Nicolas Goubert

Miliki Banyak Masalah di MotoGP 2016, Michelin Lakukan Inovasi pada Bannya

BeritaBintangMiliki Banyak Masalah di MotoGP 2016, Michelin Lakukan Inovasi pada Bannya

 Direktur Tim Michelin, Nicolas Goubert, mengaku senang kembali menjadi pemasok ban di ajang MotoGP 2017. Demi memanjakan para pembalap, Goubert mengakui bahwa timnya bekerja keras agar tak lagi mengecewakan para rider.

Maklum saja di musim 2016, banyak rider yang protes dengan kinerja ban pabrikan asal Prancis tersebut. Bahkan, banyak yang menyebut ban Michelin menjadi penyebab utama kecelakaan yang dialami beberapa pembalap.

[ Baca Juga : ” Trailer Terbaru Gotham Sajikan Transformasi Bruce Wayne ” ]

Menatap musim 2017, Goubert mengaku telah mempersiapkan improvisasi pada ban yang akan digunakan pada tahun ini. Meski demikian, Goubert mengaku masih ingin mengevaluasi inovasi yang dilakukan timnya.

“Selain ban depan, kami memiliki desain yang baru pada ban belakang. Kami menawarkan untuk bisa melakukan banyak atraksi di lintasan dan tetap menjaga keamanan para pembalap,” ungkap Goubert, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (3/4/2017).

“Kami akan mempertahankan struktur baru kami di ban belakang hingga beberapa race ke depan. Lalu kami akan melihat apa yang terjadi dan akan melakukan evaluasi setelahnya,” tandasnya.

Ban Michelin Hanya Sekali Dicoba di Sirkuit Argentina

BeritaBintang –Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina akan menjadi tantangan bagi para pembalap MotoGP. Namun tampaknya, sirkuit yang berlokasi di Argentina itu juga akan menjadi tantangan bagi pihak pemasok ban MotoGP, Michelin.

Usai menjajal Sirkuit Losail, Qatar beberapa waktu lalu, performa ban Michelin akan kembali diuji di lintasan Argentina pada Minggu, 3 April 2016. Pada seri kedua ini, para pembalap juga berpeluang menelan masalah ban. Pasalnya, pihak Michelin hanya memiliki kesempatan sekali untuk mencoba performa bannya pada sesi uji coba musim ini.

“Argentina adalah tantangan besar bagi kami karena belum pernah mencobanya pada 2008 dan kami hanya memiliki waktu satu hari untuk mencobanya saat sesi uji coba pramusim,” tutur Direktur Two-Wheel Motorsport Group Michelin, Nicolas Goubert, seperti yang dilansir dari Crash, Kamis (31/3/2016).

“Hingga kini, kami masih terus mengembangkan diri. Tantangan semakin bertambah karena kami harus menentukan ban mana yang harus dikembangkan. Kami akan terus mengkaji karakteristik lintasan dan menganalisis data kami,” lanjut Goubert.

Pada seri kedua ini, Michelin akan menyediakan ban berkompon hard dan medium. Kedua tipe ban tersebut akan disediakan untuk bagian depan dan belakang. Berbeda dengan saat menjajal Sirkuit Losail, Michelin tidak menyediakan ban berkompon hard pada bagian belakang. Selain itu, perusahaan ban pabrikan Prancis ini juga akan menyediakan ban basah dan intermediate untuk pertama kali di musim