Presiden Yayasan Qulliam

31 Ribu Perempuan Disinyalir Tengah Mengandung Teroris Cilik

BeritaBintang –    Antiekstremis dari Yayasan Qulliam memperkirakan ada 31 ribu perempuan yang disebut sebagai pengantin ISIS tengah mengandung teroris cilik. Fakta ini terungkap kala mereka melakukan penelitian yang berhubungan dengan anak-anak di kawasan kekuasaan ISIS di Suriah.

“Jumlahnya sangat mengkhawatirkan. Mereka secara pasti akan dibesarkan sebagai generasi baru yang haus akan darah. Ini tidak bisa dibiarkan. Mereka harus diselamatkan,” cetus Nikita Malik, peneliti senior dari yayasan anti teroris yang berbasis di London, dikutip dari BintangBoLa, JumaT (11/3/2016).

Nikita menerangkan, kondisi ini sangat memprihatinkan. Sejak kecil, mereka didoktrin dengan konsep-konsep jihad yang menyimpang, diajarkan mengangkat senjata, merakit bom, melakukan eksekusi atau menjadi algojo dan berperang dengan alasan-alasan agama yang salah.

“Anak laki-laki akan diajarkan seperti itu. Sementara para perempuan, yang disebut mutiara para khalifah’ hidup terselubung, tersembunyi dan selalu tinggal di rumah. Mereka dibesarkan semata untuk tahu cara merawat suami mereka kelak,” tukasnya.

Presiden Yayasan Qulliam, Noman Benotman menyebut situasi ini sebagai keadaan genting dan paling berat di muka bumi saat ini.

“Anak-anak adalah generasi kunci bagi masa depan. Jika mereka sudah dicuci otak oleh ISIS sejak lahir, meningkatkan pelatihan militer di sekolah-sekolah mereka. Maka anak-anak itu hanya akan tumbuh besar menjadi pribadi yang tidak sensitif terhadap kekerasan dan belajar jadi pembunuh yang haus akan darah,” pungkasnya.