Poker NOVA

Lewati Laga hingga Over Time, CLS Knight Takluk dari Hong Kong Eastern

BeritaBintangLewati Laga hingga Over Time, CLS Knight Takluk dari Hong Kong Eastern

CLS Knights Indonesia masih belum bisa mengakhiri paceklik kekalahannya. Pada pertandingan yang keempat, mereka harus mengakui ketangguhan juara bertahan Hong Kong Eastern lewat pertandingan ketat yang memaksa mereka bermain hingga babak over time 87-78.

Bermain di hadapan kurang lebih tiga ribu pendukungnya yang memadati GOR Kertajaya, membuat animo CLS Knights Indonesia tampil dengan penuh semangat. Dua kekalahan yang membekas pada pertandingan sebelumnya melawan Singapura Slingers dan Mono Vampire Thailand, ibarat cambuk bagi skuad Koko Heru Setyo Nugroho untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing menghadapi kerasnya liga ASEAN Basketball League musim ini.

Kuarter awal menjadi milik Eastern 10-7. Pemain asing mereka Ryan O’neal Moss membuka angka untuk timnya. Selang beberapa detik kemudian Kapten CLS Knights Indonesia, Sandy Febiansyakh Kurniawan membalasnya dengan tembakan dua angka. Sebenarnya pada kuarter ini kedua tim bermain cukup imbang, Hanya saja CLS Knights beberapa kali tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada. Sebaliknya Hong Kong Eastern dengan baik dapat mengkontrol irama permainannya.

Mesin permainan CLS Knights mulai panas pada kuarter kedua. Di mulai dengan aksi Saroni lewat usaha kerasnya dari bawah area pertahanan Eastern yang memaksa lawan melakukan pelanggaran. dua angka yang ia kemas plus satu free throw yang berhasil di eksekusinya dengan baik menyamakan menjadi 10-10.

Situasi ini sekaligus mengangkat mental para pemain Poker Online lainnya. Bahkan di saat papan waktu menunjukkan 6:20 (enam menit dua puluh detik), CLS Knights Indonesia mampu menambah sembilan angka lagi. Lima poin di antaranya di sumbangkan Katon Adjie Baskoro Hal ini menyebabkan Edu Torres pelatih Hongkong Eastern memaksa timnya untuk mengambil jeda time out. Di kuarter kedua ini juga Frederick Lee Jones menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu pemain CLS Knights yang sangat konsisten dalam mencetak angka. Meski nihil angka di kuarter awal, Pemain yang berdarah keturunan Amerika-Thailand tersebut akhirnya membuat sembilan angka, enam diantaranya ia cetak lewat tembakan tiga angka. CLS pun akhirnya berbalik unggul 33-26.

Tertinggal jauh memaksa Hong Kong Eastern mengubah strategi permainannya dengan terus menekan pertahanan CLS Knights. Usaha ini terbukti berjalan dengan baik. Meski Sandy Febiansyakh sempat memberikan asa lewat dua tembakan three poinnya, nyatanya klub asal Hong Kong ini selalu tampil Spartan untuk terus mengejar sekaligus berusaha berbalik unggul. Tiga pemain Eastern Tyler Lamb, Marcus Ryan Elliot dan Ki Lee bergantian mencetak angka, bahkan pada akhir kuarter tiga ini, mereka mampu menipiskan margin kekalahan hanya menjadi dua poin saja (56-54).

CLS pun membuang kesempatan untuk merebut kemenangan keduanya di markas mereka. Padahal sebelumnya tembakan tiga angka Frederick Lee Jones di saat sisa waktu kurang dari tiga puluh detik, sempat memberikan angin segar untuk timnya. Nyatanya pil pahit pun harus di telan tuan rumah pada pertandingan kali ini. Kemenangan yang sudah didepan mata justru sirna saat tiga kali tembakan free throw Christian Standhardinger berhasil memaksa CLS Knights untuk memainkan babak overtime (75-75). Hal itu dikarenakan upaya tembakan tiga angka pemain berdarah Filipina tersebut di hadang Evan Brock dan memaksa wasit memberikan keputusan foul sekaligus tiga kali kesempatan free throw untuk Standhardinger yang berhasil di kemasnya dengan baik.

[ Baca Juga – Brian Williams, Sosok Penting bagi CLS Knights ]

Memasuki babak tambahan waktu, Hong Kong Eastern berhasil keluar dari tekanan dan justru mengakhiri pertandingan malam ini dengan kemenangan 87-78.

Dua pemain heritage berdarah Thailand dari kedua tim berhasil menjadi pencetak angka terbanyak untuk timnya. Dari tim Hongkong Eastern, Tyler Lamb menorehan 25 poin dan 12 rebound. Sementara dari kubu CLS Knights Indonesia, Frederick Lee Jones mencetak poin tertinggi yakni sebanyak 22 angka.

“Basketball is game. Kadang kita kalah, kadang kita menang. Masalahnya tetap sama seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, Kami harus harus menjaga bara api permainan agar tidak padam itu saja. Selama energi itu bisa teratasi kami bisa compete dengan lawan,” komentar Koko Heru Setyo Nugroho yang tidak bisa menutupi kekecewaannya dengan hasil ini.

“Ini bukan pertandingan mudah. CLS memberikan perlawanan di kandanganya. Tapi saya salut dengan perjuangan para pemain saya. Baik Elliot, Standhardinger dan juga Tyler Lamb terus berusaha sampai pertandingan berakhir. Memang kadang di basket juga butuh yang namanya keberuntungan. Tapi sekali lagi para pemain saya menunjukan keyakinan untuk bisa menang atas tuan rumah,” komentar CLS Knights Indonesia pada awak media Surabaya selepas pertandingan.

“Kuncinya kami saling percaya satu dengan lainnya dan juga dengan coaching staff. Game ini memang berat, tapi akhirnya kami bisa menang karena semua pemain berperan untuk saling mengisi,” ujar Tyler Lamb menambahkan.

Pertandingan selanjutnya CLS Knights Indonesia akan kembali bermain di kandang untuk menghadapi Singapura Slinger pada tanggal 13 Desember mendatang.

Selain Mobile Legends, 3 Game MOBA Ini Juga Seru untuk Dimainkan

BeritaBintangSelain Mobile Legends, 3 Game MOBA Ini Juga Seru untuk Dimainkan

Beberapa game dengan genre Multiplayer Online Battle Arena bisa pengguna cicipi di perangkat mobile. Tidak hanya Mobile Legends: Bang Bang yang populer, melainkan game mobile lainnya juga tidak kalah seru bila dimainkan.

Multiplayer Online Battle Arena atau biasa disingkat MOBA merupakan jenis permainan yang memungkinkan gamer untuk mengendalikan karakter serta memiliki peran dalam sebuah tim Poker Online.

Objek dari game ini ialah gamer harus menghancurkan struktur utama milik musuh. Gamer yang mengendalikan karakter tertentu juga mempunyai kemampuan atau skill unik untuk dapat memenangkan permainan.

Arena of Valor

Arena of Valor menjadi salah satu game yang populer di China dan Indonesia. Game ini kerap disandingkan dengan Mobile Legends: Bang Bang yang memiliki jenis permainan yang sama.

Permainan game mobile ini diterbitkan oleh Tencent Games. Kabarnya, pada Juli 2017, dilaporkan bahwa permainan ini memiliki lebih dari 80 juta pemain aktif setiap harinya dan 200 juta pemain aktif yang telah memainkannya.

DotA 2

Dota 2 dikembangkan dan diterbitkan oleh Valve Corporation. Game ini menampilkan pertempuran antara dua tim yang terdiri dari lima pemain. Setiap tim harus dapat mempertahankan base yang terpisah milik mereka.

[ Baca Juga – 5 Karakter Hero Mobile Legends hingga YouTube Latah Usung Fitur Stories ]

Setiap gamer mengendalikan karakter kuat yang dinamakan ‘hero’ yang memiliki kemampuan unik. Selama pertempuran, gamer mengoleksi experience points dan items untuk hero mereka untuk menyukseskan pertempuran melawan hero lawan.

League of Legends (LoL)

Game League of Legends (LoL) dikembangkan oleh Riot Games dan dirilis pada 27 Oktober 2009. Game strategi ini menampilkan unsur RPG dan memiliki 6 jenis Champion, yang terdiri dari Fighter, Mage, Assassin, Marksman, Support dan Tank.

5 Karakter Hero Mobile Legends hingga YouTube Latah Usung Fitur Stories

BeritaBintang5 Karakter Hero Mobile Legends hingga YouTube Latah Usung Fitur Stories

Beberapa artikel Poker Online memiliki jumlah pembaca yang cukup besar. Artikel itu mulai dari 5 Karakter Hero Mobile Legends yang cocok untuk main di Ranked hingga YouTube latah usung fitur Stories.

Game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) Mobile Legends: Bang Bang memiliki beragam hero yang bisa dimainkan. Beberapa di antaranya disebut cocok untuk dimainkan saat berada di arena Ranked.

Samsung belum lama ini mengungkap temuan teknologi untuk meningkatkan kapasitas baterai lithium-ion. Dengan menggunakan zat bernama “graphene ball”, Samsung mengklaim bahwa lithium ion dapat dirancang menjadi lebih lama dengan proses pengisian yang lebih cepat.

[ Baca Juga – Capcom Bawa Mega Man X ke Nintendo Switch ]

Munculnya pengumuman ini membuat spekulasi yang kuat bahwa Samsung akan baterai berteknologi baru tersebut untuk Galaxy S9 dan Note 9, dimana perangkat itu akan menjadi flagship Samsung selanjutnya.

Fitur Stories yang kini tersedia di aplikasi Instagram disebut-sebut menjiplak fitur yang diusung oleh Snapchat. Tak hanya pada Instagram, stories juga kini melengkapi setiap aplikasi besutan Facebook meski dalam nama yang berbeda.

Namun rupanya fitur itu tak hanya menjadi daya tarik bagi Facebook. Kini dilaporkan YouTube juga mengadopsi fitur serupa pada platform-nya, termasuk versi mobile.

Brian Williams, Sosok Penting bagi CLS Knights

BeritaBintangBrian Williams, Sosok Penting bagi CLS Knights

Laga CLS Knights Indonesia menghadapi juara bertahan Eastern Hong Kong pada pertandingan kandangnya kemarin, meninggalkan cerita pahit bagi skuad Koko Heru Setyo Nugroho. Kemenangan yang sudah di depan mata, akhirnya buyar lewat babak overtime.

Namun di balik hasil minor tersebut, ada beberapa cerita heroik yang terjadi di kubu CLS Knights, salah satunya adalah penampilan Brian Williams yang berhasilkan menorehkan catatan rekor 32 rebound dalam satu game sepanjang sejarah penyelengaraan ASEAN Basketball League hingga musim ini.

Pemain kelahiran Bronx, New York, tiga puluh tahun silam tersebut sebenarnya bermain dalam kondisi yang tidak fit. Ini dikarenakan Brian sedang menderita flu berat yang mengharuskan dia di infus sebelum pertandingan melawan Hong Kong Eastern. Selain itu cedera ankle yang dideritanya saat menghadapi Formosa Dreamers, pada laga perdana CLS Knights yang lalu, masih terus menggangunya.

Pasca-kejadian itu, ia menolak melakukan XRay dan MRI, karena dirinya cukup yakin cedera ankle-nya tidak terlalu serius. Saat tim medis CLS Knights melakukan pemeriksaan, juga tidak tampak terjadi pembengkakan dan tidak terlihat ada yang aneh dari pergerakan angkle kakinya. Brian pun berkeinginan kuat untuk dapat tampil lagi pada pertandingan selanjutnya.

Namun sebelum laga game ketiga melawan Mono Vampire Thailand, pebasket jebolan Universitas Tennessee itu mengeluhkan sakit dibagian ankle-nya. Hal ini segera di tindaklajuti Manajemen CLS Knights untuk segera memeriksa secara intensif sepulang dari Bangkok. Hal yang mengejutkan, hasil MRI ternyata menunjukkan satu bagian ligament ankle-nya putus total (complete tear).

Nyatanya itu tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap tampil membela CLS Knights Indonesia pada pertandingan selanjutnya, termasuk meladeni Singapore Slingers di game kandang terakhir CLS Knights tahun 2017 ini melawan Singapore Slingers pada tanggal 13 Desember mendatang.

Sikap dan etos profesionalnya membuat Tim Manajemen dan pelatih bangga. Seperti yang di perlihatkan pada game kemarin. Meski dengan kondisi yang tidak fit (ligament putus) dan di tambah flu berat saat melawan Eastern Hong Kong, Brian masih mampu menyumbangkan 14 poin, 32 rebound, enam assist dan enam blok.

[ Baca Juga – Tampil Tanpa Curry & Durant, Warriors Keok dari Kings di Oracle Arena ]

“Ia bagaikan batu karang buat tim ini. Brian juga pemain CLS Knights yang paling stabil dengan kontribusi yang sangat signifikan. Meski dalam kondisi yang tidak fit ia selalu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Di lapangan ia bermain seperti “Singa” , meski ia kehilangan tandemnya (Duke), ia tidak gentar sedikitpun. Kami bangga dengan totalitasnya dan berharap ia bersama Duke akan segera pulih secepatnya,” pandangan Christopher Tanuwidjaja, Managing Partner CLS Knights terhadap sosok Brian Williams.

“Brian pemain yang mau melakukan apa saja untuk timnya dalam situasi apapun. Bahkan dengan kondisinya yang terbatas masih bisa all out untuk timnya. Ia juga juga smart player yang bisa memberikan impact baik saat menyerang maupun saat bertahan. Sebagai personal ia juga pribadi yang sangat baik dan sudah bisa menerima kultur di tim ini sekaligus bisa membaur dengan semua team matenya,” ujar Koko Heru Setyo Nugroho, pelatih kepala CLS Knights Indonesia.

Tidak lupa Koko menitipkan pesan dan berterima kasih kepada semua fans CLS Knights yang tetap mendukung tim ini, meski dalam tiga pertandingan terakhir belum bisa memberikan kemenangan lagi. Namun ia dan seluruh pemain bertekad yang sama akan memberikan yang terbaik untuk para fans CLS Knights Indonesia.

“Berkaca dan juga belajar dari penampilan epic Brian Williams. Kami semua sudah bertekad akan bermain dengan sepenuh hati dan siap main keras di setiap game selanjutnya. Terima kasih buat para fans yang selalu mendukung Poker Online,” imbuhnya lagi.

Manajemen CLS Knights Indonesia rencananya juga akan mempertimbangkan mengevaluasi penampilan Evan Brock yang di nilai belum memberikan kontribusi maksimal.

Capcom Bawa Mega Man X ke Nintendo Switch

BeritaBintangCapcom Bawa Mega Man X ke Nintendo Switch

Setelah mengumumkan kepastian Mega Man 11, Capcom turut mengungkap kehadiran Mega Man X yang akan hadir di konsol Nintendo Switch. Selain itu ada pula seri Mega Man Legacy Collection dan Mega Man Legacy Collection 2.

Mengutip halaman Poker Online, Mega Man X dijadwalkan hadir di Nintendo Switch pada musim panas 2018. Sayangnya, Capcom tak memberikan tanggal pasti perilisannya.

Namun dari pengumuman Mega Man 11 yang telah dikonfirmasi Capcom, ada kemungkinan keduanya bakal dirilis secara bersamaan dalam sebuah acara. Capcom sempat mengindikasikan bahwa waktu perilisannya akan mendekati akhir 2018.

Sementara Mega Man Legacy Collection 1 dan 2 kabarnya akan hadir pada musim semi 2018. Legacy Collection pertama akan memiliki Mega Man 1 hingga 6, sedangkan Legacy Collection kedua akan berisi Mega Man 7 hingga 10 sebagai persiapan ke Mega Man 11.

[ Baca Juga – Pembaruan Assassin’s Creed: Origin Bawa “Mimpi Buruk” untuk Pemain ]

Capcom juga mengungkap kemampuan lainnya yang bisa dilakukan pemain. Kali ini pengembang menyediakan fitur Rewind untuk Legacy Collection sehingga pemain bisa kembali ke permainan awal saat melakukan kesalahan.

Sebelum di Nintendo Switch, Mega Man X juga akan hadir di beberapa perangkat lainnya seperti PlayStation 4, Xbox One, dan PC.

Mega Man termasuk video game yang cukup legendaris. Game ini pertama kali hadir pada 1987 di konsol Nintendo Entertainment System. Pada Maret 2015, Mega Man tercatat telah terjual 30 juta keping secara global.

Pembaruan Assassin’s Creed: Origin Bawa “Mimpi Buruk” untuk Pemain

BeritaBintangPembaruan Assassin’s Creed: Origin Bawa “Mimpi Buruk” untuk Pemain

Pembaruan besar untuk game Assassin’s Creed: Origin akan hadir bulan ini. Pemain akan mendapatkan level permainan baru yang disebut “Nightmare” (mimpi buruk).

Di level tersebut pemain akan merasakan pengalaman tersulit dengan hadirnya musuh yang lebih kuat terhadap serangan dan lebih berbahaya.

Mengutip halaman Poker Online, pembaruan kali ini juga membawa beberapa fitur lainnya seperti pengelompokkan kekuatan musuh dari yang rendah ke level pemain terkini. Namun fitur ini hanyalah opsional.

Ada pula pembaruan pada Heka Chest dengan penambahan item Nightmare dan First Civ. Kemudian ada penambahan mode Horde di mana pemain bakal menghadapi serbuan musuh yang tak terhingga.

Ubisoft mengatakan untuk mencoba mode tersebut pemain harus berada di level 32.

[ Baca Juga – Bermain Curang, Remaja 14 Tahun Dituntut Pengembang Game ]

Dari segi karakter, Ubisoft turut menambahkan dewa prajurit bernama Sekhmet dan memasukkannya dalam sesi Trial of the Gods. Selain itu dua karakter lainnya, Anubis dan Sobek, bakal hadir secara bersamaan dengan Sekhmet pada pembaruan ini.

Pada 12 Desember mendatang, pemain bisa mendapatkan beberapa item yang bisa dibeli seperti Gladiator Item Pack yang termasuk di dalamnya Spaniard Armor, tameng Palladium, pedang Gladius Hercules dan lainnya.

Ubisoft juga diketahui bakal menghadirkan penambahan senjata pada 26 Desember 2017, namun pihak pengembang masih belum mau mengungkap item tersebut.

Assassin’s Creed: Origin pertama kali dirilis pada Oktober 2017 dan tersedia untuk perangkat konsol seperti PlayStation 4, Xbox dan juga perangkat PC.

Hajar Grizzlies di FedExForum, Pelatih Nets Puji Permainan Anak Asuhnya di Paruh Kedua

BeritaBintangHajar Grizzlies di FedExForum, Pelatih Nets Puji Permainan Anak Asuhnya di Paruh Kedua

Brooklyn Nets berhasil memenangi laga lanjutan NBA 2017-2018 kontra tuan rumah Memphis Grizzlies, Senin 27 November 2017 WIB. Nets menang dengan skor 98-88 di FedExForum.

Hadir sebagai pahlawan kemenangan Nets adalah sang forward andalan, DeMarre Carroll. Pebasket 31 tahun itu memang tampil cemerlang dengan mencetak 24 poin, 2 assist, dan 6 rebound. Dengan torehan 24 poin, Carroll pun mencatatkan season-high alias raihan poin terbanyaknya di musim ini.

Kontribusi pemain pengganti Trevor Booker untuk Nets juga tak bisa dianggap remeh di partai ini. Booker mencetak 16 poin, 4 assist, dan 11 rebound.

Dengan hasil ini, Nets kini bercokol di peringkat 13 papan klasemen Wilayah Timur. Sementara itu, Grizzlies ada di peringkat 12 klasemen Wilayah Barat.

[ Baca Juga – Kelelahan di Kuarter Akhir, CLS Knights Takluk dari Singapura Slingers 66-77 di ABL 2017-2018 ]

Keunggulan dengan skor besar di kuarter ketiga jelas menjadi kunci kemenangan Nets kali ini. Pasalnya, Nets dan Grizzlies memang relatif tampil sama kuat di kuarter pertama, kedua, dan keempat.

Pelatih kepala Nets, Kenny Atkinson, pun secara khusus memuji penampilan anak asuhnya di paruh kedua laga.

“Kami tampil baik di paruh kedua laga, khususnya di kuarter ketiga,” buka Atkinson seperti dilansir Poker Online.

“Kami mengeluarkan energi kami di paruh kedua. Bagian pertama dari kuarter ketiga, saya kira itulah momen di mana game ini berbalik menjadi milik kami,” sambungnya.

“Kami ingin keluar saat transisi dan membuat mereka (Grizzlies) berlari. Ya, saya pikir kami tampil sangat baik di paruh kedua,” tukas Atkinson.

Bermain Curang, Remaja 14 Tahun Dituntut Pengembang Game

BeritaBintangBermain Curang, Remaja 14 Tahun Dituntut Pengembang Game

Berlaku curang dalam game memang merugikan pemain dan juga pengembang game. Buktinya, seorang remaja 14 tahun dituntut oleh pengembang game, Epic Game, karena berlaku curang.

Ia sebenarnya tak sendiri, yakni bersama seorang pemain lainnya. Namun identitas keduanya tak diungkap kepada publik. Game yang mereka mainkan adalah Fortnite yang kini telah dimainkan lebih dari 1 juta pengguna.

Dikutip dari Poker Online, mereka dituntut tak hanya karena menggunakan aimbot namun juga menawarkan kecurangan mereka kepada pemain lain termasuk penyiar dalam layanan Twitch.

Meski demikian pemain berusia 14 tahun itu menuduh Epic Game telah membuatnya sebagai kambing hitam. Namun hal itu dibantah oleh sang pengembang game.

[ Baca Juga – Bungie Sediakan Game Destiny 2 dalam Mode Gratis, Benarkah? ]

“Epic tak mentolerir dengan kecurangan atau pelanggaran hak cipta dari siapa pun pada usia berapa pun. Seperti yang telah kami sampaikan, kami menganggap serius perbuatan curang dan akan memastikan permainan kami menyenangkan, adil, dan kompetitif,” ungkapnya.

Tuntutan yang berlatar belakang kecurangan dalam game sebenarnya bukan perkara baru. Sebelumnya, terdapat kasus serupa seperti Blizzard yang menuntut pembuat software cheating, dan Riot yang menuntut penembang software cheat di League of Legends.

Belum diketahui telah sejauh mana kasus antara remaja 14 tahun itu dengan Epic Game saat ini. Yang jelas ini menjadi pelajaran bagi pencinta game untuk bermain secara sportif.

Kelelahan di Kuarter Akhir, CLS Knights Takluk dari Singapura Slingers 66-77 di ABL 2017-2018

BeritaBintangKelelahan di Kuarter Akhir, CLS Knights Takluk dari Singapura Slingers 66-77 di ABL 2017-2018

Misi CLS Knights Indonesia menaklukan tuan rumah Singapura Slingers pada game kedua Asean Basket Ball League (ABL) musim ini akhirnya kandas. Mario Wuysang cs takluk dari Slingers 66-77, pada pertandingan yang dimainkan di OCBC Arena, Kallang, Minggu 26 November 2017.

Salah satu penyebab kekalahan tim kebanggaan warga Arek Suroboyo ini adalah hilangnya energi dipertengahan kuarter akhir. Hal itu membuat tim besutan Koko Heru Setyo Nugroho tersebut mengalami kekalahan pertamanya.

“Sebenarnya kami tidak bermain buruk di tiga kuarter awal. Hanya saja kita seperti kehilangan energi di pertengahan quarter empat yang akhirnya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Singers, sehingga momentum pun berpindah ke mereka,” ungkap Koko, dalam keterangan pers yang diterima Poker Online.

Absennya Duke Crews memang membuat irama permainan CLS Knights sedikit berubah, tapi Koko menampik bahwa kehilangan Duke Crews bukan suatu alasan yang harus dibesar-besarkan. Justru ini menjadikan pelajaran sekaligus pekerjaan rumah bagi coaching staff untuk bisa membuat Evan Brock lebih memahami irama permainan CLS Knights, baik saat defense maupun offense.

[ Baca Juga – Hajar Grizzlies di FedExForum, Pelatih Nets Puji Permainan Anak Asuhnya di Paruh Kedua ]

“Penampilan Evan Brock saya pikir malam ini dia oke untuk ukuran pemain yang baru pertama kali latihan bersama dengan kami dan langsung menghadapi salah satu tim kuat di ABL. Mungkin nanti menjadi challenge buat saya untuk mencari solusi supaya problem chemistry Evan Brock dan para pemain lainnya bisa saling mengisi di game ketiga menghadapi Mono Vampire Thailand,” katanya lagi.

Dalam catatannya, game ini sangat berharga untuk memberikan pelajaran bagi skuad CLS Knights untuk merasakan atmosfer bermain di kandang lawan. Selain itu yang terpenting bagi mereka, ini sebagia pembelajaran untuk fokus dan tidak kehilangan energi di kuarter akhir pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pada game tadi Evan Brock menjadi pendulang angka terbanyak bagi CLS Knights Indonesia dengan torehan 22 poin. Sementara tandemnya Brian Williams menjadi kolektor statistik terbanyak di tiga kategori yakni 14 rebound, tiga assist dan satu kali block. Untuk pertandingan selanjutnya CLS Knights Indonesia akan bertandang ke Thailand 29 November 2017 menghadapi Mono Vampire Thailand.

Bungie Sediakan Game Destiny 2 dalam Mode Gratis, Benarkah?

BeritaBintangBungie Sediakan Game Destiny 2 dalam Mode Gratis, Benarkah?

Belakangan developer game gemar menerapkan metode pre-order untuk menjajakan game-nya sebelum diluncurkan ke pasaran. Gam pre-order juga terkadang dilengkapi dengan bonus konten in game sebagai salah satu penggoda.

Meski begitu beberapa gamer mungkin lebih memilih untuk menunggu game yang diinginkannya dirilis sebelum akhirnya memutuskan untuk mebelinya. Hal ini memungkinkan mereka mendapatkan ulasan dari game tersebut.

Konsep itu juga nampaknya akan diterapkan oleh Bungie untuk game-nya Destiny 2. Catatan itu ditambahkan pada emblem game baru yang bertajuk Mentor of Light. Emblem itu juga seolah menunjukkan bahwa Bungie akan menambahkan mode free trial untuk game tersebut.

[ Baca Juga – Duh! Game Marvel Heroes Ditutup Lebih Cepat, Ada Apa? ]

Pada game Destiny sebelumnya, Bungie juga telah menambahkan mode free trial dimana gamer bisa membuka konten dalam jumlah yang terbatas dan memainkannya, sebelum mereka memutuskan untuk membelinya. Wajar saja jika developer ternama itu juga menerapkan metode yang sama untuk Destiny 2.

Berdasarkan emblem itu, diisyaratkan bahwa free trial untuk Destiny 2 dapat berfungsi dengan cara yang sama dimana gamer dapat mengakses beberapa misi dan beberapa mode Crucible. Selaint itu, gamer juga dapat memperoleh emblem Mentor of Light.

Sayangnya belum ada kabar resmi kapan fitur gratis ini akan dirilis oleh Bungie. Demikian seperti dilansir Poker Online.