Pak Jokowi

Demokrat: Anytime Kita Siap Ketemu Pak Jokowi

BeritaBintangDemokrat: Anytime Kita Siap Ketemu Pak Jokowi

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang menyatakan Presiden Joko Widodo telah siap bertemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hinca menuturkan, apabila kabar itu benar, maka orang nomor satu di partai berlambang bintang mercy itu siap kapan saja untuk bertemu dengan Presiden.

Anytime kita siap bertemu dengan Pak Jokowi,” ujarnya di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

[Baca Juga -“Ketua KPU DKI: Daripada Demo, Lebih Baik Berdoa di Rumah“]

Ia menambahkan, dalam pertemuan nanti SBY akan mengklarifikasi segala informasi tentang dirinya yang tidak benar. Agar semuanya menjadi jelas dan untuk kemajuan bangsa yang lebih baik.

“Kita ingin semuanya menjadi terang benderang, sehingga permasalahan ini cepat selesai,” imbuhnya.

Menurutnya, tak perlu orang nomor satu di Partai Demokrat itu menyampaikan surat resmi untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Sebab, kata dia, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak istana, tapi tidak muncul ke publik.

“Saya kira pesan melalui konferensi pers lalu sudah lebih bermakna, ketimbang mengirim surat formal,” tandasnya.

Jokowi Ternyata Anak Mapala, Ini Penampakannya

BeritaBintang –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang suka melakukan blusukan ke mana saja termasuk pelosok. Kegemaran itu ternyata sudah dilakukan Jokowi sejak masih kuliah. Maklum, ia merupakan mahasiswa pencinta alam (mapala) yang doyan naik gunung.

Baru-baru ini, beredar foto Jokowi saat masih kuliah di Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. Dalam gambar tampak 13 anak muda berpose dengan ‘gaya jadul’ memperlihatkan selembar bendera kuning. Di bawah bendera, terlihat seorang anak muda berkaus dan mengenakan sandal berjongkok. Rambutnya urakan. Itulah Jokowi muda.

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 21 Juni 1961 itu, semasa kuliah memang hobi mendaki gunung. Dalam keterangan di foto tersebut, tertulis ‘Ekspedisi Gunung Kerinci Tahun 1983 Mahasiswa Pencita Alam Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (Mapala Silvagama)’.

Wajar saja, saat menjadi Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI, Jokowi tak pernah lelah melakukan blusukan, sebuah hal langka dan jarang dilakukan presiden-presiden sebelumnya yang sangat protokoler dan ‘kaku’.

Dalam foto tersebut, suami dari Iriana tampak santai memilih berpose di bawah bendera Mapala Silvagama. Penampilan Jokowi hanya berkaus hitam yang dipadupadankan celana jins dan bersendal jepit, sangat sederhana.

Koordinator Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit, membenarkan jika foto tersebut adalah Presiden Jokowi sewaktu masih muda. “Iya (foto itu asli), itu sewaktu mereka mau mendaki ke Gunung Kerinci,” ujar Sukardi, Jumat (3/6/2016).

Kerinci merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia atau pertama di Sumatera. Ketinggiannya mencapai 3.805 meter dari permukaan laut (mpl). Gunung Kerinci berada di wilayah Jambi, Bengkulu dan Sumatera Barat.

Sukardi mengatakan bahwa Jokowi merupakan alumnus mapala UGM. “Pak Jokowi dulu adalah anggota Mapala UGM,” katanya.

Jokowi muda memang gemar berpetualang ke pelosok negeri, mendaki gunung-gunung dan mendekatkan dirinya dengan alam. Sebuah kebiasaan yang terbawa hingga sekarang.

Roy Suryo Salahkan Presiden Perihal Pembekuan PSSI

BeritaBintang – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo menghadiri acara POLEMIK yang diselenggarakan di kawasan Cikini, Sabtu (27/2/2016). Dalam acara tersebut ia berkali-kali menyalahkan pemerintah yang membuat dunia sepakbola di Indonesia menjadi carut marut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Roy Suryo mengatakan bahwa Menpora saat ini terlalu sering mengemukakan rencana yang belum pasti. Komentar tersebut ia lontarkan setelah kejadian memanasnya hubungan antara PSSI dan Menpora usai bertemu dengan presiden.

Namun ia mengaku tidak terlalu ingin menyalahkan Menpora ataupun anak buahnya. Pria yang identik dengan kumisnya tersebut mengatakan bahwa kisruh yang terjadi saat ini adalah murni salah presiden yang salah memberikan perintah.

“Kemenpora dan yang lainnya adalah orang hebat dan mereka tidak salah karena hanya menjalankan tugasnya. Namun saya melihat yang salah adalah atasannya. Saya rasa ada perintah yang salah dari atasnya,” ujar Roy Suryo

Pada saat yang bersamaan ia juga mengatakan bahwa pihak presiden seharusnya berbicara langsung kepada pemerintah mengenai masalah ini, tetapi ia juga meminta pihak presiden agar tetap jujur pada saat memberikan pendapat.

“Pak Jokowi dan Wapres harus berbicara. Biarkan orang pertama yang berbicara, namun sekali lagi sampaikan pada masyarakat jika ingin mencabut maka harus dicabut tetapi jika tidak ya tidak biar tetap jelas,” tandasnya.

Blusukan Ahok Bersama Jokowi, dari Diskusi dalam Mobil Sampai Sepatu

BeritaBintang – Tidak ada agenda Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hari ini Kamis (3/9/2015). Tapi sekitar pukul 16.00 WIB, ia tiba-tiba keluar dari Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ahok ternyata menuju Istana Presiden. Di sana, Ahok nebeng menaiki mobil berplat RI 1 untuk mengikuti agenda Presiden RI Joko Widodo. Mereka berdua blusukan ke Halaman Masjid Al Fuqallah, Jln. Flamboyan RT. 17 RW. 08, Kelurahan Semper Barat, Kecematan Cilincing, Jakarta Utara.

Dengan pengawalan ketat Paspampres, dua orang yang pernah berdampingan memimpin Jakarta ini, tiba di lokasi berkisar 16.35 WIB. Setibanya di sana ratusan warga menyambut dengan histeris Jokowi-Ahok. “Pak Jokowi….Pak Ahok….” teriak ratusan warga.

Di halaman masjid itu, terdapat ratusan bangku dengan tenda di atasnya. Jokowi memberikan sembako berisikan beras 5 Kg, dan Minyak Goreng. Sembako itu dibungkus dalam plastik putih.

Anak-anak di luar tenda berteriak, “Pak Jokowi…Pak Jokowi…” lalu Jokowi menyampiri mereka, serta memberikan beberapa buku tulis ber-cover merah, yang terdapat tulisan, “Menulislah.” Tak mau ketinggalan dengan Jokowi, Ahok menghampiri anak-anak itu, dan juga membagikan buku tersebut.

Setelah itu, Jokowi-Ahok berdiri tak jauh dari para wartawan, “Reunian nih pak,” tanya para wartawan, “Iya, ini reuni Gubernur dan Wagub (Wakil Gubernur),” ucapan Jokowi itu, disambut oleh Ahok, “Kan memang masih Gubernur, tapi dipinjamkan untuk (Jadi) Presiden, hehehe,” ucap Ahok seraya tersenyum kepada para wartawan.

Ini merupakan blusukan bersama kedua kalinya, semenjak Jokowi menjadi Presiden RI, dan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Para wartawan menanyakan soal Ahok yang akhirnya mau menemani Jokowi blusukan, “Mau diskusi,” jawab Ahok, kali ini giliran Jokowi yang nyeletuk, “Tadi di mobil bicara banyak,” ucapnya.

Ketika ditanyakan, apa keduanya membahas soal penertiban Kampung Pulo, dengan tegas Ahok menjawab, “Ah Kampung Pulo udah basi,” ujarnya.

Para wartawan sempat menyinggung sepatu pantopel yang dipakai Jokowi, “Sepatunya mengkilap Pak?” Presiden RI ke-7 itu senyum-senyum, malah Ahok yang berkata, “Kayaknya lebih mahal sepatu aku dari sepatu Presiden,” canda Ahok sambil menunjuk ke sepatu pantopel milik Jokowi.

Setelah itu, keduanya melangkahkan kakinya kembali mendekati para warga, serta membagikan sembako. Sekitar 15 menit mereka di sana.

Berdua meninggalkan lokasi menuju tempat blusukan kedua di Koja, Jakarta Utara. Menurut informasi yang dihimpun bintangbola, total sembako yang dibagikan adalah 1000 sembako.

Pesan 30 Tiket, Jokowi Nonton Film Comic 8 di Solo

BeritaBintang – Presiden Joko Widodo masih berada di kampung halamannya di Kota Solo pada H+3 Lebaran atau hari Minggu (19/7/2015).

Rencananya Mantan Walikota Solo ini bersama keluarganya akan menonton film di Cinema XXI Solo Paragon Mall, Jawa Tengah.

Manager Cinema XXI Solo Paragon Mall, Sukidi membenarkan kalau rombongan presiden sudah memesan tiket melalui ajudannya.

“Pak Jokowi melalui utusannya telah memesan 30 tiket untuk menonton film Comic 8 Casino Kings di Studio 2 yang harga per tiketnya Rp 50.000, tidak di ruangan The Premier,” ujarnya, Minggu (19/7/2015).

Rencananya rombongan presiden akan menonton film yang dibintangi oleh aktor kawakan, seperti Indro Warkop, Sophia Latjuba, Nikita Mirzani, dan Cak Lontong pada jam 21.10 hingga jam 22.40 WIB.

“Menontonnya tidak hanya di ruangan khusus keluarga saja, tapi juga bersama warga lain. Katanya ingin membaur bersama dengan warga yang menonton film itu,” sambung Sukidi