Paul Bettany

Drama Percintaan Scarlet Witch dan Vision Bakal Dieksplorasi di Avengers: Infinity War

BeritaBintangDrama Percintaan Scarlet Witch dan Vision Bakal Dieksplorasi di Avengers: Infinity War

Penasaran dengan kelanjutan hubungan Scarlet Witch dan Vision di dunia Marvel? Jangan khawatir. Setelah dimulai di Avengers: Age of Ultron dan berlanjut di Captain America: Civil War, hubungan dua superhero itu akan dieksplorasi lebih dalam di Infinity War.

Elizabeth Olsen sebagai pemeran Scarlet Witch sedikit mengungkap hubungan karakternya dan Vision. Olsen mengatakan jika Infinity War akan mengeksplorasi hubungan romantis antara Scarlet Witch dan Vision yang tersaji di komik.

“Di dunia lain aku akan bilang, ‘Aku tidak tahu.’ Tapi karena ada foto-foto paparazzi yang akan membocorkan banyak hal pada fans, aku pikir akan aman jika aku bilang sekarang kami mengeksplor bagian itu dari komik,” ujar Olsen dikutip dari Film Semi Dewasa.

Olsen memang tak mengatakan jika hubungan Scarlet Witch dan Vision tak akan menggantung lagi Infinity War nanti. Tapi fans yakin jika pernyataannya itu berarti bahwa status Scarlet Witch dan Vision akan lebih jelas nanti, walaupun mungkin belum pacaran.

[ Baca Juga : ” Incar Juara di MotoGP 2017, Ini yang Akan Dibenahi Vinales  ” ]

“Kami bisa mengenalkan dan benar-benar mengeksplor hubungan mereka. Itu menciptakan pancaran bahagia untukku dan aku beruntung aku bisa bekerja dengan (Paul) Bettany sepanjang waktu sekarang,” tambah Olsen.

Sementara itu, bocoran dari Olsen ini menunjukkan jika Infinity War akan menawarkan bermacam emosi pada penontonnya. Tak hanya ketegangan selama pertempuran dan romantisme cinta antara Scarlet Witch dengan Vision, Infinity War juga akan membuat penontonnya menangis dengan kematian salah satu karakter.

Russo dan Kevin Feige telah memberikan isyarat adanya karakter yang akan dimatikan di seri terbaru Avengers ini. Bocoran dari Russo menguatkan dugaan fans jika karakter yang akan mati itu adalah Captain America.

Selama sekitar 2,5 jam, emosi penonton akan diaduk dari bahagia, penuh tawa, dan sedih. Karena range cerita yang begitu luas ini, Russo bersaudara sudah mengatakan jika mereka tak akan bisa mengurangi durasi Infinity War menjadi kurang dari 2,5 jam nantinya.

Tak ada yang bisa menjamin apakah tebakan fans tersebut benar atau tidak. Semua jawaban akan hadir pada 4 Mei 2018 mendatang ketika Avengers: Infinity War akhirnya tayang di bioskop.

Mengenal Vision, Superhero Klasik di Avengers: Age of Ultron

BeritaBintang –  Vision menjadi salah satu superhero baru di film Avengers Age of Ultron yang jarang diperlihatkan dalam promosi video trailer maupun poster-posternya. Akan tetapi, perannya dalam film ini ternyata sangat signifikan.

Tentunya, kita tidak akan membahas siapa sebenarnya Vision di film ini. Melainkan kita akan mencoba menggali asal usul android hantu yang kerap mengenakan kostum berwarna hijau dan berwajah merah ini, sejak kemunculan pertamanya di komik terbitan Marvel.

Marvel Comics pertama kali memunculkan Vision dalam Marvel Mystery Comics nomor 13 pada November 1940. Karakter ini merupakan buah karangan Joe Simon dan Jack Kirby. Namun di era yang menjadi zaman keemasan komik itu, karakter ini muncul di bacaan yang masih diterbitkan Timely Comics.

Barulah dua dekade kemudian, Roy Thomas dan Stan Lee memasukkan karakter ini ke dalam komik The Avengers edisi ke-57 yang terbit pada Oktober 1968. Versi kedua tersebut terlihat lebih heroik dan keren ketimbang yang pertama.

Jika di era keemasan kepala Vision berwarna putih, maka dalam versi barunya ia memiliki wajah merah menyala. Wujud keduanya itu pun menjadi desain tetap Vision di beberapa komik, animasi, bahkan hingga film Avengers: Age of Ultron yang kini sedang tayang di Indonesia.

Vision memiliki nama yang berbeda-beda di setiap era. Pada zaman keemasan, ia memiliki nama asli Aarkus. Sementara di zaman perak, Vision memiliki nama Victor Shade yang di kisah selanjutnya menjadi Vision kedua bernama Jonas.

Latar belakang Vision pun beragam. Saat bernama Aarkus, ia adalah petugas penegak hukum alien dari sebuah dimensi yang disebut Smokeworld. Awalnya, ia tidak memiliki keterlibatan sama sekali dengan The Avengers. Namun Vision sudah dijadikan karakter yang memerangi kejahatan di bumi.

Versi baru Vision dengan nama Victor Shade, merupakan sosok android ciptaan Ultron yang dibuat untuk melawan Hank Pym alias Ant-Man, pencipta asli Ultron versi komik. Ia ditugaskan untuk membawa tim Avengers ke dalam perangkap. Akan tetapi, Avengers berhasil membuatnya berbalik melawan Ultron.

Lalu, Vision versi Jonas muncul. Karakter satu ini merupakan perpaduan antara sistem operasi Vision lama yang ditemukan oleh sosok bernama Nathaniel Richards. Jonas merupakan perpaduan antara sistem tersebut dengan zirah milik Iron Lad.

Boleh dibilang, Vision merupakan salah satu anggota tertua Avengers selain Hulk, Thor, Iron Man, Ant-Man, Wasp, Captain America, dan Hawkeye. Kekuatannya adalah mengeluarkan sinar infra merah dan radiasi gelombang mikro. Kemampuan lainnya bisa melayang di udara, menyerap energi matahari, hingga menembus dinding layaknya hantu.

Selain itu, versi lain Vision juga muncul di berbagai judul komik berbeda, seperti dalam kisah Guardians of the Galaxy, Ultimate Marvel, JLA/Avengers, House of M, hingga X-Men Forever. Dalam film Next Avengers: Heroes of Tomorrow, Vision dikisahkan menjadi superhero yang bertahan dari serangan Ultron di masa depan selain Iron Man dan Hulk.

Di Avengers: Age of Ultron yang sudah tayang di Indonesia, Vision muncul sebagai salah satu karya karakter tertentu. Kemunculannya terlihat luar biasa dengan Paul Bettany sebagai aktornya. Paul Bettany sendiri selama ini mengisi suara J.A.R.V.I.S, sistem komputer yang menjadi pelayan tersendiri bagi Tony Stark alias Iron Man.