Nielsen Music

Dikritik, Album Baru Linkin Park Tetap Puncaki Chart Billboard

BeritaBintangDikritik, Album Baru Linkin Park Tetap Puncaki Chart Billboard

Album anyar Linkin Park, “One More Light” boleh saja mendapat banyak kritik dari para pakar musik. Namun kritik negatif itu tak cukup menghalangi “One More Light” untuk menjadi pemuncak chart Billboard.

Dilansir Agen Bola, “One More Light” memuncaki chart Billboard 200. “One More Light” sekaligus menjadi album keenam Linkin Park yang berhasil merajai chart Billboard.

Pencapaian gemilang “One More Light” sejatinya di luar ekspektasi. Saat pertama dirilis dan banjir kritik, banyak yang memprediksi jika album ketujuh Linkin Park ini hanya akan duduk di peringkat dua dengan penjualan tak lebih dari 90 ribu kopi.

[Baca Juga -“J.K Rowling Ngotot Rahasiakan Cerita Fantastic Beasts 2“]

Tapi nyatanya tak demikian. Menurut data yang didapat Nielsen Music, “One More Light” berhasil terjual sebanyak 111 ribu kopi di akhir pekan lalu setelah dirilis pada 25 Mei.

Sementara itu, menyusul di bawah “One More Light” adalah album baru Kendrick Lamar, “DAMN” yang naik satu peringkat dengan penjualan 98 ribu kopi. Album solo Harry Styles yang sebelum memuncaki Billboard 200 harus rela turun ke peringkat ketiga dengan penjualan 67 ribu kopi.

Album Ed Sheeran dan Beauty and the Beast Kuasai Chart Billboard 200

BeritaBintangAlbum Ed Sheeran dan Beauty and the Beast Kuasai Chart Billboard 200

Album ketiga Ed Sheeran, Divide (÷) masih tak tergoyahkan di puncak tangga lagu Billboard 200. Divide menjadi album pertama dalam enam bulan yang berhasil bertahan di posisi 1 selama dua minggu berturut-turut.

Seperti dikutip dari Judi Online, Divide terjual 180 ribu copy hingga 16 Maret berdasarkan data dari Nielsen Music. Angka tersebut memang turun 60 persen dari pekan pertama penjualan yang mencapai 451 ribu unit.

Satu peringkat di bawah Divide Ed Sheeran adalah Hardwire… To Self-Destruct dari Metallica. Sama seperti Divide, album anyar milik Lars Ulrich cs itu juga berada di posisi runner-up selama dua minggu berturut-turut.

[Baca Juga -“Zayn Malik Munculkan Lagu Misterius“]

Sementara itu, peringkat ke-3 diduduki oleh pendatang baru Beauty and the Beast. Album soundtrack film animasi garapan Disney tersebut berhasil menjual 57 ribu unit di pekan pertama perilisannya.

Sama seperti filmnya di box office, soundtrack Beauty and the Beast juga mencatat rekor. Album ini mematahkan rekor soundtrack Beauty and the Beast versi animasi 1991 silam yang debut di peringkat 146 pada pekan pertama perilisannya dan naik hingga ke peringkat 19 empat bulan kemudian.

Prince Tiada, Karyanya Laris Manis di Amerika

BeritaBintang –   Meski industri musik dunia telah kehilangan salah satu bakat terbaiknya, Prince namun karyanya tidak pernah akan mati. Hal ini terbukti ketika album dan lagu musisi legendaris ini laris manis di Amerika.

Seperti yang diwartakan Bintangbola.co , sebanyak lebih 4 juta kopi album dan lagu pelantun Purple Rain ini sukses terjual sejak ia menutup usia pada 21 April lalu. Data ini didapat berdasarkan Nielsen Music.

Kombinasi untuk penjualan karya Prince pada 21 April lalu dengan 239 ribu album dan 1,034 juta lagu yang diunduh. Ini berdasarkan laporan penjualan pada 22-27 April yaitu sebanyak 496 ribu album dan 2,24 juta lagu.

Billboard juga menulis bahwa sebelum kematian prince, musiknya terjual sebanyak 5,000 album dan 14,000 lagu yang diunduh. Data ini diambil pada akhir minggu 15 April lalu.

Pada periode 21-27 April, sebut saja album The Very Best of Prince (291,000), Purple Rain (Soundtrack) (168,000) dan The Hits/The B-Sides (73,000). Tak ketinggalan, Ultimate (41,000) dan 1999 (38,000) sukses terjual.

Sementara di periode yang sama, lagu-lagu terbaik Prince seperti Purple Rain (377,000), When Doves Cry (280,000), Little Red Corvette (227,000), Let’s Go Crazy (215,000) dan Kiss (210,000) telah berhasil terjual. Pencapaian ini menunjukkan karya Prince akan selalu diapresiasi meski ia telah tiada.