Pol Espargaro

Jelang GP Republik Ceko 2017, Pol Berharap Sepenuhnya pada Cuaca

Berita Bintang, – Jelang GP Republik Ceko 2017, Pol Berharap Sepenuhnya pada Cuaca

Pembalap Tim KTM, Pol Espargaro, akan memulai balapan dari posisi 18 jelang race di GP Ceko, pada Minggu (6/8/2017) malam WIB. Meski demikian, pembalap asal Spanyol itu mengaku senang.

Sebab saat sesi latihan bebas, Pol mengaku sempat mendapatkan masalah pada motornya. Meski demikian, mantan pembalap Yamaha Tech 3 itu berharap bisa tampil lebih baik saat menjalani race pada malam nanti.

Namun, Pol masih mengkhawatirkan mengenai cuaca saat race nanti. Sebab menurutnya cuaca menjadi faktor yang paling mempengaruhi saat balapan berlangsung.

{ Baca juga, ” Gantikan Neymar, Barcelona Siapkan Rp1,8 triliun untuk Dybala ” }

“Adapun ban akan menjadi hal yang harus diperhatikan, pilihannya harus jelas-jelas sangat baik,” ujar Pol, mengutip dari NOVAPoker, Minggu (6/8/2017).

“Tapi tentu saja, semuanya tergantung pada cuaca. Bahkan dalam kedaan hujan pada hari Jumat, saya cukup merasa nyaman. Jika tetap kering, kami harus membuat sedikit perubahan. Jika basah, kami harus mendorong balapan yang sempurna hingga akhir,” tambahnya.

Musim ini, Pol masih tertahan di posisi 20 di tabel klasemen sementara MotoGP 2017 dengan koleksi 14 poin. Raihan tersebut masih jauh dari yang pernah ia dapatkan saat dua musim bersama Yamaha Tech 3.

KTM Tak Kompetitif di MotoGP 2017, Leitner: Motor Kami Sudah Alami Progres yang Signifikan

BeritaBintangKTM Tak Kompetitif di MotoGP 2017, Leitner: Motor Kami Sudah Alami Progres yang Signifikan

Kiprah Tim KTM Red Bull pada musim perdananya berkiprah di kejuaraan dunia MotoGP memang belum benar-benar menjanjikan. Pasalnya kedua pembalap mereka, Pol Espargaro dan Bradley Smith, belum pernah meraih podium dari sembilan balapan musim ini.

Prestasi terbaik Tim KTM dalam keikutsertaan mereka di MotoGP 2017 adalah meraih posisi ke- 11. Prestasi tersebut mampu ditorehkan oleh Espargaro ketika mengaspal di Sirkuit Assen beberapa waktu lalu.

[ Baca Juga : ” Ketika Tim Avengers dan Guardians of the Galaxy Bertemu di Infinity War, Perang Antargalaksi Pecah! ” ]

Mengetahui kondisi tersebut membuat manajer Tim KTM, Mike Leitner, memberikan komentarnya beberapa saat lalu. Ia pun berujar bahwa sejak memulai balapan pertama di Sirkuit Doha hingga saat ini, motor Tim KTM sudah mengalami banyak progres yang sangat signifikan.

“Kami merasa bahwa segala kekurangan motor kami di awal kejuaraan dunia sudah mulai tertutupi saat ini. Saya merasa bahwa kecepatan motor kami semakin baik di setiap balapannya,” ucap Leitner, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Senin (17/7/2017).

“Saya rasa jika kami mampu terus berkerja konsisten seperti sejauh ini, maka bukan tidak mungkin kami bisa meraih hasil lebih baik di balapan yang tersisa pada musim ini. Semoga saja hal itu benar-bener terwujud,” tandasnya.

Hanya Raih Posisi ke- 13 di MotoGP Jerman, Espargaro: Rasanya seperti Kemenangan untuk Saya

BeritaBintangHanya Raih Posisi ke- 13 di MotoGP Jerman, Espargaro: Rasanya seperti Kemenangan untuk Saya

Kiprah pembalap Tim KTM Red Bull, Pol Espargaro, ketika melakoni lanjutan kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 seri Jerman memang tidak terlalu mengesankan. Pasalnya, Espargaro kembali gagal menyelesaikan balapan di urutan 10 besar.

Pada balapan yang digelar di Sirkuit Sachsenring tersebut, Espargaro hanya mampu finis di urutan ke- 13. Padahal, Espargaro sendiri memulai balapan MotoGP Jerman dari posisi yang cukup baik, yaitu posisi ketujuh.

[ Baca Juga : ” Dianggap Film Gagal, Kim Soo Hyun Tetap Bela Real ” ]

Hasil tersebut pun memperpanjang catatan buruk Espargaro bersama Tim KTM Red Bull di MotoGP musim ini. Bagaimana tidak dari sembilan balapan, Espargaro belum pernah menyelesaikan balapan di posisi 10 besar.

Meski begitu nampaknya tidak membuat Espargaro merasa kecewa berat. Bahkan ia menilai pencapaiannya di MotoGP Jerman, terasa seperti kemenangan untuk pembalap berpaspor Spanyol tersebut.

“Saya merasa cukup puas dengan apa yang kami raih di sini (MotoGP Jerman). Bahkan saya merasa ini seperti kami telah meraih sebuah kemenangan,” ucap Espargaro, seperti dilaporkan oleh AGEN BOLA, Senin (3/7/2017).

Pol Espargaro Sayangkan Perseteruan Rossi dan Lorenzo

BeritaBintang – Pembalap Yamaha Tech3, Pol Espargaro, buka suara terkait cekcok yang terjadi antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Aksi yang terjadi saat di konferensi pers tersebut dinilai tidak pantas.

Lorenzo menyulut perseteruan dengan mengklaim Rossi melakukan overtake yang terlalu agresif saat GP San Marino. Pembalap berjuluk X-Fuera itu menyatakan, VR46 seharusnya tidak perlu melakukan manuver yang agresif. Alhasil, The Doctor membantah tuduhan tersebut sehingga terjadi perang opini.

Melihat kejadian tersebut, Espargaro memahami sudut pandang dari Lorenzo dan Rossi. Kendati demikian, untungnya perseteruan dua rider Yamaha itu tak terjadi saat perlombaan berlangsung karena dapat membuat masalah menjadi lebih serius.

“Jorge menjelaskan masalah yang dihadapinya. Rossi juga begitu, hingga lahir diskusi kecil. Itu suatu kewajaran,” kata Espargaro mengutip dari JendralPoker.Co, Jumat (16/9/2016).

“Sayangnya sesi konferensi pers bukan lokasi yang tepat untuk menyelesaikan sesuatu. Beruntung, di lintasan tak terjadi hal yang serius,” pungkas sosok berusia 25 tahun tersebut kepada Kamusjudi.Com

 

Pol Espargaro Kecewa dengan Hasil Seri Sachsenring

BeritaBintang  –  Pembalap Tim Monster Yamaha 3, Pol Espargaro, mengaku kecewa atas hasil yang dikantonginya di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu. Espargaro memang gagal tampil impresif pada balapan yang digelar di Jerman tersebut.

Pembalap berpaspor Spanyol tersebut gagal menyentuh garis finis. Sementara rekan setim Espargaro, Bradley Smith, hanya dapat finis di posisi ke-13.

Espargaro mengaku, dirinya sudah merasa tidak nyaman dengan kondisi motornya. Balapan di Sirkuit Sachsenring tersebut diawali dengan wet race. Namun ternyata, Espargaro justru lebih nyaman bersaing di atas lintasan basah ketimbang kering.

“Mudah untuk menebak bahwa saya merasa sangat kecewa setelah apa yang telah kami tampilkan di sepanjang pekan. Sayangnya, sejak awal balapan, saya sudah merasa tidak nyaman karena kondisi yang telah banyak berubah dan lintasan telah lebih kering,” Espargaro, sebagaimana dikutip dari laman Bintangbola.co, Rabu (20/7/2016).

“Saya sudah bekerja keras sejak awal balapan. Tentu saja, saya merasa sedih menutup paruh musim dengan hasil seperti ini, tetapi setidaknya saya dapat berada di posisi keenam (klasemen sementara MotoGP),” tandasnya.

Pol Espargaro: Saya Seharusnya Bisa Naik Podium di Sachsenring!

BeritaBintang – Rider Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro kecewa gagal menyabet podium perdananya selama kariernya di premier class di MotoGP Jerman akhir pekan lalu. Rider asal Spanyol itu gagal finis setelah jatuh dari motornya , padahal ia sempat berada di belakang Marc Marquez (Repsol Honda). Nama terakhir akhirnya sukses memenangi balapan yang berlangsung flag-to-flag ini.

Espargaro masuk pit untuk mengganti motor dan ban kering di lap 17, berbarengan dengan Marquez. Sayang, belum lama keluar pit, Espargaro tergelincir tepatnya di turn 2.

Marquez sendiri akhirnya melesat sendirian dan mengunci kemenangan. The Baby Alien mengambil keuntungan karena rider-rider di posisi depan masuk pit di lap-lap terakhir.

“Podium sebenarnya sudah di depan mata. Saya pikir itu adalah strategi (masuk pit) yang sangat baik dari tim, tapi ending-nya sangatlah buruk. Well, sepertinya bukan yang terbaik juga karena kami memilih (ban) intermediate ketimbang slick,” kata Espargaro seperti dilansir Bintangbola.co, Selasa (19/7/2016).

“Tapi, akhirnya saya lah yang patut disalahkan karena terjatuh di turn 2. Kami memilih memakai ban ekstra lunak diawal balapan. Saya tidak nyaman mengendarai motor saya. Saya tertahan di posisi 10 dan nothing to lose saja. Untuk itu saya masuk pit. Saya melihat Marquez juga berada di situasi yang serupa dengan saya. Ia tidak terlalu bagus di trek basah, tertinggal jauh, dan memilih masuk pit. Kami berdua memilih momen dan berada di situasi serupa,” celotehnya lagi.

“Saya pikir saya harusnya bisa naik podium. Saya yakin tak akan jauh dari Marquez yang akhirnya memenangi balapan, kerena di trek kering saya dan dia punya kecepatan. Sayang saya jatuh karena kehilangan kontrol ban depan. Ini sungguh membuat frustasi,” pungkas adik dari joki Suzuki, Aleix Espargaro tersebut.

Fisik Pembalap Akan Terkuras di Sachsenring

BeritaBintang – Balapan MotoGP akan memasuki pekan kesembilan. Pada akhir pekan nanti, balapan MotoGP akan diselenggarakan pada Minggu 17 Juli 2016. Bertempat di Sacshsenring, Jerman, balapan MotoGP diprediksi akan menguras tenaga para pembalap.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pembalap Yamaha Tech 3, Pol Espargaro. Menurutnya, membalap di Sacshsenring seperti membalap di atas mobil gokart.

“Membalap di Sachsenring seperti bermain gokart menggunakan motor MotoGP! Itu akan berlangsung dengan sangat ketat,” ujar Espargaro seperti diberitakan Bintangbola.co, Kamis (14/7/2016).

“Terutama melihat Sirkuit Sachsenring tidak memiliki lintasan lurus yang panjang. Kami para pembalap tak akan ada waktu untuk melakukan istirahat. Membalap di Sachsenring akan sangat menguras tenaga,” tandas Espargaro.

Nicky Hayden Ikut Serta dalam Suzuka 8-Hours 2016

BeritaBintang –  Nicky Hayden mengonfirmasi dirinya akan mengikuti Suzuka 8-Hours 2016 dengan memperkuat MuSASHi RT HARC-PRO. Dia ingin membayar tuntas penampilan melempemnya pada edisi 2007.

Hayden baru satu kali mengikuti Suzuka 8-Hours dan hanya bertahan selama satu lap. Kala itu, pembalap berkebangsaan Amerika Serikat tersebut berdampingan dengan Ryuichi Kiyonari di bawah payung Tim Seven Stars Honda.

“Buat saya, ini adalah sebuah kehormatan besar bisa mengikuti Suzuka 8-Hours 2016, sebuah turnamen dengan sejarah panjang. Ini adalah turnamen dengan tipe balapan berbeda dengan start yang terus running, ada pit stop, dan bekerja sama dengan rekan setim untuk menemukan set-up tepat,” kata Hayden, seperti dilansir BintangBola.Co, Jumat (10/6/2016).

“Dengan libur musim panas yang panjang, saya senang bisa memiliki kesempatan untuk tetap membalap dan tetap tajam. Ini akan menjadi tantangan besar dengan banyaknya tim-tim bagus. Akan tetapi, akan sangat menyenangkan jika bisa menang dan menambah koleksi trofi saya,” jelasnya.

MuSASHi RT HARC-PRO pernah menjuarai Suzuka 8-Hours pada 2013 dan 2014 dengan line-up Takumi Takahashi, Michael van der Mark, dan Leon Haslam. Adapun selain Hayden, nama besar yang mengikuti Suzuka 8-Hours 2016 adalah Pol Espargaro, Johann Zarco dan Alex Lowes.

Smith Girang Kembali Berkolaborasi dengan Espargaro di Tim KTM

BeritaBintang – Kolaborasi antara Bradley Smith dan Pol Espargaro memang bakal kembali berlanjut di gelaran MotoGP musim 2017. Namun bukan bersama Tim Monster Yamaha Tech 3 seperti musim ini, melainkan di tim pendatang baru, yakni KTM.

Seperti diketahui, Espargaro resmi memutus kerja sama dari Tim Monster Yamaha Tech 3 yang sudah terjalin hampir tiga tahun. Pembalap asal Spanyol tersebut lalu memilih bergabung dengan Tim KTM dengan durasi kontrak hingga MotoGP 2018 berakhir.

Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Smith beberapa saat lalu. Ia pun mengaku sangat senang dengan keputusan manajemen Tim KTM yang memilih nama Espargaro sebagai tandemnya di MotoGP 2017.

“Ya, tentu saja itu (kembali bekerja sama dengan Espargaro) merupakan hal yang menyenangkan. Terlebih kami sudah mengetahui seperti apa karakter masing-masing,” ucap Smith, seperti dikutip dari Panduan Judi Online  Sabtu (4/6/2016).

“Kami sudah bersama-sama di Tim Yamaha hampir tiga musim, dan kami akan kembali menjadi tandem di KTM untuk dua tahun. Saya tidak sabar untuk menantikan momen itu,” tutup pembalap berkebangsaan Inggris tersebut.

Pembalap Yamaha Tak Sabar Mengaspal di Rumahnya

BeritaBintang –Pembalap Yamaha Tech3, Pol Espargaro, mengaku tak sabar menanti seri ketujuh MotoGP musim ini. Hal itu ia rasakan karena Sirkuit Katalunya sudah seperti rumah baginya.

Pembalap asal Spanyol tersebut ingin membuat balapan yang istimewa di lintasan dengan panjang 4,6 kilometer tersebut. Sebab ia tak ingin mengecewakan pendukungnya yang datang melihatnya.

“Saya sangat senang pada akhir pekan ini karena membalap di rumah saya. Namun saya melihat ke depan, akan memulai perlombaan dengan baik untuk para penggemar saya yang sangat berarti bagi saya,” kata Espargaro mengutip Taruhan Bola Online, Rabu (1/6/2016).

“Saya telah menghabiskan banyak waktu di trek ini, tak pernah membosankan karena itu benar-benar adalah sirkuit spektakuler dan salah satu yang menantang di MotoGP,” pungkas pembalap berusia 24 tahun tersebut.