Niki Lauda

Jelang GP Inggris, Hamilton Tak Ingin Adanya Aturan Team Order di Mercedes

BeritaBintang – Pembalap Tim Mercedes AMG, Lewis Hamilton meminta kebijakan petinggi timnya untuk tak memberlakukan team order jelang balapan seri ke-10 di Sirkuit Silverstone. Menurutnya, kebijakan tersebut membuat balapan tak akan berjalan menarik.

Sebelumnya, bos Mercedes, Toto Wolff, gerah dengan kelakukan kedua pembalapnya yang bisa merugikan tim. Hal tersebut terjadi karena Hamilton dan Rosberg kerap bergesekan seperti di GP Spanyol dan terbaru di GP Austria.

Karena itu, penolakan Hamilton atas aturan tim merujuk pada GP Austria 2002, ketika pembalap Ferrari Rubens Barrichello yang memimpin perlombaan diminta membiarkan Michael Schumacher memenangkan balapan karena aturan team order.

“ Saya akan berdoa dan berharap bukan situasi itu yang terjadi. Pertama untuk diri saya sendiri karena aturan tim akan menghilangkan kenikmatan balap. Dan kedua untuk para penggemar. Harga mahal yang telah mereka bayarkan terampas karena aturan itu,”kata Hamilton menukil Bintangbola.co, Kamis (7/7/2016).

“ Saya kecewa sebagai penggemar ketika itu. Dan kami tidak ingin melihat aturan tim seperti itu terjadi lagi. Hal menarik adalah Toto dan Niki Lauda telah luar biasa bagi kami, karena membiarkan kami bersaing dalam tiga tahun terakhir,” jelas pembalap berusia 31 tahun tersebut.

Rosberg Tetap Berseragam Mercedes hingga Musim 2018

BeritaBintangIBIZA – Pembalap Formula One (F1) dari Tim Mercedes, Nico Rosberg, dikabarkan telah memperpanjang kontrak. Mercedes disebut-sebut telah mencapai kesepakatan dengan Rosberg.

Pria yang baru saja berusia 31 tahun itu akan tetap berseragam Mercedes hingga dua musim ke depan. Kabar tersebut menyeruak usai Chairman Mercedes, Niki Lauda. Ia menyatakan pihaknya dan Rosberg telah menemukan kata sepakat terkait masa depan pembalap berpaspor Jerman tersebut.

Lauda menyampaikannya langsung saat menghadiri pesta ulang tahun Rosberg di Ibiza, Spanyol, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, mantan pembalap F1 tersebut menyatakan bahwa detail kontrak Rosberg masih dalam tahap diskusi.

“Kami sudah setuju dengan kontrak baru berdurasi dua tahun. Detail mengenai kontrak tersebut masih belum rampung,” tutur Lauda, sebagaimana dilansir TaruhanBolaOnline, Selasa (28/6/2016).

Hingga saat ini Rosberg berhasil tampil impresif dalam delapan seri F1 2016. Ia masih duduk di posisi puncak klasemen sementara F1 2016 dengan raihan 141 poin.

“Kuburan Pembalap” Kembali Ajukan Diri sebagai Penyelenggara F1

BeritaBintang –Sirkuit Nurburgring kembali mengajukan diri sebagai penyelenggara Formula One (F1). Sirkuit yang terletak di Jerman tersebut memang telah absen sebagai penyelenggara F1 sejak musim 2013. Sejatinya Nurburgring sempat dijadwalan untuk menjadi tuan rumah pada balapan musim 2015 namun terkendala masalah administrasi.

Kini para pengelola Nurburgring berharap tempat andalannya bisa kembali menjadi tuan rumah pada balapan 2017. Mereka bahkan cukup percaya diri meski pihak F1 sempat melakukan penolakan.

Seperti diketahui, Nurburgring adalah salah satu sirkuit yang mematikan. Tak jarang para pembalap terpeleset di lintasan yang disebut kuburan tersebut. kejadian hebat yang dikenang oleh banyak pihak adalah pada balapan 1976.

Saat itu pembalap Ferrari, Niki Lauda, menabrak pagar pembatas. Parahnya, mobilnya meledak. Itu membuat dirinya harus dirawat di rumah sakit untuk beberapa lama. Kecelakaan tersebut membuat dirinya harus melakukan cangkok kulit di daerah muka.

“Saya ingin mengatakan bahwa Nurburgring saat ini masih dalam diskusi untuk menjadi tuan rumah Formula 1,” ujar juru bicara sirkuit, seperti dilansir Indowins, Sabtu(23/4/2016).

Kebangkitan Rosberg Baik Untuk Mercedes

BeritaBintangBARCELONA – Nico Rosberg bangkit dari bayang-bayang rekannya, Lewis Hamilton di Formula One (F1) 2015. Pembalap asal Jerman itu memenangi serie lima F1 2015 yang berlangsung Barcelona, Spanyol dan menjadi kemenangan pertamanya musim ini.

Kebangkitan ini pun baik untuk Mercedes, dari segi persaingan yang didominasi dua pembalapnya. Mantan pembalap legendaris F1, Niki Lauda menilai kebangkitan Rosberg menjadi momentum untuk dirinya menantang Hamilton mengarungi F1 2015.

“Untuk empat perlombaan pertama Lewis memimpin, ia menghempaskan Nico. Tapi sekarang Nico telah bertarung kembali, saya akan berkata ia sepenuhnya kembali dan untuk tim dan dirinya, ini bagus,” kata Lauda.

“Kekhawatiran saya jika ia kembali tidak mengemudi dengan baik, dia bisa saja kehilangan momentum, jadi terima kasih Tuhan dia kembali. Performanya musim lalu kembali, dan sekarang semangat tim kembali yang mana ini bagus untuk perkembangan mobil dan keseluruhan tim,” paparnya.

Lauda yang menjabat sebagai Direktur Non-Eksekutif Mercedes juga bersyukur timnya tetap dominan musim lalu. Pasalnya Scuderia Ferrari melalui Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel mengacam Mercedes, sebagai satu-satunya tim yang dapat mengejar kecepatan Mercedes.

“Saya khawatir Ferrari akan mengejar kami karena tidak ada yang tahu peningkatan apa yang mereka bawa, tapi sekali lagi kami memimpin, jadi ini sangat bagus,” imbuh Lauda.

Segalanya Berjalan Sempurna untuk Hamilton

BeritaBintangBARCELONA Driver Mercedes sekaligus juara bertahan Formula One (F1), Lewis Hamilton mengawali musim 2015 dengan raihan empat podium beruntun dan tiga di antara muncul sebagai pemenang. Segalanya berjalan sempurna untuk Hamilton.

Meski prestasi Hamilton sempat terganggu di seri kedua yang berlangsung di Malaysia – saat Sebastian Vettel (Scuderia Ferrari) menempati posisi pertama. Statistik tetap menjagokan mantan kekasih Nicole Scherzinger itu.

Noda tersebut hanya sedikit mengotori performa Hamilton saat menggeber mobil W05 di empat serie yang telah berlangsung. Strategi dan team order memang menentukan di tiap perlombaan F1, tapi kualitas menyetir mobil dan kecepatan dalam mengambil keputusan juga tak kalah pentingnya.

Sepak terjang Hamilton pun dipuji oleh legenda F1 yang kini menjabat sebagai Kepala Non-Eksekutif tim Mercedes, Niki Lauda. Tak tanggung-tanggung, Lauda memuji Hamilton seperti berasa dari luar bumi, karena nyaris selalu tampil sempurna dan tanpa celah.

“Dia (Hamilton) menyetir seperti seorang yang berasa dari luar bumi. Dia tidak pernah melakukan kesalahan (tanpa cela), dia mencatatkan waktu yang mana pembalap lain tak dapat mengalahkannya,” kata Lauda.

Serie kelima F1 2015 akan berlangsung akhir pekan ini di Barcelona, dan di urutan klasemen pembalap sementara. Hamilton memimpin dengan raihan 93 poin, diikuti rekannya Nico Rosberg di urutan kedua dengan 66 poin

Bos Mercedes Membela Hamilton

BeritaBintangSHANGHAI – Kepala Non-Eksekutif Mercedes, Niki Lauda, ikut memberikan komentar terkait ketegangan antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Lauda menyatakan apa yang dilakukan Hamilton di Shanghai adalah hal yang tepat dilakukan.

Dalam konferensi pers setelah balapan Grand Prix (GP) China, Rosberg secara blak-blakan ‘menyemprot’ rekan setimnya. Pembalap asal Jerman itu menyebut Hamilton sebagai sosok pembalap yang egois, yang tidak pernah memikirkan orang lain.

Lauda mengakui Hamilton adalah sosok yang egois. Namun menurutnya, keegoisan juara dunia dua kali itu memang hal yang wajar untuk dilakukan seorang pembalap.

“Tentu saja setiap orang harus membalap dengan egois. Memang Anda pikir apa yang mereka lakukan di sini (lintasan)? Hanya itu satu-satunya cara untuk menang dan menjadi juara dunia. Mereka semua sama saja,” kataLauda.

Mantan pembalap F1 itu menilai tidak ada yang perlu dibesar-besarkan terkait insiden tersebut. Tensi panas yang ada di antara kedua pembalapnya bukan sesuatu yang di luar batas. Pasalnya, hal seperti itu diyakini kerap dapat terjadi di setiap balapan.

“Nico (Rosberg) sama dengan Lewis (Hamilton), dan Lewis sama dengan Nico. Tidak ada hubungan pertemanan di lintasan. Mereka bertarung satu sama lain, dan itu normal,” tuntasnya.