Pasukan Diego Simeone

Laga Atletico Madrid vs Galatasaray Batal Digelar

BeritaBintang –Atletico Madrid dikabarkan telah membatalkan laga persahabatan kontra Galatasaray. Pertandingan persahabatan tersebut sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada Sabtu 6 Agustus 2016 di Turk Telekom Arena, Istanbul, Turki.

Seperti dikutip dari Panduan Judi Online , Rabu (3/8/2016), Atletico membatalkannya dengan alasan keamanan. Bentrokan yang terjadi di Turki, beberapa waktu lalu, tampaknya menjadi alasan Atletico membatalkan laga persahabatan tersebut.

Terlepas dari hal itu, Atletico telah tampil cukup baik dalam beberapa laga pramusim. Pasukan Diego Simeone tersebut telah mengantongi dua kemenangan dan sekali kalah dari tiga laga pramusim.

Los Rojiblancos –julukan Atletico- masih memiliki dua laga pramusim lainnya. Pertandingan pertama Atletico di La Liga 2016-2017 baru akan digelar pada Senin 22 Agustus 2016 dini hari WIB. Klub asuhan Diego Simeone tersebut akan menjamu Deportivo Alaves pada laga tersebut.

Sementara Galatasaray telah melakoni lima laga persahatan. Dua kemenangan, dua hasil imbang, dan sekali kalah.

Gagal di La Liga Jadi Pelecut Semangat Ateltico

BeritaBintang  –  Atletico Madrid akan menghadapi partai akbar dan penting ketika berlaga di babak final Liga Champions melawan Real Madrid, 29 Mei 2016 dini hari WIB. Namun kondisi Atletico sejatinya tidak dalam kondisi yang stabil saat ini.

Pasca-menelan kekalahan dari Levante, Atletico Madrid mengalami kemerosotan secara psikologis karena dipastikan gagal meraih gelar jura La Liga musim ini. Namun menurut Juanfran, kegagalan di La Liga akan jadi pelecut semangat demi meraih hasil positif di final nanti.

Langkah Atletico untuk menggapai final Liga Champions dilalui dengan cara yang tidak mudah pula. Pasukan Diego Simeone menumbangkan Barcelona di babak perempatfinal, lalu menghabisi Bayern Munich di babak semifinal.

“Apa yang kami inginkan adalah memanfaatkan kesempatan hingga akhir untuk memenangkan gelar. Jadi kekalahan dari Levante adalah hal yang sangat menyakitkan. Namun di saat seperti ini kami selalu bisa kembali lebih kuat, dan saat ini adalah salah satunya,” ujar Juanfran seperti dikutip dari Bintangbola.co, Kamis (12/5/2016).

“Pada final di Lisbon saya ingat kami kalah dan segala hal terjadi tidak seperti yang kami inginkan. Hidup dan sepakbola memberikan kami satu kesempatan baru,” tuntasnya.