Pons Racing

Movistar Yamaha Ragu Gaet Jagoan Moto2

BeritaBintang – Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyatakan bahwa pihaknya ragu menggaet Alex Rins di Movistar Yamaha andai Jorge Lorenzo benar-benar hengkang di akhir musim 2016. Pernyataan Jarvis ini dimuat Speedweek, Rabu (30/3/2016).

Lorenzo yang hingga kini belum mau menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dari Movistar Yamaha, digosipkan tengah mempertimbangkan hijrah ke Ducati Corse. Karena itu, pabrikan Garpu Tala pun mempersiapkan rencana cadangan, dan dikabarkan tertarik menggaet Rins yang saat ini membela panji Pons Racing di Moto2, atau jagoan Suzuki Ecstar, Maverick Vinales.

Meski demikian, Jarvis kini tampaknya ragu untuk memboyong Rins. “Menurut saya, akan sangat sulit membawa Alex dari Moto2 langsung ke tim pabrikan Yamaha, karena kami belum tahu pasti di mana level performanya. Jika Alex ingin ke Yamaha, maka membela Tech 3 lebih dulu merupakan opsi terbaik baginya,” ujar Jarvis.

“Beban yang dipikul Alex akan sangat besar. Marc Marquez berhasil mengatasinya beberapa musim lalu, karena punya ‘pundak’ yang kuat dan sudah menjadi sensasi sejak turun di Moto2. Tak mustahil memang mengkopi prestasinya, tapi saya kira itu akan sulit,” terangnya.

Pembalap Ini Belum Berminat Tampil di MotoGP

BeritaBintang –    Meski MotoGP 2016 belum dimulai, rumor mengenai bursa transfer pembalap di akhir musim ini kian memanas. Salah satu pembalap yang sedang dirumorkan masa depannya adalah peserta Moto2, yakni Alex Rins.

Rins kabarnya mendapatkan tawaran untuk naik ke kelas premier dengtan bergabung ke Tim Ecstar Suzuki di akhir musim MotoGP 2016. Ia kabarnya di plot sebagai suksesor Maverick Vinales, yang mana pemilik julukan Top Gun itu bakal hengkang ke Tim Repsol Honda pada MotoGP 2017.

Kondisi tersebut lantas mendapatkan tanggapan langsung dari Rins beberapa waktu lalu. Pembalap berusia 20 tahun itu mengaku masih belum berminat untuk mentas di kelas MotoGP. Terlebih ia juga masih merasa nyaman berada di timnya saat ini, yakni Pons Racing.

“Ya, saya sudah mendengar kabar itu (rencana Suzuki memboyong Rins pada musim 2017). Namun saya tegaskan bahwa belum ada pembicaraan apa pun dengan mereka (manajemen Tim Suzuki) hingga saat ini,” ujar Rins, seperti dilansir BintangBoLa, Selasa (1/3/2016).

“Akan tetapi apa bila kabar itu memang benar adanya, maka saya sepertinya akan menolak tawaran tersebut. Sebab saya masih ingin meraih banyak prestasi di sini (kelas Moto2), dan belum tertarik berada di level tertinggi saat ini,” sambungnya.

“Selain itu, saya merasa sangat senang bisa berada di sini (Tim Pons Racing), terlebih semua orang di sini selalu membantu saya untuk terus berkembang. Saya merasa benar-benar sangat nyaman berada di tim ini,” imbuh pembalap asal Spanyol tersebut.