Presiden Knicks

Carmelo Anthony Tinggalkan Knicks Akhir Musim Ini?

BeritaBintangCarmelo Anthony Tinggalkan Knicks Akhir Musim Ini?

Forward andalan New York Knicks, Carmelo Anthony, kemungkinan besar tidak akan memperkuat tim yang telah diperkuatnya sejak 2011 itu lagi pada musim depan. Presiden Knicks, Phil Jackson, sudah mempersilahkan forward berusia 32 tahun itu untuk pindah ke klub yang berpeluang menjadi juara.

Dalam sebuah wawancara dengan AGEN BOLA, Jackson menyatakan kalau Anthony memang sudah tidak ‘pantas’ untuk timnya. Pasalnya, Knicks dipercaya tidak akan bisa bersaing dalam perburuan gelar juara NBA musim depan.

Secara terang-terangan Jackson meminta Anthony untuk mempertimbangkan untuk di-trade ke klub yang merupakan kandidat peraih cincin juara NBA. Well, Jackson rupanya ‘iba’ melihat pebasket yang akrab disapa Melo itu belum pernah meraih cincin juara selama berkiprah di NBA, tepatnya sejak 2003 silam.

[ Baca Juga – Wih! Kawhi Leonard Kemungkinan Bisa Main di Game Pertama Final Wilayah Barat Kontra Warriors ]

“Kami ingin dia sukses. Kesempatan itu menyempit di Kincks musim depan. Kami hanya ingin dia sukses di suatu tempat. Well, kami tidak akan berada di sana (kandidat juara),” kata Jackson.

“Mudah-mudahan, kami mungkin akan menjadi tim yang lolos play-off tahun depan. Namun, akan sulit untuk mempertimbangkan kami sebagai kandidat juara,” tegasnya.

Phil Jackson Takkan Comeback Melatih

BeritaBintang – Performa New York Knicks musim ini tidak bisa dibilang memuaskan. Setelah menjadi salah satu tim terburuk musim lalu, Knicks tak memperlihatkan perkembangan signifikan pada musim ini. Derek Fisher sudah didepak dari kursi keselatihan beberapa waktu lalu, namun di tangan Kurt Rambis yang merupakan pelatih sementara, Kinicks juga belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Kini rumor pun beredar, kalau Presiden Knicks saat ini yang merupakan pelatih legendaris NBA, Phil Jackson, akan comeback sebagai pelatih dan akan menukangi Knicks musim depan.

Jackson dirumorkan akan memimpin semua laga kandang Carmelo Anthony dan kolega, sementara tim akan dipimpin Rambis saat bermain tandang. Sayangnya, rumor tersebut langsung dibantah Anthony.

“Jackson tak akan menjadi pelatih kembali. Mari padamkan rumor ini karena saya tahu pasti dia tak akan kembali melatih. Dia menjadikan Rambis pelatih sementara dengan sebuah alasan dan saya rasa kami akan melihat perkembangannya terus. Terlepas dari itu, kami harus juga melihat kandidat yang ada di luar sana,” ujar Anthony, seperti dimuat ESPN, Sabtu (19/3/2016).

Pelatih Terbaik NBA Versi Kobe Bryant

BeritaBintang – Los Angeles Lakers baru saja mengalami kekalahan menyakitkan di kandang dari New York Knicks. Lakers kalah secara dramatis 87-90 berkat tembakan tiga angka Jose Calderon di detik-detik terakhir. Ini pun menjadi laga terakhir sang bintang gaek, Kobe Bryant menghadapi Knicks sebelum gantung sepatu di akhir musim nanti.

Hal yang juga menarik pasca laga ketat tersebut adalah pernyataan Kobe tentang Presiden Knicks yang bertahun-tahun menjadi pelatihya di Lakers, Phil Jackson. Seperti diketahui, banyak yang mengkritik Jackson terutama fans Knicks karena performa tim yang relative tak kunjung membaik sejak musim lalu.

Meski demikian, Kobe punya pandangan berbeda. Dia menganggap Jackson tetaplah sosok spesial yang sangat mengerti apa yang dia lakukan bersama tim yang dipegang, baik sebagai coach atau kini sebagai presiden.

“Saya pikir orang-orang di New York harus mengerti dan menyadari fakta bahwa Phil Jackson adalah sosok yang mengerti segala hal tentang basket. Bagi saya, dia adalah pelatih terbaik sepanjang masa dalam sejarah NBA. Dia adalah masternya,” ujar Kobe, seperti dikutip ESPN, Senin (14/3/2016).

Meski Jackson sudah berbeda tim dengan Kobe, hubungan keduanya ternyata masih sangat baik. Tak kaget mengetahui kalau Jackson sudah seperti sosok ayah sendiri bagi Kobe.

“Saya dan dia terus berhubungan hingga sekarang. Paling tidak dua kali seminggu, kami selalu melakukan komunikasi. Salah satu hal yang paling saya ingat bersama dia tentu saat meraih cincin juara 2010. Anda semua bisa tanya kepada dia, tapi saya pastikan kami masih belum mengerti bagaimana kami akhirnya bisa menjadi juara pada musim tersebut,” terang Kobe.

Jackson memang bisa dibilang sebagai pelatih tersukses dalam sejarah NBA. Dia menjadi sosok penting Chicago Bulls di era Michael Jordan ketika sangat superior. Begitu pula saat dia membesut Lakers beberapa tahun kemudian.