Pertamina Campos Racing

Kunci Sean Gelael Dapatkan Poin di Hungaroring

BeritaBintang – Pembalap Indonesia yang bertarung di kompetisi GP2, Muhammad Sean Gelael akan merasakan balapan seri Hungaria di Sirkuit Hungaroring. Jelang balapan tersebut, pembalap Pertamina Campos Racing itu kembali mengincar poin untuk meningkatkan posisi dirinya di klasemen pembalap.

Seperti diketahui Sean Gelael saat ini telah mengoleksi 24 poin. Hasil tersebut ia raih setelah finis di posisi tujuh pada balapan di Sirkuti Baku dan finis posisi dua pada balapan feature race di Red Bull Ring, Austria. Hasil tersebut membuatnya kini berada di posisi 13 klasemen sementara.

Namun Sean Gelael menilai bahwa balapan di Hungaroring tak semudah yang diperkirakan banyak orang. Menurutnya, balapan di Hungaroring selalu memberikan kejutan. Ia berpendapat bahwa meminimalisir kesalahan adalah kunci untuk mendapatkan poin.

“Kami hanya perlu bekerja keras mengenal sirkuit dengan baik dan tidak membuat banyak kesalahan. Sirkuit ini dikenal dengan hal yang tak terduga, sehingga kita perlu meminimalkan kesalahan. Jika semua ini bisa kita lakukan, saya cukup yakin untuk mendapatkan poin lagi di sini,” kata Sean dalam pernyatan pers yang diterima Panduan Judi Online , Jumat (22/7/2016).

Sejauh ini, Pertamina Campos Racing memiliki catatan yang bagus di sirkuit ini. Pada tahun 2014, pebalap mereka Arthur Pic meraih kemenangan pada balapan Feature. Sementara rekan setim Sean saat ini, Mitch Evans juga meraih posisi podium kedua pada debutnya di GP2 pada musim 2013 lalu.

Sean Gelael Ingin Ulangi Sukses di Sprint Race

BeritaBintangSPIELBERG Pembalap Indonesia yang membela Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael mengaku senang dengan hasil balapan feature race di Red Bull Ring Austria. Pada balapan yang digelar Sabtu 2 Juli 2016 tersebut, Sean berhasil finis di posisi dua setelah memulai balapan dari posisi 18.

Pada balapan sprint race yang diselenggarakan Minggu (3/7/2016), Sean Gelael akan memulai balapan dari posisi tujuh. Dalam balapan GP2, delapan pembalap pertama yang finis pada feature race akan di balik posisinya ketika memulai balapan sprint race.

Memulai balapan dari posisi tujuh, Sean mengaku ingin mengulangi sukses yang sama. Menurutnya, mobil yang ia kendarai jauh lebih baik ketimbang saat melakukan kualifikasi. Itulah mengapa dirinya harus berada di posisi 18 usai kualifikasi.

“Saya rasa kami akan melakukan yang terbaik seperti yang kami lakukan sebelumnya. Kami akan terus memacu mobil lebih baik dari lap sebelumnya,” ujar Sean seperti dirangkum dari situs resmi TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Minggu (3/7/2016).

“Tentu saja balapan sprint race akan sangat sulit karena tak ada strategi pit stop. Saya katakan bahwa ini adalah GP2! Tak pernah ada jawaban pasti. Mari kita lihat apa yang akan terjadi besok. Saya berharap kami kembali mendapatkan poin,” tandasnya.

Sean Gelael Senang Kibarkan Merah Putih di Austria

BeritaBintang – Catatan mengagumkan dilakukan oleh pembalap Indonesia, Sean Gelael. Di musim perdananya membalap bersama Pertamina Campos Racing, Sean sudah mampu mendapatkan poin pertama ketika membalap di Baku.

Kini, di balapan keempat musim ini, Sean Berhasil meraih podium pertamanya bersama Pertamina Campos Racing. Seperti diketahui, pada balapan GP2 seri Australia, Sabtu 2 Juli 2016, Sean berhasil finis di posisi dua setelah memulai balapan dari posisi 18.

Dengan finis di posisi kedua, maka Sean berhak mendapat 18 poin. Ini merupakan raihan angka kedua bagi Sean setelah finis ketujuh dan meraih enam poin di sirkuit Baku City dua pekan lalu. Pada balapan selanjutnya, Sean Gelael akan memulai balapan dari posisi tujuh. balapan Sprint Race akan diselenggarakan Minggu (3/7/2016).

Usai balapan, Sean mengaku sangat senang, Ia bahkan tak bisa melukiskan perkataanya dengan kata-kata. Sang ayah, Ricardo Gelael juga mengaku senang dengan hasil yang didapat sang anak.

“Hasil yang luar biasa. Sulit dilukiskan dengan kata-kata. Tentu saya senang karena bisa mengibarkan bendera merah putih,” kata Sean seperti dalam pernyataan resmi yang diterima Panduan Judi Online, Minggu (3/7/2016)

“Tentu hasil yang membanggakan. Kita memulai balapan yang sulit. Tetapi akhirnya bisa finis dan meraih podium satu dan dua. Ini hasil kerja keras tim yang luar biasa. Bagi saya ini seperti mimpi,” kata Ricardo Gelael, ayah Sean Gelael.

Persahabatan Tiga Pembalap GP2

BeritaBintang –  Balapan GP2 akan kembali berduet dengan balapan Formula One. Pekan ini, balapan yang berada satu kelas di bawah F1 tersebut akan mengambil tempat di salah satu sirkuit legendaris yakni Red Bull Ring.

Pada balapan terakhir di Baku, terdapat pemandangan unik ketika Antonio Giovinazzi keluar menjadi juara. Ketika itu, Giovonizzi dihampiri oleh dua pembalap Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael dan Mitch Evans.

Jelang balapan di Red Bull Ring, Gelael mengatakan bahwa mereka memang kompak satu sama lain. Tak hanya dengan sesama pembalap, dirinya juga selalu bersikap kompak dengan timnya di Pertamina Campos Racing.

“Sebagai tim kita memang harus kompak dan bekerja sama. Ini penting karena dalam balapan kita tidak pernah berdiri sendiri. Seorang pebalap membutuhkan mobil yang andal. Untuk mendapatkan mobil yang bagus, maka butuh tim mekanik yang bekerja. Tim mekanik juga tidak bisa bekerja sendirian karena untuk pengembangan mobil juga butuh masukan dari pebalap,” kata Sean seperti dalam pernyataan pers yang diterima Bintangbola.co, Jumat (1/7/2016).

“Saya dan Mitch juga selalu berdiskusi baik soal setelan mobil ataupun kondisi lintasan balap. Bahkan Antonio pun ikut memberi masukan dan berbagi pengalaman saat dia memenangkan balapan di Baku City dua pekan lalu,” kata Sean.

Cara Pembalap Tetap Memiliki Rasa Percaya Diri Tinggi

BeritaBintang –Di belakang sebuah kesuksesan seorang pembalap ada pihak lain yang turut berperan membantu mengarungi setiap ajang kompetisi balap. Mereka adalah para pendukung dan sponsor yang menjadi motivasi ektra untuk membangkitkan rasa percaya diri.

“Motivasi utama saya dalam setiap balapan tentu ingin mengharumkan merah putih. Namun, dukungan dari sponsor dan fans semakin menambah motivasi saya untuk membalap. Lantas hal tersebut membuat saya sadar, bahwa membalap bukan untuk diri sendiri tetapi untuk mereka,” ucap Sean melalui press rilisnya kepada media, Rabi(11/5/2016).

Pada awal bulan April lalu, Sean mendapat kejutan dari penggemarnya yang menggelar acara peresmian pendukung Sean atau fanbase di GOR Basket Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Ratusan fans yang datang dan mendaftar lewat sosial media berkumpul meresmikan “Seansation Indonesia”. Bahkan hingga saat ini, mereka masih aktif memberi dukungan moral lewat twitter, instagram ataupun facebook.

Bagi sponsor, manajemen Tim Jagonya Ayam mendapatkan komitmen kerja sama. Dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara, yakni PT Pertamina dan Bank Negara Indonesia menjadi co-sponsor pada musim balap 2016. Selain itu, juga ada sponsor lain yakni KFC Indonesia yang menjadi pendukung utama, PT Indofood dan produsen jam In Time.

Dalam olahraga motosport, dukungan tersebut sangat penting karena dana yang dibutuhkan para pembalap sangatlah tinggi. Dana dari pihak sponsor mampu membantu menutupi sebagian dari kebutuhan tim. Untuk ajang GP2, dalam satu musim sedikitnya dibutuhkan sekitar 4 juta euro sekira Rp.60 miliar

Kendala dana memang tidak dirasakan secara langsung oleh Sean. Sebab ia memiliki tim khusus yang mampu mengendalikan pengeluaran dan kebutuhan.

“Untungnya sudah ada tim manajemen yang mengurusi hal ini sehingga saya bisa fokus ke balapan,” tambah Sean.

Musim ini Sean akan berduet bersama pembalap asal Selandia Baru, Mitch Evans. Keduanya resmi didaftarkan untuk mengarungi musim balap 2016, yakni Pertamina Campos Racing.

Balapan GP2 musim 2016 akan berlangsung sebanyak 11 seri. Balapan perdana dimulai pada 15 Mei 2016 di sirkuit Katalunya, Barcelona, Spanyol. Dari seri yang berlangsung, hanya 2 yang digelar di Asia, yaitu Malaysia dan Uni Emirat Arab. Adapun sembilan seri lain digelar di Eropa.