.co, Sabtu (11/6/2016).

“Di trek lurus tak mungkin memiliki jarak 100 meter dari area run-off. Seperti di Qatar, kami harus berpacu di padang gurun, mungkin lintasan itu adalah salah satu yang terbaik,” tuntas sosok berusia 37 tahun.

Mengungkap Lamborghini Sesto Elemento, Mobil Seharga Rp41 M

BeritaBintang –Ini bukan mobil ‘Banteng Mengamuk’ biasa, tapi Lamborghini Sesto Elemento yang hanya dibuat 20 unit untuk seluruh dunia pada 2011. Harganya USD3 juta atau sekira Rp41 miliar.

Karena mobil langka, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memilikinya. Bisa dipastikan, para pemiliknya merupakan para pencinta merek supercar Italia itu. Mereka diundang khusus ke Italia untuk mengenal dan membeli mobil ini.

Karena itu tidak banyak yang bisa mengetahui bagaimana kondisi kabin mobil ini. Namun, seorang pencinta automotif asal Inggris, David Jeffrey, berhasil mengabadikannya setelah melobi seorang pemilik Sesto Elemento asal Qatar.

Sesto Elemento sendiri berarti enam elemen. Nama itu dipilih karena mobil ini dibuat dari bahan utama karbon yang memiliki nomor atomik 6.

Setiap bagian dari mobil ini dirancang untuk mendukung performa, termasuk 10 lubang di kap mesin yang masing-masing berbentuk hexagon. Lubang-lubang itu bukan hanya membuat tampilan mobil menjadi gahar, namun manfaatnya adalah menjadi jalan keluar bagi udara yang masuk ke ruang mesin.

Mobil dibuat ramping tidak hanya di bodi. Desain di interior, seperti dasbor dan jok juga dibuat simpel untuk membuat bobot mobil menjadi ringan.

“Tapi kenyamanan tetap dirasakan pengemudi dan penumpang meski mobil ini menggunakan sasis yang kecil,” kata Jeffrey.

Mesinnya mengusung kapasitas 5,2 liter, V10, yang mampu berakselerasi dari kecepatan 0-96 kilometer per jam dalam 2,5 detik. Kecepatan maksimumnya mencapai 336 km/jam. Performa mobil bisa lebih maksimal karena bobotnya ringan untuk ukuran mobil di kelasnya, yakni 999 kilogram.