Qatar

Jelang MotoGP Amerika Serikat 2017, Jonas Folger: Saya Penuh Bersemangat!

BeritaBintangJelang MotoGP Amerika Serikat 2017, Jonas Folger: Saya Penuh Bersemangat!

Rider Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, mengaku sangat tertarik menghadapi gelaran Grand Prix (GP) ketiga musim 2017 yang akan digelar di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, 21-23 April 2017. Folger mengatakan, balapan di sana akan menjadi balapan yang positif.

“Saya sudah bersemangat sebelum minggu di Austin tiba. Terutama setelah berlaga di GP Argentina ketika kami berhasil menunjukkan raihan yang hebat!” ungkap Folger mengutip dari AGEN BOLA, Rabu (19/4/2017).

[ Baca Juga : ” Jackie Chan Bikin Film Kartun ” ]

Folger merupakan pembalap rookie dengan raihan paling impresif dalam dua laga awal MotoGP 2017 di Qatar dan Argentina. Pembalap asal Jerman itu berhasil mengoleksi enam poin usai finis di urutan sepuluh GP Qatar. Melanjutkan balapan gemilangnya, Folger melaju di urutan keenam dalam GP Argentina dan berhasil mengumpulkan 10 poin.

Jelang berlaga di Sirkuit Austin, pembalap berusia 23 tahun itu mengatakan sudah memahami dengan baik kondisi motor YZR-M1 miliknya. Folger mengaku berusaha meneruskan raihan positifnya dan mencetak angka bagi Yamaha di sirkuit sepanjang 5,5 km itu.

“Saya sangat menyukai Sirkuit Amerika! Bentuk lintasannya sungguh menantang. Setelah laga terakhir (di Argentina), kini saya optimis. Kami belajar banyak, dan area yang harus saya tingkatkan adalah diri saya sendiri. Saya menunggu momen untuk bisa melaju bersama motor Yamaha di lintasan yang fantastis!” tutup sang rider penuh hasrat.

Meski Raja di Austin, Marc Marquez Wajib Waspadai Maverick Vinales

BeritaBintangMeski Raja di Austin, Marc Marquez Wajib Waspadai Maverick Vinales

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dinilai sebagai raja di Sirkuit Austin dalam empat musim terakhir. Bagaimana tidak, ia selalu sukses keluar sebagai yang tercepat sejak 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Namun, penampilan terakhir Marquez di dua seri yaitu Qatar dan Argentina, begitu meragukan. Jawara bertahan MotoGP itu masih mengalami masalah kecepatan pada RC213V miliknya.

[ Baca Juga : ” Nih, Foto Para Pemeran Kingsman: The Golden Circle ” ]

Berkaca pada musim lalu, dari dua race Marquez mengoleksi 41 poin. Rider berpaspor Spanyol itu berhasil meraih podium di Qatar (posisi ketiga) dan Argentina (posisi pertama).

Berbeda dengan musim ini, peraih tiga gelar juara MotoGP itu hanya mampu mengumpulkan 13 poin. Marquez harus puas berada di posisi keempat di Losail dan gagal finis akibat jatuh di Termas de Rio Hondo.

Karena itu, jelang seri ketiga di Austin, Marquez wajib waspada dengan kecepatan yang dimiliki oleh rivalnya yaitu Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Pasalnya, dari dua lomba, rekan Valentino Rossi itu mampu keluar sebagai juara podium.

Akankah Marquez bakal mempertahankan statusnya sebagai raja di Austin pada 23 April 2017? Tentu ia bakal bertekad untuk mencuri momentum bangkit karena saat ini posisinya di klasemen balap berada di posisi kedelapan.  AGEN BOLA

Kemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

BeritaBintangKemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku termotivasi untuk meraih hasil yang gemilang lagi berkat raihan positif balapannya di dua seri awal MotoGP 2017. Setelah tampil luar biasa di tes pramusim, ternyata capaiannya itu mampu ia lanjutkan di race yang sudah berlangsung di Qatar dan Argentina.

Di GP Qatar, Vinales sukses membuat kejutan setelah keluar menjadi yang pertama. Pada balapan tersebut, ia mampu menunjukkan kualitasnya yang maksimal di musim perdananya bersama Yamaha.

[ Baca Juga : ” Saudara Ungkap Carrie Fisher Masih Akan Hadir di Star Wars IX ” ]

Ketangguhannya itu mampu ia ulangi lagi setelah menjuarai seri kedua GP Argentina. Meski begitu, Top Gun –julukan Vinales– mengaku akan tetap bekerja keras.

“Sulit dipercaya Anda dapat mulai seperti ini. Setelah pramusim, dua race berturut-turut adalah sesuatu yang luar biasa dan memberi kami motivasi tinggi,” ungkap Vinales, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (10/3/2017).

“Kami harus menjaga dengan cara yang benar dan tetap bekerja keras,” tuntasnya.

Kepala Kru Akui Vinales Start Buruk di Qatar

BeritaBintangKepala Kru Akui Vinales Start Buruk di Qatar

Kepala Kru Vinales, Ramon Forcada, mengakui kalau Top Gun –julukan Vinales– tidak membuat start yang bagus pada balapan perdana musim ini yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, Senin 27 Maret 2017 dini hari WIB.

Vinales yang memulai balapan dari tempat pertama, nyatanya gagal membuat start yang bagus sehingga mampu dilewati Johann Zarco dan beberapa pembalap lain. Kendati demikian, mantan rider Suzuki Ecstar itu tidak menyerah untuk memenangkan balapan perdananya bersama Movistar Yamaha.

[ Baca Juga : ” Sosok Wonder Woman yang Berbeda dari Superhero Lain ” ]

Perlahan namun pasti, posisi Vinales mulai memperbaiki posisinya. Pembalap 22 tahun tersebut akhirnya mampu menempati tiga besar di belakang Andrea Dovizioso dan Marc Marquez setelah Andrea Iannone mengalami kecelakaan di lap 15.

Tidak butuh waktu lama bagi Vinales menyalip Marquez untuk menempati posisi dua. Berada di tempat kedua, membuat mental Top Gun membumbung. Ia mampu memberikan tekanan kepada Dovizioso yang tengah memimpin balapan. Aksi saling susul pun tak terelakan sampai akhirnya Vinales sukses menyetuh garis finis pertama kali.

“Oke, ia (Vinales) tidak membuat start terbaiknya dan (Johann) Zarco sedikit lebih cepat. Lalu ia menunggu, tetap tenang saat (Andrea) Iannone terjatuh di depannya,” ungkap Forcada, seperti disadur dari AGEN BOLA, Selasa (4/4/2017).

Ini Dia Penyesalan Jorge Lorenzo Pindah ke Ducati

BeritaBintang Ini Dia Penyesalan Jorge Lorenzo Pindah ke Ducati

Bergabung ke Ducati Corse merupakan pilihan dari Jorge Lorenzo. Jawara tiga kali MotoGP itu menginginkan tantangan setelah sembilan tahun menggeber Yamaha.

Namun, pilihan Lorenzo itu sedikit menuai kritik pada gelaran seri perdana MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar. Bagaimana tidak, ia menjadi pembalap paling sukses dalam menaklukkan lintasan 5.4 km itu, tercatat sudah enam kali menang.

[ Baca Juga : ” Trailer War for The Planet of The Apes Suguhkan Aksi Heroik Caesar Melawan Manusia  ” ]

Finis di urutan ke-11 tentu bukan kapasitas Lorenzo selama ini. Lantas pembalap berusia 29 tahun itu mengharapkan Casey Stoner bisa menjadi mentornya. Alasannya karena Stoner merupakan rider yang pernah membawa Ducati juara dunia pada musim 2007.

“Tentu akan lebih baik jika Stoner memberikan saya saran soal teknik balapan, karena dia satu-satunya yang mampu memenangi gelar juara dunia dengan motor ini,”kata Lorenzo seperti dinukil dari AGEN BOLA, Minggu (2/4/2017).

“Ia masih pembalap yang fenomenal. Sangat mengecewakan tak mampu menyakinkan dia untuk mengikuti saya di seluruh seri musim ini,” pungkasnya.

Tampil di Sirkuit Losail pada Ajang ATC, Pembalap Indonesia Raih Hasil Positif

BeritaBintangTampil di Sirkuit Losail pada Ajang ATC, Pembalap Indonesia Raih Hasil Positif

Asia Talent Cup (ATC) Seri Qatar memberikan banyak pengalaman dan momen berharga bagi para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT). Berbagai momen dan hasil positif menghiasi kiprah pembalap honda tersebut di ajang balap bagi pebalap muda berbakat Asia yang berlangsung di Losail International Circuit,seperti dikutip AGEN BOLA. Qatar 24-26 Maret 2017.

ATC seri kedua ini diwarnai pembatalan balap pertama. Penyelenggara membuat keputusan akhir untuk membatalkan balap pertama dikarenakan kondisi lintasan yang dinilai tidak aman untuk balap setelah diterpa cuaca buruk.

“Sayang sekali race pertama di seri Qatar dibatalkan, seharusnya ini menjadi kesempatan saya menambah poin untuk championship. Saya dan rekan yang lain sudah mempersiapkan segala hal untuk balap di lintasan basah, tapi saya menghargai keputusan penyelenggara yang sudah pasti untuk alasan keselamatan,” ujar Gerry Salim.

Meskipun kehilangan kesempatan menambah poin kejuaraan di balap pertama ATC seri Qatar, Gerry Salim, Lucky Hendriansya, Irfan Ardiansyah dan Muhamad Erfin Firmansyah tetap menunjukan penampilan impresifnya. Performa balap sensasional ditunjukan oleh Lucky pada 7 lap pertama.

[ Baca Juga : ” Superman, Kenapa Absen di Justice League? ” ]

Lucky yang start pada posisi ke 11 sudah kembali ke motor balap tunggangannya setelah sebelumnya kualifikasi menggunakan motor cadangan. Sejak start, Lucky terlihat mahir memosisikan dirinya hingga akhirnya berada di rombongan terdepan. Bahkan pada lap ke-5, Lucky berhasil menyusul rekannya di Astra Honda Racing Team Gerry Salim yang berada di posisi kedua terdepan dan sempat memimpin jalannya balap.

Pada lap-lap selanjutnya, Gerry Salim dan Lucky pun terus menunjukkan semangat juangnya di grup kedua terdepan sampai akhirnya finish di posisi ke 8 dan ke 7. “Beberapa kesempatan sudah saya dapatkan di awal balap. Tapi inilah balap dan saat ini saya berada di ajang balap yang sangat kompetitif. Saya dapat banyak pengalaman di seri ini dan optimis bisa lebih maksimal lagi di seri berikutnya. Terima kasih semua yg sudah mendukung dan mendoakan saya,” ujar Lucky.

Dengan hasil tersebut Lucky mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara menjadi posisi ke 9 dan Gerry Salim saat ini mengisi posisi 7. Irfan Ardiansyah pun pada seri ini berhasil menambah poin untuk naik ke peringkat 8 kelasemen sementara dengan finish di posisi 9. Sedangkan Erfin berhasil finish di posisi ke 12 dan naik 1 peringkat ke 12 kelasemen sementara.

“Keberuntungan belum berpihak kepada kami di seri ini, meskipun pebalap AHRT beberapa kali di posisi depan. Kami yakin pengalaman berharga yang mereka dapatkan pada seri ini akan membuat mereka semakin berkembang. Fokus selanjutnya adalah seri ketiga di Jepang, kami mohon terus dukungan dari masyarakat Indonesia hingga merah putih bisa secepatnya kembali berkibar di ajang ATC 2017,” ujar GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra.

Akui Lakukan Kesalahan, Iannone Janji Takkan Mengulanginya

BeritaBintang – Akui Lakukan Kesalahan, Iannone Janji Takkan Mengulanginya

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, gagal menyelesaikan balapan di seri perdana MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (27/3/2017) dini hari WIB. Iannone harus terjatuh pada putaran 10 akibat bersenggolan dengan Marc Marquez (Repsol Honda).

Akibat hasil tersebut, Iannone mengaku sangat kecewa. Sebab, pembalap asal Italia itu harus membuang kesempatannya untuk mendulang poin perdana di musim 2017.

Sejatinya, The Maniac Joe –julukan Iannone– memulai balapan dari baris terdepan yakni posisi kedua di belakang Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Bahkan hingga lap 10, Iannone berhasil menjaga posisinya di tiga besar rider terdepan.

[ Baca Juga : ” Power Rangers Tak Mampu Kalahkan Beauty and the Beast Di Tangga Box Office  ” ]

Akibat hasil buruk tersebut, Iannone berharap tak akan mengulanginya lagi. Sebab dirinya bertekad agar mampu menempati posisi tiga besar di klasemen akhir pembalap. Bahkan pembalap 29 tahun itu yakin mampu keluar sebagai juara di akhir musim.

“Saya membuat kesalahan dan saya benar-benar berharap itu menjadi kejadian yang pertama dan terakhir,” jelas Iannone, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (27/3/2017).

Jelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

BeritaBintangJelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

Pembalap anyar Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengatakan ingin fokus menjalani seri perdana MotoGP 2017. Ia pun tidak ingin memprediksi bagaimana jalannya balapan seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar pada Senin, 27 Maret 2017 dini hari WIB.

“Saat ini, bukan saatnya membuat prediksi. Saya tahu Vinales dan Marquez memiliki kecepatan yang cepat dan mereka siap di balapan seri perdana ini,” ujar Lorenzo, mengutip dari AGEN BOLA, Minggu (26/3/2017).

[ Baca Juga : ” Remake Film ‘Death Note’ Luncurkan Trailer Keren, Tayang 25 Agustus!  ” ]

Lebih lanjut, Lorenzo tidak ingin memikirkan lebih jauh tentang persaingan dirinya dengan pembalap Yamaha, Maverick Vinales dan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Ia menanggapi dengan santai atas pole position yang diraih Vinales dan Marquez yang start dari posisi tiga.

“Saya katakan saya merasa santai dengan hasil yang mereka dapatkan. Saya tidak ingin terganggu dengan hal ini,” tambahnya.

Sementara Lorenzo akan memulai balapan dari urutan 12 atau berada di grip empat. Hasil tersebut didapat pembalap berpaspor Spanyol itu karena Komisi Keselamatan tidak mengizinkan kualifikasi di Sirkuit Losail, Qatar karena terjadi hujan. Akibatnya pihak penyelenggara menentukan posisi start pembalap berdasarkan hasil akumulasi tiga latihan bebas.

Jelang Seri Pembuka MotoGP 2017, Iannone Siap Berjuang untuk Podium

BeritaBintangJelang Seri Pembuka MotoGP 2017, Iannone Siap Berjuang untuk Podium

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengaku akan berjuang sekuat tenaga agar bisa berhasil meraih podium di setiap balapan yang akan dilakoninya di MotoGP 2017. Meski begitu, hasil tes pramusim lalu, membuatnya sedikit harus berwaspada.

Pasalnya di tiga tes pramusim terakhir, bisa dibilang penampilan Iannone kurang konsisten. Apalagi hasil tes di Qatar beberapa pekan lalu yang kurang memuaskan. Padahal, di Phillip Island dan Sepang,  The Maniac Joe –julukan Iannone- menunjukkan performa yang sangat baik.

[ Baca Juga : ” Giliran sang Jenderal Zod Digosipkan Perankan Cable di Deadpool 2 ” ]

“Kecepatan di tes tidak buruk tapi saya juga tahu bahwa saya sangat dekat dengan bagian depan,” ungka Iannone, mengutip dari AGEN BOLA, Jumat (24/3/2017).

Walau sempat mengalami tes pramusim yang berat, Iannone tetap optimis menatap MotoGP 2017 yang akan dibuka di GP Qatar pekan ini. Ia berharap dirinya bisa naik podium dalam seri pembuka MotoGP musim ini.

“Harapannya adalah bahwa kami dapat meningkatkan itu (tes pramusim) dan berjuang untuk podium,” tutupnya.

Pedrosa Tetap Optimis Bisa Bersinar di GP Qatar meski Kondisi Sirkuit Tak Ideal

BeritaBintangPedrosa Tetap Optimis Bisa Bersinar di GP Qatar meski Kondisi Sirkuit Tak Ideal

Kalah pamor dengan Marc Marquez sepanjang musim lalu, rider Repsol Honda, Dani Pedrosa kembali menjadi buah bibir di paddock MotoGP setelah sukses tampil kompetitif dalam rangkaian uji coba pramusim. The Little Spaniard sukses menduduki posisi tercepat ketiga pada tes di Australia dan Qatar.

Hasil inilah yang ia jadikan modal demi tampil baik di seri pembuka MotoGP 2017 yang akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada akhir pekan ini. Pedrosa yakin timnya masih harus berbenah diri demi meningkatkan performa motor RC213V, namun via laman resmi Repsol Honda, rider asal Spanyol itu mengaku yakin bisa tampil baik dan kompetitif.

[ Baca Juga : ” Setelah Danau Es, Apalagi yang Ditemukan di Planet Mars ? ” ]

“Kami bekerja dengan baik selama pramusim, termasuk uji coba terakhir di Qatar. Sedikit demi sedikit kami memperbaiki performa. Masih ada banyak yang harus kami tingkatkan di sana-sini, namun Honda tak pernah berhenti bekerja di Jepang dan kami sendiri akan bekerja sebaik mungkin demi terus melaju ke arah yang tepat,” ucap Pedrosa.

“Lintasan Losail sendiri memang sangat berdebu dan cukup berangin, jadi grip begitu buruk. Ada lintasan lurus yang sangat panjang di mana kami diterpa angin, dan kami butuh mesin yang sangat bertenaga. Sangat sulit membuat prediksi soal balapan nanti, mengingat level kompetisi sangat tinggi, namun kami akan memulai pekan balap dengan rasa percaya diri,” urainya.