Paus Fransiskus

Obama Pastikan Hubungan AS-Kuba ‘Mesra’

BeritaBintang – Presiden Barack Obama akan terus membentangkan ‘tangan persahabatan’ negara itu dengan Kuba menyusul kematian pemimpin revolusi Fidel Castro pada Sabtu.

Dia menyatakan sejarah akan mencatat dan menilai dampak yang besar dari Castro melalui masyarakat dan dunia di sekelilingnya. AS sendiri memulihkan hubungannya dengan Kuba pada Juli 2015, setelah Obama datang pada Maret tahun lalu.

“Selama masa pemerintahan saya, kami bekerja keras untuk melupakan masa lalu, mengejar masa depan yakni hubungan dua negara yang bukan ditentukan oleh perbedaan,” kata Obama seperti dilansir Bandar Bola Terbaik, Minggu (27/11).

Dia mengatakan masyarakat Kuba juga akan mengingat masa lalu sekaligus masa depan. Sementara itu, kata Obama, mereka pun harus tahu bahwa mereka memiliki teman dan mitra di AS.

Fidel Castro, pemimpin revolusi Kuba, wafat pada Sabtu (26/11). Sejumlah pemimpin dunia turut mengucapkan belasungkawa atas kematian tokoh tersebut.

Tak hanya itu, Paus Fransiskus pun mengatakan kematian pemimpin revolusioner Kuba Fidel Castro adalah ‘berita sedih’Linkalternatif.info yang membuatnya berduka. Dia pun berdoa untuk ketenangan almarhum.

Dobrak Tradisi, Paus Dengar Pengakuan Dosa di Luar Ruangan

BeritaBintang –Ritual pengakuan dosa, oleh umat Katholik biasanya dilakukan secara pribadi, dalam pembicaraan empat mata bersama pastor di ruangan tertutup. Namun, ada yang berbeda di Lapangan St Peter, Vatikan, hari Selasa (26/4/2016), karena Paus Fransiskus dan beberapa pastor membuka pengakuan dosa di ruangan terbuka dekat lokasi ikonik yang disebut Colonnade of Bernini.

Lansiran Dailymail, ada 16 remaja Katholik yang mengikuti ritual tersebut di lapangan tersebut. Para remaja duduk di kursi sambil mengakui dosa mereka kepada Sri Paus yang duduk di samping mereka.

Ini merupakan kejutan yang dilakukan sang Bapak Suci asal Argentina tersebut, bertepatan dengan hari muda-mudi Tahun Suci di Vatikan. Para remaja tampak santai dalam ritual tersebut. Sri Paus juga tampak ramah dan tak segan menjabat tangan para remaja dengan hangat. Paus Fransiskus menghabiskan waktu sekitar satu jam di tempat tersebut.

Ada dua tema yang diusung Sri Paus dalam Tahun Suci kali ini, yakni pengampunan dan rekonsiliasi.

Lebih dari 150 pastor berkumpul di lapangan tersebut untuk menerima remaja dan mendengarkan pengakuan dosa mereka dari pukul 11.30 pagi hingga pukul 12.45 siang. Acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut diperkirakan bakal dihadiri sekitar 70.000 remaja dari Italia dan seluruh dunia.

Acara ini dimulai sejak Selasa (26/4/2016), dengan ziarah ke Pintu Suci Vatikan. Kemudian, pada Selasa sore, para muda-mudi berkunjung ke Stadion Olympic Roma untuk mendengarkan pesan video dari Sri Paus. Pada hari terakhir, yakni pada Minggu, mereka kembali berkumpul di lapangan St Peter untuk mengkuti misa yang dimpimpin Bapak Suci

Untuk Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Buka Pintu Suci St. Peter

BeritaBintang –  Untuk kali pertama dalam 15 tahun terakhir, pintu suci di St. Peter Basilica dibuka kembali. Paus Fransiskus membuka pintu tersebut sebagai serangkaian “Peringatan Pengampuan Tahun Suci” di Vatikan, Selasa (8/12/2015) pagi waktu setempat.

Sekira 10 juta umat Katolik diyakini akan melewati pintu perunggu tersebut yang biasanya selama setahun penuh ditutup. Terakhir, pintu itu dibuka Paus Yohannes Paulus II, 15 tahun lalu.

Sebelum membuka pintu suci tersebut, Paus Fransiskus lebih dulu menggelar misa yang dihadiri sekira 50 ribu umat Katolik di St. Peter’s Square dengan penjagaan ketat pihak keamanan.

“Betapa banyaknya kesalahan kita semua kepada Tuhan. Kita harus memohon pengampunan sebelum datangnya hari penghakiman,” seru Paus, dilansir Bioskop168 , Rabu (9/12/2015).

Ketatnya keamanan juga ditambah dengan lima ribu personel tambahan di segala penjuru Ibu Kota Italia, Roma, sekaligus diterapkan larangan zona terbang selama perhelatan ini berlangsung.

‘Demam Paus’ di Philadelphia, Sambut Kedatangan Paus Fransiskus

BeritaBintang – Menjelang kedatangan Paus Fransiskus ke Philadelphia, AS, ‘demam Paus’ merajalela di kalangan warga Philadelphia, yang dikatakan sejumlah media memperlihatkan sisi kreatif penggemarnya untuk menyambut sang paus.

Menurut The Guardian, kedatangan Paus Fransiskus ke AS memang memberikan energi dan antusiasme tersendiri, terutama bagi orang-orang yang mengaguminya.

Seperti yang diperlihatkan oleh The Guardian dan WBAY TV, kreativitas warga yang menyambut sang paus menggarisbawahi kepribadian Paus yang dikatakan berbeda, karena lebih merakyat.

Mulai dari warga hingga binatang peliharaan yang dipotret mengenakan kostum seperti pakaian keuskupan Paus Fransiskus, hingga benda-benda seperti kaos, stiker, dan topi yang dirancang khusus memuat karikatur atau ilustrasi wajah atau nama sang paus.

“Sungguh luar biasa. Perhatian masyarakat langsung dicuri begitu saja oleh kehadiran (sang paus) di sini,” kata seorang warga yang ditemui di Riehs Florist Shop oleh WBAY TV, Andy Riehs.

Tak hanya itu, menjelang kedatangan sang paus pada Minggu (27/9/2015) itu, banyak juga di jual pernak-pernik Paus Fransiskus, mulai dari topi, kaos, jam dinding, lukisan, hingga kue.

“Hingga kini kami sudah menjual lima pajangan kepala goyang Paus. Kami juga menjual boneka Paus, yang sudah terjual habis. Rosario juga terjual habis,” kata seorang penjual, Denise Dennis.

Di Philadelphia, sang paus memimpin sebuah misa akbar yang dihadiri oleh puluhan ribu orang, sebelum akhirnya terbang meninggalkan AS pada pukul 20.00 kembali ke Vatikan, Italia.

Paus Fransiskus: Dua Tahun Lagi Saya Pensiun

BeritaBintang – Tidak ingin meninggal saat masih menjalankan tugas sebagai Paus.

Baru dua tahun menjalankan tugas, Paus Fransiskus sudah berbicara tentang pensiun.

“Saya merasa Tuhan telah menempatkan saya di posisi ini untuk waktu yang singkat. Saya merasa tugas saya sebagai Paus tidak akan berlangsung lama, empat atau lima tahun, bahkan dua atau tiga tahun. Ini merupakan sensasi yang aneh,” katanya.

Fransiskus (78 tahun) masih berada dalam kondisi yang sehat dan dia mengaku ingin seperti Paus Benedict yang pensiun di usia 85 tahun pada 2013 dibandingkan harus meninggal saat menjalankan tugas seperti pendahulunya.

“Secara umum, Benedict telah melakukan sesuatu yang berani dengan membuka pintu untuk penerusnya. Benedict bukan sebuah pengecualian tetapi adalah institusi,” ujarnya.

Meski demikian, Fransiskus keberatan apabila ada pembatasan umur untuk Paus seperti maksimal usia 80 tahun.

“Saya tidak terlalu suka dengan ide pembatasan umur,” tegasnya.

Paus Benedict (87 tahun) membuat kejutan ketika dia mengumumkan pengunduran dirinya tiga minggu sebelum pensiun. Dia menjadi Paus keenam di sepanjang sejarah yang mengundurkan diri.