Popo Palupi

Waduh, Sebentar Lagi Tayang Film Rafathar Belum Selesai Diedit

BeritaBintangWaduh, Sebentar Lagi Tayang Film Rafathar Belum Selesai Diedit

Film debut Rafathar Malik Ahmad sebagai aktor direncanakan tayang premier pada 5 Agustus 2017. Jelang dua hari penayangan perdana, sang produser Anggy Umbara mengungkap proses editing ternyata belum juga rampung.

Ia mengungkap penggarapan proses 3D untuk film putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu sejatinya memang memakan waktu cukup lama. Per kemarin, proses editing pun diketahui baru mencapai sekira 75 persen.

“Sekarang masih ngerjain 3D-nya belum kelar. Mungkin bisa dibilang 75 persen. Tinggal 3D aja sih,” katanya saat dijumpai di Blok M, Jakarta Selatan.

Pihak produksi buka-bukaan sempat terkendala dalam proses teknik motion pictures. Menurut Anggy, Indonesia belum siap dengan teknik pengambilan gambar jenis tersebut. Sehingga mereka pun harus bekerja lebih ekstra.

“Emang agak susah sih di Indonesia dengan motion kontrol dan segala macem ternyata Indonesia belum begitu siap. Jadi membutuhkan waktu lumayan lama untuk aplikasi itu digabungi dalam filmnya. Itu yang menjadi problem,” sambungnya.

[ Baca Juga : ” Keren! Sepeda Listrik Ini Bergaya Retro, tapi Belum Dijual ” ]

Meskipun demikian, Anggy optimis film produksi RNR Movies itu dapat selesai menjelang penayangan. Film Rafathar sendiri memang diagendakan tayang serentak di bioskop Tanah Air pada 10 Agustus 2017.

“Harus optimis, tapi lebih melakukan yang terbaik aja sih. Kita ngelakuin yang terbaiknya sampai mana. Untuk hasilnya (jumlah penonton) lebih menerima aja,” tambahnya.

Terkait soal jumlah biaya yang dikeluarkan, Anggy mengaku sudah melampaui angka Rp15 miliar. Biaya yang cukup fantastis mengingat perincian tersebut belum termasuk dengan biaya lainnya termasuk promo hingga kegiatan yang dilakukan pasca-produksi.

“Mungkin lebih dari Rp15 milyar. Sekitar Rp18 milyar. Tapi belum menghitung sampe akhir sih. Udah pasti lebih dari itu,” tuturnya kepada FILM SEMI.

Film Rafathar sendiri mengisahkan tentang dua perampok profesional Jonny Gold dan Popo Palupi yang berniat menculik seorang bayi dari keluarga kaya raya yakni Rafathar. Namun sayang, ternyata si kecil memiliki kekuatan super hero yang mampu mengendalikan logam.

Seiring dengan berjalannya waktu, para penculik justru berhubungan baik dengan Rafathar. Di akhir pun akan menceritakan ihwal asal usul kekuatan super yang dimiliki oleh Rafathar.