Provinsi Fujian

Kampanye, Ibu-Ibu Menyusui di Depan Publik

BeritaBintang –Aksi nekat dilakukan sejumlah ibu di Provinsi Fujian, China. Mereka rela menyusui di depan publik demi mengampanyekan ruang laktasi atau menyusui di fasilitas-fasilitas umum. Terang saja aksi tersebut menarik perhatian warga yang tengah melintas.

Berita Online

Ibu-ibu ini melakukan aksi nekatnya di tengah jalan, tempat kerja, mal, dan halte. Mereka meminta lebih banyak ruang menyusui disediakan di seluruh kota, tidak hanya toilet umum.

“Pikirkan ini. Maukah Anda makan di toilet?” seru seorang peserta aksi untuk menjawab kritik kenapa mereka tidak menyusui saja di toilet, seperti dimuat Taruhan Bola Online, Rabu (25/5/2016).

Berita Online

Saat ini angka ibu menyusui di China hanya sebesar 28 persen. Angka tersebut masih jauh di bawah angka yang dicatatkan negara-negara berkembang. Kampanye yang dilakukan produsen susu formula ditengarai menjadi penyebab enggannya ibu-ibu di Negeri Tirai Bambu menyusui bayinya.

Beberapa tahun terakhir, Pemerintah China gencar menyarankan agar para ibu menyusui anaknya. Pemerintah bahkan melarang iklan-iklan susu formula bayi di depan publik.

Pemerintah China juga mendorong para ibu dengan menyediakan ruang menyusui di fasilitas umum serta membuat aplikasi yang memudahkan mereka menemukan ruangan menyusui.

 

Da Hong Pao, Teh Termahal di Dunia

BeritaBintang –Salah satu teh langka bernama Da Hong Pao kiranya dapat dikatakan sebagai teh paling mahal di dunia. Pasalnya, untuk meminum secangkir teh saja, kita harus mengeluarkan uang sebesar USD10 ribu atau setara dengan Rp132 juta. Sedangkan, satu gram daun teh tersebut dihargai Rp18 juta.

Menurut seorang ahli teh Cina, Xiangning Wu, hal yang membuat teh Da Hong Pao menjadi sangat mahal tak lain karena teh tersebut sangat jarang sekali ditemukan.

Saat ini, hampir tidak ditemukan satu pun pohon teh Da Hong Pao. Teh tersebut dahulunya tumbuh di Pegunungan Wuyi, Provinsi Fujian, China.

Padahal generasi terdahulu memiliki ritual tahunan khusus untuk teh Da Hong Pao. Mereka pergi ke daerah pegunungan pada setiap musim semi untuk berdoa kepada Dewa Lu Yu agar teh tersebut memiliki tunas baru. Demikian sebagaimana dilansir dari Indowins, Jumat (13/5/2016).

Beberapa laporan mengatakan kekhasan lain dari Da Hong Pao ialah, saat proses pertumbuhannya daun teh tersebut dilap dengan susu kambing. Setelah panen, daun itu lalu dipanggang untuk mendapatkan aromanya hingga 80 tahun.

Menurut beberapa legenda, teh Da Hong Pao juga memiliki khasiat obat yang luar biasa. Ketika ibu dari kaisar Dinasti Ming jatuh sakit, ia disembuhkan dengan teh khusus itu.