Power Rangers

Power Rangers Tak Mampu Kalahkan Beauty and the Beast Di Tangga Box Office

BeritaBintangPower Rangers Tak Mampu Kalahkan Beauty and the Beast Di Tangga Box Office 

Lima jagoan super warna-warni ‘Power Rangers‘ rupanya tak cukup tangguh untuk mengalahkan puteri Belle dalam ‘Beauty and the Beast‘ di tangga box office Amerika.

Ditayangkan perdana tanggal 24 maret 2017, Power Rangers ternyata hanya mampu menungumpulkan $40.5 Juta saja.

Ditambah dari penayangan di negara-negara lain (termasuk dari bioskop Indonesia), Power Rangers telah meraup 59.2 Juta.

Bukan hasil yang buruk sebenarnya untuk pendapatan pekan perdana sebuah film yang menelan biaya pembuatan sebesar $100 Juta.

[ Baca Juga : ” Duh, Ed Sheeran Lupa Lirik Lagu Sendiri ” ]

Namun masih tertinggal jauh jika dibandingkan film pesaingnya ‘Beauty and the Beast‘.

Film princess Disney ini masih perkasa di pekan kedua penayangannya dengan hasil $88.3 Juta. Total keseluruhan hingga saat ini yakni $316 Juta di Amerika saja, dan perdaran seluruh dunia sebesar $690 Juta.

Tak heran Disney langsung gerak cepat dengan rencana pembuatan ‘Beauty and the Beast 2‘ serta kemungkinan spin-off yang mengisahkan karakter lain dari dongeng legendaris tersebut.

Berikut daftar 10 film terlaris di tangga box office pekan ini :

Power Rangers mengisahkan tentang lima remaja yang dipersatukan oleh sebuah insiden yang melanda sebuah kota kecil bernama Angel Grove.

Dengan menyatukan kemampuan unik mereka, kelima remaja tersebut bersatu sebagai Power Ranger untuk menghentikan alien dalam misi menghancurkan bumi.

Sementara Beauty and the Beast berkisah mengenai Belle (Emma Watson) yang saat pergi untuk mencari ayahnya, Maurice (Kevin Kline), ia menemukan jika ayahnya disekap di dalam sebuah kastil tua oleh The Beast (Dan Stevens). Belle kemudian bertukar tempat sebagai tahanan demi membebaskan ayahnya.

Gadis itu terkejut ketika menyadari jika benda-benda di dalam kastil itu hidup dan dapat berbicara. Benda-benda tersebut memberitahu jika watak Beast tidaklah seburuk penampilannya. Ketika ia mulai dekat dengan Beast, para penduduk kota telah melakukan persiapan untuk menolong sang gadis.

Film mana yang menajdi pilihan Anda?

Gagahnya Power Rangers dan Dinozords di Poster Film

BeritaBintang – Power Rangers semakin dekat dengan layar bioskop. Lima karakter pahlawan itu bahkan sudah punya poster masing-masing, yang baru dirilis beberapa waktu lalu melalui Agen Judi Terpercaya.

Tiap karakter, yang terdiri atas Ranger Pink, Ranger Hitam, Ranger Merah, Ranger Kuning, dan Ranger Biru itu digambarkan mengendarai kendaraan robot mereka.

Dinozords, nama kendaraan itu disesuaikan dengan warna masing-masing karakter. Robot canggih itu, jika disatukan akan menjadi senjata tarung Megazord.

Sayang, poster itu tidak memperlihatkan Dinozords secara utuh. Masing-masing pemain (Naomi Scott, Ludi Lin, Dacre Montgomery, Becky G, dan RJ Cyler) juga digambarkan tidak menggunakan helm. Meski begitu, mereka tetap terlihat gagah.
Berita Bintang
Film yang sudah ditunggu-tunggu, terutama bagi penggemar Power Rangers yang sempat populer baik sebagai tayangan televisi maupun film di sekitar tahun 1990-an itu, rencananya akan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 24 Maret 2017.

Ceritanya masih seperti Power Rangers terdahulu. Lima remaja sekolah menengah atas yang mendadak punya kekuatan super untuk bisa berubah. Mereka punya jam untuk berkomunikasi, dan dikontrol oleh robot di markasnya yang entah di mana.

Kali ini, kota kelahiran Power Rangers, Angel Grove mendapat ancaman dari alien.

Sebagai satu-satunya yang bisa diandalkan untuk menyelamatkan dunia dengan kekuatannya, Power Rangers pun bersatu-padu dan melupakan masalah pribadi.

Power Rangers kali ini disutradarai oleh Dean Israelite yang mengarahkan gambar berdasarkan naskah tulisan Ashley Miller dan Zack Stentz.
Prediksi Bola Vibol
Bukan hanya lima ‘remaja warna-warni’ itu saja yang tetap dipertahankan oleh sang penulis dan sutradara. Musuh utama Power Rangers, Rita Repulsa pun masih akan ada. Ia dimainkan Elizabeth Banks. Bryan Cranston akan menjadi Zordon.

Bocoran lebih lengkap tentang Power Rangers bisa ditemui di Panduan Judi Online . Lionsgate sebagai rumah produksinya menjamin pentolan tim produksi dan bintang-bintang film akan hadir di panel itu.

Bukan hanya  itu, Lionsgate juga menjamin cuplikan perdananya akan diputar, bersama cuplikan film Keanu Reeves, John Wick: Chapter Two.Berikut inilah sedikit Cuplikannya.

Seramnya Sosok Musuh Power Rangers Terbaru

BeritaBintang –   Pencinta film pasti sudah tidak sabar menantikan film reboot Power Rangers. Kisah lima pemuda yang memiliki kemampuan untuk berubah menjadi Rangers dan menyelamatkan dunia dari serangan alien dan monster tersebut kini sedang dalam proses penggarapan.

Sampai sejauh ini pihak produksi baru memperlihatkan sosok penjahat yang dikenal dengan nama Rita Repulsa. Sosok Rita akan diperankan oleh Elizabeth Banks.

Tak seperti sosok Rita di era 90-an, kali ini penjahat perempuan tersebut digambarkan dengan lebih ringan, berpenutup kepala ramping, dan didominasi warna hijau termasuk beberapa aksen emas dan tali hijau yang melilit di tubuhnya. Ini adalah sosok penjahat Power Rangers di era modern.

“Ini tentu saja sesuatu yang modern dan lebih edgy menggambarkan kembali sosok asli Rita Repulsa,” ujar Banks beberapa waktu lalu.

“Kami ingin memberinya sebuah backstory yang menghubungkannya kepada Rangers yang baru,” tambahnya seperti dilansir BintangBola.com , Rabu (20/4/2016).

Power Rangers akan tayang di bioskop-bioskop pada tanggal 24 Maret 2017. Selain menampilkan Banks, film ini juga dibintangi oleh Naomi Scott, Becky G., RJ Cyler, Dacre Montgomery, dan Ludi Lin.

Populer, Film ‘Kelam’ Powers Rangers Bikin Saban Tak Senang

BeritaBintang – Berdasarkan klaim dan permintaan Saban, Vimeo akhirnya menurunkan video tersebut.

Belum lama ini, sebuah film Power Rangers versi baru yang bernuansa dewasa dan ‘kelam’ namun tampak keren, muncul di situs berbagi video. Segera, film yang antara lain bisa ditemukan di Vimeo dan YouTube tersebut, menjadi perbincangan dan mendapatview luar biasa banyak, bahkan hingga jutaan.

Namun selain populer, film pendek karya Joseph Kahn yang disebut-sebut pula sebagai salah satu sindiran terhadap Hollywood yang kerap ‘mendewasakan’ film-film superhero kesukaan anak-anak, itu segera pula mendapat hadangan. Masalah itu datang tak lain dari perusahaan pemegang hak cipta Power Rangers, yakni Saban.

Sebagaimana diberitakan situs Kotaku, minimal yang sudah dilakukan Saban sejauh ini adalah meminta Vimeo menurunkan (mematikan) video film tersebut. Vimeo pun akhirnya menuruti permintaan itu. Namun lewat sebuah pernyataan resminya, Vimeo membela diri, antara lain dengan menyebut alasan penurunan video itu bukan karena dinilai vulgar, maupun bukan karena Vimeo sendiri menilainya sebagai “pelanggaran hak cipta”.

“Anda mungkin sudah tahu bahwa sebuah video penggemar yang hebat berjudul POWER/RANGERS dipasang di Vimeo baru-baru ini. Kami sangat menyukainya hingga (bahkan) kami memberinya (label) Staff Pick,” jelas Vimeo dalam pernyataannya.

“Hanya saja, kami kemudian harus menurunkannya sehubungan dengan sebuah klaim pelanggaran hak cipta dari perusahaan yang memiliki (hak cipta) Power Rangers (yaitu SCG Power Rangers LLC, sebuah divisi dari Saban),” sambung pihak Vimeo.

Sang kreator video ini, Kahn, tampaknya cukup merasa kesal dengan upaya Saban itu, yang bahkan disebut berencana menuntutnya. Sosok yang mengaku memang salah satu penggemar Power Rangers, itu berusaha menghadapi hadangan tersebut, antara lain seperti dituliskan melalui akun Twitter-nya.

Sementara sebelumnya, sebagaimana wawancaranya dengan Drew McWeeny dari Hitfix, Kahn sudah menjelaskan bahwa dia hanya membuat film itu sebagai “proyek pengemar” semata, serta tidak berniat betul-betul memproduksi filmnya. Untuk diketahui, McWeeny adalah salah satu pihak yang sudah tahu soal produksi film pendek ini sejak pertengahan tahun lalu.

“Ironisnya di sini adalah bahwa saya bahkan tidak berkeinginan membuat ‘Power Rangers: The Movie’ yang sebenarnya. Jika saya memang harus membuat film Power Ranges, inilah dia. Ini film sepanjang 14 menit, dan mengandung kekerasan, dan itulah yang saya punyai (versiku). Jika mereka menawariku versi 200 juta (dolar AS)-nya, versi PG-13, saya pastikan tak akan melakukannya. Itu tidak menarik bagiku,” tegas Kahn.