Pelatih Barcelona

Ernesto Valverde: Tanpa Neymar, Barcelona Tidak Mungkin Menang Lawan Juventus

BeritaBintangErnesto Valverde: Tanpa Neymar, Barcelona Tidak Mungkin Menang Lawan Juventus

Kemenangan Barcelona atas Juventus di laga tur pramusim International Champions Cup 2017 yang berlangsung pada Minggu (23/7/2017) pagi WIB tak lepas dari peran Neymar yang sukses mencetak dua gol. Gol pemain berpaspor Brasil itu sukses mengamankan kemenangan Barca atas juara Liga Italia 2016-2017 itu dengan skor akhir 2-1.

Pelatih Barcelona yakni Ernesto Valverde pun mengakui bahwa tanpa ada Neymar mereka takkan mampu membalaskan dendam kekalahan mereka atas Juventus di semifinal Liga Champions 2016-2017 itu.  Hal tersebut juga mempertegas bahwa dirinya tak ingin kehilangan salah satu penggawa terbaiknya itu di musim panas 2017.

{ Baca juga. ” Luar biasa!! vidio game bisa di jadikan obat untuk penyakit otak ” }

“Barcelona tidak akan melakukannya jika tanpa Neymar,” ungkap Valverde, mengutip dari AGEN POKER ONLINE, Minggu (23/7/2017).

Bahkan pelatih anyar Barcelona itu sangat menginginkan pemain bernomor punggung 11 itu untuk tetap bertahan menghadapi musim 2017-2018. Pasalnya kehadiran Neymar jelas sangat berpengaruh bagi kehebatan tim Catalan, meski pada lini depan Blaugrana sudah diisi oleh Lionel Messi dan Luis Suarez.

“Kami ingin dia bersama kami dan kami tahu dampak yang dimilikinya dalam permainan kami. Itu sudah jelas,” tambah pelatih berpaspor Spanyol itu.

Pada bursa transfer musim panas ini, Neymar sangat erat kaitannya dengan kepindahan dirinya dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG). Ia bahkan dikabarkan sangat kuat akan hengkang dari Barca dalam waktu dekat ini.

Meski begitu, kabar tersebut tak berpengaruh banyak bagi Neymar saat menjalani laga bersama Barcelona melawan Juventus. Maka, tak heran bagi Valverde menjaga pemain berusia 25 tahun itu di Camp Nou menjadi sebuah keharusan.

Zidane Sosok Ketujuh yang Mampu Memenangi Liga Champions sebagai Pelatih dan Pemain

BeritaBintang – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menjadi sosok ketujuh yang mampu memenangi Liga Champions baik sebagai pemain dan pelatih. Ketika menjadi pemain, Zizou –sapaan akrab Zidane– mengantarkan Los Blancos mengangkat trofi Si Kuping Besar pada musim 2001-2002 usai mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-1.

Sementara gelar sebagai pelatih disabet kembali bersama Madrid. Pada final Liga Champions 2015-2016, Madrid mengalahkan Atletico Madrid via adu penalti dengan skor 5-3. Sebelumnya, pada waktu normal 90 menit dan babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit, skor imbang 1-1.

Madrid unggul lebih dulu lewat Sergio Ramos pada menit 15. Kemudian, Yannick Ferreira Carrasco menyamakan kedudukan ketika waktu normal menyisakan 11 menit.

Sementara itu di babak adu penalti, kelima personel Madrid berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Sedangkan satu dari empat penendang utama Los Colchoneros –julukan Atletico– yakni Juanfran gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna setelah tembakannya membentur tiang gawang.

Berikut ini juara Liga Champions sebagai pemain dan pelatih:

Miguel Munoz

Pemain: Real Madrid 1955-1956 dan 1956-1957.

Pelatih: Real Madrid 1959-1960 dan 1965-1966

Giovanni Trapattoni

Pemain: AC Milan 1962-1963 dan 1968-1969

Pelatih: Juventus 1984-1985

Johan Cruyff

Pemain: Ajax 1970-1971, 1971-1972 dan 1972-1973.

Pelatih: Barcelona 1991-1992

Carlo Ancelotti

Pemain: AC Milan 1988-1989 dan 1989-1990

Pelatih: AC Milan 2002-2003, 2006-2007, Real Madrid 2013-2014

Frank Rijkaard

Pemain: AC Milan 1988-1989, 1989-1990, Ajax 1994-1995

Pelatih Barcelona 2005-2006.

Pep Guardiola

Pemain: Barcelona 1991-1992

Pelatih: Barcelona 2008-2009, 2010-2011

Zinedine Zidane

Pemain: Real Madrid 2001-2002

Pelatih: Real Madrid 2015-2016