Pep Guardiola

Pep Guardiola Bisa Buat John Stones Jadi seperti Gerard Pique

BeritaBintang – Bek muda Everton, John Stones, sedang gencar dihubungkan dengan Manchester City. Pelatih City, Pep Guardiola, diketahui sangat ingin menjadikan Stones sebagai salah satu anak didiknya.

Mantan pelatih Aston Villa, Paul Lambert, merasa tak heran melihat Guardiola sangat ingin mendatangkan Stones. Menurut Lambert, Stones memiliki karakter dan gaya permainan yang sama seperti mantan anak didik Guardiola di Barcelona, Gerard Pique.

“Jika Anda melihat Stones di Everton, dan Anda lihat Gerard Pique di Barcelona, mereka benar-benar pesepakbola yang serupa. Saya bisa lihat, Pep Guardiola melihat dan berpikir dia seperti Pique,” kata Lambert, seperti dimuat Bintangbola.co, Selasa (2/8/2016).

“Dia bisa memainkan bola dan mengopernya dengan baik, dan dia mungkin suka mengambil satu atau dua risiko. Tapi jika Pep bisa membacanya dengan baik, siapa yang bisa berkata dia tidak akan sukses,” sambungnya.

City bukan satu-satunya klub yang sangat meminati Stones. Chelsea diketahui juga masih berupaya mendatangkan mantan bek Barnsley tersebut.

Pep Guardiola Berikan Kepercayaan Tinggi kepada Raheem Sterling

BeritaBintang – Arsitek Manchester City, Pep Guardiola, senang melihat performa Raheem Sterling sejauh yang ditunjukkannya di laga pramusim. Guardiola pun menyatakan siap memberikan kepercayaan tinggi kepada Sterling.

Guardiola sebelumnya memberikan perhatian khusus kepada Sterling. Perhatian diberikan Guardiola menyusul banyaknya kritik yang ditujukan kepada mantan pemain Liverpool tersebut usai menunjukkan performa buruk saat Piala Eropa 2016.

Sebagai pelatih, Guardiola siap membantu Sterling menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sekarang, ia pun senang melihat pemain berkebangsaan Inggris itu sudah mulai tampil dengan lebih baik.

“Sterling akan bermain baik. Saya sangat percaya terhadapnya,” kata Guardiola, sebagaimana dimuat laman Panduan Judi Online , Jumat (29/7/2016).

“Saya ingin banyak membantunya dan saya yakin dia juga akan membantu kami. Saya puas melihat Raheem (Sterling) bersama kami,” sambung pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

Bayern Munich Sukses Kalahkan Manchester City di Kandang

BeritaBintang – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mendapatkan kesempatan untuk kembali ke Bayern Munich dalam uji coba yang diselenggarakan di Allianz Arena, Kamis (21/7/2016) dini hari WIB. Sayang sekali pada pertandingan tersebut dirinya harus menelan kekalahan.

Bayern Munich tampil dengan beberapa pemain bintangnya seperti Rafinha, Franck Ribery, dan Philipp Lahm. Sementara itu Manchester City tampil dengan skuad yang kurang lengkap karena banyaknya pemain yang sedang berlibur.

Ribery berkali-kali melakukan serangan pada babak pertama. Namun sayang, penjaga gawang City saat itu, Caballero berhasil mengamankan gawangnya dengan baik. Hasilnya City tak tertembus sampai babak pertama berakhir.

Sementara itu di sisi Manchester City, Jesus Navas mendapat kepercayaan untuk membangun serangan. Sayang, tumpulnya lini depan membuat peluang yang diciptakan oleh Navas harus terbuang dengan percuma.

Pada babak kedua, gol yang ditunggu oleh Bayern akhirnya terjadi juga. Pemain muda Erdal Ozturk mencetak gol dari jarak jauh. Tendangannya yang mengarah ke pojok gawang tak mampu dihalau penjaga gawang City.

Pada pertandingan selanjutnya Bayern Munich akan melawan Landshut dan AC Milan. Sementara itu Pep Guardiola dihadapkan dengan lawan sulit seperti Manchester United, Borussia Dortmund, dan Arsenal Demikian Dilaporkan Panduan Judi Online

Bayern starting line-up (4-3-3): Ulreich; Rafinha, Martinez, Alaba, Bernat; Alonso, Feldhahn, Lahm; Ribery, Benko, Green.

Man City starting line-up (4-3-3): Caballero; Maffeo, Adarabioyo, Kolarov, Angelino; Fernandinho, Fernando, Zinchenko; Barker, Iheanacho, Navas.

Menunggu Magis Ibrahimovic di Man United

BeritaBintangZLATAN Ibrahimovic resmi mengumumkan bakal bergabung dengan Manchester United pada 30 Juni 2016 atau bertepatan dengan habisnya kontrak miliknya dengan Paris Saint-Germain (PSG). Ia mengumumkan hal itu melalui Instagram serta Twitter pribadinya.

Bergabungnya Ibra ke klub yang bermarkas di Old Trafford memunculkan satu pertanyaan besar, apakah ia bisa mengulangi kesuksesan dengan memenangi gelar liga di musim perdana seperti pada saat membela enam klub sebelumnya.

Pada saat hijrah ke Ajax Amsterdam dari Malmo pada 2001 ia langsung membawa timnya menjadi juara Eredivisie 2001-2002. Tidak hanya itu, ia juga mempersembahkan KNVB Cup di musim yang sama.

Menunggu Magis Ibrahimovic di Man United

Menunggu Magis Ibrahimovic di Man United

Lalu ketika ia bergabung dengan Juventus pada 2004, Ibra juga langsung mempersembahkan gelar di musim perdana. Bahkan pada Ibra juga sukses membawa Juve kembali merengkuh scudetto pada musim setelahnya. Nahas, dua gelar tersebut dicabut karena kasus calciopoli.

Karena Juve diturunkan kastanya ke Serie B, Ibra memilih hijrah ke klub lain di Serie A, Inter Milan pada 2006. Magisnya tetap berlanjut dengan memenangkan musim pertamanya bersama Nerazzurri – julukan Inter.

Setelah menjalani tiga musim bersama Inter, ia lalu hengkang ke Barcelona. Meski hubungannya tidak berlangsung baik degan pelatih Barca saat itu, Pep Guardiola, ia tetap sukses mendapatkan gelar juara liga di musim perdananya yakni pada 2009-2010.

Menunggu Magis Ibrahimovic di Man United

Menunggu Magis Ibrahimovic di Man United

Lalu ia memilih hengkang kembali ke Italia bersama AC Milan. Il Diavolo Rosso bak mendapatkan angin segar ketika sukses merekrut sang pemain. Scudetto pun didapatkan Milan pada 2010-2011. Sayangnya kebersamaan Ibra dengan Milan hanya dua musim saja karena ia pindah ke PSG pada musim 2012-2013.

Bersama PSG ia pun langsung membawa klub kaya raya tersebut juara liga di musim pertamanya. Total, Ibra mempersembahkan 12 gelar untuk Les Parisiens. Kini Ibra bergabung dengan United, yang di beberapa musim belakangan pincang penampilannya di Premier League. Bukan tak mungkin ia melanjutkan tradisi dengan memenangi liga di musim pertamanya bersama Setan Merah.

 

City Gagal Juara, Pellegrini Salahkan Guardiola

BeritaBintang   –  Manuel Pellegrini ogah disalahkan jika Manchester City gagal menjadi juara liga Inggris musim ini. Ia malah menuding calon manajer The Citizens, Pep Guardiola menjadi kambing hitam kegagalan tersebut.

Ya, manajemen City mengumumkan Guardiola sebagai manajer baru musim depan pada 1 Februari lalu. Namun setelah itu City hanya meraih sekali kemenangan dalam enam laga.

Tak heran City saat ini masih berada di posisi ketiga klasemen sementara. Mereka mengoleksi 60 poin dari 33 laga.

Peluang untuk juara semakin tipis karena musim ini hanya menyisakan empat laga lagi. Sedangkan pemuncak klasemen, Leicester City unggul 13 angka.

“Februari lalu berita pergantian manajer mencuat ke publik. Media pun mulai berspekulasi tentang siapa yang bertahan dan dibuang musim depan,” kata Pellegrini seperti dilansir Mirror.

“Tentu tidak mudah bagi pemain menyikapi hal tersebut. Beruntung sekarang keadaan kembali normal, semoga saja kami bisa menembus final Liga Champions,” ujar Pellegrini.

Neuer Pastikan Takkan Ikut Guardiola ke City

BeritaBintang – Penjaga gawang Bayern Munich, Manuel Neuer, menegaskan dirinya tidak tertarik hijrah ke Premier League. Itu sekaligus menghapus isu yang sedang gencar mengabarkan sang bintang akan ikut Pep Guardiola ke Manchester City.

Kontrak Neuer bersama Bayern akan kedaluwarsa pada Juni 2019. Meski masih sangat lama di Allianz Arena, sudah banyak klub yang menjadikan kiper berusia 29 tahun tersebut sebagai buruan utama.

Satu yang paling getol adalah City karena musim depan dilatih Guardiola. Neuer mengaku tidak tergoda dan sedang bahagia berada di Bayern.

“Saya tidak terpengaruh dengan itu karena saya senang bermain di Bundesliga. Saya tahu tim-tim yang bermain di sini, dan apa tipe sepakbola yang mereka mainkan. Saya sangat menyukai gaya bermain tim kami,” kata Neuer, seperti dikutip dari Munchener Merkur, Selasa (15/3/2016).

“Saya masih memiliki kontrak berdurasi panjang dan segalanya baik-baik saja. Semuanya cocok. Kadang datang tawaran yang lebih menggoda, tapi tetap ada yang tidak cocok. Itu adalah hal yang paling penting di klub Anda, sebab Anda tinggal di sana. Anda harus merasa nyaman, baru bisa tampil lebih baik,” jelasnya.

Mudah Menjadi Ayah dari Guardiola

BeritaBintang –   Pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola, memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya pada akhir 2015. Baru-baru ini ia telah menjalin kesepakatan dengan Manchester City untuk melatih selama tiga musim.

Guardiola memang bukan sosok yang asing dalam sepakbola. Selain berprestasi dalam melatih Barcelona dan Bayern Munich, ia juga sempat bermain cukup lama dengan Barcelona. Tidak hanya itu, ia juga sempat merasakan kerasnya Serie A saat membela Brescia.

Menurut sang ayah, Valenti Guardiola, anaknya adalah sosok yang sangat mencintai sepakbola. Ia juga mengatakan bahwa tidaklah sulit untuk menjadi ayah dari Guardiola cilik karena sangat mudah untuk membuatnya senang. Menurut pengakuan Valenti, hal-hal berbau sepakbola sudah cukup membuat anaknya tersenyum.

“Saat muda ia selalu bahagia untuk bermain di tanah lapang dekat tumah. Ia selalu berada di sana dengan bola di kakinya. Ke mana pun ia pergi, ia selalu membawa bolanya,” ujar Valenti seperti diberitakan BBC, Rabu (3/2/2016).

“Sangat mudah membuatnya bahagia terutama di hari Natal. Cukup membirakannya hal yang berbau sepakbola maka ia akan bahagia,” tandasnya.

Ini Nama-Nama Pelatih Calon Pengganti Mourinho

BeritaBintang –   Chelsea secara resmi memecat manajer asal Portugal, Jose Mourinho. Mourinho dipecat setelah Chelsea tampil buruk pada musim ini.

Kabar mengenai pemecatan Mourinho diumumkan oleh media Inggris, BBC. Menurut BBC, Mourinho dipecat setelah tujuh bulan membawa klub tersebut juara Liga Primer Inggris.

BBC menulis bahwa Mourinho akan menerima seluruh sisa gajinua selama musim ini. Pihak Chelsea memberi tahu Mourinho mengenai pemecatan ini setelah klub mengadakan pertemuan pada sore ini

Mourinho dipecat setelah Chelsea tampil buruk pada musim ini. Klub tersebut terpuruk di urutan 16 klasemen Liga Primer Inggris.

Chelsea hanya terpaut satu poin dari tim yang berada di zona degradasi. Puncak kekesalan fans adalah ketika Chelsea kalah 2-1 dari Leicester City pekan ini.

Pep Guardiola, Guus Hiddink, Brendan Rodgers dan Juande Ramos disebut-sebut sebagai pengganti Mourinho.

Pep Guardiola Akan Manchester City

BeritaBintangMANCHESTER – Bukan ke Manchester United, tapi Paul Scholes yakin Pep Guardiola suatu saat bakal merapat ke Manchester City. Pria yang semasa masih bermain sepakbola dijuluki Pangeran Jahe itu juga bicara tentang Jurgen Klopp.

Seperti diketahui, City dalam beberapa bulan terakhir selalu dikaitkan dengan Klopp. Terlebih, pelatih berpaspor Jerman itu sudah memutuskan untuk mengakhiri cerita manisnya bersama Borussia Dortmund saat musim ini berakhir.

Beda pendapat dengan banyak pihak, Scholes justru menilai Manchester United nantinya bakal diarsiteki Guardiola seusai kontraknya berakhir di Bayern Munich. Masa kerja mantan pelatih Barcelona itu bersama Die Roten akan kedaluwarsa pada musim panas 2016.

“Tak bisa dibantah bahwa dalam benak saya Klopp akan sukses di persepakbolaan Inggris. Satu-satunya pertanyaannya adalah di mana dia akan berlabuh,” kata Scholes.

“Manchester City adalah pelabuhan yang disebutkan lebih dari sekali. Tapi dari semua informasi itu, yang saya tangkap adalah Pep Guardiola akan mengambil jabatan pelatih di City usai kontraknya berakhir bersama Bayern Munich,” lanjutnya.

Sudah dua kali mengangkat trofi Liga Champions selama karier kepelatihannya, Guardiola bisa menjadi jawaban atas tren negatif City jika mentas di Eropa.

“Untuk Guardiola, membangun Manchester City menjadi juara Eropa akan menjadi tantangan terbesar yang pernah dia hadapi sepanjang kariernya,” tuntas Scholes.