Orlando Magic

Hasil Pertandingan NBA: Cleveland Cavaliers dan Golden States Warrios Masih Terlalu Perkasa

BeritaBintangHasil Pertandingan NBA: Cleveland Cavaliers dan Golden States Warrios Masih Terlalu Perkasa

Dua tim basket besar sukses meraih kemenangan dalam lanjutan NBA 2017-2018 yang berlangsung pada Kamis (7/12/2017) siang WIB. Kedua tim tersebut adalah Cleveland Cavaliers dan Golden State Warrios. Uniknya kedua tim sukses menyelesaikan pertandingan yang berbeda skor kemenangan yang sama yakni 101.

Cavaliers yang tampil di kandang sendiri, Quicken Loans Arena, sukses mengatasi tantangan dari tim tamu yakni Sacramento Kings. Mendapat perlawanan di dua kuarter awal, Cavaliers sukses membalikkan keadaan. LeBron James dan kawan-kawan akhirnya menang dengan skor 101-95.

James tampil luar biasa dengan menjadi pencetak skor terbanyak dengan raihan  angka yang fantastis yakni 32. Sementara dari kubu tamu, Zach Randolph menjadi pencetak poin terbanyak dengan raihan 18 angka.

Satu tim lainnya yang meraih kemenangan yakni Golden State Warriors. Bertandang ke markas tuan rumah yakni Charlotte Hornets, Warriors merebut kemenangan. Tanpa perlawanan berarti sang juara bertahan meraup kemenangan dengan skor akhir 101-87.

Kevin Durrant mampu tampil ganas dengan mencetak gol terbanyak pada pertandingan tersebut. Koleksi 35 poin berhasil direbut Durrant. Tak hanya itu, pebasket berusia 29 tahun itu mencetak triple-triple dengan raihan assist 10 poin dan 11 rebound.

[ Baca Juga – Lewati Laga hingga Over Time, CLS Knight Takluk dari Hong Kong Eastern ]

Sementara Karen Walker yang merupakan pemain Hornets mencetak 24 poin dan menempatkannya sebagai pencetak angka terbanyak kedua pada pertandnigan tersebut. Sedangkan pada tempat ketiga, diduduki Klay Thompson dari Warriors dengan 22 poin.

Pada pertandingan lain, San Antonio Spurs menumbangkan Miami Heat dengan skor akhir 117-105. Sementara kemenangan juga diraih Boston Celtics yang melalui pertarungan sengit melawan Dallas Mavericks dengan skor akhir 97-90.

Persaingan sengit lainnya tak kalah tersaji pada pertandingan yang mempertemukan Orlando Magic dan Atlanta Hawks. Kedua tim harus mengakhiri laga hingga overtime, yang kemudian pertandingan dimenangkan Orlando Magic dengan skor akhir 110-106.

Sementara pada pertandingan lainnya, Indiana Pacers menaklukkan Chicago Bulls dengan skor 98-96. New Yorks menumbangkan Memphis Grizzles dengan skor 99-88. Milwaukee Bucks membungkam Detroit Pistons dengan skor 104-100. New Orleans Pelicans mengandaskan Denver Nuggets dengan skor 123-114. Terakhir, Minnesota Timberwolves menundukkan Los Angeles Clippers dengan skor 113-107 Poker Online.

Sixers Telan Kekalahan Kedelapan Beruntun

BeritaBintang –Setelah sempat tampil menjanjikan di beberapa pertandingan, Philadelphia 76ers lagi-lagi harus merasakan rentetan kekalahan. Kali ini Orlando Magic yang memberikan mereka pil pahit dengan kekalahan 116-130.

Kekalahan dari Magic menjadi yang kedelapan kali secara berturut-turut. Hasil tersebut juga membuat Sixers terbenam di dasar klasemen wilayah timur dengan rekor delapan kali menang, dan 51 kali menelan kekalahan.

Meski mendapatkan kemenangan meyakinkan, pelatih Magic, Scott Skiles mengaku timnya mendapatkan perlawanan ketat pada babak kedua. Ia menilai saat itu keunggulan yang sudah kelewat jauh menolong timnya dari kejaran Sixers.

“Mereka mengalahkan kami di babak kedua, tetapi keunggulan kami cukup jauh sehingga kami bisa mengamankan kemenangan,” kata Skiles seperti dimuat oleh laman resmi NBA, Rabu (20/4/2016).

“Entah apakah tim sangat bagus dalam bertahan, namun hal itu pastinya menjadi salah satu faktor kemenangan kami,” tambahnya.

Pemain Cadangan Pacers Kubur Magic

BeritaBintangINDIANAPOLIS – Pemanis bangku cadangan Indiana Pacers, Rodney Stuckey, keluar sebagai pemain terbaik saat membantu timnya menang 118-86 ketika menjamu Orlando Magic di Bankers Life Fieldhouse, Rabu (11/3/2015). Sumbangan 34 poin dan tujuh assist yang dicetak Stuckey pada laga itu menandai poin tertingginya musim ini.

Penampilan Pacers kala menerima kedatangan Magic tidak meyakinkan di kuarter pertama, skuad tuan rumah kesulitan mengimbangi agresivitas Nikola Vucevic cs yang memburu kemenangan pertama dalam tiga penampilan terakhirnya. Alhasil, Pacers tertinggal 26-28 di kuarter pembuka.

Pada kuarter kedua, pelatih Pacers, Frank Vogel, memasukan Stuckey yang menghuni posisi point guard. Keputusan itu berbuah manis karena permainan tuan rumah menjadi lebih hidup. Tercatat, enam kali lemparan tiga angka yang dilepas pemain bernomor punggung dua ini sukses membuat Pacers berbalik mengungguli perolehan skor.

Pencapaian 34 poin, tujuh assist dan enam rebound yang dia cetak tidak hanya menempatkannya sebagai pemain protagonis, tetapi juga berhasil membalik perolehan angka menjadi 33-19, 27-23 dan 32-16 untuk merajut enam kemenangan beruntun Pacers musim ini.

“Dia tampil sangat baik di pertandingan, dia menghidupkan aliran bola tim kemudian dia mencetak angka,” kata Vogel.

Stuckey hanya berhasil mengemas enam poin di pertandingan Pacers sebelumnya. Saat masih berseragam Detroit Pistons, Stuckey pernah mencetak 40 poin saat timnya itu melawan Chicago Bulls pada 23 Desember 2008. Untuk urusan mencetak lemparan tiga angka, rekor yang dia pegang sebelumnya adalah empat lemparan dalam satu laga, yakni ketika melawan Sacramento Kings pada musim 2011-2012.

Bagi Magic, kekalahan atas Pacers menandai kekalahan yang kedelapan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka musim ini, padahal, laga itu menandai kembalinya Vucevic yang absen di dua pertandingan terakhir tim akibat cedera.

Irving Redam Sihir Magic

BeritaBintangORLANDO – Kyrie Irving kembali beraksi bersama Cleveland Cavaliers pada Senin (16/3/2015) pagi WIB saat bertanding melawan Orlando Magic di Amway Center, Orlando, Florida. Guard tim All-Star itu pun tampil luar biasa di hadapan pendukung tuan rumah.

Melanjutkan penampilan gemilangnya kala melesakkan 57 poin saat kontra San Antonio Spurs pada 12 Maret 2015, Irving kembali menunjukkan aksinya dengan sumbangan 33 angka dan mengantarkan Cavaliers menang 108-123 atas Magic.

“Seseorang memang meminta saya usai mengalahkan Spurs, ‘Apa yang Anda lakukan untuk perayaan dari raihan seperti itu?’ Saya tidak memiliki jawaban yang bagus. Namun, 12 dari 15 dari field, 33 poin dalam 34 menit, itu adalah perayaan yang cukup bagus,” sanjung pelatih Cavaliers David Blatt kepada Irving.

Selain Irving yang menjadi bintang, pujian juga pantas disematkan untuk J.R. Smith yang memiliki 25 poin, serta sang bintang LeBron James yang menyumbang 21 poin, 13 assists, dan delapan rebounds untuk Cavaliers. Adapun hasil atas Magic, menambah catatan kemenangan beruntun mereka menjadi empat kali.

“Ketika saya dan LeBron menyerang seperti itu, sepertinya sulit untuk pemain besar mana pun untuk menghentikan kami. Kami ingin melanjutkan performa ini dan berusaha membiarkan pemain lain yang beraksi,” kata Irving.

“Rekan-rekan setim saya melakukan tugasnya dengan sangat baik dan memberikan saya kepercayaan diri. Mereka menanamkan kepercayaan itu kepada saya,” ujarnya.

Pemain Cadangan Pacers Kubur Magic

BeritaBintang – Pemanis bangku cadangan Indiana Pacers, Rodney Stuckey, keluar sebagai pemain terbaik saat membantu timnya menang 118-86 ketika menjamu Orlando Magic di Bankers Life Fieldhouse, Rabu (11/3/2015). Sumbangan 34 poin dan tujuh assist yang dicetak Stuckey pada laga itu menandai poin tertingginya musim ini.

Penampilan Pacers kala menerima kedatangan Magic tidak meyakinkan di kuarter pertama, skuad tuan rumah kesulitan mengimbangi agresivitas Nikola Vucevic cs yang memburu kemenangan pertama dalam tiga penampilan terakhirnya. Alhasil, Pacers tertinggal 26-28 di kuarter pembuka.

Pada kuarter kedua, pelatih Pacers, Frank Vogel, memasukan Stuckey yang menghuni posisi point guard. Keputusan itu berbuah manis karena permainan tuan rumah menjadi lebih hidup. Tercatat, enam kali lemparan tiga angka yang dilepas pemain bernomor punggung dua ini sukses membuat Pacers berbalik mengungguli perolehan skor.

Pencapaian 34 poin, tujuh assist dan enam rebound yang dia cetak tidak hanya menempatkannya sebagai pemain protagonis, tetapi juga berhasil membalik perolehan angka menjadi 33-19, 27-23 dan 32-16 untuk merajut enam kemenangan beruntun Pacers musim ini.

“Dia tampil sangat baik di pertandingan, dia menghidupkan aliran bola tim kemudian dia mencetak angka,” kata Vogel.

Stuckey hanya berhasil mengemas enam poin di pertandingan Pacers sebelumnya. Saat masih berseragam Detroit Pistons, Stuckey pernah mencetak 40 poin saat timnya itu melawan Chicago Bulls pada 23 Desember 2008. Untuk urusan mencetak lemparan tiga angka, rekor yang dia pegang sebelumnya adalah empat lemparan dalam satu laga, yakni ketika melawan Sacramento Kings pada musim 2011-2012.

Bagi Magic, kekalahan atas Pacers menandai kekalahan yang kedelapan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka musim ini, padahal, laga itu menandai kembalinya Vucevic yang absen di dua pertandingan terakhir tim akibat cedera.