Piala Liga

Ronaldo: Saya Sakit Hati Melihat Man United

BeritaBintang –Tidak bisa dimungkiri musim lalu Manchester United tampil tidak memuaskan. Meski mendapatkan gelar FA Cup untuk pertama kali sejak 2004, United gagal lolos ke ajang Liga Champions musim depan lantaran hanya finis di posisi kelima klasemen akhir.

Eks pemain utama Man United, Cristiano Ronaldo, mengaku sakit hati melihat United musim lalu. Pemain yang biasa disapa CR7 tersebut menilai klub yang bermarkas di Old Trafford itu tidak memiliki identitas.

“Musim lalu Man United sedikit kehilangan identitasnya,” ujar pemain yang pindah ke Real Madrid pada 2009 tersebut seperti dikutip dari Taruhan Bola Online, Jumat (26/5/2016).

“Hal itu membuat saya sakit hati. Saya tidak mau melihat United seperti itu karena United adalah klub yang selalu ada di hati saya,” tambahnya.

Ronaldo sendiri sempat membela Setan Merah sejak 2004 hingga 2009. Selama kurun waktu tersebut, Ronaldo mempersembahkan total sembilan gelar, termasuk tiga gelar Premier League, satu FA Cup, dua Piala Liga, dan satu Liga Champions.

Klasemen Liga Inggris: Kejutan Besar di Pekan ke-27

BeritaBintang – Jarak mulai terlihat di puncak klasemen Premier League. Kini ada dua nama “kuda hitam” yang berada dalam persaingan di pucuk yaitu Leicester City dan Tottenham Hotspur.

Kedua nama ini tentu tidak disangka-sangka bisa menyeruak dan merusak dominasi tim-tim kuat yang selama ini menguasai sepakbola Inggris.
Tetapi, Leicester berhasil terus menjaga posisinya di puncak klasemen usai kemenangan tipis 1-0 atas Norwich City hari Sabtu lalu. Tambahan tiga poin itu membuat The Foxes mengumpulkan 56 poin dari 27 laga, lolos dari kejaran Tottenham.
Spurs sendiri juga berhasil meraih hasil positif setelah berhasil menang 2-1 atas Swansea City di White Hart Lane semalam. Selain terus mengejar Leicester, kemenangan itu juga membawa mereka menjauh dari Arsenal.
Arsenal harus rela tertahan di peringkat tiga dengan 51 poin, usai kalah 2-3 dari Manchester United. Posisi The Gunners bisa semakin terancam karena Manchester City belum tampil di pekan ke-27, setelah melakoni laga final Piala Liga kontra Liverpool semalam.
Kalau ManCity sampai berhasil menang atas Newcastle, maka selisih poin keduanya hanya tinggal satu poin saja. Pertarungan perebutan tiket langsung ke Liga Champions pun memanas.
MU sendiri untuk sementara berhasil memangkas ketinggalan dari ManCity. Duduki peringkat lima dengan 44 poin, “Setan Merah” artinya hanya berjarak tiga poin saja dari sang tetangga. Peluang Louis van Gaal dan anak asuhnya masih terbuka untuk tampil di Liga Champions.
Comeback Chelsea atas Southampton sendiri berhasil mengangkat The Blues semakin dekat dengan 10 besar. Saat ini, tim asuhan Guus Hiddink itu berada di peringkat 11 dengan 36 poin, hanya berjarak satu poin dari Watford di atasnya dan dua poin dari Liverpool di posisi sembilan.
Dari zona degradasi, posisi relatif masih belum berubah. Aston Villa (16 poin) tak mampu bergerak sedikit pun usai menelan kekalahan keduanya beruntun. Sundeland duduki peringkat 19 dengan 23 poin, berjarak satu poin saja dari Newcastle dan Norwich di atasnya.

Chelsea vs Liverpool: Hari Penghakiman Bagi Mourinho

BeritaBintang – Hari penghakiman bagi Jose Mourinho akhirnya datang juga.

Kalah adu penalti dari Stoke City di pentas Piala Liga, Rabu (28/10) dinihari, membuat posisi manajer asal Portugal itu makin terjepit.

Dan laga melawan Liverpool di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2015) pukul 19.45 WIB malam ini, diprediksi menjadi kesempatan terakhir manajer Chelsea tersebut.

Di Premier League, Chelsea kini berada di papan bawah.

Tim juara bertahan itu terpuruk di peringkat ke-15 klasemen, dengan mengumpulkan 11 poin.

Dari 10 laga dilalui Cesc Fabregas cs, mereka sudah kalah 5 kali, dan kebobolan 19 gol.

Hanya Bournemouth (22), Newcastle United (22) dan Norwich (21) yang memiliki jumlah kemasukan lebih banyak dibanding mereka.

Manajemen Chelsea memang tak pernah mengatakan akan memecat Mourinho.

Namun sejumlah media di Negeri Ratu Elizabeth itu sudah santer mengabarkan manajer asal Portugal itu akan ‘ditendang’ andai Chelsea kembali kalah saat melawan Liverpool.

Spekulasi itu makin dikuatkan dengan kebiasaan Roman Abramovich yang hobi memecat manajer-manajer terdahulu, termasuk Mourinho di periode pertamanya melatih klub itu.

Maka, laga pekan ke-11 ini akan jadi pertaruhan besar bagi Mourinho. Karena jika Chelsea kembali kalah, bukan tak mungkin manajer 52 tahun itu akan kembali menerima surat PHK seperti delapan tahun lalu.

mengaku tak memikirkan tekanan yang tengah dihadapinya. Sebaliknya, Mou mengaku masih menjalani hari-harinya dengan santai.

“Situasi saya secara umum sangat fantastis. Saya punya libur di hari Rabu, saya punya keluarga yang fantastis, dan tidur nyenyak setiap malam. Dan hari besok sama saja seperti yang saya lalui selama 15 tahun terakhir,” sambungnya.

Terlepas dari apapun kilah yang diungkapkannya, namun menyambut kedatangan The Reds yang kini dibesut oleh Jurgen Klopp, Mou sepertinya harus menyiapkan timnya sebaik mungkin. Jika tidak, Mou harus bersiap menyaksikan timnya merasakan kekalahan keenam di Liga Inggris musim ini.