NOVA Poker

NBA: Tanpa Pemain Bintang, Warriors Dipermalukan Kings

BeritaBintangNBA: Tanpa Pemain Bintang, Warriors Dipermalukan Kings

Juara bertahan NBA Golden State Warriors secara mengejutkan dikalahkan Sacramento Kings di kandang sendiri. Badai cedera yang menimpa Warriors membuat pasukan Steve Kerr harus menyerah 93-98,dikutip dari Poker Online.

Pada laga di ORACLE Arena ini, Warriors tak bisa menurunkan Kevin Durant, Klay Thompson dan Stephen Curry. Ketiganya masih cedera. Hanya Draymond Green yang sudah bisa dimainkan.

Tanpa big three, Warriors sebenarnya mampu memulai laga dengan baik. Green cs nampak akan menang mudah setelah unggul 36-29 di kuarter pertama.

Absennya big three baru terasa di kuarter dua. Kings perlahan mulai memangkas jarak. Mereka hanya tertinggal dua poin saat jeda babak pertama.

[ Baca Juga – Kalahkan Pacers, Raptors Menang Sepuluh Kali Beruntun ]

Kings pun makin bersemangat di kuarter tiga. Mereka bisa menyamakan skor setelah merebut kuarter tiga 18-16.

Saat laga tersisa semenit lagi, Kings berbalik unggul tiga poin berkat floater dari De’Aaron Fox. Warriors sempat memiliki peluang menyamakan skor, tapi tembakan tiga angka Nick Young di blok oleh Willie Cauley-Stein.

Buddy Hield jadi bintang kemenangan Kings. Pemain spesialis cadangan ini menyumbang 22 poin, tujuh assists dan tujuh rebound.

Tanpa big three, perolehan poin terbanyak Warriors dipegang oleh Quinn Cook dengan 25 poin. Green sendiri cuma membuat 14 poin saja.

Susah Payah Taklukkan Liquid di Bucharest Major, Sumail Langsung Beraksi Lepas Baju!

BeritaBintangSusah Payah Taklukkan Liquid di Bucharest Major, Sumail Langsung Beraksi Lepas Baju!

Wonderkid yang satu ini memang luar biasa! Untung bukan tanding sepak bola yah? Bisa kena kartu kuning Sumail!

Sumail, mendengar nama tersebut pasti pikiran kita akan langsung tertuju pada sesosok remaja kaya dan berbakat yang bermain untuk tim Dota 2 profesional Evil Geniuses. Nama Sumail memang mendadak tenar usai berhasil membawa EG keluar sebagai juara pertama di kompetisi Dota 2 paling bergengsi yaitu The International 2015. Meski usianya masih sangat muda, namun kemampuannya dalam menguasai hero-hero midlane sering disejajarkan dengan pemain midlane berpengalaman lainnya.

Jiwa muda Sumail yang selalu bergelora tersebut ternyata sering ia tunjukkan ketika EG tengah bertanding di kompetisi offline. Salah satunya saat EG berhadapan dengan tim kuat lainnya Liquid, di turnamen Bucharest Major. Liquid yang lebih diunggulkan mampu mendominasi jalannya permainan sejak menit awal. Sumail yang berada di safelane menggunakan hero Abbadon sebenarnya bermain cukup baik dan sanggup menguasai lane-nya. Tetapi di lain sisi, dua core EG yaitu Fear dan Arteezy benar-benar dikunci oleh Liquid sehingga tak bisa berkembang.

Liquid bahkan unggul secara networth hingga 20k lebih! Keunggulan yang terlalu jauh ini seolah-olah membuat EG hanya tinggal menunggu waktu saja sebelum akhirnya harus mengetik “GG“. Namun siapa yang sangka Sumail dan kawan-kawan begitu sabar serta jeli dalam mencari celah dari permainan Liquid. EG pun akhirnya berhasil membalikkan keadaan setelah memenangkan teamfight demi teamfight. Pertandingan pun selesai setelah berjalan selama kurang lebih satu jam. Tak ada yang menyangka EG mampu menang mesti telah tertinggal begitu jauh!

[ Baca Juga – Quick Scope: Teknik Menembak Jitu yang Hanya bisa Diterapkan Dalam Game ]

Hal ini sontak membuat Sumail begitu senang, berhasil mengalahkan tim sekelas Liquid pastinya memberi kebanggaan tersendiri. Ia pun melampiaskan kesuksesannya tersebut dengan melepas bajunya (jersey) saat itu juga meski masih berada di arena pertandingan! Mau tak mau tubuh kecil kurusnya terekam kamera dan langsung disaksikan oleh puluhan ribu pasang mata. Tak diketahui pasti apa alasan Sumail melakukan aksinya tersebut. Namun diduga kuat ia merasa kepanasan dan berkeringat karena telah melalui pertandingan yang begitu sengit melawan Liquid.

Terlepas dari aksi yang dilakukan oleh Sumail, langkah EG di turnamen ini masih berjalan mulus dengan skor 3-0. EG berhasil menyapu bersih kemenangan setelah mengalahkan Pain Gaming, Liquid, dan Newbee. Menurut kalian tim mana nih yang nanti bisa ngalahin Sumail? Atau justru memang EG sedang on fire dan tak terkalahkan sampai akhir? Atau kalian penasaran sama aksi-aksi nyeleneh dari Sumail dan pemain pro lainnya? Pantengin terus Poker Online ya guys!

Kalahkan Pacers, Raptors Menang Sepuluh Kali Beruntun

BeritaBintangKalahkan Pacers, Raptors Menang Sepuluh Kali Beruntun

Berita Basket NBA : Indiana Pacers harus mendapatkan tantangan dari tim yang berasal dari Amerika bagian utara, Poker Online. Meski bermain di kandang sendiri, Pacers tetap tidak mampu kalahkan Raptors.

Bermain di Bankers Field Lifehouse, Indiana Pacers kedatangan tim tamu yang sedang naik daun, Toronto Raptors. Kendati lawan yang dihadapi cukup sulit, Indiana Pacers berusaha keras untuk tampil sebaik mungkin di depan hadapan pendukungnya sendiri.

Pertandingan sendiri berjalan dengan ketat sejak awal laga. Kedua tim yang mempunyai kekuatan tim kurang lebih sama berhasil tampil dengan solid sehingga mampu memukau penonton yang memenuhi arena. Namun sayang, tim tuan rumah yang diharapkan dapat keluar sebagai pemenang tidak dapat mewujudkan hal tersebut usai bermain buruk di kuarter keempat. Alhasil, Pacers harus menyerah dari tangan Raptors dengan skor 99-106.

[ Baca Juga – Dimaz Muharri Enggan Ikuti Jejak Xaverius Prawiro ]

Kemenangan Raptors atas Pacers ini resmi meneruskan tren positif mereka di angka 10 kemenangan beruntun. Kunci kemenangan mereka di laga kali ini adalah permainan apik kedua pemain utama dalam starting lineup mereka, DeMar DeRozan dan Jonas Valanciunas. DeRozan berhasil menjadi top skor dengan mencetak 24 poin, sementara itu Valanciunas berhasil mencetak double-double dengan 16 poin dan 17 rebound.

Di kubu Pacers, pemain mereka yang bersinar di laga tersebut justru berasal dari bangku cadangan. Darren Collison yang menjadi point guard pengganti sukses membuktikan kualitas dirinya usai menjadi pendulang poin terbanyak di kubu Pacers dengan mencetak 22 poin. Ia juga diikuti pemain senior lainnya yang juga turun dari lapis kedua, Al Jefferson. Jefferson sukses membukukan total 20 poin dan 12 rebound.

Quick Scope: Teknik Menembak Jitu yang Hanya bisa Diterapkan Dalam Game

BeritaBintangQuick Scope: Teknik Menembak Jitu yang Hanya bisa Diterapkan Dalam Game

Set dor! Set dor! Set dor! Pernah ngerasain gak ditembak sniper rifle tapi dengan kecepatan tembak rasa SMG? Ini nih guys yang namanya Quick Scope!

Quick Scope (QS) merupakan istilah yang sangat populer di kalangan pemain game First Person Shooter (FPS), terutama bagi para pemegang senjata Sniper Rifle. Quick berarti cepat, sedangkan Scope berarti membidik. Artinya pun tak jauh-jauh dari membidik dengan cepat. Apa itu membidik cepat? QS terjadi ketika seorang pemain membidik lawannya dengan menggunakan alat bantu yang ada pada senjata (scope), namun di saat yang hampir bersamaan langsung melepaskan tembakan.

Jika dilakukan dengan baik dan benar, teknik ini seolah membuat pemain mampu melepaskan tembakan akurat tanpa harus mengeker terlebih dahulu. Padahal sebenarnya proses yang terjadi sama saja. Namun teknik Quick Scope seperti memanipulasi proses tersebut. Seperti yang kita semua ketahui, hampir sebagian besar senjata bertipe Sniper Rifle tak dilengkapi dengan fitur crosshair di dalam game. Crosshair hanya tampak saat pemain menggunakan Sniper Rifle dalam mode Scope (Zoom).

Hal tadi jelas merepotkan para pengguna Sniper Rifle terutama saat bertempur dalam jarak dekat. Tetapi semuanya berubah ketika teknik QS mulai banyak diadaptasi oleh sebagian besar pemakai Sniper Rifle. Hanya dengan sedikit latihan dan feeling yang baik, seorang sniper di dalam game akan sulit sekali dibunuh meski tengah berperang dalam jarak dekat! Kejadian ini pada akhirnya memicu kontroversi. Banyak orang yang menganggap bahwa Quick Scope merupakan kesalahan sistem dan dapat dikategorikan sebagai bug.

Well, kalau dibandingkan dengan kehidupan nyata, teknik QS rasanya hampir tidak mungkin untuk diterapkan! Bayangkan saja, senjata yang begitu berat dan daya hentak yang besar dapat dengan leluasa ditembakkan. Sniper Rifle memang senjata mematikan, namun untuk menggunakannya secara efektif dibutuhkan ketenangan dan fokus tingkat tinggi. Belum lagi faktor angin yang juga harus diperhitungkan. Ini tentu berbanding terbalik dengan penerapan QS di dalam game.

[ Baca Juga – Lima Alasan PUBG adalah Game Paling Nggak Ramah Pemula yang Pernah Ada! ]

Setelah sempat melalui proses perundingan yang begitu panjang, teknik Quick Scope akhirnya dinyatakan legal oleh sebagian besar komunitas gamer di dunia. Dalam prakteknya, tak semua pemain dapat mengeksekusi QS dengan sempurna. Penggunaan QS yang asal-asalan justru menjadi bumerang para penggunanya karena hanya menghabis-habiskan stok amunisi saja. Salah satu penyebabnya karena pemakai teknik QS harus mampu membayangkan posisi crosshair meski tak terlihat di layar. Gak heran jika banyak orang yang coba mengakalinya dengan menggunakan spidol atau selotip.

QS sendiri mulai dipopulerkan sejak game online Counter Strike 1.6 merajalela. Senjata AWP yang memiliki daya hancur tinggi (one hit one kill) menjadi saksi biksu dari keganasan teknik Quick Scope! Sebut saja Yegor ‘markeloff’ Markelov, seorang atlit eSports profesional yang sempat ditakuti karena keakuratan dan kegesitannya saat menggunakan AWP dengan teknik Quick Scope. Tak hanya di CS 1.6 saja, sampai saat ini QS masih terus dipakai pada game-game FPS lain seperti Call of Duty, CS:GO, Point Blank, dan lain-lainnya.

Kalian sendiri gimana nih guys? Termasuk pecinta teknik Quick Scope kah atau justru anti dengan teknik ini? Ceritakan pengalaman kalian di bawah ya! Jangan lupa ikuti terus Poker Online untuk info-info menarik lainnya seputar game First Person Shooter!

Dimaz Muharri Enggan Ikuti Jejak Xaverius Prawiro

BeritaBintangDimaz Muharri Enggan Ikuti Jejak Xaverius Prawiro

Jakarta – Mantan bintang CLS Knights Indonesia, Dimazz Muharri, mengaku sudah tidak memiliki keinginan untuk kembali ke lapangan basket. Dimazz mengungkapkan keputusannya gantung sepatu setelah NBL 2015 tidak bisa diubah.

Banyak penggemar yang berhap Dimazz mau mengikuti jejak point guard Pelita Jaya, Xaverius Prawiro, yang kembali bermain setelah memutuskan pensiun. Hebatnya, Xaverius justru lebih menonjol ketimbang pemain muda di IBL dan masuk dalam nominasi Most Valuable Player musim ini.

“Ada kejadian yang membuat mental saya benar-benar jatuh setelah NBL 2015. Di situ saya sulit berpikir, tidak bisa fokus, dan semuanya menjadi berantakan,” ujar Dimazz kepada Poker Online.

“Setelah itu saya memutuskan pensiun saja dari basket untuk menenangkan pikiran. Tekad itu sudah bulat dan tidak ada niat kembali lagi ke lapangan,” sambungnya.

[ Baca Juga – Motion Sport Bantu Perkembangan Bola Basket Indonesia ]

Setelah memtusukan pensiun, Dimazz memilih menjadi pelatih di Developmental Basketball League (DBL). Menurut Dimazz, ini satu-satunya cara mengobati rasa kangen kepada basket.

“Saat ini fokus saya membentuk pemain masa depan Indonesia, sambil terkadang bermain di kompetisi amatir,” tutur pemain yang identik dengan nomor punggung 17 itu.

Selain menjadi pelatih, Dimazz ternyata baru saja menapaki karier baru. Pemain yang pernah membela CLS Knights selama lima musim itu baru saja membintangi film berjudul Mata Dewa.

Lima Alasan PUBG adalah Game Paling Nggak Ramah Pemula yang Pernah Ada!

BeritaBintangLima Alasan PUBG adalah Game Paling Nggak Ramah Pemula yang Pernah Ada!

PUBG itu adalah game paling nggak ramah buat pemula! Kenapa? Karena 5 hal ini!

Game bertema Battle Royale memang sedang mendadak populer belakangan ini. Sebegitu populernya sampai bisa kalahkan Dota dari sisi jumlah pemain aktif. Meski populer, kalau kamu baru akan beli dan ingin main PUBG, lebih baik kamu pikir-pikir lagi. Apalagi kalau kamu nggak punya pengalaman main game FPS, kenapa? Karena PUBG itu adalah game paling jahat alias nggak ramah pemula! Ini 5 alasannya!

1. Sistem Matchmaking yang Tak Jelas

Mungkin ini bisa dibilang tak hanya terjadi di PUBG saja. Game-game yang menggunakan mode matchmaking seperti game MOBA atau mungkin FPS yang kompetitif, mungkin juga punya sistem yang diragukan oleh para pemainnya. Tapi kalau game biasa setidaknya kamu hanya bertemu paling banyak 5 pemain saja.

Tapi kalau di PUBG? Kamu bertemu sampai dengan 99 pemain yang bisa jadi punya perbedaan skill yang jauh dari kamu. Apalagi kalau kamu baru-baru main, boro-boro kamu bisa mengerti harus mendarat di mana? Senjata apa yang digunakan? Atau cara looting yang cepat? Lalu tau-tau kamu ketemu musuh yang sudah paham game luar dalam, bisa looting dengan cepat, dan khatam berbagai sisi map, Kesel kan?

2. Tidak Punya Mode Training atau Lawan Bot

Sistem matchmaking tersebut bisa dibilang turunan dari poin kedua ini. Para pemain tak diberi ampun sedikitpun untuk setidaknya belajar dalam keadaan yang lebih memaafkan, yaitu melawan bot supaya pemain bisa main dengan lebih santai sambil sedikit demi sedikit kenali permainan.

Pertama kali membuka game, pokoknya kamu harus langsung tempur, nggak peduli kamu masih belum paham seputar mekanisme permainan. Padahal kalau ada mode training atau lawan bot, setidaknya kamu bisa kenali fungsi-fungsi senjata terlebih dahulu sebelum terjun ke medan perang.

[ Baca Juga – Gaben Sebut Playerunknown’s Battlegrounds Video Game Terlaris Ketiga Sepanjang Sejarah Steam! ]

3. Banyak Kombinasi Senjata dan Attachment, Tapi Tak Pernah Ada Penjelasan Fungsi yang Jelas

Vertical Grip? Angled Foregrip? Red Dot Sight? SCAR? M416? Makanan jenis apa itu? Ya, kalau kamu sudah sering main game FPS bertema perang, kamu mungkin setidaknya punya gambaran kasar tentang fungsi dari masing-masing senjata tersebut. Tapi kalau tidak? Siap-siap saja kamu kebingungan sepanjang game karena tidak tahu apa maksud fungsi dari senjata ataupun attachment tersebut.

4. Nggak Ada Tutorial

Hal utama yang sebenarnya bikin game ini sangat jahat dan menghukum keras para pemula yang ingin coba main adalah, game ini nggak punya TUTORIAL! Boro-boro kamu dikasih tahu cara untuk looting, cara menembakkan senjata, cara mengganti mode tembakan senjata. Pokoknya main langsung tempur!

Paling alternatif yang bisa kamu lakukan ya dengan nonton para Youtuber yang cukup baik hati merekam permainan mereka, dan menjelaskan hal-hal dasar di dalam permainan PUBG.

5. Tak Ada Pengenalan Arena

Meski hal ini mungkin bisa dibilang penting-penting nggak penting, tapi tetap saja kalau kamu pemain pemula tentu kebingungan dengan arena tempat kamu bermain. Tak dijelaskan maksud dari restricted area apa, red area apa, ataupun penjelasan dari maksud lingkaran putih yang ada di map itu saja.

Lagi-lagi, di PUBG yang bisa kamu lakukan hanya learning by doing atau belajar dengan main saja tanpa ada penjelasan. Jadi kalau ingin jago, ya kamu hanya bisa main sebanyak mungkin sampai kamu sedikit demi sedikit paham dengan fungsi-fungsi arena ini.

PUBG ini ternyata memang benar-benar jahat kepada para pemula ya. Ikuti terus media sosial Poker Online untuk berbagai bahasan seru seputar game ya!

Motion Sport Bantu Perkembangan Bola Basket Indonesia

BeritaBintangMotion Sport Bantu Perkembangan Bola Basket Indonesia

Perkembangan bola basket di Indonesia semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Minat anak-anak kecil mencoba permainan bola basket makin tinggi. Berbagai turnamen basket digelar di tanah air.

Semakin bergeliatnya bola basket tanah air menarik perhatian pengusaha muda Rizki Adventus. Pria 24 tahun itu rutin membantu bola basket tanah air lewat perusahaan apparel yang dirintisnya, Poker Online.

Lewat Motion Sport Indonesia, Rizki membantu tim-tim basket tanah air seperti Timnas Basket 3×3, klub basket Putra Bima Persada Jogja, Siliwangi Bandung, Stadium Jakarta dan tim Putri Sahabat Semarang yang mengikuti kompetisi basket Srikandi Cup, dengan menyediakan kostum tanding.

Tim bola basket Emtek juga pernah mendapat dukungan dari Motion Sport Indonesia. Tim asuhan Zainuri Kojay memakai kostum buatan Motion Sport Indonesia di kompetisi antarmedia Ibbamnas 2017.

“Brand Motion Sport Indonesia merupakan pionner lokal sport apparel yang saya rintis pada tanggal 11 Februari 2010. Awalnya karena passion olahraga sejak kelas 5 sekolah dasar. Dari ikut Tae Kwon Do, Futsal dan olahraga yang paling saya suka Basket,” kata Rizki.

Kemudian saya bertekad untuk memulai bisnis apparel. Awalnya saya menawarkan dikalangan teman dekat dengan sistem marketing dari mulut kemulut. Kemudian berkembang setiap tahunnya, hingga Puji Tuhan sudah sampai delapan tahun lamanya kami dipercaya oleh para pelanggan ” ujar Rizki, yang juga punya kesibukan menyalurkan hobbynya dengan menjadi pelatih basket di berbagai tim sekolah dan klub amatir Jakarta.

[ Baca Juga – Dimaz Muharri Enggan Ikuti Jejak Xaverius Prawiro ]

Berawal dari hobby berolahraga yang kemudian ia cium untuk dijadikan peluang bisnis pakaian olahraga, merupakan awal terbentuknya Motion Sport Indonesia delapan tahun silam. Usaha yang dirintis oleh pria kelahiran Jakarta 4 September tersebut, akhirnya kini mulai dikenal luas dikalangan pelaku olahraga Indonesia, khususnya dalam penyediaan seragam tim olahraga.

Bakat entrepeneurnya semakin terasah saat ia beranjak diusianya yang ke 15, kala itu Rizki berhasil menembus omset sebesar 100 juta. Kegigihannya untuk terus belajar dan tidak pernah menyerah meski pernah beberapa kali diremehkan oleh calon pelanggannya, menjadikan sarjana S1 London School Of Public Relations jurusan Marketing Communication tersebut bertekad kuat untuk bisa mewujudkan impiannya yakni memiliki pabrik dengan kapasitas produksi yang lebih besar.

“Tips untuk yang mau mulai bisnis, kita harus tahu kenapa kita mau berbisnis, apa impian dan goalnya. Jika kita hanya ikut-ikutan trend, pasti tidak akan bisa bertahan lama. Kemudian kita harus sabar dan gigih,”paparnya lagi.

Dengan jerih payahnya delapan tahun ini, ia bisa merasakan omzet rata-rata 300 juta perbulan. Dibantu oleh 17 karyawannya, Rizki berhasrat untuk bisa terus memasarkan apparel Motion Sport Indonesia ke wilayah yang lebih luas lagi bahkan bisa sampai ke luar negeri.

Gaben Sebut Playerunknown’s Battlegrounds Video Game Terlaris Ketiga Sepanjang Sejarah Steam!

BeritaBintangGaben Sebut Playerunknown’s Battlegrounds Video Game Terlaris Ketiga Sepanjang Sejarah Steam!

Wow! Gabe Newell akui bahwa Playerunknown’s Battlegrounds menjadi video game dengan pemasukan terbanyak ketiga sepanjang sejarah Steam!

Pengguna PC pasti sudah tidak asing lagi dengan game indie yang tersedia di Steam ini, Playerunknown’s Battlegrounds; game yang tingkat kepopulerannya melebihi beberapa game besar yang ada di Steam, seperti Grand Theft Auto V, Dota 2, Counter-Strike: Global Offensive, dan lain-lain. Tidak sampai di situ, angka fantastis juga dientaskan oleh game online survival shooter ini dengan prestasi terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia. Menjadikan PUBG pemegang rekor untuk video game early access yang berhasil terjual terbanyak di Steam. Bahkan bos Steam, Gabe Newell (yang akrab disapa Gaben) baru-baru ini menyebutkan PUGB menjadi video game terlaris ketiga sepanjang sejarah Steam.

Dikutip dari Rolling Stone, Gabe Newell, pendiri Steam dan Valve ini menyebutkan bahwa PUBG mendapatkan gelar game dengan penjualan terbaik ketiga di Steam, dalam sebuah wawancara di kantor pusat Valve di Bellevue, Washington.

“Investasi dapat memberikan suatu hal yang baik bagi industri game. Jadi Anda (gamer) bisa mendapatkan game terbaru seperti PUBG, karena mereka (investor) dapat mengkapitalisasi seluruh game multiplayer, teknologi, dan faktanya Tiongkok kini menjadi pasar terbesar bagi siapapun yang sedang melakukan pengembangan game PC – Sehingga PUBG berhasil menjadi game dengan penjualan terbesar ketiga dalam sejarah Steam. Mereka berhasil mendapatkan pendapatan kotor tiga kali lipat dalam waktu yang sangat singkat.” Ucap Gabe Newell dalam wawancara yang dilakukan oleh PC Gamer.

[ Baca Juga – Valve Rilis Dota Plus! Dota Sekarang Jadi Pay 2 Win? ]

Sebelumnya, PUBG telah mengalahkan CS:GO dan Dota 2 dalam hal jumlah pemain aktif. Saat ini, PUBG telah resmi menjadi game dengan jumlah pemian aktif terbanyak di Steam. Jumlah pemain aktifnya tercatat mencapai lebih dari 970 ribu dalam satu hari.

PUBG merupakan video game shooter survival yang sangat ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Game ini memiliki mekanisme yang sederhana; lima puluh orang pemain dikumpulkan dan diterjunkan di sebuah pulau. Kemudian, semua orang diharuskan untuk saling bertarung satu dengan lain hingga tersisa satu pemain.  Keseruan yang diusung oleh PUBG menjadi inspirasi beberapa video game lainnya, seperti misalnya Fortnite yang kini juga naik daun dan menjadi pesaing PUBG.

Sayangnya Gabe Newell tidak menyebutkan video game apa yang berada di posisi kedua dan pertama yang berhasil menorehkan sejarah penjualan terbanyak di Steam Poker Online.

Dimaz Muharri Enggan Ikuti Jejak Xaverius Prawiro

BeritaBintangDimaz Muharri Enggan Ikuti Jejak Xaverius Prawiro

Mantan bintang CLS Knights Indonesia, Dimazz Muharri, mengaku sudah tidak memiliki keinginan untuk kembali ke lapangan basket. Dimazz mengungkapkan keputusannya gantung sepatu setelah NBL 2015 tidak bisa diubah.

Banyak penggemar yang berhap Dimazz mau mengikuti jejak point guard Pelita Jaya, Xaverius Prawiro, yang kembali bermain setelah memutuskan pensiun. Hebatnya, Xaverius justru lebih menonjol ketimbang pemain muda di IBL dan masuk dalam nominasi Most Valuable Player musim ini.

“Ada kejadian yang membuat mental saya benar-benar jatuh setelah NBL 2015. Di situ saya sulit berpikir, tidak bisa fokus, dan semuanya menjadi berantakan,” ujar Dimazz kepada Poker Online.

[ Baca Juga – Kapten Pacific Caesar Optimis Timnya Dapat Atasi Perlawanan Stapac Jakarta ]

“Setelah itu saya memutuskan pensiun saja dari basket untuk menenangkan pikiran. Tekad itu sudah bulat dan tidak ada niat kembali lagi ke lapangan,” sambungnya.

Setelah memtusukan pensiun, Dimazz memilih menjadi pelatih di Developmental Basketball League (DBL). Menurut Dimazz, ini satu-satunya cara mengobati rasa kangen kepada basket.

“Saat ini fokus saya membentuk pemain masa depan Indonesia, sambil terkadang bermain di kompetisi amatir,” tutur pemain yang identik dengan nomor punggung 17 itu.

Selain menjadi pelatih, Dimazz ternyata baru saja menapaki karier baru. Pemain yang pernah membela CLS Knights selama lima musim itu baru saja membintangi film berjudul Mata Dewa.

 

Valve Rilis Dota Plus! Dota Sekarang Jadi Pay 2 Win?

BeritaBintangValve Rilis Dota Plus! Dota Sekarang Jadi Pay 2 Win?

Sekarang Dota ada versi langganannya yang bernama Dota Plus! Apakah jadi Pay 2 Win? Simak ulasan singkat kami di sini!

Tadi malam Valve bikin geger komunitas Dota 2 dengan merilis sebuah fitur baru bernama Dota Plus. Fitur Dota Plus ini sendiri merupakan sebuah fitur berbayar dengan sistem langganan. Jadi untuk dapat menikmati fitur ini kamu harus membayarkan sejumlah uang, dan setelahnya kamu akan mendapatkan berbagai benefit Dota Plus untuk satu bulan, enam bulan, atau satu tahun penuh, tergantung berapa lama kamu berlangganan.

Nah, menanggapi hal ini banyak yang bilang fitur Dota Plus membuat Dota jadi pay-2-win, ada juga yang bilang fitur ini hanya siasat Lord Gaben untuk mengeruk lebih banyak keuntungan saja. Tapi apa benar? Yuk kita simak dahulu apa saja benefit yang kita dapat dari Dota Plus.

Berlangganan Dota Plus memberi kamu berbagai keuntungan yang oleh Valve dibagi menjadi 3 bagian, yakni: fata seputar Hero Progression, Plus Assistant, dan juga Plus Perks.

Plus Assistant, Dota jadi Pay 2 Win?

Kalau ada satu kelebihan yang membuat fitur Dota Plus sebagai fitur Pay 2 Win, mungkin fitur ini yang jadi penyebabnya. Kelebihan fitur ini adalah kamu akan dibantu sedemikian rupa dengan cara dijejali berbagai saran saat bermain; mulai dari item yang harus dibuat, skill yang harus diambil, hero yang harus kamu pakai, strategi lane terbaik, dan lain sebagainya. Menariknya semua saran tersebut berdasar dari data pertandingan-pertandingan sebelumnya, jadi semua sarannya bisa dipertanggungjawabkan.

“Yang pakai Dota Plus enak banyak dibantu, menangnya jadi lebih gampang tuh! Pay 2 Win!” Nggak juga sih, sebab keputusan item build, skill yang diambil, hero terbaik, atau strategi lane, mungkin hanya mengambil proporsi sekitar 30% saja dari kemenangan. Sisanya tetap kembali lagi kepada kemampuan sang pemain mengendalikan hero-nya.

[ Baca Juga – Saingi Pokemon Go, Jurassic World Alive Siap Sapa Penggemar Dinosaurus ]

Ibarat kata kalau seorang pembalap pemula diberi mobil Formula 1, tetap saja dia tidak bisa menang dengan mudah. Begitu juga kalau pembalap sekelas Michael Schumacer diberi mobil oplet tetap tak bakal menang dengan mudah.

Kalau dilihat-lihat fitur Plus Assistant ini sebenarnya lebih cocok digunakan untuk para pemain semi-pro atau mungkin pro player. Dengan semua data yang disajikan pada Plus Assistant, kamu yang ingin menjadi pro player tentu jadi lebih mudah mengambil keputusan item, hero, atau pengambilan skill dengan melihat dari data tersebut. Begitu juga pemain pro, yang dengan data yang disajikan, mereka jadi bisa analisa keputusan-keputusan mereka jika mereka kalah dalam latihan.

Hero Progression, Dota kok Kayak MOBA Analog?

Fitur Dota Plus yang satu ini mungkin bisa dibilang fitur yang agak aneh, mengingat fitur ini ada secara gratis di MOBA lainnya! Ya, kalau kamu langganan Dota Plus, hero kamu akan diberikan level progress hero yang ditandai dengan sebuah medal.

Semakin sering kamu memainkan suatu hero, maka akan semakin tinggi juga medal yang dimiliki. Jadi kamu bisa pamer ke teman main kamu, memberi tahu mereka bahwa kamu sudah fasih betul cara menggunakan hero ini dengan menunjukkan medal dari hero yang kamu mainkan.

Hal lain yang juga sedikit lucu adalah kehadiran Death Summary pada Dota Plus, yang lagi-lagi, sebenarnya di MOBA lain disajikan secara gratis. Fitur ini memungkinkan kamu mengetahui rincian alasan kenapa kamu mati, hero apa yang paling banyak memberi kamu damage dan lain sebagainya.

Mungkin salah satu kelebihannya adalah kamu mendapat rincian sampai ke detik-detik kematian kamu. Contohnya kamu bisa tahu secara mendetail saat-saat kamu mati setelah kena stun, lalu di-silence, dan kena finger oleh Lion.

Plus Perks, Bonus Set dan Kosmetik Lainnya

Nggak cuma yang serius saja, Dota Plus juga memberi kamu kelebihan dari sisi item kosmetik. Jadi kalau kamu langganan kamu bisa dapat akses Seasonal Terrain, Hero Chat Wheel, sampai Item Set eksklusif. Meski begitu Valve sendiri belum mengumumkan seputar item set eksklusif seperti apa yang kamu dapatkan dengan berlangganan Dota Plus.

Selain itu, buat kamu yang sedang meniti karir jadi pemain pro Dota 2, Dota Plus juga memberi kamu akses terhadap Battle Cup. Kalau kamu berlangganan kamu bisa ikuti Battle Cup secara gratis setiap minggunya.

Dota Plus ini bisa kamu dapatkan langsung di dalam client Dota. Kalau kamu hanya berlangganan satu bulan, harganya adalah Rp53.799, dengan diskon tertentu jika kamu langganan selama 6 bulan atau bahkan setahun penuh.

Menurut kamu sendiri bagaimana? Apakah Dota Plus penting untuk dimiliki? Apakah benar Dota Plus bikin Dota jadi pay-2-win? Ikuti terus media sosial Poker Online untuk berbagai informasi terbaru seputar Dota ya!