Presiden Jokowi

Saat Aksi Simpatik 55, Jokowi Panggil Pimpinan KPK ke Istana

BeritaBintangSaat Aksi Simpatik 55, Jokowi Panggil Pimpinan KPK ke Istana

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat berlangsungnya aksi simpatik 55 yang digelar di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Sebanyak empat pimpinan KPK diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat. Keempatnya adalah ‎Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Saut Situmorang, dan Alexander Marwata.

Presiden Jokowi mengungkapkan, pertemuan bersama pimpinan lembaga antirasuah itu sebenarnya sudah lama diagendakan. Namun, baru hari ini pertemuan Presiden Jokowi dengan para pimpinan KPK dapat terlaksana.

[Baca Juga -“Keren! Jika Pensiun, Valentino Rossi Bisa Miliki Tim Balap Sendiri“]

“Pimpinan KPK dan permintaan bertemu sama saya baru bisa dijadwalkan hari ini. Yang kedua saya sangat mendukung apa yang telah dilakukan KPK dalam hal apa pun. Agar mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (5/5/2017).

Jokowi menambahkan, pihaknya ingin sekali mewujudkan pemerintahan yang bersih dan mampu melayani masyarakat. Sebab itu, kinerja KPK dalam memberantas korupsi diharapkan juga mampu mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing global.

“KPK sangat menginkan sekali pemerintahan yang bersih dan kita harapkan management yang sesuai diharapkan masyarakat. Pemerintahan bersih, melayani dan bebas dari korupsi dan mempunyai daya saing global,” tandasnya.

Kunjungan Jokowi ke Ormas-Ormas Islam Harus Rutin

BeritaBintang – Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menilai langkah Presiden Joko Widodo menyambangi dua kantor ormas Islam besar di Indonesia yakni Muhammdiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sangat baik dilakukan. Namun, ia berharap kunjungan seperti ini dilakukan Jokowi secara rutin untuk menunjukkan keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Tentu sangat baik jika Presiden Jokowi melakukan silaturahmi ke berbagai ormas Islam. Apalagi jika ditujukan untuk menjaga keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat. Langkah itu tentu dinilai baik dan perlu dilakukan secara reguler,” ujar Saleh kepada Agen Bola Online, Rabu (9/11/2016).

Menurut Saleh, silaturahmi seperti ini penting dilakukan seorang pemimpin pemerintahan suatu negara untuk mendengarkan berbagai pendapat soal kondisi terkini yang dialami negara.

“Kalau bisa, kunjungan seperti itu jangan hanya dilakukan pada situasi seperti ini. Hari-hari lainnya pun silaturahmi tetap diperlukan,” jelas Saleh.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menambahkan, kunjungan Jokowi ke kantor Muhammdiyah dan NU jangan hanya memanfaatkan momen pascademo 4 November 2016.

“Sebagai kepala negara, presiden tentu perlu banyak mendengar pendapat dari berbagai kalangan. Terutama ormas-ormas besar Islam yang memiliki umat dan jaringan yang tertata rapi,” tuturnya.

Sekadar diketahui, dalam dua hari kemarin Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kantor Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Dalam lawatannya kedua ormas Islam besar yang ada di Indonesia itu, Presiden Jokowi menyampaikan komitmennya untuk membiarkan proses‎ hukum terhadap terlapor kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok terus diusut sampai tuntas.

Waspada Klaim Tiongkok, Pemerintah Indonesia Perkuat Kehadiran Militer di Pulau Natuna

BeritaBintang – Jumat (7/10/2016) kemarin menandai serangkaian parade militer Indonesia yang bertajuk Angkasa Yudha 2016. Dikutip dari Bandar Bola Terbaik, parade tersebut melibatkan 44 pesawat tempur, 14 pesawat angkut, dan 6 helikopter dari berbagai jenis.

Beberapa pejabat penting pun hadir untuk menyaksikan parade militer itu, antara lain, Presiden Jokowi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

unduhan-fabfc17cc9be5c3b51d5bb8b4736ccdc.jpg

TNI AU memamerkan kekuatannya di wilayah yang diklaim oleh Tiongkok.

unduhan-3-1a41a468a0c710c3504f727dc2acfd14.jpg

Puluhan pesawat tempur seperti Sukhoi, F-16, Super Tucano, Hercules, dan Hawk dipamerkan di atas langit wilayah Natuna. Jawa Pos juga mencatat adanya empat pesawat tanpa awak (drone) yang bisa digunakan untuk menembakkan rudal maupun pemantau target.

Pulau Natuna adalah salah satu pulau terluar Indonesia. Selain itu, area sekitar pulau ini, Laut Natuna, memiliki kandungan gas alam yang sangat kaya. Namun, disini juga sering terjadi bentrokan antara kapal patroli milik Indonesia dengan kapal nelayan Tiongkok.

Tiongkok memang tidak secara langsung mengklaim Pulau Natuna sebagai bagian dari Nine-Dash Line (garis demarkasi yang digunakan pemerintah Tiongkok untuk klaim mereka atas sebagian besar Laut Tiongkok Selatan). Namun, 30 persen area Pulau Natuna, termasuk kawasan Laut Natuna, masuk ke dalam klaim Tiongkok.

Seperti dikatakan oleh Menlu Retno pada wartawan di Ranai bahwa tidak seperti Malaysia maupun FIlipina, pemerintah sendiri mengungkapkan bahwa Indonesia tidak punya masalah dengan Tiongkok di kawasan Laut Cina Selatan.

Dikutip dari Panduan Judi Online, Jenderal Gator Nurmantyo mengaku bahwa parade tersebut bagian dari komitmen Presiden Jokowi untuk memperkuat area terluar Indonesia, baik darat maupun laut. Menlu Retno sendiri juga menyebutkan bahwa parade militer kemarin itu adalah yang terbesar sejauh ini.

Kapal Patroli Tiongkok pernah hampir memasuki kawasan Natuna tanpa ijin.

unduhan-2-0e6686a52025dc613feaae62f60e9146.jpg

Selain insiden kapal nelayan Tiongkok yang sudah terjadi berkali-kali sejak tahun 2010, kapal patroli milik negara itu juga hampir menyulut konflik diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok.

Pada Maret 2016 saat kapal milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menghentikan kapal nelayan Tiongkok yang memasuki perairan Indonesia di Natuna dan akan membawa kru ke daratan, kapal patroli Tiongkok datang untuk mencegah aksi tersebut.

Dalam usahanya, kapal patroli Tiongkok hampir memasuki teritori Indonesia di kawasan Natuna Besar dan terpaksa berhenti hampir di garis perbatasan. Kru kapal KKP lalu menghubungi TNI AL Linkalternatif.info untuk meminta bantuan yang beberapa saat kemudian mengirimkan kapal patroli mereka karena tidak ada kapal perang Indonesia di Natuna.

Parade militer yang dilakukan oleh Indonesia kemarin dinilai banyak pihak sebagai bagian dari sikap pemerintah yang ingin mempertegas bahwa Pulau Natuna dan Laut Natuna adalah bagian dari Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga membangun barak militer untuk TNI AD, AU, dan AL di Pulau Natuna yang bisa ditengarai sebagai strategi pemerintah untuk mencegah hal serupa terjadi lagi.

Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan KTT ASEAN Laos

BeritaBintangVIENTIANE – Presiden Joko Widodo menghadiri pembukaan KTT ASEAN dan KTT Terkait ASEAN Ke-28 dan Ke-29 di National Convention Center (NCC) Vientiane, Laos, Selasa.

Presiden Joko Widodo tiba di Link Alternatif SBOBET, Rabu, 7 September 2016 sekira pukul 12.30 waktu setempat dengan didampingi Ibu Negara Iriana Widodo.

Presiden dan Ibu Negara RI disambut Perdana Menteri Laos sekaligus Ketua ASEAN 2016 Thongloun Sisoulith dan Ibu Negara Naly Sisoulith di balairung NCC Vientiane untuk kemudian berfoto bersama.

Hadir sebelum Presiden Jokowi adalah Konselir Myanmar Aung San Sukyi dan setelah Presiden RI adalah Presiden Filipina Rodrigo Guterte.

Tampak hadir bersama Presiden Jokowi dalam pembukaan KTT ASEAN Laos adalah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

KTT ASEAN dan Terkait ASEAN Ke-28 dan Ke-29 Akan berlangsung di Vientiane pada 6-8 September 2016.

Dalam acara pembukaan KTT, Presiden Jokowi dan sembilan pemimpin negara anggota ASEAN lainnya juga meresmikan peluncuran kampenye pariwisata “Visit ASEAN @50” dalam rangka memperingati 50 Tahun ASEAN pada 2017 nanti.

Usai acara pembukaan KTT pada pukul 15.30 waktu setempat, Presiden Jokowi akan menghadiri Sidang Plenari ASEAN, peluncuran Rencana Acuan Konektivitas ASEAN (MPAC) 2025, penandatanganan Deklarasi Satu ASEAN: Satu Respons untuk Situasi Bencana, dan penandatanganan Rencana Kerja Integrasi ASEAN.

Selanjutnya mulai pukul 16.30 waktu setempat, berturut-turut Presiden Jokowi akan menghadiri pertemuan tatap muka dengan Dewan Parlemen ASEAN, Dewan Pemuda ASEAN, dan Dewan Bisnis ASEAN.

Agenda Presiden Jokowi di hari pertama KTT ASEAN akan ditutup dengan menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan Perdana Menteri Thongloun Sisoulith dan Nyonya Naly Sisoulith di Aula utama Hotel Dong Chan Vientiane.

Presiden Jokowi Jadi Pembicara Utama di KTT G20

BeritaBintangHANGZHOU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi pembicara utama sesi 2 dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hangzhou, Tiongkok dengan membawa isu tiga pilar yakni inovasi, revolusi industri baru, dan ekonomi digital.

Kepada wartawan yang turut menyertai kunjungan Presiden Jokowi ke Tiongkok, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan hal itu di Hangzhou, Tiongkok, Minggu.

Di sesi satu ini Presiden juga akan bicara namun Presiden akan menjadi pembicara utama pada sesi kedua besok hari,” katanya.

Ia juga mengatakan dalam KTT tersebut akan dilakukan joint komunikasi menyangkut pertemuan sebelumnya termasuk ada pula 36 “agreed document” dan lima “ministrial statement”.

“Jadi dalam setahun terakhir ini ada paling tidak lima pertemuan,” katanya.

KTT itu digelar di Hangzhou International Expo Center (HIEC) dan direncanakan berlangsung dua hari yakni 4-5 September 2016.

“Acara pokok presiden hari ini tentunya mengikuti, menghadiri KTT G20, setelah pembukaan pada hari ini sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya, hari ini ada satu sesi yaitu satu sesi saja sebelum kemudian akan ada acara gala dinner, sementara empat sesi lainnya akan diselenggarakan besok pagi,” kata Menlu.

Retno menambahkan dalam KTT G20 Tiongkok ini mengusung tiga pilar utama yaitu inovasi, revolusi industri baru, dan ekonomi digital. Ketiga pilar ini akan diterjemahkan ke dalam lima sesi yang akan dibahas selama KTT berlangsung.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke kantor Huawei.

Huawei merupakan perusahaan telepon pintar terbesar ketiga di dunia setelah Samsung dan Apple.

Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Chairwoman Huawei Technologies Ms. Sun Yafang dan membahas berbagai kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan antara Indonesia dan Huawei.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kemungkinan kerja sama dengan Huawei adalah di bidang pendidikan kejuruan di Research Centers yang dimiliki Huawei baik yang ada di Tiongkok maupun di Eropa dan Amerika Serikat.

Huawei juga sudah memiliki kerja sama dengan enam universitas besar di Indonesia untuk alih teknologi,” ujar Retno.

Ia mengatakan Indonesia direncanakan akan bekerja sama dengan Huawei dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta.

Pada Senin (5/9/2016) Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Wakil Kedua Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Kerajaan Arab Saudi, Wakil Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz Al-Saud di Hotel Dahua Boutique, Hangzhou.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Hangzhou, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

3 Kesepakatan Hasil Kunjungan Jokowi ke China

BeritaBintang –  Mengawali agenda kunjungan kerja ke Republik Rakyat China (RRC), Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta delegasi mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping dan delegasinya. Pembicaraan antara kedua kepala negara ini digelar di West Lake State Guest House, Hangzhou, pada Jumat 2 September 2016.

Kepada Xi Jinping, Presiden Jokowi menekankan bahwa China merupakan mitra yang sangat penting dalam berbagai bidang bagi Indonesia. Ia yakin pertemuan ini akan semakin memperkuat kerjasama bilateral antara Indonesia dan China.

“Dalam pertemuan pleno ini saya ingin memfokuskan pembahasan mengenai kerjasama ekonomi. Saya ingin menekankan sekali bahwa RRT (Republik Rakyat Tiongkok/China) adalah mitra penting Indonesia. Saya yakin RRT juga memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang penting,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (3/9/2016).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerangkan, dalam pertemuan selama 30 menit tersebut kedua negara utamanya membicarakan mengenai kemitraan di bidang ekonomi. Setidaknya terdapat tiga hal yang telah disepakati oleh kedua negara di bidang kerjasama ekonomi.

“Pertama adalah upaya untuk meningkatkan perdagangan. Terutama, isunya adalah bagaimana kita bisa mengupayakan mempersempit gap defisit perdagangan kita dengan Tiongkok. Kita memiliki defisit yang cukup besar dan tadi Presiden Xi sudah langsung mengatakan keinginan pemerintah Tiongkok untuk mendorong agar produk-produk atau buah tropis Indonesia dapat masuk ke Tiongkok,” jelasnya.

Sekadar diketahui, ekspor buah tropis dari Indonesia ke China merupakan upaya pemerintah yang sejak lama sudah diperjuangkan. Sebab untuk dapat memasuki pasar China sangat banyak standar dan aturan yang harus dipenuhi. Selain itu, proses registrasi di China sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Tetapi tadi Presiden Xi sudah mengatakan bahwa Beliau akan mendorong agar impor Indonesia untuk buah-buah tropis itu akan dipermudah. Dengan demikian maka defisit perdagangan akan dapat dipersempit,” imbuh Retno.

Sementara itu, kesepakatan kedua yang berhasil dicapai ialah mengenai investasi. Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping memiliki pandangan yang sama mengenai peningkatan investasi kedua negara, terutama di bidang manufaktur dan infrastruktur.

Adapun kesepakatan ketiga yakni mengenai pariwisata. Presiden Xi menyampaikan bahwa dirinya sendiri akan mendorong masyarakat Chian untuk berkunjung ke Indonesia. Sebab selama ini banyak yang beranggapan bahwa negara-negara Asia lain selain Indonesia jauh lebih populer untuk dijadikan destinasi wisata.

“Tetapi, sekarang Indonesia sudah mulai menjadi salah satu destinasi yang populer untuk masyarakat Tiongkok dalam merencanakan wisata mereka ke luar negeri,” jelas Menlu Retno.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengajak serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Rangkaian Acara Jokowi di Jerman

BeritaBintang –   Presiden Joko Widodo pekan ini melakukan kunjungan kenegaraan ke Benua Eropa. Rangkaian kunjungan ini diawali Presiden di Jerman.

Anggota Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, dalam siaran persnya menjelaskan, Presiden hadir ke Jerman atas undangan Kanselir Jerman, Angela Merkel pada KTT G20 di Antalya, Turki tahun lalu.

Memulai kunjungan kerja di Berlin, Jerman, Senin, 18 April 2016 waktu setempat, Presiden dijadwalkan menjalani tujuh agenda.

Mulai pagi hari, Presiden akan melakukan beberapa pertemuan dengan sejumlah chief executive officer (CEO) perusahaan terkemuka Jerman. Pertemuan berlangsung di Hotel Adlon Kempinski, Berlin. Di tempat ini, Presiden Jokowi juga akan memberikan pidato kunci pada Forum Bisnis Indonesia-Jerman.

Siang harinya, Presiden akan menuju Kantor Presiden Republik Federal Jerman untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Jerman Joachim Gauck. Lalu, dilanjutkan dengan kunjungan ke Pusat Pelatihan Pendidikan Vokasi Profesional di Siemenstad.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan, Indonesia ingin membangun kerja sama di bidang pendidikan vokasional atau kejuruan dengan Jerman.

“Karena, vokasi adalah pendidikan yang memang saat ini sangat diperlukan untuk menjawab kebutuhan pasar saat ini. Di dalam kompetisi ASEAN Economic Community, maka keahlian, kualifikasi kita di bidang-bidang pekerjaan tertentu itu memang harus terus ditingkatkan,” ujar Retno.

Setelah itu, Presiden Jokowi akan menuju Kantor Kanselir Jerman di Bundeskanzleramt, untuk bertemu Kanselir Republik Federal Jerman, Angela Merkel.

Acara ini dilanjutkan jamuan santap siang oleh Kanselir sebagai penghormatan terhadap Presiden Republik Indonesia. Setelah pertemuan, Jokowi dan Angela Merkel dijadwalkan akan memberikan keterangan pers bersama.

Sore harinya, Presiden Jokowi direncanakan mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin, untuk menemui masyarakat Indonesia di Jerman.

Acara ini, juga mengakhiri lawatan Presiden Jokowi di Jerman. Selanjutnya, Presiden akan bertolak menuju London, Inggris.

Indonesia Sepekan: Dari Gerhana Matahari Total hingga Kelahiran Cucu Presiden

BeritaBintang –   Indonesia sepekan ke belakang, di Ibu Kota, diwarnai cerita-cerita yang beragam, dari gerhana matahari total yang menjadi perhatian dunia, kisruh antara Menteri yuddy dengan guru honorer hingga kelahiran cucu pertama Presiden Joko Widodo.

Berikut rangkuman berita yang menyedot perhatian sepanjang pekan lalu.

1. Gerhana Matahari Total

Perhatian dunia pada pekan ini sempat tertuju ke Indonesia, bukan karena aksi ekonomi, olahraga atau politiknya yang membuat mata dunia terpusat ke Bumi Nusantara, namun karena adanya fenomena Gerhana Matahari Total yang melanda sebagian wilayah Indonesia.

Gerhana Matahari Total dipercaya terulang dalam hitungan puluhan tahun, tak heran jika fenomena ini tidak dilewatkan oleh banyak kalangan, dari masyarakat biasa hingga para astronom, hingga para pejabat dan kaum agamis.

Di banyak daerah, fenomena ini disikapi sebagai fenomena alam karena kebesaran Allah. Tidak heran jika banyak masyarakat yang menggelar salat gerhana untuk menyambut fenomena tersebut.

Sementara untuk kalangan astronom, fenomena ini Komunitas pecinta ilmu astronomi asal Yogyakarta “Jogja Astro Club” mendorong pemerintah memanfaatkan fenomena gerhana matahari total (GMT) sebagai momentum untuk membangkitkan ilmu astronomi nasional.

“Euforia masyarakat mengamati fenomena alam ini perlu dimanfaatkan sebagai awal dibangkitkannya kembali ilmu tentang astronomi di Indonesia,” kata Pembina Jogja Astro Club (JAC) Mutoha Arkanuddin.

Menurut Toha, tingginya animo masyarakat menyaksikan peristiwa langka yang pernah terjadi 33 tahun silam itu menandakan bahwa sebagian besar masyarakat telah memiliki kepedulian terhadap ilmu astronomi. Jauh berbeda dengan gerhana matahari total pada 1983 yang justru disambut dengan ketakutan.

“Ini juga berkat peran media massa yang memiliki kontribusi besar menghubungkan para pakar astronomi dengan masyarakat, sehingga rasa takut atau acuh terhadap fenomena gerhana matahari menghilang,” kata dia.

Oleh sebab itu, menurut Mutoha, perubahan cara pandang masyarakat tersebut diharapkan dapat ditangkap oleh para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan ilmu astronomi. Contoh yang paling kecil, misalnya, menurut dia, adalah dengan membuka mata pelajaran khusus astronomi di sekolah formal mulai SD hingga SMA.

Momentum gerhana matahari total yang terjadi di Indonesia rupanya tak luput dari pengamatan dua kepala negara Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Berbeda dengan JK yang menyaksikan fenomena tersebut di Palu, Presiden Jokowi lebih memilih melihat langsung fenomena gerhana matahari total di Istana Bogor.

Dalam akun Facebook resmi miliknya, Presiden Jokowi setidaknya mengunggah empat foto aktivitasnya dalam mengamati gerhana matahari total.

Dengan mengunakan kacamata khusus untuk mengamati gerhana matahari total, pria asal Surakarta, Jawa Tengah tersebut nampak santai dengan mengunakan kemeja berwarna putih dan sarung.

“Menyaksikan gerhana matahari dari halaman Istana Bogor. Fenomena alam yang luar biasa. Inilah tanda-tanda kekuasaan Allah, kebesaran Allah,” ujar Presiden Jokowi dalam akun Facebook miliknya.

Hal ini menjadi perhatian, karena Presiden Jokowi nampak berbeda dengan aktivitas kesehariannya yang lebih sering mengenakan jas dan pakaian batik formal.

Dalam foto selanjutnya Presiden Jokowi juga nampak berjongkok mengamati matahari yang tepat ada di depannya tersebut. Rupanya fenomena langka tersebut dijadikan momentum orang nomor satu di Indonesia tersebut untuk mengawali pagi harinya.

2. Kisruh Menteri Yuddy dengan Guru Honorer

Mashudi, guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah, ditangkap anggota Polda Metro Jaya pada Jumat 4 Maret karena mengirim pesan singkat (SMS) ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

Mashudi kesal terhadap Yuddy yang berjanji akan mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sebab, Mashudi yang telah 16 tahun bekerja sebagai guru honorer tak juga diangkat menjadi PNS.

Hingga akhirnya Mashudi mengirim SMS ke Yuddy Chrisnandi saat melakukan demonstrasi di depan Istana Negara pada 10-12 Februari yang berujung pada jeruji besi.

“Mashudi ditangkap oleh Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bagi kami, ini sebuah kriminalisasi,” ucap Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Honorer K2 Indonesia, Andi Nurdiansyah, kepada awak media, di Kantor LBH Jakarta.

Andi menjelaskan, Mashudi mengirim SMS sebanyak 20 kali kepada Yuddy namun tak digubris, hingga akhirnya kembali mengirim SMS yang ke-21 kali dan dijawab oleh staf khusus Yuddy.

SMS balasan yang diterima Mashudi dari staf khusus tersebut dinilai memancing Mashudi untuk melemparkan kata-kata kasar. Mashudi dituduh sebagai calo PNS dalam balasan SMS-nya.

“Ini yang memancing emosi Mashudi. Ia kemudian ditangkap dengan tuduhan pencemaran nama baik oleh Polda Metro Jaya, yang dilaporkan oleh staf khusus ini,” jelas Andi.

Andi kembali menerangkan, Mashudi yang setiap bulannya hanya diupah Rp350 ribu ditangkap oleh anggota Polda Metro Jaya di Brebes. Menurut Andi, penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya dinilai tidak masuk akal dan sebagai bentuk kriminalisasi.

“Mashudi ditangkap Polda (Metro Jaya) di Brebes, dijemput dari Jakarta cuma untuk menangkap guru honorer yang ngirim SMS ke menteri kan enggak masuk akal,” tukasnya.

3. Kelahiran Cucu Pertama Persiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi), sudah sah menyandang status kakek. Pasalnya telah lahir benih cinta putra pertamanya, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda yang diberi nama Jan Ethes Sri Nalendra.

Menurut Gibran, ‘Jan’ memiliki arti sangat, ‘Ethes’ memiliki arti cerdas dan trengginas, Sri Nalendra memiliki arti pemimpin yang baik. Sehingga, Gibran mengharapkan, nantinya cucu pertama Presiden Jokowi itu kelak menjadi sangat cerdas dan trengginas untuk menjadi seorang pemimpin yang baik.

Kabar gembira ini langsung disambut Presiden Jokowi dengan melihat secara langsung cucu pertamanya di Surakarta. Presiden Joko Widodo mengungkapkan rasa kegembiraannya dengan hadirnya Jan Ethes Sri Narendra, cucu pertamanya, dari buah cinta Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda.

Bahkan dengan gaya candanya, Presiden Jokowi mengaku baru menyadari kalau dirinya saat ini sudah menjadi seorang kakek.

“Sekarang saya sudah jadi kakek. Padahal saya masih merasa muda. Ya, disyukuri saja,”ujar Jokowi yang disambut tawa para hadirin, di UNS Solo, Jawa Tengah,Jumat (11/3/2016).

Meski begitu, Jokowi mengaku sangat bersyukur sekali, proses kelahiran menantunya berjalan lancar.

Ketua Divisi Sosialisasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda berharap, kehadiran cucu pertama orang nomor satu di Indonesia ini menjadi “amunisi” tersendiri bagi Presiden Jokowi untuk membawa Indonesia semakin hebat.

Menurut Erlinda, momentum kelahiran cucu pertama ini juga diharapkan dapat menjadikan  Presiden Jokowi lebih dekat dengan rakyatnya. Selain itu, dapat juga dijadikan untuk membangkitkan perlindungan anak Indonesia sesuai dengan haknya.

Jan Ethes Sri Nalendra, Nama Cucu Pertama Presiden Jokowi

BeritaBintang –    Putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka secara resmi mengumumkan nama putra pertama hasil buah cintanya dengan Selvi Ananda.

“Nama anak saya Jan Ethes Sri Nalendra. Nama itu ya jelas saya sendiri yang memberikannya. Lah, saya itukan ayahnya,” papar Gibran yang didampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, di rumah sakit PKU Muhammadiyah, Surakarta, Kamis (10/3/2016).

Menurut Gibran, ‘Jan’ memiliki arti sangat, ‘Ethes’ memiliki arti cerdas dan trengginas, Sri Nalendra memiliki arti pemimpin yang baik. Sehingga, Gibran mengharapkan, nantinya cucu pertama Presiden Jokowi itu kelak menjadi sangat cerdas dan trengginas untuk menjadi seorang pemimpin yang baik.

“Jan itu artinya sangat, Ethes itu artinya cerdas dan trengginas dan Sri Nalendra itu artinya pemimpin yang baik,” ujarnya.

Lucunya, dalam kesempatan tersebut, Gibran juga mempromosikan usaha barunya yaitu pasta buntel. Menurut Gibran, pasta buntelnya ini seluruhnya murni menggunakan bumbu-bumbu asli Indonesia dan dibungkus dengan menggunakan daun pisang.

“Saya punya warung baru dekat sini. Namanya Pasta Buntel. Itu pasta dicampur bumbu-bumbu Indonesia, dibungkus daun pisang. Masaknya dibakar dengan arang. Itu inovasi,” kata Gibran yang sontak membuat Presiden Jokowi dan Iriana tertawa.

Bukan kali pertama Gibran mempromosikan usahanya kepada para kuli tinta. Hal serupa juga dilakukan Gibran saat pernikahannya pada bulan Juni. Saat menikah, Gibran juga mendatangi wartawan dan mempromosikan usaha martabak miliknya.

Presiden Jokowi ke Solo, Jenguk Cucu di Rumah Sakit

BeritaBintang – ‎Presiden Jokowi tiba di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo. Kedatangan Jokowi untuk menjenguk cucu pertamanya yang lahir di rumah sakit tersebut.

Pantauan indowins.com , Presiden Jokowi tiba di rumah sakit yang terletak di Jalan Ronggowarsito, Solo, Jawa Tengah sekitar pukul 21.00 WIB. Kedatangan orang nomor satu di negeri ini, disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Dkaswandi, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Noer Ali serta Walikota Solo Hadi Rudyatmo.
Setelah itu, Jokowi yang didampingi oleh Ibu Negara Iriana Jokowi langsung berjalan menuju ruang tempat Selvi dirawat pasca kelahiran sang buah hati di RS PKU Muhammadiyah Solo.
Dalam rombongan Presiden Jokowi, tampak Menrinstek M Nasir, serta juru bicara presiden Johan Budi turut mendampingi.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka menyebutkan jika bayinya lahir sekitar pukul 09.28 WIB. Bayi tersebut memiliki panjang 48,5 centimeter serta berat 3,09 kilogram. “Bayinya sehat dan di kamar bayi. Saat ini Selvi masih berada di ruang recovery,” ujar Gibran